KRISTUS ADALAH SEMUA ...
========================
"Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu"
(Kol. 3:11b)
Kata-kata dalam pernyataan ini sedikit, ringkas, dan cepat selesai
bila diucapkan. Tetapi kata-kata ini penuh makna bagi orang percaya
sejati. Kata-kata ini merupakan dasar dan intisari dari Kekristenan.
Jika kita memahaminya dalam hati kita, maka kita boleh yakin bahwa
iman kita sedang memimpin kita ke arah yang benar. Itulah sebabnya
saya ingin membahas pernyataan yang luar biasa ini. Barangsiapa
mengejar kekudusan tidak akan mengalami kemajuan, kecuali Kristus
diberi tempat yang benar dalam pikiran mereka.
1. Marilah kita memahami bahwa Kristus ada di dalam keseluruhan
pikiran Allah mengenai manusia
a. Ada suatu masa ketika dunia ini tidak ada. Tidak ada gunung-
gunung, lautan, dan bintang-bintang. Tidak ada makhluk hidup,
tidak ada manusia. Di mana Kristus saat itu? Saat itu Kristus
ada bersama-sama dengan Allah dan Ia adalah Allah dan setara
dengan Allah (Yoh. 1:1; Flp. 2:6). Yesus berbicara tentang
kemuliaan yang Ia miliki sebelum dunia ada, "Ya Bapa,
permuliakanlah Aku ... dengan kemuliaan yang Kumiliki di
hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yoh. 17:5). Dan bahkan saat itu
pun Kristus adalah Juruselamat -- Petrus menulis bahwa kita
ditebus "... dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang
sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan" (1Ptr. 1:19-20).
b. Ada suatu masa ketika dunia diciptakan dalam bentuknya yang
sekarang ini. Matahari, bulan, bintang, laut, daratan, dan semua
makhluk diciptakan - dan yang terakhir dari semuanya ialah Adam,
manusia pertama, yang dibentuk dari debu tanah. Di mana Kristus
saat itu? Bacalah apa yang dikatakan Alkitab: "Segala sesuatu
dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah
jadi dari segala yang telah dijadikan" (Yoh. 1:3). Dan di
kemudian hari Paulus menulis, "Karena di dalam Dialah telah
diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di
bumi" (Kol. 1:16). Ibrani 1:10 berbunyi, "Pada mulanya, ya
Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah
buatan tangan-Mu." Oleh sebab itu, apakah Anda heran kalau Tuhan
senantiasa mengajarkan pelajaran-pelajaran yang diambil dari
dunia alam? Ketika berbicara tentang domba, ikan, burung,
gandum, pohon ara, dan pokok anggur, Ia sedang berbicara tentang
benda-benda yang telah Ia ciptakan sendiri!
c. Ada suatu hari ketika dosa masuk ke dalam dunia melalui
ketidaktaatan Adam dan Hawa. Mereka kehilangan natur kudus yang
mereka miliki pada saat mereka diciptakan. Mereka kehilangan
persahabatan dan dukungan Allah, dan menjadi pendosa-pendosa
yang rusak dan tidak berdaya. Dosa mereka menjadi penghalang
antara mereka sendiri dan Bapa sorgawi mereka. Jika Ia
memperlakukan mereka sesuai dengan apa yang patut mereka terima
maka tidak ada yang bisa diharapkan oleh manusia keturunan
mereka kecuali maut dan neraka kekal. Di mana Kristus saat itu?
Pada hari itu juga Kristus dinyatakan sebagai satu-satunya
pengharapan keselamatan bagi orang-orang berdosa. Allah berkata
kepada ular itu, "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau
dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya;
keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan
meremukkan tumitnya" (Kej. 3:15). Dengan kata lain, seorang
Juruselamat yang dilahirkan dari seorang perempuan akan
mengalahkan Iblis. Tidak pernah ada nama lain yang dikenal yang
melakukan hal ini selain nama Yesus Kristus.
d. Ada suatu masa ketika bangsa-bangsa di bumi tidak mengindahkan
Allah. Bangsa-bangsa Mesir, Siria, Persia, Yunani, dan Romawi,
semuanya tenggelam dalam dunia takhayul dan penyembahan berhala.
