Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/81

e-BinaAnak edisi 81 (26-6-2002)

Anak dan Tulisan

      ><>  Milis Publikasi Elektronik untuk Para Pembina Anak  <><


Daftar Isi:                                        Edisi 081/Juni/2002
-----------
  o/ SALAM DARI REDAKSI
  o/ ARTIKEL (1)          : Aktivitas Menulis
  o/ ARTIKEL (2)          : Manfaat Kegiatan Menulis
  o/ TIPS MENGAJAR        : Menyelenggarakan Aktivitas Menulis Kreatif
                               di Sekolah Minggu
  o/ AKTIVITAS (1)        : Menulis Surat Bersama-sama
  o/ AKTIVITAS (2)        : Aneka Permainan dan Aktivitas Tertulis
  o/ DARI ANDA UNTUK ANDA : Tanya Edisi Khusus Hari Anak Indonesia

**********************************************************************
   Korespondensi dan kontribusi bahan dapat dikirimkan ke staf Redaksi:
     <submit-BinaAnak@sabda.o•rg> atau <owner-i-kan-BinaAnak@xc.org>
**********************************************************************
o/ SALAM DARI REDAKSI

   Salam sejahtera dalam kasih Kristus,

   Liburan seharusnya tidak diasosiasikan dengan berhenti belajar,
   sebaliknya liburan dapat menjadi kesempatan yang sangat baik untuk
   merangsang daya pikir dan kreativitas anak. Salah satu cara untuk
   melakukan hal tsb. adalah dengan kegiatan "menulis kreatif".
   Aktivitas menulis jika dilaksanakan dengan cara yang menarik akan
   menjadi pengalaman yang menggembirakan dan berguna bagi anak
   Sekolah Minggu.

   Silakan simak artikel-artikel dan tips yang kami sajikan pada edisi
   ini supaya Anda memiliki wawasan yang lebih luas tentang kegiatan
   menulis kreatif untuk anak. Tidak lupa kami sajikan juga beberapa
   bahan aktivitas yang dapat guru Sekolah Minggu pakai untuk
   melaksanakan kegiatan menulis yang bermanfaat dan menarik ini.

   Selamat berlibur dan belajar menulis bersama anak-anak!

   Tim Redaksi

   "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
      untuk mengajar,
      untuk menyatakan kesalahan,
      untuk memperbaiki kelakuan
      dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." (2Timotius 3:16)
               < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Timotius+3:16 >


**********************************************************************
o/ ARTIKEL

                           AKTIVITAS MENULIS
                           =================

   Seringkali ada satu bentuk aktivitas menulis yang digunakan secara
   berlebihan dalam Sekolah Minggu, sedangkan bentuk aktivitas menulis
   yang lainnya jarang sekali digunakan. Aktivitas menulis dalam sebuah
   proses belajar mengajar yang biasa digunakan dalam Sekolah Minggu
   adalah dengan mengajak anak-anak untuk mendengarkan sebuah cerita,
   kemudian lembar kerja dibagikan dan anak-anak diminta untuk menulis
   jawaban/menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam lembar kerja tersebut.
   GSM menggunakan banyak usaha agar ASM dapat menulis jawaban dengan
   benar, rapi dan pada tempatnya.

   Tapi aktivitas menulis yang kreatif, di satu sisi, menantang anak-
   anak untuk memikirkan tentang makna pelajaran yang disampaikan dan
   bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menulis puisi,
   cerita, jurnal, dan naskah adalah aktivitas-aktivitas yang dapat
   melibatkan anak-anak dalam proses belajar. Dengan menggunakan bahan-
   bahan yang tidak mahal, guru dapat membangkitkan minat anak-anak
   pada pelajaran yang disampaikannya, sekaligus menolong anak-anak
   untuk melatih dan membentuk kecakapan mereka dalam berkomunikasi.

   Para guru yang menggunakan aktivitas menulis kreatif harus menyadari
   kemampuan dan minat anak-anak didik mereka. Misalnya ada anak-anak
   yang memiliki minat dan mau berpartisipasi namun tidak bisa menulis
   dengan lancar, maka mereka dapat menyatakan idenya di depan kelas
   ataupun di depan guru. Aktivitas-aktivitas alternatif perlu
   disediakan, khususnya bagi anak-anak yang cenderung memilih
   aktivitas drama, musik, ataupun seni.

