Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/577

e-BinaAnak edisi 577 (21-3-2012)

Paskah (III)

___e-BinaAnak (Milis Publikasi Elektronik untuk Para Pembina Anak)____

DAFTAR ISI
TIP: IDE-IDE ACARA PASKAH DI SEKOLAH MINGGU
STOP PRESS: KUMPULAN BAHAN PASKAH DARI YLSA

Shalom,

Apakah Anda masih memerlukan ide untuk melakukan acara Paskah di
sekolah minggu? Kami mengajak Anda semua menyimak ide-ide sederhana
seputar perayaan Paskah yang mungkin dapat menolong dalam
mempersiapkan Paskah yang tinggal sebentar lagi. Kiranya menjadi
berkat bagi Pembaca e-BinaAnak semuanya.

Pemimpin Redaksi e-BinaAnak
Davida Welni Dana
< evie(at)in-christ.net >
< http://pepak.sabda.org/ >

              TIP: IDE-IDE ACARA PASKAH DI SEKOLAH MINGGU
                       Oleh: Davida Welni Dana

Menjelang Paskah, para pelayan anak mulai sibuk dengan
persiapan-persiapan acara untuk kegiatan kelas atau perayaannya. Yang
pasti, setiap pelayan anak rindu agar semua kegiatan maupun perayaan
dapat membawa anak semakin memahami makna sejati dari peristiwa
kematian maupun kebangkitan Tuhan Yesus.

Untuk membawa anak mengalami makna Paskah yang sebenarnya, kegiatan
yang dilaksanakan di sekolah minggu tentunya harus direncanakan dengan
baik. Jangan sampai kegiatan hanya berisi hal-hal yang menyenangkan
hati anak, namun tidak berpedoman pada firman Tuhan. Berikut ini
adalah ide-ide yang masih dapat Anda kembangkan lagi dalam mengadakan
perayaan Paskah di sekolah minggu maupun pelayanan anak yang lain.

1. Membaca ayat-ayat Alkitab mengenai kematian dan kebangkitan Yesus
dengan metode drama.

Ajak anak untuk membaca Alkitab secara drama, mulai dari peristiwa
minggu sengsara sampai dengan kebangkitan Yesus. pembacaan Alkitab
tidak harus dibacakan dalam satu kali pertemuan. Bisa dijadwalkan
untuk membaca ayat-ayat yang berbeda pada setiap hari Minggu.

Persiapan dan pelaksanaan:

a. Sebelumnya, guru mempersiapkan dulu tokoh-tokoh siapa saja yang ada
   dalam bacaan.
b. Tentukan seorang anak yang memerankan tokoh-tokoh yang ada dalam
   Alkitab, khususnya bagian ayat yang berisi percakapan tokoh.
   Tentukan juga satu orang narator untuk membaca ayat-ayat yang bukan
   bagian dari percakapan. Jika itu adalah percakapan dari orang
   banyak, bisa meminta seluruh kelas pula untuk membacakannya.
c. Pembacaan ayat Alkitab bisa diiringi dengan musik-musik lagu
   Paskah. Bisa juga dengan iringan gitar/keyboard yang tidak terlalu
   keras volumenya.
d. Anda bisa melihat dan mendengarkan contoh pembacaan Alkitab dengan
   metode drama untuk peristiwa Paskah dalam URL berikut ini.
- Kisah Paskah dari Yohanes 18 (Penangkapan - Pengadilan)
  ==> http://www.youtube.com/watch?v=-SBtP6x1wzw
- Kisah Paskah dari Markus 3 (Kebangkitan - Kenaikan)
  ==> http://www.youtube.com/watch?v=Q6yxmYcDNkk
e. Setelah anak-anak membaca sesuai perannya masing-masing, ajak anak
   untuk merenungkan pembacaan firman Tuhan saat itu. Minta anak-anak
   untuk mengambil pelajaran rohani mengenai Yesus dari situasi yang
   terjadi, atau mengenai tokoh yang mereka perankan.

2. Kegiatan "membasuh kaki".

Sebelum masuk dalam masa sengsara dan kematian-Nya, Tuhan Yesus
membasuh kaki setiap murid-Nya. Tuhan Yesus melakukan ini untuk
memperingatkan setiap murid bahwa mereka harus saling mengasihi,
saling melayani, dan meneladani semua yang telah Yesus lakukan selama
mereka bersama-sama di dunia. Kita pun bisa membawa suasana yang penuh
haru tersebut ke tengah-tengah anak layan.

Persiapan dan pelaksanaan:
a. Sebaiknya dilakukan kegiatan di luar ruang kelas karena akan basah.
b. Peralatan yang diperlukan: ember/baskom, timba/gayung, handuk kecil.
c. Sebelumnya, ceritakan terlebih dahulu ketika Tuhan Yesus membasuh
   kaki murid-murid-Nya. Bawa mereka untuk paham makna dari pembasuhan
   kaki tersebut.
d. Minta anak-anak duduk di kursi. Setiap guru yang ada bergantian
   membasuh kaki setiap anak dengan air dan setelah itu menyekanya
   dengan handuk kecil.
e. Sambil membasuh kaki murid, katakanlah, "Yesus mengasihimu, saya
   pun mengasihi kamu."
f. Ketika guru selesai, bimbing anak untuk melakukan hal yang sama
   kepada teman-temannya.
g. Saat seluruh anak sudah selesai saling membasuh kaki, minta mereka
   untuk berbagi lewat tulisan atau secara lisan. Pelajaran apa yang
   mereka ambil dari teladan Tuhan Yesus dan apa yang mereka rasakan
   ketika guru dan temannya membasuh kaki mereka. Apa pula yang mereka
   rasakan ketika mereka membasuh kaki teman mereka?
h. Tutup kegiatan dengan doa ucapan syukur atas kasih Tuhan kepada
   mereka, dan mohon kepada Tuhan untuk memampukan mereka meneladani
   kasih Kristus.

3. Menulis makna kematian dan kebangkitan Kristus (kelas besar).

Ketika merayakan Paskah, mungkin tidak semua anak secara mendalam tahu
makna sesungguhnya dari perayaan tersebut. Untuk menolong mereka, guru
bisa meminta setiap anak menuliskan makna kematian dan kebangkitan
Kristus bagi diri mereka.

Persiapan dan pelaksanaan:

a. Sebelum bercerita, minta anak untuk terlebih dahulu menuliskan
   pendapat mereka mengenai makna perayaan Paskah yang mereka rayakan
   setiap tahun.
b. Minta anak-anak untuk menyimpan dulu tulisannya ketika waktu
   bercerita dimulai.
c. Guru bercerita tentang makna sejati perayaan Paskah sesuai yang
   tertulis dalam Alkitab.
d. Ketika selesai bercerita, minta anak-anak untuk kembali melihat
   tulisan mereka. Apakah selama ini pengertian mereka tentang
   perayaan Paskah sudah sesuai dengan firman Tuhan? Minta anak-anak
   menuliskan kembali pemahaman mereka setelah mendengarkan firman
   Tuhan yang disampaikan oleh guru.
e. Jika ada anak yang berani dan mau membagikan hasil tulisan mereka,
   silakan minta mereka untuk berbagi di depan kelas membacakannya.
f. Tutup kegiatan dengan doa ucapan syukur atas kasih dan pengorbanan
   Yesus yang amat besar untuk menebus mereka dari dosa.
4. Menonton Youtube Paskah atau film kisah hidup Yesus.

Selain membaca Alkitab dan mendengarkan kisah Paskah dari guru sekolah
minggu, anak-anak dapat pula menonton kisah Paskah dari Youtube atau
film kisah hidup Yesus. Dengan visualisasi, mereka akan lebih bisa
memahami kisah tersebut. Tapi sebelum menonton, mereka harus sudah
terlebih dahulu mendengarkan kisah-kisah Paskah dari Alkitab melalui
pengajaran di sekolah minggu.

Persiapan dan pelaksanaan:

a. Pilih beberapa video Paskah yang tersedia di internet. Beberapa
pilihan yang dapat Anda akses dapat dilihat dalam halaman Video di
situs Paskah.Co < http://paskah.co/Video >

- Kisah Paskah dari Injil Matius < http://paskah.co/Video#Matius >
- Kisah Paskah dari Injil Markus < http://paskah.co/Video#Markus >
- Kisah Paskah dari Injil Lukas < http://paskah.co/Video#Lukas >
- Kisah Paskah dari Injil Yohanes < http://paskah.co/Video#Yohanes >
- Tujuh Perkataan Salib < http://paskah.co/7_Perkataan_Salib >
- Daftar Film Yesus dalam 50 Bahasa < http://paskah.co/Film_Yesus >

b. Setelah selesai menonton video/film Paskah, minta anak-anak untuk
membagikan apa yang paling mereka syukuri ketika melihat video/film
yang baru saja mereka tonton.

c. Tutup acara dengan sedikit kesimpulan dari guru dan pembacaan
sebuah ayat firman Tuhan. Setelah itu berdoa dan mengucap syukur atas
kasih Tuhan.

5. Guru-guru memainkan drama Paskah.

Jika selama ini guru hanya menyampaikan cerita Paskah dengan metode
bercerita, mungkin kini saatnya memberikan sesuatu yang lain kepada
anak. Berceritalah dengan cara memainkan drama. Beberapa guru bisa
dilibatkan atau beberapa pemuda gereja, jika jumlah guru kurang
memadai.