Para penyair, sejarawan, dan filsuf, semuanya menunjukkan bahwa
dengan segenap kekuatan intelektual mereka, mereka tidak dapat
menemukan Allah yang sejati. "Dunia, dalam hikmat Allah, tidak
mengenal Allah oleh hikmatnya" (1Kor. 1:21). Kecuali sebagian
orang Yahudi, seluruh dunia mati secara rohani dalam kebebalan
dan dosa. Apa yang dilakukan Kristus saat itu?
Ia meninggalkan kemuliaan kekal yang Ia miliki bersama Allah
Bapa dan datang ke dunia yang durhaka ini untuk menyediakan
jalan keselamatan bagi para pendosa semacam itu. Ia mengambil
bagi diri-Nya natur manusiawi kita dan dilahirkan sebagai
manusia. Sebagai manusia, Ia melakukan kehendak Bapa-Nya dengan
sempurna, dan inilah yang seharusnya kita lakukan tetapi tidak
mampu kita lakukan karena dosa kita. Di atas salib Ia menanggung
murka Allah yang seharusnya kita tanggung. Dan dengan demikian,
Ia membawa ke dalam dunia kebenaran-Nya sendiri, yang melaluinya
sekarang Ia dapat menebus orang-orang berdosa. "Yesus, yang
telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena
pembenaran kita" (Rm. 4:25). Ia naik ke sorga supaya kembali
bersama-sama dengan Bapa-Nya, dan dari sana Ia sekarang
menganugerahkan keselamatan kepada semua orang yang mau datang
kepada-Nya dalam penyerahan diri yang sederhana dan penuh iman.
e. Akan tiba saatnya ketika dosa akan disingkirkan dari dunia ini.
Akan ada langit dan bumi yang baru. "Seluruh bumi penuh dengan
pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya"
(Yes. 11:9). Dan di mana Kristus saat itu? Apa yang akan Ia
kerjakan? Ia akan menjadi Raja! Ia akan datang kembali dengan
kuasa dan kemuliaan besar dan dunia akan menjadi kerajaan-Nya.
Di hadapan-Nya semua lutut akan bertelut dan semua lidah akan
mengaku bahwa Ia adalah Tuhan. Kerajaan-Nya akan menjadi
kerajaan yang kekal, yang tidak akan pernah berlalu atau
dihancurkan. Seluruh bumi akan menjadi milik-Nya! Lihat apa yang
dikatakan Alkitab sehubungan dengan masa yang menakjubkan ini:
Mazmur 2:8; Daniel 7:14; Matius 24:30; Filipi 2:10-11;
Wahyu 11:15.
f. Akan tiba saatnya ketika seluruh umat manusia akan dihakimi.
Laut akan menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya,
maut dan kerajaan maut akan menyerahkan orang-orang mati yang
ada di dalamnya; dan mereka akan dihakimi masing-masing menurut
perbuatannya. Dan di mana Kristus saat itu? Kristus sendiri akan
menjadi Hakim! "Kita semua harus menghadap takhta pengadilan
Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut
diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini,
baik ataupun jahat" (2Kor. 5:10).
Sesungguhnya kita melakukan yang baik jika kita memikirkan
perkara-perkara ini. Barangsiapa berpikiran remeh tentang
Kristus, ia berpikiran sangat berbeda dengan Allah Bapa! Dalam
keseluruhan pikiran Allah tentang masalah-masalah dunia ini dan
manusia di dalamnya, Kristus diberi tempat terhormat. Berpikiran
remeh tentang-Nya berarti menghina Pribadi yang sangat dijunjung
tinggi oleh Allah. Tidak mengherankan jika kita membaca,
"Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati
Bapa, yang mengutus Dia" (Yoh. 5:23).