   Berikut ini adalah bentuk-bentuk aktivitas menulis kreatif:

   1. Kalimat Deskripsi
      -----------------
      Anak-anak dapat diminta untuk menulis kalimat-kalimat deskripsi
      dari gambar-gambar (sesuai dengan materi pelajaran yang
      disampaikan) yang dipasang di kelas. Untuk me-review, anak-anak
      dapat diminta untuk memasangkan kalimat-kalimat itu sesuai dengan
      gambar-gambar tersebut. Sebagai kreasi dalam pelajaran, anak-anak
      dapat menulis deskripsi tentang binatang-binatang dan
      memasangkannya dengan foto binatang-binatang yang tersedia.

   2. Doa
      ---
      Doa tertulis sebaiknya tidak digunakan untuk menunjukkan kepada
      ASM bagaimana cara berkomunikasi dengan Allah. Guru sebaiknya
      mendorong anak-anak untuk berdoa secara spontan dan komunikatif.
      Meskipun demikian, menuliskan doa dapat menolong anak untuk lebih
      mengerti permohonan doa yang disampaikan dan mengatur cara
      penyampaian idenya. Menulis doa sekaligus juga dapat menolong
      anak-anak untuk mengetahui bagaimana Allah menjawab doa-doa
      mereka.

   3. Koran/Majalah
      -------------
      Proyek favorit untuk anak-anak usia Sekolah Dasar adalah membuat
      berita (seperti di koran) tentang satu peristiwa dalam sejarah
      Alkitab. Guru dapat menyediakan "foto-foto" untuk anak-anak yang
      lebih menyukai aktivitas seni. Penulisan laporan yang ringkas dan
      tepat membutuhkan seorang reporter untuk menyeleksi peristiwa-
      peristiwa penting yang terjadi, mengetahui peran dari karakter-
      karakter yang terlibat, dan menuliskan beritanya sehingga dapat
      menampilkan satu edisi "Koran/Majalah Sekolah Minggu".

      Untuk lebih memahami jangkauan dan urutan peristiwa yang terjadi
      dalam kitab Keluaran, anak-anak dapat membuat berita tentang
      tulah-tulah dan bagaimana bangsa Israel bersiap-siap untuk
      meninggalkan Mesir. Kolom-kolom yang ada dapat juga diisi
      wawancara dengan Firaun dan Musa, misalnya.

   4. Puisi
      -----
      Beberapa anak suka untuk menulis puisi karena menyukai ritmenya,
      sedangkan anak-anak lain enggan untuk membuat puisi apapun
      bentuknya. Guru dapat menyediakan berbagai bentuk puisi untuk
      menunjukkan kepada anak-anak bahwa membuat puisi itu mudah dan
      menyenangkan untuk mengekspresikan perasaan dan ide pikiran.

      Untuk mengekspresikan perasaan mereka tentang ciptaan-ciptaan
      Allah dalam setiap musim, anak-anak dapat diberi tugas untuk
      menuliskan tentang musim-musim tersebut. Lalu mereka dapat
      menggabungkan hasil tulisannya dalam sebuah buku dan disharingkan
      di kelas.

   5. Drama Pendek
      ------------
      Naskah dibuat untuk melakonkan peristiwa-peristiwa baik yang ada
      di Alkitab atau pengalaman-pengalaman sehari-hari yang
      mengilustrasikan tentang kebenaran Alkitab. Naskah drama itu
      dapat dimainkan oleh anak-anak ataupun boneka. Untuk menulis
      naskah drama, seorang penulis harus memiliki pemahaman yang benar
      tentang cerita yang akan didramakan dan dapat membayangkan
      dirinya dalam peran-peran setiap karakternya.

      Sekelompok anak dapat didorong untuk menulis kembali peristiwa-
      peristiwa dalam Alkitab dengan mengambil setting kontemporer.
      Latihan ini dapat menolong mereka untuk lebih memahami, misalnya
      status sosial orang Samaria dalam cerita "Orang Samaria yang Baik
      Hati." Setiap orang yang lewat dalam cerita itu dapat digantikan
      dengan karakter yang paralel di jaman modern ini.

