Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/40hari/21

Doa 40 Hari 2024 edisi 21 (20-3-2024)

Tigray di Ethiopia

[40-Hari-2024] Tigray di Ethiopia/[21]

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- RABU, 20 MARET 2024

TIGRAY DI ETHIOPIA

“Setelah itu, akan terjadi, Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia. Anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan bernubuat, orang-orang tua akan mendapat mimpi, pemuda-pemuda akan mendapat penglihatan." (Yoel 2:28, AYT)

Amina senang setiap kali mendapat telepon dari putra kembarnya yang tinggal di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa. Untuk waktu yang lama, dia kehilangan kontak dengan mereka. Pada perang yang berlangsung selama 2020 - 2022 yang lalu, rumahnya yang berada di Provinsi Tigray, Ethiopia bagian utara, terputus dari semua hubungan dengan dunia luar. Perang yang terjadi antara pemerintah Provinsi Tigray dan tentara Ethiopia menewaskan lebih dari setengah juta orang dan sangat merusak wilayah Tigray.

Ketika Amina menyadari bahwa perang akan pecah, dia mengirim kedua putranya ke ibu kota. Mereka berhasil sampai di sana dalam keadaan aman. Amina telah mengatasi banyak krisis dalam hidupnya. Dia lahir sebagai seorang muslim dan menikah muda dengan seorang pria yang lebih tua. Ketika dia diberi sebuah Alkitab, dia mulai membacanya secara sembunyi-sembunyi. Saat suaminya mengetahui hal itu, dia menolak Amina dan anak-anaknya, lalu menceraikannya. Sejak itu, Amina menjadi pengikut Yesus yang berani dalam membagikan imannya. Karena itu, dia menghadapi banyak permusuhan dan penganiayaan, tetapi juga telah membawa banyak orang kepada Yesus. Amina berkata, "Jalan hidupku sulit dan mengikuti Yesus membawa banyak penderitaan. Akan tetapi, Allah setia! Dia telah memberikan tugas kepada saya: Saya diizinkan untuk membagikan Injil kepada umat muslim."

Orang-orang Kristen Ortodoks merupakan sebagian besar penduduk di Tigray. Namun, di bagian timur provinsi tersebut, tempat tinggal Amina, terdapat banyak umat muslim (sekitar 5 - 10% dari seluruh penduduk Tigray). Secara historis, daerah ini telah menjadi pintu gerbang Islam ke wilayah tersebut dan ke Afrika secara luas. Umat Kristen Injili dan gereja-gereja merupakan minoritas yang sangat kecil.

BAGAIMANA KITA BISA BERDOA?

Berdoalah agar ada perdamaian dan solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi konflik di Ethiopia. Berdoalah agar gereja di Tigray diizinkan untuk berkembang dan orang-orang percaya dapat menyatakan iman mereka kepada Yesus dengan berani. Berdoalah agar ada wanita-wanita seperti Amina yang menjadi panutan bagi orang-orang percaya lainnya.

Kontak: doa@sabda.org

Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org

Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org

Arsip: https://sabda.org/publikasi/40hari

(c) 2024 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org