Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/40hari/10

Doa 40 Hari 2020 edisi 10 (23-4-2020)

Alkitab Suku Toraja

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- KAMIS, 23 APRIL 2020

ALKITAB BAHASA TORAJA

Orang Toraja dan Falsafah

Penduduk suku Toraja menetap di pegunungan bagian utara provinsi Sulawesi Selatan. Suku Toraja adalah salah satu suku yang terbilang unik di antara suku-suku lain di Indonesia. Kebudayaan asli yang masih dipertahankan oleh suku ini menjadi daya tarik para wisatawan. Nuansa mistik yang melekat pada suku ini menjadi ciri khas yang membedakan suku ini dengan yang lain. Masyarakat Toraja hidup dengan mengamalkan falsafah kehidupan leluhur mereka yang disebut "tallu lolona" (tiga kehidupan), yaitu: kehidupan manusia, kehidupan hewan, dan kehidupan lingkungan. Sistem pengetahuan dan cara berpikir suku Toraja selalu dilandaskan pada falsafah ini dengan mengembangkan hubungan harmonis antara sesama makhluk serta hubungan dengan yang kuasa didasarkan pada nilai keutuhan yang saling menghidupkan.

Oleh sebab itu, bagi masyarakat Toraja, kehidupan yang saling memberikan keuntungan antara manusia, hewan, dan lingkungan merupakan bentuk kehidupan yang ideal. Kehidupan yang saling memberi dan menguntungkan terhadap sesama makhluk akan menciptakan bentuk kehidupan yang indah dan damai. Prinsip hidup ini membentuk jati diri kepribadian orang suku Toraja yang selalu hidup bersanding dengan alam secara harmonis dan tidak dapat dilepaskan dari unsur alam.

Kepercayaan

Penduduk suku ini mayoritas beragama Kristen, dan sebagian penduduknya beragama Islam. Namun, ada juga yang menganut ajaran animisme yang biasa disebut Aluk To Dolo. Injil masuk ke Tana Toraja pada tahun 1913 dan berhasil menjadikan agama Kristen sebagai agama mayoritas bagi penduduknya. Menurut Kobong (2008), ada 75% Kristen, 15% Aluk Todolo, dan 10% Islam. Identitas asli Toraja, yang seharusnya berdasarkan Aluk To Dolo, tidak dominan lagi. Meski begitu, kepercayaan asli itu tidak bisa hilang begitu saja dalam kehidupan masyarakat Toraja yang semakin hari semakin modern. Jadi, masih banyak orang Toraja yang meskipun beragama Kristen, masih memegang kepercayaan asli Toraja secara teguh sebagai tradisi. ?Buat kami orang Toraja, kalau kami meninggal, kami harus selesaikan kami punya ritual,? kata Otto Mitting, seorang pemandu wisata sekaligus budayawan Toraja. Apa pun "agama resmi" yang sudah dianut oleh orang Toraja, Aluk To Dolo tak bisa lepas. Orang Toraja beragama Islam saja menjalankan standar "Rambu Solo" (ritual pemakaman) sendiri, dengan memotong kerbau setelah 40 hari atau 100 hari kematian. Orang Toraja yang beragama Kristen tentu saja mengikuti standar "Rambu Solo" pada umumnya di Toraja.

Pelayanan kepada Orang Toraja

Dari uraian di atas, kita melihat bahwa meskipun sudah banyak orang yang beragama Kristen, tetapi banyak orang Toraja yang masih memerlukan pelayanan Kabar Baik agar dapat menjadi pengikut Kristus yang sejati. Bahasa Toraja masih menjadi bahasa komunikasi utama antarorang Toraja. Untuk memperlengkapi pelayanan dan penginjilan kepada orang Toraja, kita dapat menggunakan alat studi Alkitab serta beberapa bahan pelengkap dalam bahasa Toraja sebagai berikut:

- Alkitab mobile suku Toraja: http://alkitab.mobi/toraja/

- Aplikasi studi Alkitab bahasa Toraja: https://labs.sabda.org/Bahasa_Toraja

- Proyek film Yesus berbahasa Toraja: http://www.jesusfilm.org/search.html?q=Toraja

- Audio tentang cerita Yesus: http://www.inspirationalfilms.com/audio/The_Story_of_Jesus_Toraja_84357.mp3

- Sumber bahan pelayanan lain untuk suku Toraja: https://bakat.sabda.org/654-sda-001.html

POKOK DOA

1. Berdoalah agar Tuhan menolong setiap orang yang saat ini terlibat dalam proyek penerjemahan Alkitab dan bahan-bahan studi Alkitab dalam bahasa Toraja sehari-hari. Kiranya generasi muda di Toraja juga dapat lebih memahami Alkitab dalam bahasa ibu mereka.

2. Berdoalah kepada Tuhan supaya orang Toraja yang masih memegang kepercayaan Aluk To Dolo dapat benar-benar bertobat dan kembali kepada kebenaran yang sejati, yaitu Kristus saja.

3. Berdoalah agar Tuhan memberikan hikmat kepada setiap gereja di Toraja untuk menjadi terang bagi lebih banyak orang. Kiranya bahan-bahan yang telah tersedia dapat memperlengkapi para hamba Tuhan dalam melayani. Kiranya mereka dipakai oleh Tuhan untuk membawa banyak jiwa datang kepada Kristus.

Dirangkum dari:

1. _____. "Suku Toraja". Dalam https://www.romadecade.org/suku-toraja/

2. _____. "Apa pun Agama Resminya, Orang Toraja Memegang Aluk Tadolo". Dalam https://tirto.id/apa-pun-agama-resminya-orang-toraja-memegang-aluk-tadolo-cQf4

3. _____. "Sejarah Pendidikan Sekolah Kristen Gereja Toraja suatu Kajian Historis Kritis Tentang Peran Gereja Toraja Melaksanakan Pendidikan Sekolah Kristen dari Masa Zending Sampai Era Reformasi". Dalam https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/32

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org