   6. Jurnal/Diary
      ------------
      Ada dua cara untuk membuat sebuah proyek jurnal (buku harian).
      Pertama adalah metode yang digunakan untuk mendorong anak-anak
      mengingat tentang pelajaran-pelajaran dari Alkitab yang telah
      mereka terima dan bagaimana mereka menerapkannya dalam kehidupan
      sehari-hari. Metode kedua adalah menuliskan jurnal seolah-olah
      dia menjadi "saksi mata" yang juga mengalami peristiwa-peristiwa
      yang terjadi Alkitab. Laporan-laporan dari peristiwa di Alkitab
      dapat juga ditulis dalam bentuk surat ataupun postcard.

      Anak-anak dapat membayangkan, misalnya waktu mereka turut hadir
      saat Yesus memberi makan orang banyak. Biarkan mereka menulis di
      postcard untuk menceritakan peristiwa itu dan dilengkapi dengan
      "gambar peristiwa itu" di sebalik postcard itu.

   Aktivitas menulis yang kebanyakan dilakukan anak-anak di Sekolah
   Minggu tidak lebih dari aktivitas meniru tulisan yang membosankan
   dan membuat kesibukan untuk anak-anak. Anak-anak perlu dilatih untuk
   menulis secara kreatif dan bagaimana menggunakan medium ini
   (tulisan) untuk mengekspresikan ide dan perasaan mereka tentang
   segala sesuatu yang telah mereka pelajari.

   Bahan diterjemahkan dari sumber:
   Judul Buku: The Complete Handbook of Children's Ministry
   Penulis   : Dr. Robert J. Choun dan Dr. Michael S. Lawson
   Penerbit  : Thomas Nelson Publishers, 1993
   Halaman   : 360 - 362


**********************************************************************
o/ ARTIKEL (2)

                        MANFAAT KEGIATAN MENULIS
                        ========================

   Aktivitas-aktivitas menulis kreatif merupakan pengalaman belajar
   yang berharga bagi anak-anak, bila pengalaman-pengalaman itu
   direncanakan sesuai dengan kemampuan anak, dan mereka tidak mendapat
   hukuman saat mengalami kegagalan. Menuangkan pikiran dalam bentuk
   tulisan seperti puisi, cerita, buku harian, stanza, hymne, dsb.
   akan menolong seorang anak untuk mengingat dan kemudian
   mengembangkan pikiran-pikiran utama yang ingin diekspresikan.
   Sebagai contoh:
   - Seorang anak yang baru mulai belajar membaca dapat mendiktekan
     kata-kata atau kalimat-kalimat lalu ditulis oleh guru. Hal ini,
     melatih anak-anak untuk memiliki catatan yang mengingatkannya
     tentang ide-ide yang tercetus di kelas.

   - Seorang anak yang menulis surat kepada temannya dan menjelaskan
     tentang poin-poin utama pelajaran, berarti dia sedang
     mengembangkan keahliannya dalam mensharingkan iman mereka kepada
     orang lain.

   - Seorang anak yang menuliskan kembali ayat-ayat Alkitab dengan kata-
     katanya sendiri, berusaha untuk memahami arti ayat-ayat tersebut
     dan tidak sekedar mengingat saja.

   - Seorang anak yang memberikan sebuah kata atau frase kepada satu
     kelompok mengarang, didorong untuk mengetahui bagaimana rasanya
     menjadi satu bagian dalam kelas dan menikmati keberhasilannya saat
     idenya diterima.

   Manfaat yang diperoleh dari aktivitas menulis kreatif:
   ------------------------------------------------------
   Pelajaran di Sekolah Minggu yang berhubungan dengan aktivitas
   menulis kreatif dapat menolong anak-anak untuk:
   1. Mendata/mendeskripsikan contoh-contoh nyata dari konsep-konsep
      abstrak seperti mengasihi, mengampuni, menyembah dan melayani.

   2. Menyatakan perasaan anak-anak tentang Allah, atau tentang
      pengalaman dan kebutuhan mereka.

   3. Menyatukan pikiran saat menuangkan ide-ide mereka dengan kata-
      kata.

   4. Mengingat saat-saat dimana mereka menerapkan kebenaran Alkitab
      dalam kehidupannya sehari-hari.

   5. Menunjukkan kasih kepada sesama (misalnya: menulis surat kepada
      para misionaris atau orang-orang yang di rumah; menulis ucapan
      terima kasih kepada orangtua atau staf gereja; menawarkan bantuan
      dengan membuat kupon-kupon bertuliskan "Saya akan menolong Anda",
      dsb.).