2. Marilah kita memahami bahwa Kristus ada di dalam semua kitab yang
membentuk Alkitab
Kristus ditemukan di dalam semua kitab Perjanjian Lama dan
Perjanjian Baru - kurang jelas dalam kitab-kitab permulaan, lebih
jelas dalam kitab-kitab yang di tengah, dan secara lengkap dalam
kitab-kitab yang terakhir - namun secara nyata dan terus terang Ia
ditemukan di mana-mana. Pengorbanan Kristus di atas salib dan
kerajaan-Nya adalah hal-hal yang harus kita ingat bila membaca
bagian mana pun dari Kitab Suci. Dialah yang menjadi kunci untuk
memahami banyak bagian yang sukar di dalam Alkitab. Mari saya
tunjukkan kepada Anda apa yang saya maksud:
a. Pengorbanan dan penyaliban Kristuslah yang digambarkan dalam
korban-korban binatang sembelihan di Perjanjian Lama. Korban-
korban itu menunjukkan bagaimana korban pengganti bagi orang
berdosa dapat menghapuskan dosa melalui penumpahan darah; "tanpa
penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibr. 9:22). Ingatlah
juga perkataan Yesus yang penting, "Inilah darah-Ku, darah
perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan
dosa" (Mat. 26:28).
b. Pengorbanan Kristuslah yang digambarkan Habel ketika ia
mempersembahkan korban yang lebih baik daripada Kain, saudaranya
(Kej. 4). Dalam mempersembahkan seekor binatang dari kawanan
ternak gembalaannya sebagai pengganti dirinya sendiri, Habel
menunjukkan bahwa ia memahami bahwasanya tanpa penumpahan darah
tidak ada pengampunan.
c. Kristuslah yang dinubuatkan Henokh selama merajalelanya
kejahatan dahsyat manusia sebelum air bah pada zaman Nuh, ketika
ia berkata, "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang
kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang" (Yud. 1:14-15).
d. Kristuslah yang dipikirkan Abraham ketika ia mempercayai janji
Allah bahwa melalui salah satu keturunannya semua bangsa akan
diberkati. Seperti yang Tuhan Yesus katakan kepada orang-orang
Yahudi, "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-
Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita" (Yoh. 8:56).
e. Kristuslah yang dibicarakan Yakub kepada anak-anaknya ketika
menjelang ajal ia menubuatkan, "Tongkat kerajaan tidak akan
beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara
kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya
akan takluk bangsa-bangsa" (Kej. 49:10).
f. Semua upacara yang berkaitan dengan hukum Taurat yang Allah
berikan kepada bangsa Israel dirancang untuk mengajar mereka
tentang karya Kristus, Mesias yang akan datang itu. Korban-
korban pagi dan petang, penumpahan darah yang terus-menerus,
perabot kemah suci, imam besar, pasah (Passover), hari
pendamaian, kambing Azazel - semua ini adalah gambaran tentang
Kristus dan karya-Nya.
g. Semua mujizat yang setiap hari terjadi di hadapan bangsa Israel
di padang gurun ketika mereka meninggalkan Mesir adalah gambaran
tentang karya Kristus. Tiang awan dan tiang api yang menuntun,
manna dari sorga, air dari gunung batu, ular tembaga yang bila
dipandang akan menghindarkan orang dari kematian akibat gigitan
ular-ular tedung berbisa - semua ini dan banyak yang lain
dimaksudkan untuk mengajarkan tentang natur pelayanan Kristus
(1Kor. 10:4).
h. Kristuslah yang dicontohkan dalam diri para hakim, karena mereka
diangkat agar menjadi juruselamat bagi orang-orang yang dalam
kesesakan.
