• Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
  • Sejarah Alkitab di Indonesia (32)
  • Sejarah Alkitab Daerah di Indonesia (35)
  • Sejarah Alkitab di Luar Indonesia (16)
  • Biblika (12)
  • Doktrin Alkitab (16)
  • Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
  • Studi Kata Alkitab (5)
    Sejarah Alkitab Indonesia / Garis Besar Alkitab : II Timotius
    Sejarah Alkitab Indonesia
    Home | Sejarah | Artikel | Bagan Data | Bibliografi

      Kategori Artikel
      Bagian-bagian dari buku :
    The New Chain Reference Bible
      Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
    Home > Artikel > Garis Besar Alkitab : II Timotius

    Garis Besar Alkitab

      Bibliografi << |       

    Artikel ini diambil dari :
    D D., Frank Charles Thompson, Ph.D. 1934. The New Chain Reference Bible. B. B. Kirkbride Bible Co., Inc. CD SABDA-Topik 04303 dan 04304
    Pilih Kitab : Perjanjian Lama Perjanjian Baru
    << Sebelumnya Berikutnya >>

    Surat Paulus yang Kedua Timotius

    Penulis, Rasul Paulus.
    Tempat Dan Tanggal. Kemungkinan ditulis dari Roma antara 65 da 67 S.M.
    Tujuan

    1. Secara umum, untuk memberi semangat dan pengajaran kepada gembala yang masih muda dalam pekerjaan pelayanannya.
    2. Secara khusus, untuk meminta Timotius, anak rohaninya dalam injil, supaya cepat-cepat ke Roma supaya ia mendapat penghiburan dari kehadiran- nya
      2Ti 1:4 4:9,21
    Peristiwa/Alasan Historis. Umumnya dipercaya bahwa Paulus mengalami dua kali pemenjaraan di Roma, dan surat ini ditulis selama masa pemenjaraan- nya yang kedua. Pada pemenjaraan yang pertama ia memperoleh kebebasan tertentu dan tinggal di rumah yang ia sewa sendiri.
    Ac 28:30
    Pada waktu itu ia mudah ditemui teman-temannya, tetapi sekarang ia berada dalam pengurungan yang tertutup dan Onesiforus mendapat kesulitan untuk menemukannya.
    2Ti 1:17
    Ia telah banyak ditinggalkan teman-teman lamanya,
    2Ti 1:15
    dan sedang dalam penantian untuk segera dihukum mati.
    2Ti 4:6
    Ada suasana kesepian yang pilu yang nampak dalam tulisan surat ini, dan tidak mengherankan jika ia sangat ingin bertemu dengan Timotius yang dikasihinya

    Keistimewaan Surat Ini.
    Kedua surat untuk Timotius ini berisi nasihat yang mendesak untuk segera dilaksanakan. Telah diduga bahwa Timotius dalam kondisi tidak sehat.
    Lihat 1Ti 5:23
    Mungkin Timotius mempunyai temperamen/watak yang pemalu
    2Ti 1:6,7
    Oleh karena itu kata "malu" muncul secara menyolok dalam surat ini. Ia didesak untuk tidak malu dengan KESAKSIANNYA TENTANG TEMANNYA YANG TERPENJARA
    2Ti 1:8
    atau teman SEKERJANYA
    2Ti 2:15
    Ia dinasihati untuk menganggap dirinya sendiri sebagai seorang prajurit di tengah-tengah peperangan yang hebat
    2Ti 2:3,4
    SURAT INI DAPAT DIBAGI DALAM EMPAT BAGIAN, pasal-pasalnya sudah mempunyai pembagian dengan sendirinya

    Ikhtisar.

    Bagian I. Salam Pribadi, Nasihat dan Pengalaman.

    Pasal 1.

    1. Salam yang penuh kasih sayang
      2Ti 1:1-4
    2. Mengingatkan Timotius akan leluhurnya yang salah dan menasihati- nya supaya mempunyai kesungguhan dan keberanian
      2Ti 1:5-8
    3. Pernyataan rencana keselamatan melalui Kristus
      2Ti 1:9,10
    4. Tulisan pribadi tentang panggilan Paulus pada pelayanan, dan kepercayaannya yang teguh di dalam Tuhan
      2Ti 1:11,12
    5. Nasihat yang kedua
      2Ti 1:13,14
    6. Pernyataan tentang ketidaksetiaan jemaat-jemaat di Asia, dan pujian untuk kesetiaan Onesiforus
      2Ti 1:15-18

    Bagian II. Terutama berisi Nasihat kepada hamba Tuhan yang masih muda ini.

    Pasal 2.