   6. Meningkatkan daya ingat mereka tentang peristiwa-peristiwa di
      Alkitab dengan cara membuat dan menulis informasi tentang cerita
      Alkitab.

   Bahan diterjemahkan dari sumber:
   Judul Buku: Sunday School Smart Pages
   Editor    : Wes and Sheryl Haystead
   Penerbit  : Gospel Light, 1992
   Halaman   : 109


**********************************************************************
o/ TIPS MENGAJAR

   Hari libur bukan berarti terbebas dari hal-hal yang berhubungan
   dengan alat tulis menulis. Guru Sekolah Minggu dapat mengadakan
   kegiatan tulis menulis yang berguna bagi para ASM-nya. Di bawah
   ini tips bagi GSM yang ingin mengadakan kegiatan menulis kreatif
   di Sekolah Minggu.

      MENYELENGGARAKAN AKTIVITAS MENULIS KREATIF DI SEKOLAH MINGGU
      ============================================================

   1. Tulis di papan tulis atau di kertas semua kata yang perlu
      diketahui ejaannya oleh anak-anak.

   2. Rekam ide-ide dari anak-anak yang tidak terlibat dalam aktivitas
      tersebut. Kemudian tulis ide-ide tersebut dan tambahkan pada
      proyek yang sedang dikerjakan.

   3. Biarkan anak-anak bekerja sama, pastikan seorang dari mereka atau
      dalam kelompok cukup pandai dalam menuliskan ide-ide kelompok
      mereka.

   4. Minta satu kelompok agar mendiktekan sebuah cerita atau surat
      untuk Anda tulis.

   5. Usaha-usaha seorang anak dalam menulis kreatif akan lebih terpacu
      jika guru memberikan contoh-contoh untuk merangsang pikiran anak-
      anak.

   6. Tunjukkan dan diskusikan gambar-gambar atau objek-objek lainnya
      untuk memunculkan ide.

   7. Sediakan "awalan cerita" (biasanya menggambarkan situasi yang
      dapat dilengkapi oleh anak-anak).

   8. Usulkan sebuah problem yang dapat diselesaikan oleh anak-anak.

   9. Sebelum anak-anak mulai menulis, dorong mereka untuk terlebih
      dulu menceritakan tentang ide-ide yang kemungkinan akan mereka
      gunakan.

   Selamat beraktivitas!

   Bahan diterjemahkan dari sumber:
   Judul Buku: Sunday School Smart Pages
   Editor    : Wes and Sheryl Haystead
   Penerbit  : Gospel Light, 1992
   Halaman   : 109


**********************************************************************
o/ AKTIVITAS (1)

   Berikut ini satu ide menarik yang dapat digunakan GSM dalam rangka
   kegiatan menulis. Silakan kembangkan sendiri sesuai dengan situasi
   dan kondisi di Sekolah Minggu Anda.

                       MENULIS SURAT BERSAMA-SAMA
                       ==========================

   Tujuan:
   ------
   Anak berlatih bekerjasama dalam menghadapi suatu peristiwa, dan
   mengembangkan sikap solidaritas satu sama lain.

   Persiapan:
   ---------
   1. Anak-anak dibuat berkelompok, masing-masing 6-8 anak (jangan
      lebih banyak).

   2. Setiap kelompok diberi selembar kertas surat dan 1 amplop.

   3. Berikan contoh surat yang bertopik "Sahabat karibku sedang sedih
      di luar pulau". Guru menulis surat (dalam amplop) yang isinya
      (dalam garis besar):

         Dari sobatmu si Amin,
         Setelah aku ikut ayah bertransmigrasi ke pulau ini, aku merasa
         sedih sekali, aku kesepian tidak ada teman bermain seperti
         kalian, aku tiap hari murung terus, karena kondisi rumah yang
         sering bocor. Di sekolah tampaknya teman-temanku sombong-
         sombong, tidak seperti kalian yang ramah. Aku jadi malas ke
         sekolah, apalagi kelas seringkali berdebu dan kotor. Lebih
         jengkel lagi karena banyak teman wanitanya, daripada cowok.
         Jangan lupa balas ya suratku ini.
         Terima kasih.

