Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/40hari/4

Doa 40 Hari 2020 edisi 4 (17-4-2020)

Alkitab Suku Makassar

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- JUMAT, 17 APRIL 2020

ALKITAB SUKU MAKASSAR

Statistik

Populasi: 2.395.000

Agama penduduk:

Islam: 97%

Kepercayaan tradisional: 2%

Kristen: 1%

Pengantar/Sejarah

Makassar (juga dikenal sebagai Taena, Tena, atau Goa) mendiami bagian selatan semenanjung barat daya Pulau Sulawesi. Jantung daerah suku Makassar adalah kota Makassar, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Orang Makassar juga hidup di dataran tinggi Konjo, wilayah pesisir dan Pulau Selayar dan Spermo. Mereka berbicara bahasa Makassar yang memiliki tiga dialek Gowa: (Goa, Lakiung), Turatea (Jeneponto), dan Maros-Pangkep. Gowa adalah dialek paling bergengsi. Bahasa Makassar adalah bagian dari kelompok bahasa yang lebih besar yang disebut Makasar, yang juga mencakup Konjo Pesisir, Konjo Pegunungan (Konjohighland), Selayar, Bentong dan Selayar.

Seperti Apa Kehidupan Mereka?

Sumber pendapatan utama orang Makassar berasal dari pertanian padi. Namun, orang Makassar juga terkenal di seluruh Indonesia karena keahliannya dalam berdagang dan sebagai nelayan. Rumah mereka dibangun di atas panggung, dua meter di atas tanah. Rumah-rumah Makassar di dataran dan daerah pantai dekat satu sama lain, dan tersebar di daerah pegunungan. Para nelayan yang tinggal di pantai membangun rumah mereka dalam barisan yang menghadap ke laut atau jalan utama. Desa seperti ini dikenal sebagai kampung pajjaku (desa nelayan). Petani membangun rumah mereka di sekitar ladang dan dikenal sebagai kampung pamarri (desa petani). Setiap desa biasanya memiliki pusat ("pecci tana") yang sebelumnya dianggap sebagai tempat suci, ditandai oleh pohon suci (beringin). Pembagian kerja di antara orang Makassar ketat karena pemisahan jenis kelamin yang kaku. Laki-laki bertanggung jawab atas hal-hal di luar rumah seperti: bertani, membajak, dan membawa berkas padi setelah panen. Tugas rumah tangga dibebankan kepada wanita. Struktur keluarga dipimpin oleh para pria. Istri dan anak-anak harus menunjukkan rasa hormat kepada kepala rumah tangga ketika mereka berada di depan umum. Keputusan akhir tentang keluarga selalu menjadi tanggung jawab suami. Di lokasi pedesaan, pernikahan masih diatur oleh orang tua dan/atau kerabat dekat. Komunikasi antara calon pengantin dilarang keras. Poligami (memiliki banyak istri) diterima. Namun, itu hanya dilakukan di antara orang kaya karena rumah yang terpisah harus disediakan untuk setiap istri. Siri/pantang (penghormatan dan kehormatan) adalah kode sosial tempat orang Makassar hidup. Siapa pun yang secara serius menyinggung siri orang lain akan berisiko dibunuh, dan pihak berwenang akan sering menolak untuk terlibat. Orang Makassar sering bekerja berdampingan dengan tetangga mereka dalam masalah yang menjadi perhatian bersama, seperti membangun rumah dan bekerja di sawah. Mereka juga berkumpul untuk saat-saat perayaan, seperti ulang tahun dan pernikahan.

Apa Keyakinan Mereka?

Orang Makassar hampir semuanya muslim. Meskipun demikian, kepercayaan tradisional masih berpengaruh, terutama di daerah terpencil. Mereka memelihara kepercayaan pada dewa dan roh leluhur; memberikan persembahan ritual dengan cara yang disyaratkan. Mereka percaya roh leluhur memiliki pengaruh langsung pada kehidupan sehari-hari mereka. Upacara khusus diadakan pada awal musim tanam dan panen.

Apa Kebutuhan Mereka?

Saat ini, orang Makassar membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan produksi pertanian mereka. Tenaga medis dan informasi gizi juga diperlukan karena nutrisi adalah masalah umum bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan.

Dari uraian di atas, kita melihat bahwa orang Makassar membutuhkan pelayanan Kabar Baik agar mereka dapat mengenal Kristus, Sang Kebenaran Sejati. Untuk memperlengkapi pelayanan dan penginjilan kepada suku Makassar, kita dapat menggunakan alat studi Alkitab serta beberapa bahan pelengkap sbb:

- Alkitab mobile suku Makassar: http://alkitab.mobi/makasar/

- Aplikasi studi Alkitab bahasa Makassar: https://labs.sabda.org/Bahasa_Makassar

- Alkitab audio suku Makassar: http://audio.sabda.org/download_audio_alkitab_bahasa_makasar_full

- Bahan-bahan audio penginjilan dalam bahasa Makassar: https://globalrecordings.net/en/language/702

- Proyek film Yesus berbahasa Makassar: https://www.jesusfilm.org/search.html?q=Makasar

- Resources suku Makassar: https://bakat.sabda.org/380-mak-001.html

POKOK DOA

1. Berdoalah bagi 99% orang belum percaya dalam suku Makassar yang membutuhkan Injil. Kiranya Tuhan menggerakkan hati sehingga semakin banyak orang percaya rindu untuk melayani orang-orang Makassar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

2. Mari kita doakan agar orang-orang Makassar yang masih terikat dengan kepercayaan kuno dapat dilepaskan dari ikatan tersebut, dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

3. Berdoalah agar Alkitab bahasa Makassar dapat tersebar dan diterima oleh orang-orang Makassar sehingga mereka semakin mengenal kebenaran dalam bahasa suku mereka sendiri.

4. Doakan gereja di wilayah Sulawesi Selatan dapat kian berkembang dan menjadi garam dan terang Kristus bagi masyarakat di provinsi tersebut.

Diterjemahkan dari:

Nama situs: The Joshua Project

Alamat situs: https://joshuaproject.net/people_groups/13235/ID

Judul asli artikel: Makassar di Indonesia

Penulis artikel: Tim The Joshua Project

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org