i. Kristuslah yang digambarkan dalam diri Daud. Daud dipilih
menjadi raja padahal hanya sedikit orang yang menyegani dan
menghormatinya; ia dihina dan dianiaya oleh banyak orang dari
bangsanya sendiri, namun pada akhirnya ia menjadi raja besar dan
penuh kemenangan - semua ini mengingatkan kita pada Kristus.
j. Kristuslah yang dibicarakan semua nabi, mulai dari Yesaya sampai
Maleakhi. Kadang-kadang mereka berbicara tentang penderitaan-
Nya, kadang-kadang kemuliaan-Nya. Kadang-kadang mereka diilhami
untuk berbicara tentang kedatangan-Nya yang pertama dalam
kerendahan hati, kadang-kadang tentang kemuliaan kedatangan-Nya
yang kedua. Kadangkala mereka melihat kedua kedatangan-Nya dan
membicarakannya seolah-olah keduanya itu satu, tetapi Kristuslah
yang selalu ada dalam pikiran mereka.
k. Perjanjian Baru penuh dengan Kristus. Kitab-kitab Injil
berbicara tentang kehidupan-Nya di tengah-tengah umat-Nya; Kisah
Para Rasul berbicara tentang Kristus yang diberitakan oleh
orang-orang percaya mula-mula; Surat-surat para rasul
memberikan penjelasan yang teliti tentang pengajaran-pengajaran
Kristus, kitab Wahyu menjelaskan tentang akhir dari semuanya, ke
mana Kristus akan membawa segala sesuatu.
Kapan saja Anda mempelajari Alkitab, saya mendesak Anda untuk
mengingat bahwa Kristus adalah semua dan di dalam segala
sesuatu!
3. Marilah kita memahami bahwa Kristus ada di dalam semua pengalaman
religius semua orang Kristen sejati
Dengan mengatakan ini saya tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa
kebenaran-kebenaran Alkitab lainnya seperti doktrin Trinitas,
doktrin pemilihan Allah Bapa atas umat-Nya, atau doktrin Roh Kudus
yang menguduskan umat Allah tidak penting. Saya sungguh yakin bahwa
saat sampai di sorga setiap orang percaya akan memuji dan
memegahkan tiga Pribadi dalam diri Allah, yakni Bapa, Anak, dan Roh
Kudus.
Walaupun begitu, saya melihat bukti yang jelas dalam Kitab Suci
bahwa Allah memaksudkan agar Kristus khususnya menangani masalah
penyelamatan manusia. Kelahiran dan kematian-Nya adalah dasar dari
keselamatan yang sepenuhnya. Kristus adalah jalan dan pintu yang
melaluinya semua orang percaya harus datang kepada Allah. Paulus
menulis kepada orang percaya di Kolose, "Seluruh kepenuhan Allah
berkenan diam di dalam Dia [Kristus]" (Kol. 1:19). Matahari
memiliki arti bagi langit kita, begitu pula Kristus bagi
Kekristenan.
a. Kristus adalah semua dalam pembenaran orang berdosa di hadapan
Allah. Bagaimanakah kita dapat diterima di hadapan Allah? Bukan
karena apa pun yang pernah kita lakukan! Kita semua bersalah
dalam hal melanggar hukum-hukum Allah. Jadi, bagaimana kita
dapat mendekati Allah? Kita bisa datang kepada-Nya hanya dalam
nama Yesus, sembari menyatakan bahwa Ia mati bagi orang-orang
durhaka dan bahwa kita mempercayai-Nya. Nama Kristus adalah
satu-satunya nama, satu-satunya jasa yang melaluinya siapa saja
dapat mencapai sorga.
