• Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
  • Studi Kata Alkitab (5)
    Sejarah Alkitab Indonesia / Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab : Maleakhi
    Sejarah Alkitab Indonesia
    Home | Sejarah | Artikel | Bagan Data | Bibliografi

      Kategori Artikel
      Bagian-bagian dari buku :
    Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab
    • Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab
      Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
    Home > Artikel > Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab : Maleakhi

    Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab

      Bibliografi          

    Artikel ini diambil dari :
    Pendahuluan Kitab-kitab dalam Alkitab. http://www.biblepathway.org/Indonesian/Intro/
    Pilih Kitab : Perjanjian Lama Perjanjian Baru
    << Sebelumnya Berikutnya >>

    Pendahuluan Maleakhi

    Maleakhi mungkin telah bernubuat lebih dari 100 tahun setelah Zerubabel memimpin para tawanan kembali ke Yerusalem. Kerinduan Maleakhi adalah agar bangsa Israel akan memperbaharui hubungan perjanjian mereka dengan Allah. Mereka belum terjerumus ke dalam penyembahan berhala, namun sikap acuh dan keduniawian telah menguasai hati mereka sebagaimana kita dapat saksikan pula di kalangan sebagian masyarakat Kristen masa kini. Maleakhi menunjukkan dosa-dosa mereka yang telah memisahkan umat Israel dari berkat-berkat Allah dan mengajak mereka untuk bertobat (Maleakhi 3:7).

    Dalam fasal 1, Maleakhi pertama-tama menasihatkan Israel untuk kembali kepada Tuhan yang mengasihi mereka. Kemudian dalam fasal 2, ia berbicara tentang keadaan para imam dan menunjukkan kemunafikan mereka. Dalam fasal 3, ia memandang 400 tahun ke depan kepada masa Perjanjian Baru dengan mengatakan: Lihat, Aku menyuruh utusanKu (Yohanes Pembaptis), supaya ia mempersiapkan jalan di hadapanKu! ..... Malaikat Perjanjian (Yesus) yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang (Maleakhi 3:1). Akhirnya, Maleakhi menubuatkan akan datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu (Maleakhi 4:5), ketika setiap orang yang berbuat fasik akan dibinasakan dan setiap orang yang hidup memperkenankan Tuhan akan diberi pahala (Maleakhi 4:1-2).

    << Sebelumnya ^ Ke Atas ^ Berikutnya >>


    Tentang Kami | Kontak Kami | Ucapan Terima Kasih | Buku Tamu | Peta Situs | Form Kirim Artikel | Links
    Disclaimer | © 2003-2008 | Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | E-mail: webmastersabda.org | Laporan Masalah/Saran