   Garis Besar Aktivitas:
   ----------------------
   Setiap kelompok berperan sebagai sahabat si Amin yang dikirimi
   surat tersebut (guru berkata "ada surat dari si Amin untuk tiap
   kelompok"). Guru meminta setiap kelompok membalas surat tersebut,
   isi balasannya bebas, tetapi cara menulis jawabannya adalah dengan
   cara sebagai berikut:
   1. setiap anak hanya boleh menulis satu kalimat, lalu diteruskan
      teman lainnya.

   2. Setelah semua menulis satu kalimat, baru kembali lagi pada anak
      pertama, demikian seterusnya jawaban surat itu ditulis secara
      bergantian setiap anak satu kalimat.

   3. Setelah 10 menit, surat harus diposkan (dalam amplop dengan nama
      anggota kelompok) kepada guru SM. Kemudian isi surat dibahas
      bersama di kelas, dengan dibacakan oleh masing-masing kelompok.
      Guru memberikan komentarnya atas jawaban tersebut.

   Di akhir kegiatan guru menjelaskan: Seorang sahabat yang baik itu,
   adalah sahabat dalam suka dan duka, bersikap solider, bisa memberi
   nasihat yang baik.

   Kegiatan Ini Tepat untuk Menjelaskan:
   -------------------------------------
   Sikap yang baik dalam persahabatan, juga tepat menjelaskan kepada
   setiap anak adalah "gembala kecil" (atau penasihat) buat sesama
   temannya (guru menjelaskan sedikit teknik bagaimana mendampingi
   teman yang sedang bersedih hati, mengenai hal ini baca buku-buku
   pendukung).

   Sumber:
   Judul Buku: Teknik Kreatif dan Terpadu dalam Mengajar Sekolah Minggu
   Pengarang : Paulus Lie
   Penerbit  : Yayasan Andi, Yogyakarta, 1999
   Halaman   : 154 - 155


**********************************************************************
o/ AKTIVITAS (2)

   Permainan tidak selalu harus dilakukan dengan banyak gerakan badan
   seperti berlari, menari, beryanyi, tetapi ternyata banyak juga
   permainan yang dapat digunakan dengan cara menulis, seperti beberapa
   contoh permainan tertulis di bawah ini.

                 ANEKA PERMAINAN DAN AKTIVITAS TERTULIS
                 ======================================

   1. Museum Alkitab
      --------------
      Kumpulkan sebanyak mungkin benda-benda atau gambar-gambar yang
      mengingatkan kembali kepada peristiwa-perstiwa tertentu dalam
      Alkitab. Letakkan semuanya itu di atas meja dan minta para ASM
      menuliskan jawaban mereka di atas secarik kertas. Misalnya
      setumpuk kecil lumpur mengingatkan kepada penyembuhan seorang
      buta oleh Yesus. Bulir-bulir gandum mengingatkan kepada murid
      yang memetik gandum pada hari sabat. Kendi mengingatkan kita
      kepada wanita Samaria di sumur. Demikian seterusnya. Dalam
      beberapa hal sesuatu benda dapat mengingatkan kepada beberapa
      kejadian. Kalau itu terjadi, jawabannya masih tepat.

   2. Sajak Alkitab
      -------------
      Minta setiap ASM menulis sajak dua baris yang berhubungan dengan
      tokoh Alkitab. Bagi setiap jawaban yang tepat diberi angka.
      Contohnya adalah sebagai berikut:
          Dialah dokter ulung itu
          Yang menulis dalam Alkitab dua buku.
          (Jawaban: Lukas) 

   3. Mencari Kata Alkitab
      --------------------
      Pilihlah kata apa saja dari Alkitab, misalnya benda-benda yang
      banyak ditemukan, atau kota seperti Betlehem. Mintalah setiap ASM
      memegang kertas dan pensil masing-masing. Suruhlah mereka
      menuliskan kata-kata yang Anda pilih itu secara vertikal (huruf-
      huruf disusun dari dari atas ke bawah). Kemudian mintalah mereka
      menuliskan nama-nama kota, orang, hewan, dan benda-benda dari
      Alkitab. Mereka harus memakai huruf-huruf dari kata yang Anda
      pilih tadi menjadi huruf pertama dari setiap kata yang mereka
      cantumkan. ASM harus memilih nama-nama yang tidak dipilih oleh
      orang lain. Masing-masing menyembunyikan kertasnya supaya tidak
      dicontek ASM lain.