Jangan pernah kita lupa bahwa Kristus harus menjadi semua bagi
siapa pun yang ingin dibenarkan di hadapan Allah. Kita harus
puas dengan pergi ke sorga sebagai pengemis-pengemis rohani,
yang hanya mengandalkan kasih karunia Allah dan karunia
keselamatan-Nya untuk semua orang yang beriman hanya kepada
Kristus.
b. Kristus adalah semua dalam pengudusan orang percaya. Jangan
salah mengerti saya bila saya mengatakan hal ini. Saya tidak
bermaksud mengecilkan pekerjaan Roh Kudus yang berdiam di dalam
diri orang-orang percaya. Tetapi yang saya maksudkan ialah bahwa
tidak seorang pun dapat menjadi kudus jika mereka tidak datang
terlebih dahulu kepada Kristus dan dipersatukan dengan-Nya oleh
iman. Yesus sendiri berkata, "Di luar Aku kamu tidak dapat
berbuat apa-apa" (Yoh. 15:5). Tidak seorang pun dapat bertumbuh
dalam kekudusan kecuali mereka menjadi satu dengan Kristus.
c. Kristus adalah semua dalam memberikan penghiburan bagi orang-
orang percaya dalam kehidupan ini. Orang percaya mempunyai
dukacita mereka sendiri sama seperti orang lain. Mereka
mempunyai tubuh yang sama lemahnya seperti orang lain. Mereka
mempunyai natur yang sensitif, barangkali lebih sensitif
daripada banyak orang lainnya. Mereka harus menanggung kesedihan
karena kematian, melawan pola pikir dunia, menjalani kehidupan
yang tak bercela. Mereka kerap dianiaya, dan sama seperti orang
lainnya, mereka harus mati. Tetapi orang-orang Kristen semacam
ini mempunyai suatu penghiburan yang besar; "dalam Kristus ada
nasihat, ada penghiburan kasih" (Flp. 2:1). Kristus adalah
sahabat yang lebih dekat daripada seorang saudara kandung; hanya
Dia yang dapat menghibur umat-Nya. Bagaimana orang percaya
menanggung kesusahan-kesusahan hidup kelihatan luar biasa,
tetapi alasan di balik semuanya itu adalah bahwa Kristus memberi
penghiburan yang luar biasa.
d. Kristus adalah semua dalam pengharapan orang Kristen tentang
masa depan. Hampir semua orang mempunyai harapan-harapan
pribadi untuk masa depan. Tetapi kebanyakan harapan itu tidak
mempunyai dasar yang kuat. Orang yang tidak percaya tidak
mempunyai kepastian tentang harapan di masa depan. Harapan orang
Kristen untuk masa depan didasarkan pada fakta bahwa Yesus
Kristus akan datang kembali - datang kembali untuk mengumpulkan
semua keluarga-Nya agar mereka bersama-sama dengan Dia untuk
selamanya. Oleh karenanya, orang percaya mampu menunggu masa
depan mereka dengan sabar. Mereka dapat menanggung berbagai
kesukaran tanpa bersungut-sungut sebab mereka sedang menunggu
kedatangan Tuhan kembali dengan pengetahuan yang pasti.
Sekarang orang percaya dapat menjadi moderat dalam segala
perkara sebab mereka tahu bahwa harta mereka ada di sorga, hal-
hal yang terbaik bagi mereka masih akan datang! Dunia ini bukan
tempat perhentian kita, melainkan sebuah hotel. Hotel bukan
rumah. Kristus akan datang, sorga akan datang - dan itu sudah
cukup. "Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari
pada-Nyalah harapanku" (Mzm. 62:6).
4. Marilah kita memahami bahwa Kristus adalah semua di sorga
Tidak mudah untuk berbicara tentang pokok bahasan ini, karena saya
tidak bisa bicara banyak tentang suatu dunia yang tidak terlihat
dan tidak dikenal, seperti sorga! Tetapi inilah yang saya tahu,
bahwa semua orang yang mencapai sorga akan menemukan bahwa di sana
pun Kristus adalah semua.
Seperti mezbah di Kemah Suci dan Bait Allah di Perjanjian Lama,
luka-luka Kristus yang disalib akan menjadi objek puji-pujian yang
besar di sorga. Di tengah-tengah takhta Allah akan ada Dia yang
menyerupai "Anak Domba seperti telah disembelih" (Why. 5:6).