Persiapan dan pelaksanaan:

a. Ambil satu perikop peristiwa kebangkitan Yesus dari Alkitab.
b. Tetapkan pemeran-pemeran yang sesuai dengan tokoh dalam perikop
   tersebut.
c. Persiapkan latar/dekorasi sesederhana mungkin, bisa dari peralatan
   yang memang ada di sekitar sekolah minggu/alam.
d. Kostum guru-guru bisa menyesuaikan pula (tampil beda dari
   penampilan biasanya) dengan kreasi dari kain/kostum yang memang
   sudah ada.
e. Perlu diperhatikan, pementasan drama perlu persiapan cukup baik
   agar bisa ditampilkan dengan lancar di depan anak.
f. Pelaksanaan:
- Pementasan drama merupakan bagian dari ibadah Paskah. Jadi, buka
  acara dengan urutan acara yang sudah disiapkan (pujian, doa, dsb..)
- Ketika acara penyampaian firman Tuhan tiba, seorang guru sekolah
  minggu (narator) perlu memberikan penjelasan kepada anak tentang
  kisah Paskah. Dan, minta anak untuk menyiapkan diri menyaksikan
  drama Paskah dari guru-guru mereka.
- Mulailah guru melakukan pementasan drama.
- Saat pementasan sudah selesai, narator kembali mengambil alih dan
  bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan refleksi untuk anak. Pastikan,
  drama yang mereka saksikan dapat mereka mengerti dengan memberikan
  pertanyaan-pertanyaan panduan.
g. Setelah pementasan drama selesai, lanjutkan acara yang telah
   disiapkan berikutnya.

6. Mengundang SM dari gereja-gereja sekitar untuk "pentas seni"
Paskah.

Sekolah minggu Anda dapat menjadi penggagas untuk mengadakan ibadah
Paskah bersama dengan sekolah minggu atau pelayanan anak di sekitar
gereja Anda. Sebagai permulaan, bisa memulai ide pentas seni Paskah.

Persiapan dan pelaksanaan:
a. Perlu membentuk panitia lokal dalam gereja Anda terlebih dahulu.
b. Langkah selanjutnya membuat susunan acara dengan inti acara firman
   Tuhan dan pentas seni.
c. Firman Tuhan dapat disampaikan oleh pembicara tamu atau bisa juga
   memasukkan pementasan drama dari sekolah minggu Anda.
d. Pentas seni yang dimaksud adalah, setiap sekolah minggu yang Anda
   undang diberikan kesempatan untuk menaikkan ucapan syukur kepada
   Tuhan Yesus atas kasih setianya melalui pujian, tarian, pembacaan
   puisi, atau kreasi seni lainnya. Tentu saja, harus berhubungan dan
   fokus pada makna Paskah.
e. Bagikan undangan ke sekolah minggu sekitar dan cantumkan dengan
   jelas pentas seni apa saja yang dapat ditampilkan dalam acara
   tersebut. Jangan lupa untuk memberikan tema utama (Paskah) dalam
   penampilan pentas seni.
f. Karena acara ini cukup besar, perlu dipersiapkan anggaran.
   Perhitungkan pemasukan dan pengeluaran yang dibutuhkan. Sesuaikan
   pengeluaran dengan pemasukan yang telah direncanakan. Sebisa
   mungkin buat acara yang sederhana dan tidak membuang-buang berkat
   Tuhan untuk hal yang sia-sia.

Kiranya menjadi berkat bagi Rekan-Rekan semua. Selamat mempersiapkan
Paskah!

             STOP PRESS: KUMPULAN BAHAN PASKAH DARI YLSA

Apakah Anda sedang bingung mempersiapkan acara Paskah di gereja,
persekutuan, atau komunitas Anda? Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
< http://www.ylsa.org > menyediakan sejumlah sumber bahan Paskah
pilihan dan alkitabiah untuk membantu Anda menemukan pengetahuan
Alkitab dan inspirasi untuk menyambut Paskah.

Anda bisa berkunjung ke Situs Paskah Indonesia
< http://paskah.sabda.org/ > yang memuat segudang bahan menarik
seputar Paskah, antara lain artikel, drama, puisi, kesaksian, dan
buku. Anda juga bisa menyumbangkan bahan-bahan Paskah karya Anda di
situs ini dan membagikannya kepada orang lain. Jika waktu Anda
terbatas dan membutuhkan referensi tepercaya seputar bahan Paskah,
berbagai link dan daftar kategori di situs mini < http://paskah.co/ >
akan menolong Anda menyeleksi bahan-bahan yang Anda butuhkan.

YLSA juga menghadirkan kisah-kisah Paskah dalam bentuk video yang
memadukan unsur teks, audio, dan grafis menarik yang dapat diunduh
secara gratis di YouTube < http://youtube/user/sabdaalkitab >. Selain
itu, Anda juga kami undang untuk berinteraksi dengan anak-anak Tuhan
yang lain melalui "sharing" dan diskusi seputar perayaan Paskah di
Facebook Paskah < http://fb.sabda.org/paskah >. Paskah segera datang,
jangan menunda lagi. Segera kunjungi keempat pranala kami dan dapatkan
bahan-bahan Paskah dari YLSA!

Kontak: < binaanak(at)sabda.org >
Redaksi: Davida Welni Dana, Santi Titik Lestari, dan Melina Martha
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/binaanak >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org