      Sesudah waktu yang ditentukan habis, kumpulkan kertas mereka dan
      bacalah hasilnya. Kalau ASM menuliskan nama-nama dengan benar,
      dan tidak terdapat nama yang sama dalam kertasnya, maka tiap kata
      mendapat angka 10. Kalau ada dua nama yang sama, kata-kata yang
      sama itu masing-masing bernilai lima. Kalau ada lebih dari tiga
      kata yang sama, maka kata yang sama itu tidak diberi angka sama
      sekali. ASM yang mendapat angka tertinggi dinyatakan sebagai
      pemenang.

   4. Ayat Kelahiran
      --------------
      Mintalah setiap ASM menyusun huruf-huruf dalam namanya di kertas.
      Kemudian minta mereka menuliskan sebuah ayat Alkitab secara
      lengkap, yang huruf permulaannya sama dengan huruf-huruf tadi.
      Kemudian, dari beberapa ayat yang telah mereka temukan, mintalah
      setiap orang memutuskan ayat mana yang ia ingin ambil menjadi
      ayat kencana ulang tahunnya, sebagaimana anak-anak Yahudi memilih
      ayat kencana di ulang tahun mereka.

   5. Surat Buat Yesus
      ----------------
      Anak diminta membuat surat untuk Yesus, dapat berisi apa saja
      "ungkapan" hati anak, surat tidak perlu dikumpulkan. Surat dapat
      disimpan anak untuk kenang-kenangan, untuk "mengingatkan" anak
      tersebut akan "janji-keputusan" atau ungkapan batin yang telah
      mereka tulis.

   6. Surat untuk Orang Lain
      ----------------------
      Minta anak untuk membuat surat ucapan ikut "prihatin" atas suatu
      musibah "bencana alam" (misalnya) atau surat untuk anak-anak
      yatim piatu. Surat-surat tersebut dapat diposkan dengan
      dikoordinasikan oleh guru.

   Bahan diedit dari sumber:
   1. Judul Buku: Belajar Alkitab Melalui Permainan
      Pengarang : Ronald F. Keeler
      Penerbit  : BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1997
      Halaman   : 38 - 41

   2. Judul Buku: Mengajar Sekolah Minggu yang Kreatif
      Pengarang : Paulus Lie
      Penerbit  : Yayasan Andi, Yogyakarta, 1997
      Halaman   : 61


**********************************************************************
o/ DARI ANDA UNTUK ANDA

   Dari: Desi < de_s1@ >
   >Syalom,
   >Apakah e-BinaAnak pernah memuat edisi khusus tentang Hari Anak?
   >Kalau belum, saya mengusulkan agar tema tersebut diangkat sebab
   >sebentar lagi akan dirayakan hari anak nasional Indonesia, pada
   >bulan Juli mendatang. Saya baru berlangganan dan berterimakasih
   >atas dikirimkannya e-BinaAnak kepada saya.
   >
   >Tuhan memberkati,
   >Desi

   Redaksi:
   e-BinaAnak sudah pernah memuat edisi khusus mengenai "Hari Anak
   Nasional" yaitu pada edisi no. 37/2001. Jika Anda ingin melihat
   arsipnya, silakan akses Sistem Arsip dan Publikasi I-KAN:
==> http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/037/ [Arsip e-PUB I-KAN]
   atau dari PEPAK yang sedang dalam tahap percobaan/beta:
==> http://www.sabda.org/pepak/e-binaanak/037/                 [PEPAK]

**********************************************************************
Untuk berlangganan kirim e-mail ke: <subscribe-i-kan-BinaAnak@xc.org>
Untuk berhenti kirim e-mail ke:   <unsubscribe-i-kan-BinaAnak@xc.org>
Untuk Arsip e-BinaAnak:    http://www.sabda.org/publikasi/e-binaanak/
**********************************************************************
             Staf Redaksi: Oeni, Davida, Ratnasari, Meilania
       Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA
              Didistribusikan melalui sistem network I-KAN
                   Copyright(c) e-BinaAnak 2002 YLSA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org