Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/40hari/34

Doa 40 Hari 2016 edisi 34 (29-6-2016)

Migran (Penduduk Pindahan) di Amerika Serikat - Gerbang Dunia

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- RABU, 29 JUNI 2016

MIGRAN (PENDUDUK PINDAHAN) DI AMERIKA SERIKAT - GERBANG DUNIA

Penelitian Bank Dunia menunjukkan bahwa lebih dari 250 juta orang sekarang ini adalah imigran. Tujuan paling disukai dari perpindahan penduduk ini adalah Amerika Serikat. Di antara jutaan orang yang datang ke Amerika, sebagian berasal dari kelompok masyarakat dunia yang kurang terjangkau (oleh Injil). Tuhan sedang mengerjakan sesuatu hal yang baru! Ia telah mendekatkan bagian-bagian bumi yang paling ujung ke depan pintu suatu bangsa yang paling banyak orang Kristennya di dunia ini. Bagaimana mereka akan menanggapinya?

Pada tahun 2001, seorang utusan Injil muda bernama Chris, pergi ke Mali, Afrika Barat, di mana ia bekerja di suatu desa terpencil di antara 160.000 penduduk masyarakat Wassoulou yang berbahasa Bambara. Orang Muslim Wassoulou tidak pernah mendengar tentang gereja atau orang Kristen. Saat ia belajar bahasa mereka, Chris mendapati bahwa orang Wassoulou secara mengejutkan terbuka kepadanya. Sayang sekali, Chris kemudian mengalami kehidupan yang sangat sulit di Wassoulou dan tidak sanggup untuk kembali. Namun begitu, ia tidak berputus asa.

Dalam suatu kesempatan kunjungan ke New York pada tahun 2006, Chris dan istrinya menemukan sebuah komunitas orang Wassoulou dan berjumpa dengan Jamal, orang Kristen Wassoulou pertama yang Chris pernah jumpai. Jamal bercerita kepada Chris, "Saya menjadi pengikut Kristus 22 tahun yang lalu di Mali sebagai akibat dari mimpi-mimpi tentang Isa Al-Masih (Yesus Kristus). Ketika saya ceritakan kepada keluarga saya, mereka mengancam akan membunuh saya, dan pada akhirnya saya melarikan diri ke New York."

Kemudian, Jamal berkata kepadanya, "Selama 22 tahun saya telah berdoa agar Tuhan mengirimkan kepada saya seorang saudara untuk membantu saya menjangkau masyarakat saya." Jamal kemudian menatap mata Chris dan berkata, "Engkaulah jawaban dari doaku itu."

Beberapa tahun kemudian, Chris dan keluarganya pindah ke New York. Sekarang, lebih dari 100 orang Wassoulou menjadi pengikut Yesus Kristus. Melalui Jamal, terjadi hubungan dan pintu-pintu terbuka bagi Injil masuk ke desanya dan desa-desa orang Wassoulou lainnya di Mali, yang telah memberikan kontribusi bagi gereja-gereja Wassoulou pertama di Afrika Barat.

Temukan lebih banyak lagi duta-duta Injil yang bekerja untuk memuridkan ujung-ujung dunia di kota-kota yang menjadi pintu-pintu gerbang lainnya. Kunjungi situs Global Gates (www.GlobalGates.info).

Mari kita berdoa:

  1. Untuk jutaan imigran yang belum terjangkau. Mereka yang telah meninggalkan negeri kelahirannya mencari kehidupan baru kiranya juga mendapatkan kehidupan baru di dalam Kristus di sana.
  2. Agar orang Kristen Amerika menyadari dan bersedia dengan kasih mendekati jutaan orang yang belum mendengar Injil, yang Tuhan bawa dan bermukim di sekitar rumah tinggal dan pekerjaan mereka.
  3. Agar gereja-gereja dan lembaga-lembaga pelayanan seperti Global Gates cepat bergerak melintasi batasan budaya mencapai kelompok-kelompok yang belum terjangkau ini, yang telah Tuhan bawa ke kota-kota mereka.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org