Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/bio-kristi/84

Bio-Kristi edisi 84 (6-2-2012)

Henry J. Heinz

                           Buletin Elektronik
                    BIO-KRISTI (Biografi Kristiani)
_______________________Edisi 84, Februari 2011________________________

DAFTAR ISI
RIWAYAT: HENRY J. HEINZ
TAHUKAH ANDA: MELAYANI KRISTUS DAN MEMBERKATI SESAMA
SISIPAN: GRATIS! ALKITAB MP3 AUDIO

Salam sejahtera,

Kita dapat melayani Tuhan dan menjadi garam dunia di mana pun kita
berada. Melayani Tuhan tidak dibatasi dengan gedung gereja atau jenis
pekerjaan tertentu. Di dunia bisnis pun kita bisa melayani Tuhan dan
menjadi saksi-Nya yang hidup. Hal inilah yang dilakukan oleh Henry J.
Heinz. Sebagai seorang Kristen yang saleh, dia pun banyak memberkati
karyawan-karyawan dalam perusahaannya maupun masyarakat pada umumnya.
Bagaimana riwayat hidupnya dan perjalanan kariernya? Anda dapat
menyimaknya dalam artikel yang tersaji di edisi ini. Untuk menambah
wacana Anda tentang Heinz, simak pula trivia di kolom Tahukah Anda.
Selamat membaca, dan teruslah bersemangat untuk menjadi berkat di mana
pun Anda berada. Tuhan menyertai.

Pemimpin Redaksi Bio-Kristi,
Sri Setyawati
< setya(at)in-christ.net >
< http://biokristi.sabda.org >

"Melakukan sesuatu yang biasa pun jarang mendatangkan kesuksesan." --
Henry J. Heinz

                       RIWAYAT: HENRY J. HEINZ
                      (1844 -- 1919) Pengusaha

Tahun 1905, sekitar 100 tahun lalu, Henry J. Heinz Company terbentuk
di Pittsburgh, Pennsylvania. Henry J. Heinz sendiri menjadi pengolah
serta penghasil utama makanan di Amerika, yang menyehatkan dan masih
kita nikmati hingga kini. Namun, semua ini hanyalah sebagian dari
kisahnya.

Henry J. Heinz lahir di kawasan Birmington di Pittsburgh, anak sulung
dari delapan bersaudara, dari pasangan Henry dan Margaretha Heinz. Dia
menghabiskan masa kecilnya di Sharpsburg, Pennsylvania. Setelah tamat
dari sekolah bisnis, dia menjadi seorang petugas pembukuan di tempat
kerja ayahnya dan menjadi mitra sang ayah. Dia meneruskan minat dalam
pembuatan dan pemasangan batu bata selama hidupnya. Akan tetapi, pada
saat yang sama, dia juga mulai menyukai kegiatan berkebun dan
menjajakan hasil perkebunan keluarganya. Bisnisnya meluas -- penjualan
produk lobaknya sangat laris. Masyarakat menyukai rasanya. Setelah
sebelumnya sempat mengalami masalah keuangan, dia dan kerabatnya
selanjutnya mulai membuka H.J. Heinz Company, lalu menciptakan slogan
",57 varieties" yang membuat perusahaannya terkenal sejak saat itu.

Heinz menikahi Sarah Young pada tahun 1869 dan pasangan ini dikaruniai
lima anak. Sebagai keturunan Jerman, keluarga Heinz mulai bergabung
dengan denominasi Lutheran. Setelah beberapa saat mengikuti
pilihan-pilihan lainnya, mereka akhirnya bergabung dengan kelompok
Presbiterian yang bersifat ekumenis. Pada masa pencariannya tersebut,
Heinz mempertimbangkan belajar kependetaan sebagai kariernya. Akan
tetapi, dengan minatnya dalam hal berkebun, dia menetapkan hati kepada
panggilan untuk menyediakan makanan-makanan sehat bagi manusia --
tentu saja dengan pemberitaan Injil juga, yang akan dijelaskan
kemudian.

