The Invisible Man | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

The Invisible Man


Kategori: Resensi Buku Cetak

Gambar: The Invisible Man
Judul buku : The Invisible Man
Judul asli buku : --
Penulis/Penyusun : H.G. Wells
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Baronet Books, New York
Ukuran buku : 20,2 x (14,3) cm
Tebal : 239 halaman
ISBN : --
Buku Online : --
Download : --

Dia ada di mana pun dan tak terlihat! Kalimat ini seolah menggambarkan apa yang terjadi dalam novel ini. The Invisible Man bercerita tentang seorang ilmuwan yang sedang berkunjung ke Iping untuk melakukan penelitian. Karena kesulitan keuangan, sang peneliti ini mencuri uang dari rumah seorang pastor di Iping. Karena perbuatannya terbongkar oleh warga dan dia menjadi sumber dari segala keributan di Iping, Invisible Man harus melarikan diri dan bertemu dengan Thomas Marvel yang akan membantunya dalam pelariannya. Invisible Man yang diketahui memiliki nama Jack Griffin adalah salah seorang ilmuwan hebat di Inggris pada masa itu. Griffin awalnya belajar fisika, lalu berpindah ke Medik karena rasa penasarannya yang tinggi untuk belajar jaringan-jaringan pada tubuh manusia. Dia ingin diakui sebagai ilmuwan terhebat melalui segala formula yang dia buat. Hingga suatu saat, dia berhasil membuat dirinya sendiri tembus pandang. Dari sinilah, Griffin masih berusaha untuk membuat formula yang lebih hebat lagi dan membuatnya bertemu dengan Dr. Kemp.

Novel klasik karangan H.G. Wells ini menyajikan kepada pembaca tentang kisah seorang peneliti hebat yang termakan oleh keinginannya sendiri untuk mendapat pengakuan banyak orang. Mengangkat tokoh yang memiliki latar belakang ilmuwan menunjukkan bahwa novel ini menggambarkan era di Inggris pada masa itu, memiliki banyak sekali ilmuwan hebat dan terkenal oleh hasil ciptaan mereka. Jack Griffin sebagai tokoh utama dalam novel ini, menggambarkan jika orang yang terlalu dikuasai dengan sifat serakah dapat menimbulkan rasa moral yang hilang pada diri manusia itu. Dia pergi ke Iping dengan harapan dia akan menjadi ilmuwan terkenal di sana. Alih-alih mendapatkannya, dia justru dihadapkan dengan kehidupannya yang penuh dengan usaha untuk menyelamatkan diri dari status buronan yang ada pada dirinya.

Selain menjadi bacaan yang ringan dan bisa dinikmati dengan santai, The Invisible Man juga memiliki nilai lebih karena memberikan pelajaran moral bagaimana kita dapat lebih menghargai ilmu yang kita dapatkan dan tidak menyombongkannya. Alur cerita yang bagus, menarik, dan penuh misteri menjadikan The Invisible Man salah satu novel yang tidak boleh terlewatkan untuk dibaca.

Peresensi: Cenda

Komentar