Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/580

e-BinaAnak edisi 580 (11-4-2012)

Serupa dengan Kristus (II)

___e-BinaAnak (Milis Publikasi Elektronik untuk Para Pembina Anak)____

e-BinaAnak -- Serupa dengan Kristus (II)
580/April/II/2012

DAFTAR ISI
BAHAN MENGAJAR: MENDAMPINGI ANAK BERTUMBUH DALAM MENGENAL YESUS
SUA PELAYAN ANAK: MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS

Shalom,

Dunia anak-anak merupakan dunia yang penuh canda tawa, hiburan,
kesenangan, dan keceriaan. Namun perlu disadari oleh para pelayan anak
maupun orang tua, bahwa pertumbuhan rohani anak harus diutamakan.
Bagaimana seorang anak bisa mengenal Yesus dengan benar dan bagaimana
seorang anak dapat menjadi serupa dengan-Nya? Mari simak edisi
e-BinaAnak minggu ini. Kiranya semakin hari kita semakin mengerti
arti penting pengenalan Yesus untuk setiap anak-anak. Tuhan Yesus
memberkati.

Staf Redaksi e-BinaAnak,
Santi Titik Lestari
< http://pepak.sabda.org/ >

               BAHAN MENGAJAR: MENDAMPINGI ANAK BERTUMBUH
                        DALAM MENGENAL YESUS

A. Mengapa mengenal Yesus itu penting?

1. Karena semakin mengenal Yesus, kita akan semakin mengenal Dia
sebagai Allah yang mengasihi kita.

2. Karena semakin mengenal Dia, kita akan semakin mengerti karya-Nya
bagi kita.

a. Kelahiran-Nya melalui perawan Maria, di kandang Betlehem.
b. Kematian-Nya di kayu salib untuk menanggung dosa, kelemahan, dan
   penyakit kita.
c. Kebangkitan-Nya pada hari ketiga, bukti kemenangan-Nya atas maut
   dan Iblis.
d. Kenaikan-Nya ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita yang
   percaya.

3. Karena semakin mengenal Dia, kita akan semakin mengenal kuasa-Nya.
Dia berkuasa atas:

a. alam,
b. penyakit,
c. iblis, dan
d. maut.

4.Karena semakin mengenal Dia, kita akan semakin mengerti rencana dan
kehendak-Nya dalam hidup kita (1 Yohanes 2:3).

5. Karena semakin mengenal Dia, kita akan semakin serupa dengan Dia
(1 Yohanes 2:6).

B. Dari mana anak-anak dapat mengenal Yesus?

1. Firman Tuhan
2. Teladan hidup guru

C. Objek pelajaran dan permainan untuk mengajar anak tentang Yesus.

Judul permainan: Menjadi Seperti Yesus

Bahan:
1. Buat sembilan bentuk yang berbeda dari kertas lipat, tempelkan
   perekat bolak-balik (double tape) di bagian belakang.
2. Buat sebanyak kelompok yang akan dibentuk, ditambah satu untuk guru.

Tujuan:
1. Anak-anak memiliki kerinduan untuk menjadi seperti Yesus.
2. Anak-anak mengerti bahwa anak Tuhan harus menjadikan Yesus sebagai
   idolanya.

Kegiatan:
1. Pilih seorang guru untuk menjadi model, dan bagi anak-anak menjadi
   beberapa kelompok.
2. Tempeli guru dengan sembilan bentuk kertas lipat yang sudah disiapkan.
3. Berilah kesempatan pada anak-anak untuk mengamati guru selama 30 detik.
4. Bagikan kepada tiap kelompok masing-masing sembilan bentuk kertas lipat.
5. Mintalah setiap kelompok untuk menentukan seorang wakil yang akan
   ditempeli badannya persis seperti guru yang menjadi model.
6. Mintalah anak-anak membagi tugas untuk menempelkan 9 bentuk kertas
   seperti contoh. Sementara anak mengerjakan tugas, mintalah guru yang
   menjadi model untuk bersembunyi.
7. Setelah seluruh kelompok selesai bekerja (kira-kira 3 menit), panggillah
   guru yang menjadi model, sehingga kita dapat mencocokkan hasil kerja
   tiap kelompok dengan model tersebut.

Kesimpulan:

Baca: 2 Korintus 5:17; Filipi 2:5-7

Setelah lahir baru, seharusnya hari demi hari kehidupan kita berubah
menjadi seperti Yesus.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: Cara Asyik Mengajar Sekolah Minggu
Judul asli artikel: Mendampingi Anak Bertumbuh dalam Pengenalan Kepada Yesus
Penulis: Yulia Rulianti Djonosiswojo
Penerbit: Gloria Graffa, Yogyakarta 2008
Halaman: 33 -- 36

                  SUA PELAYAN ANAK: MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS

e-BinaAnak, 5 Januari 2012: Bagaimana cara kreatif untuk mengajarkan
kepada anak mengenai "Menjadi Serupa dengan Kristus"? Share yuk...

B Yudha Tarigan: Pertama gurunya dulu hehehe.

B Yudha Tarigan: Kenali karakter Kristus dan karakter anak.

Theresia Erni: Menceritakan teladan Yesus dulu, lalu menanyakan anak
sikap dan teladan mana yang bisa kita tiru atau lakukan.

Canrawati Nababan: Learning by doing. Anak dan orang tua must learning
together.

Jenny May: Ajarkan teladan Yesus lalu uji pengetahuan dan pengalaman
anak-anak dalam meresponsnya. Gunakan gambar-gambar menarik, dengan
memberi tugas mewarnai atau menggambar, menulis cerita, mengumpulkan
berita, banyak yang bisa disajikan setelah menceritakan teladan Tuhan
Yesus.

Ningrum Setiawati: Dengan alat peraga dan cerita menarik, misalnya
ambil objek gambar manusia dan Kristus, serta menerapkan contoh-contoh
konkret dalam kehidupan anak-anak itu.

Wahyudi Yudi: Ajak anak ikut andil dalam kegiatan keluarga tiap hari
sebagai sikap belajar mengenal dan memahami karakter Tuhan Yesus
Kristus.

e-BinaAnak: Terima kasih untuk usulannya. Memang, yang terutama ialah
berasal dari diri sendiri sebagai guru/pelayan anak. Menjadi saksi
Kristus yang hidup melalui perbuatan, perkataan, sikap kita. Melalui
segala hal yang kita lakukan, kiranya Kristus dapat tercermin melalui
hidup kita.

Sumber: http://www.facebook.com/sabdabinaanak/posts/10150464152106629

Kontak: < binaanak(at)sabda.org >
Redaksi: Davida Welni Dana, Santi Titik Lestari, dan Melina Martha
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/binaanak >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org