Jangkauan dan Strategi Pelayanan

  1. Proyek Pelayanan
    1. Guru-guru Agama di SMP dan SMU
    2. Guru-guru Kristen bagi SMP dan SMU Negeri
    3. Gereja-gereja Lemah

  2. Kelompok-kelompok Pelayan
    1. Kelompok Mandiri
    2. Kelompok dengan Bantuan
    3. Kelompok Pendukung Pasif


A. Proyek Pelayanan

  1. Guru-guru Agama di SMP dan SMU
    1. Menghubungi dan mengumpulkan guru-guru SMP dan SMU dan mengadakan persekutuan dengan mereka.
    2. Mencari tahu kesulitan-kesulitan yang sedang mereka hadapi.
    3. Mencari kelompok-kelompok alumni yang dapat concern dengan kebutuhan dan kesulitan bagi guru-guru tersebut di atas.
    4. Berhubungan dengan nomor 3, akan lebih dikhususkan kepada kebutuhan adanya pendamping dalam hal persekutuan dan masalah sosial yang mereka hadapi.

  2. Guru-Guru Kristen bagi SMP dan SMU Negeri
    1. Mencari data dari SMP dan SMU Negeri yang tidak mempunyai guru yang beragama Kristen.
    2. Mencarikan guru/calon guru yang bersedia melayani sepenuh waktu dalam bidangnya dalam suatu periode (minimum 2 tahun komitmen).
    3. Menghitung kesenjangan salari dalam perbandingan antara salari di sekolah swasta dengan di sekolah negeri.
    4. Mencarikan kelompok alumni yang bersedia mengumpulkan dana untuk memenuhi kesenjangan tersebut.
    5. Di sini, kelompok alumni tersebut akan berfungsi sebagai pendamping, yang secara periodik akan bersekutu bersama-sama dengan guru yang dikirim ke sekolah negeri tersebut.

  3. Gereja-gereja Lemah
    Berawal dari pemahaman bahwa gereja lemah ialah dikarenakan anggota jemaat mempunyai kemampuan finansiil lemah.
    1. Mencari data tentang gereja-gereja lemah (di daerah, desa atau pinggir kota).
    2. Mencarikan kelompok alumni yang bersedia terjun ke dalam pelayanan ini.
    3. Kelompok alumni akan mengadakan penyelidikan sehingga mengetahui dasar pokok dari mata pencaharian (yang belum maupun sudah ada) tempat tersebut.
    4. Mengirim dan membiayai seorang ahli dalam bidang yang dibutuhkan oleh tempat tersebut.
    5. Mencarikan pendanaan dari kebutuhan setempat berdasarkan hasil dari penyelidikan ahli yang dikirim.
      Catatan :
      Ada dua alternatif yang dapat dilakukan, ialah,
      • Satu orang ahli yang akan melakukan penyelidikan di beberapa tempat sekaligus, dengan mendapatkan dukungan dari suatu kelompok alumni. Dan untuk kebutuhan yang dibutuhkan sebagai follw-upnya akan didampingi oleh kelompok alumni lain.
      • Satu tempat didampingi secara tetap oleh seorang ahli yang mendapatkan dukungan dari suatu kelompok alumni.

B. Kelompok-kelompok Pelayan


  1. Kelompok Mandiri.
    1. Yang dinamakan kelompok mandiri ialah ditujukan kepada kelompok alumni yang di dalam pelayanannya membiayai sendiri semua kebutuhan pelayanannya.
    2. Bagi mereka diharapkan memberikan laporan perkembangan pelayanannya, dari apa yang telah dicapai, apa yang masih sedang digumulkannya, serta memberikan laporan perkembangan dari sirkulasi pendanaannya.
    3. Bila tidak ada keberatan serta alasan dari keberatannya tersebut, bersedia untuk dibukakan kepada kelompok-kelompok lain (khususnya kepada yang berada di bawah kerja sama dengan SAKSI) yang dapat dipertanggung-jawabkan oleh SAKSI.
    4. Bagi mereka, SAKSI berkewajiban untuk memberikan bantuan yang dibutuhkannya sejauh komitmen SAKSI.

  2. Kelompok dengan Bantuan.
    1. Yang dimaksud dengan kelompok ini ialah bagi mereka yang secara keuangan maupun swadaya manusianya mendapatkan bantuan dari SAKSI.
    2. Bagi mereka diharuskan memberikan laporan perkembangan pelayanannya, dari apa yang telah dicapai, apa yang masih digumulkannya, serta memberikan laporan perkembangan dari sirkulasi pendanaannya bagi yang mendapatkan dukungan pendanan maupun perkembangan pelayanannya bagi yang mendapatkan bantuan swadaya manusia.
    3. Sama dengan di atas.
    4. Sama dengan di atas.

  3. Kelompok Pendukung Pasif.
    1. Kelompok di sini ditujukan kepada kelompok yang melakukan pelayanan pasif. Maksudnya ialah di mana kelompok ini hanya mendukung pelayanan dari kelompok lain yang sudah melakukan pelayanan, baik berupa pemberian dukungan dana maupun dukungan pengiriman orang/tenaga ahli.
    2. Kelompok ini berhak mendapatkan jaminan dari SAKSI atas pertanggung-jawaban dari apa yang dilakukannya dari kelompok yang sedang didukungnya.
    3. Kelompok ini berkewajiban memberikan laporan keuangan atau perincian pelayanan dari tenaga akhli kepada SAKSI.
    4. Kelompok ini berhak mendapatkan laporan dari kelompok lain yang sedang didukung olehnya, baik melalui SAKSI maupun secara langsung dari kelompok yang sedang didukungnya.

| Kembali ke Halaman Utama |