Selama pengabdian seumur hidupnya, dia mengembangkan beberapa ide
panduan. Pertama, ibu-ibu rumah tangga bersedia membayar untuk
terbebas dari pekerjaan dapur yang membosankan. Lalu, sebagai ide
keduanya, Heinz mempersiapkan kemasan-kemasan makanan higienis dan
mempromosikan produk-produk unggulan bagi pasar ibu-ibu rumah tangga.
Selanjutnya, dia memutuskan untuk memperbaiki produknya terlebih dulu
di tanah tempat produk itu tumbuh dan menjamin keunggulannya. Keempat,
dia menyimpulkan bahwa dia akan merengkuh dunia sebagai pasarnya,
dimulai dari Eropa. Dia juga mengunjungi dan memasok pasar-pasar di
seluruh dunia. Selanjutnya, seiring pertambahan kekayaannya, dia
menerapkan idenya yang kelima. Dia menyadari bahwa dia harus membuat
bisnisnya lebih humanis dan memperlakukan karyawan-karyawannya dengan
lebih baik lagi. Dia bahkan menempatkan para wanita pada posisi kunci
dalam perjalanan bisnisnya. Keenam, dia memutuskan untuk menghasilkan
produk-produk sehingga masyarakat tidak hanya membeli, tetapi juga
mempromosikannya sebagai konsumen yang merasa puas dengan produknya --
dengan kata lain, memopulerkan Heinz.

Heinz mengadopsi ide ketujuh. Dia mempromosikan gerakan makanan
higienis, sebuah gerakan yang diawali pada zamannya. Dalam novel "The
Jungle" (1906), novelis Upton Sinclair, mengungkap kondisi industri
makanan yang menjijikkan di daerah peternakan Chicago. Novel ini
semakin luas dibaca dan melipatgandakan kejijikan masyarakat. Karena
Heinz mengetahui kondisi ini, dia melangkah untuk memerangi keadaan
dan menolong industri makanan untuk membersihkan area-area seperti
dapur dan ruang makan.

Dia mengabdikan diri untuk tujuan mulia. Dia juga pribadi yang
terencana, sehingga dia tahu faktor-faktor yang dapat melipatgandakan
penjualan. Dia memulai usahanya sesuai peraturan kota, negara bagian,
dan federasi tentang produksi, pelabelan, dan penjualan makanan
olahan. Seiring berjalannya waktu, dia bekerja sama dengan Theodore
Roosevelt, yang memelopori gerakan serupa. Dia menggunakan St. Louis
Exposition 1904 untuk gerakan yang membuat industri makanan
menghasilkan makanan-makanan higienis.

Dia lebih maju daripada zamannya dalam hubungan ketenagakerjaan. Kaum
wanita memegang posisi dengan tanggung jawab yang lebih luas dalam
bisnisnya, mereka juga diangkat menjadi supervisor. Dia menerbitkan
majalah perusahaan yang bernama "Pickles". Dengan majalah itu, dia dan
para karyawannya bisa saling bertukar pikiran. Dia juga menyambut para
pengunjung di pabrik-pabriknya, yang menambahkan persetujuan umum dan
reputasi baik "Pickle King" [Raja Acar, julukan Heinz -- Red.] sebagai
contoh terbaik "Penginjil Sosial" modern. Dia memperoleh reputasi
karena dapat meningkatkan kondisi pekerjaan dan kehidupan para
pekerjanya. Namun demikian, dia tetap tinggal di sebuah rumah gedongan
di kawasan "bangsawan Pittsburgh", yang sering dikritik karena adanya
kemiskinan di sekeliling kawasan tersebut.

"Pickle King" terkenal karena hal lain dalam hidupnya. Heinz, pria
tampan berkumis panjang adalah seorang Kristen dan Presbiterian yang
saleh. Dia terlibat jauh dalam promosi sekolah minggu di Pittsburgh
dan seluruh dunia sebagaimana slogan ",57 varieties" miliknya. Bersama
dengan seorang pemilik modal dari Philadelphia, John Wanamaker, dia
adalah pemimpin "Gerakan Sekolah Minggu Dunia", bahkan mempekerjakan
seorang "sekretaris Sekolah Minggu" untuk membantunya menangani
tugas-tugasnya sewaktu dia bepergian ke Eropa dan seluruh dunia untuk
mengunjungi pusat-pusat pendidikan Kristen dan mempromosikan gerakan
ini.

Dalam berbagai kegiatan dan perjalanan ini, dia berkenalan dengan
Andrew Carnegie, pendukung sekolah minggu yang lain dari Pittsburgh.
Carnegie mungkin telah memengaruhi temannya dengan karangan esainya
"Gospel of Wealth" (Injil Kemakmuran), yang di dalamnya dia
berargumentasi bahwa orang-orang yang menghasilkan banyak uang, harus
menggunakannya untuk kebaikan semua orang, seperti yang disampaikan
dalam ajaran-ajaran Kristus.

Perlu dicatat bahwa sosok Heinz diabadikan dalam sebuah jendela kaca
berwarna di kapel gereja Presbiterian East Liberty, dengan tulisan:
"Untuk mengakui imannya kepada Allah dalam Yesus Kristus dan untuk
mengenang H.J. Heinz, 1844-1919". (t/Setya)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: The Presbyterian Outlook
Alamat URL: http://www.pres-outlook.com/reports-a-resources/
            presbyterian-heritage-articles/963.html
Judul asli artikel: Henry J. Heinz: Pickles, Presbyterians,
            and Pittsburgh
Penulis: James H. Smylie
Tanggal akses: 23 November 2011

          TAHUKAH ANDA: MELAYANI KRISTUS DAN MEMBERKATI SESAMA

Heinz melayani di gereja sebagai pemimpin "Gerakan Sekolah Minggu
Dunia". Ketika melayani di luar gereja, di dunia bisnis, ia tetap
menggunakan teladan Kristen, untuk menjadi patokan bagaimana sebuah
usaha seharusnya berjalan. Tuhan menciptakan bumi dan segala isinya.
Dia merancangkan bagaimana kita seharusnya memperlakukan orang lain,
bagaimana kita seharusnya bekerja, dan bagaimana kita harus
menjalankan bisnis dengan orang lain. Mengikuti Kristus menuntut
pelayanan, dan Heinz melayani banyak orang dengan memberikan kepada
mereka makanan berkualitas tinggi.

Heinz juga memperlakukan karyawannya dengan baik. Dengan menggunakan
prinsip Kristen dan membangun mereka dalam usahanya, Heinz memberkati
orang-orang yang bekerja untuknya, dengan memberikan izin bagi mereka
untuk beristirahat ke taman di atas atap gedung, suatu kesempatan
istimewa yang tidak biasa pada hari ini. Mungkin dengan memberikan
bonus akan mengurangi keuntungan yang seharusnya didapat, tetapi
kebenaran alkitabiah berulang kali menyebutkan bahwa kita menuai apa
yang kita tabur. Keberhasilan H.J. Heinz Company adalah contoh yang
sempurna. Henry Heinz berusaha keras untuk menyajikan makanan yang
higienis bagi pelanggan-pelanggannya, dan menghadirkan dirinya yang
suci di hadapan Tuhan. (t/Setya)

Sumber: < http://www.doxologists.org/henry-john-heinz/ >

                   SISIPAN: GRATIS! ALKITAB MP3 AUDIO

Apakah Anda rindu mendengarkan firman Tuhan setiap hari? Dapatkan
Alkitab MP3 Audio sekarang juga!

Alkitab MP3 Audio adalah rekaman teks Alkitab yang
disuarakan/dibacakan dalam format MP3. Tersedia dalam 20+ versi bahasa
Indonesia, bahasa-bahasa suku di Indonesia, dan bahasa-bahasa asing
lain. Bisa didapatkan dengan "kualitas CD" (650 MB) atau "kualitas HP"
yang lebih kecil (200 MB) dalam bentuk CD, DVD, USB, HP, atau online
streaming/download -- GRATIS!

Alkitab MP3 Audio ini akan banyak menolong Anda dalam pelayanan dan
terutama gereja Anda, khususnya untuk menolong para lanjut usia,
penyandang tunanetra, yang sedang berbaring sakit atau yang masih buta
huruf, sehingga mereka pun bisa dilawat oleh firman Tuhan. Bahkan
Alkitab MP3 Audio ini juga bisa Anda gunakan ketika sedang melakukan
perjalanan atau sambil mengerjakan tugas sehari-hari. Alkitab MP3
Audio mudah untuk dibawa/diputar/disimpan dalam semua alat komputer,
laptop, PDA, CD/VCD/DVD/MP3 player, USB, Android, iPod/iPad, maupun HP
Anda. Jika Anda memiliki pelayanan yang berhubungan dengan
bahasa-bahasa tersebut, atau mengetahui ada pelayan Tuhan yang
melayani dengan menggunakan bahasa-bahasa tersebut, silakan
menghubungi kami.

Milikilah segera dan jadikan CD Alkitab Audio MP3 ini alat untuk
menyebarkan firman Tuhan. Biarlah semakin banyak orang yang "percaya
karena mendengar" -- "faith comes by hearing".

Kontak YLSA/SABDA: < audio(at)sabda.org >
Situs: < http://audio.sabda.org >

Kontak: < biokristi(at)sabda.org >
Redaksi: Sri Setyawati, Kusuma Negara, dan Yonathan Sigit P.
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/biokristi >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-bio-kristi(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-bio-kristi(at)hub.xc.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org