    1. Sebagai seorang Prajurit, Olahragawan dan Petani Rohani.
      1. Supaya kuat dalam kasih karunia ilahi dan supaya selektif dalam memilih orang-orang yang menolong
        2Ti 2:1,2
      2. Untuk menyatakan kualitas sebagai prajurit dalam ketabahan dan pemisahan diri dari belitan keduniawian
        2Ti 2:3,4
      3. Sebagai seorang olahragawan rohani untuk memelihara aturan permainan
        2Ti 2:5
      4. Sebagai seorang petani yang mengharapkan buah
        2Ti 2:6
    2. Kebenaran harus disimpan dalam pikiran:
      1. Kebangkitan Kristus, khotbah yang membuat Paulus dipenjarakan
        2Ti 2:7-9
      2. Penderitaan untuk jemaat/gereja, dan kematian bersama dengan Kristus, membawa kepada kehidupan kekal dan kemuliaan rohani
        2Ti 2:9-12
    3. Nasihat mengenai bagaimana berurusan dengan ajaran sesat dan agama yang bertentangan.
      1. Dengan teguran yang sungguh-sungguh kepada orang-orang yang suka berdebat
        2Ti 2:14
      2. Dengan berusaha untuk menjadi orang yang cakap dalam menjelaskan kebenaran
        2Ti 2:15
      3. Dengan menjauhkan diri dari agama yang menuntut tingkah laku yang aneh dan pengajaran asing yang menggerogoti kehidupan rohani dan membinasakan iman
        2Ti 2:16-18
      4. Dengan mengingat dasar yang diletakkan oleh kekuatan ilahi dan bahwa orang Kristen harus memisahkan diri dari kejahatan
        2Ti 2:19
      5. Dengan mengingat bahwa jemaat, seperti sebuah rumah yang besar, mempunyai tempat yang terhormat dan kurang terhormat dan seharusnya setiap bagian mempunyai keinginan untuk "digunakan sesuai kehendak tuannya"
        2Ti 2:20,21
    4. Nasihat mengenai keinginan pribadi dan masalah pertenkaran.
      1. Kepentingan kesucian pribadi dan ambisi spiritual
        2Ti 2:22
      2. Perlunya menghindari persoalan yang bodoh dan percekcokkan, dengan memperlakukan penentang dengan sabar, dengan harapan bahwa mereka akan bertobat
        2Ti 2:23-26

    Bagian III. Terutama berisi pemberitahuan akan adanya Kemurtadan dan Kecemaran dalam Masyarakat, ditambah dengan nasihat supaya tetap tabah/setia

    Pasal 3.

    1. Macam-macam karakter yang jahat dari manusia pada hari-hari terakhir, yang dengan berkedok agama akan melakukan tindakan-tindakan amoral
      2Ti 3:1-6
      Kebodohan mereka suatu hari akan dinyatakan kepada semua orang
      2Ti 3:7-9
    2. ?, pernyataan adanya penganiayaan
      2Ti 3:11,12
    3. Pemberitahuan akan bertambah pesatnya dosa
      2Ti 3:13
    4. Permintaan kepada Timotius supaya tetap teguh mengingat kesempatan rohani yang dipunyainya dan pengajaran kitab suci yang sudah diterimanya dari semula
      2Ti 3:14,15
    5. Kuasa dari Firman yang diilhamkan Allah untuk melengkapi dan meyempurnakan pekerja kristen dalam pelayanannya
      2Ti 3:16,17

    Bagian IV. Perintah yang Serius, Akhir yang Berkemenangan, Perpisahan yang menyedihkan, Permohonan yang pilu, Kepercayaan yang Sempurna.

    Pasal 4.

    1. Perintah yang Serius:
      1. Mengenai kesetiaan dalam menyampaikan berita injil
        2Ti 4:1,2
      2. Pemberitahuan bahwa akan tiba waktunya orang akan memandang rendah kebenaran dan mencari guru-guru yang dapat memuaskan keinginan mereka
        2Ti 4:3,4
      3. Nasihat untuk bersungguh-sungguh dan setia dalam melayani
        2Ti 4:5
    2. Akhir Karir Paulus.
      1. Berakhir dalam semangat kemenangan
        2Ti 4:6-8
      2. Dalam kepercayaan yang sepenuhnya kepada Tuhan
        2Ti 4:17,18
    3. Perlunya Teman, dan beberapa hal lain untuk memberi kelegaan/ penghiburan dalam menjalani masa pemenjaraan yang keras
      1. Kesepian yang disebabkan teman-teman yang telah meninggalkannya
        2Ti 4:10-12,16
      2. Penghiburan diperlukannya untuk memberinya semangat dalam kehidupan dipenjara
        2Ti 4:13
      3. Timotius didesak agar segera datang
        2Ti 4:9,21
      4. Salam penutup dan berkat
        2Ti 4:19-22

    << Sebelumnya ^ Ke Atas ^ Berikutnya >>


    Tentang Kami | Kontak Kami | Ucapan Terima Kasih | Buku Tamu | Peta Situs | Form Kirim Artikel | Links
    Disclaimer | © 2003-2008 | Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | E-mail: webmastersabda.org | Laporan Masalah/Saran