Sejarah Alkitab Indonesia
Home | Sejarah | Artikel | Bagan Data | Bibliografi

  Kategori Artikel
  Bagian-bagian dari buku :
Kepercayaan dan Kehidupan Kristen
  • Ajaran-ajaran Utama Kitab-kitab
  Pengantar dan Garis Besar Kitab (7)
Home > Artikel > Ajaran-ajaran Utama Kitab-kitab : Filemon

Ajaran-ajaran Utama Kitab-kitab

  Bibliografi          

Artikel ini diambil dari :
Kepercayaan dan Kehidupan Kristen. PT BPK Gunung Mulia, Jakarta.  CD SABDA-Topik 07008
Pilih Kitab : Perjanjian Lama Perjanjian Baru
<< Sebelumnya Berikutnya >>

Kitab Filemon

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti isi pengajaran dalam Kitab Filemon, dan mempraktekkannya.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.
Tahun : Sekitar tahun 61 dari kota Roma.
Penerima : Filemon di kota Kolose. (Dan juga setiap orang percaya di seluruh dunia).
Isi Kitab : Kitab Filemon terbagi atas 1 pasal. Di dalam Kitab ini kita dapat melihat ajaran Rasul Paulus tentang cara hidup orang Kristen dalam menghadapi orang lain yang bersalah dan mau bertobat.

  1. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Filemon

    1. Pokok pengajaran Kitab Filemon
      Dalam Kitab ini Rasul Paulus menulis surat kepada Filemon yang menjadi sahabatnya di kota Kolose. Filemon nampaknya seorang ningrat. Di sini diceritakan tentang pembantu (hamba) dari Filemon yang bernama Onesimus, yang melarikan diri dengan mencuri uang dari tuannya. Tetapi di Roma Onesimus bertobat karena penginjilan Rasul Paulus, sehingga ia sadar bahwa ia harus memperbaiki kesalahannya terhadap majikannya, Filemon. Hal itulah yang menyebabkan Rasul Paulus menulis surat ini, agar Filemon dapat menerima kembali Onesimus dengan tidak menghukumnya, tetapi menerimanya sebagai saudara dalam Kristus. Dan sebaliknya Onesimus sebagai orang Kristen, haruslah menjadi seorang pembantu (hamba) yang bekerja dengan baik terhadap majikannya.

      _Pendalaman_

        Bacalah ayat 4-5 (File 1:4-5 (TB)).
        Apakah yang menyebabkan Rasul Paulus mengucapkan syukur ketika mengingat Filemon ?

      1. Bacalah ayat 16 (File 1:16 (TB)).
        Seorang ningrat seperti Filemon diminta oleh Rasul Paulus untuk menerima pembantunya (hambanya) sebagai apa ?
        Bagaimanakah dengan sikap saudara terhadap pembantu rumah tangga anda ?

  2. Kesimpulan

    Surat Filemon ini dibuat dalam suasana kekeluargaan. Hal ini memberikan kepada kita arti dan pengertian yang mendalam tentang rencana Allah bagi setiap orang Kristen, baik ia sebagai majikan atau ia sebagai pekerja (buruh).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab Filemon ?

  2. Apakah pusat pengajaran Kitab Filemon ?

  3. Bagaimanakah sikap saudara terhadap orang yang bersalah kepada saudara, tetapi akhirnya orang itu mau bertobat ?

<< Sebelumnya ^ Ke Atas ^ Berikutnya >>


Tentang Kami | Kontak Kami | Ucapan Terima Kasih | Buku Tamu | Peta Situs | Links
Disclaimer | © 2003-2014 | Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) | E-mail: webmastersabda.org | Laporan Masalah/Saran

Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati