Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

edisi 326 - Kerohanian Konselor

Kerohanian Konselor

Edisi C3I: edisi 326 - Kerohanian Konselor

Salam sejahtera,

Bukan hal yang mudah bagi seorang konselor untuk membimbing konseli. Cara konselor mengasihi, berpikir, berbicara, dan bertindak akan menjadi teladan bagi konselinya. Lalu, bagaimana seorang konselor bisa memberi teladan yang baik kepada konselinya? Simaklah artikel "Konselor yang Alkitabiah", yang bisa membuka wawasan Anda, terutama konselor, untuk melakukan tugas konseling dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Tuhan maupun kepada konseli. Dalam edisi e-Konsel kali ini, kami memberikan tip untuk membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan, terutama dalam membuat keputusan, yang tentunya akan sangat penting bagi Anda. Selamat menyimak, Tuhan memberkati. ... baca selengkapnya »

Membedakan Mana Kehendak Allah dan Mana yang Bukan

Edisi C3I: edisi 326 - Kerohanian Konselor

Untuk membuat keputusan dan membedakan antara kehendak Tuhan dan keinginan diri sendiri tentu memerlukan pertolongan Roh Kudus. Selain itu, kita harus mempraktikkan kehidupan pribadi yang baik dan berdisiplin, serta harus dilatih setiap hari. Artinya, kita harus mempelajari Alkitab setiap hari dan banyak bergumul dengan Tuhan. Dan, kita tidak dapat mengerti semangat dan hal-hal spesifik dari Alkitab jika kita hanya membacanya sambil lalu. Kita juga tidak boleh mengambil beberapa ayat untuk mendukung suatu ajaran atau pola tertentu. ... baca selengkapnya »

Konselor yang Alkitabiah

Edisi C3I: edisi 326 - Kerohanian Konselor

Setiap orang Kristen dipanggil dan disiapkan oleh Allah untuk menjadi saluran kasih Allah dan perpanjangan tangan-Nya, untuk memberikan nasihat atau bimbingan. Bahkan, beberapa orang Kristen telah dipanggil secara khusus dan diberi karunia untuk membimbing orang lain yang mengalami masalah. Tuhan mengajar mereka dengan firman-Nya dan membimbing mereka di jalan-Nya sehingga mereka mampu mengajar dan mendorong orang lain untuk mengenal dan mengikut Allah. Orang semacam ini lebih dikenal dengan sebutan konselor. Seorang pembimbing/konselor alkitabiah bisa saja seorang pendeta atau jemaat yang diperlengkapi secara khusus. Seorang konselor Kristen harus bergantung kepada Allah, seperti yang dikatakan Paulus dalam 2 Korintus 3:4-6. ... baca selengkapnya »

Kerohanian Konselor

Edisi C3I: edisi 326 - Kerohanian Konselor

Salam sejahtera,

Bukan hal yang mudah bagi seorang konselor untuk membimbing konseli. Cara konselor mengasihi, berpikir, berbicara, dan bertindak akan menjadi teladan bagi konselinya. Lalu, bagaimana seorang konselor bisa memberi teladan yang baik kepada konselinya? Simaklah artikel "Konselor yang Alkitabiah", yang bisa membuka wawasan Anda, terutama konselor, untuk melakukan tugas konseling dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Tuhan maupun kepada konseli. Dalam edisi e-Konsel kali ini, kami memberikan tip untuk membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan, terutama dalam membuat keputusan, yang tentunya akan sangat penting bagi Anda. Selamat menyimak, Tuhan memberkati. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content