Nyanyian semua penghuni sorga adalah, "Anak Domba yang disembelih
itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan
kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!" (Why. 5:12).
Kehadiran Kristus di sorga adalah semua. Kita akan melihat wajah-
Nya, mendengar suara-Nya, dan berbicara dengan-Nya seperti sahabat
dengan sahabat. Kehadiran-Nya akan memuaskan semua kebutuhan kita.
Melayani Tuhan Yesus Kristus akan menjadi pekerjaan abadi bagi
penghuni sorga. Pada akhirnya, orang-orang percaya akan dapat
bekerja bagi-Nya tanpa gangguan dan melayani Dia tanpa merasa
lelah.
Betapa sorga akan menjadi tempat yang manis dan mulia bagi mereka
yang telah mengasihi Tuhan Yesus selagi mereka masih berada di
bumi. Tetapi yang menyedihkan adalah ada banyak orang yang
berbicara tentang kepergian menuju sorga bila mereka meninggal,
tetapi tidak mempunyai hubungan yang benar dengan Kristus. Di
dunia, mereka tidak menghormati-Nya, jadi apa yang akan mereka
lakukan di sorga? Di dunia, mereka tidak mempunyai persekutuan
dengan-Nya, jadi apa yang akan mereka lakukan di sorga? Di dunia,
mereka tidak menikmati perkara-perkara rohani, jadi bagaimana
mereka bisa mendapatkan sukacita di sorga?
Saya harap saya telah mulai menunjukkan kepada Anda betapa dalamnya
makna yang ada dalam frasa "Kristus adalah semua." Ada lebih banyak
lagi yang semestinya bisa saya katakan. Misalnya, Kristus seharusnya
adalah semua dalam kehidupan dan ibadah semua gereja Kristen. Upacara-
upacara yang semarak, gedung-gedung yang indah, jajaran hamba Tuhan
yang profesional, semua ini tidak ada artinya jika Tuhan Yesus tidak
diberi penghormatan yang tertinggi. Gereja di mana Kristus bukan semua
hanyalah menjadi kerangka yang mati.
Saya dapat menegaskan bahwa Kristus seharusnya adalah semua dalam
pengajaran seluruh pelayanan Kristiani. Para pengkhotbah dan guru
Kristen harus menjadi duta-duta yang membawa berita tentang Anak Allah
kepada dunia yang tidak percaya, dan jika mereka mengajar orang untuk
memikirkan lebih banyak hal yang lain selain Anak Allah, maka mereka
tidak cocok menjadi pengkhotbah dan guru Kristen. Allah tidak akan
pernah menghormati suatu pelayanan yang tidak mengajarkan bahwa
Kristus adalah semua.
Saya pun dapat menunjukkan betapa Alkitab tampaknya menghabiskan
bahasa dalam menggambarkan semua pelayanan Tuhan Yesus yang beraneka
ragam. Imam Besar, Pengantara, Penebus, Juruselamat, Pembuka Jalan,
Jaminan, Panglima, Sang Amin, Yang Mahakuasa, Allah yang Perkasa,
Penasihat - semua ini dan masih banyak lagi adalah sebutan yang
diberikan kepada Kristus dalam Kitab Suci. Cara-cara yang
menggambarkan kepenuhan Kristus ini kelihatannya hampir tidak ada
habis-habisnya!
Apakah Kristus adalah semua bagi Anda, hai pembaca? Jika tidak, maka
belajarlah dari apa yang telah saya katakan di sini bahwa iman
kepercayaan tanpa Kristus itu sama sekali tidak ada gunanya. Apakah
Kristus adalah semua bagi Anda? Jika tidak, maka belajarlah dari apa
yang telah saya katakan di sini bahwa sama sekali tidak ada gunanya
untuk berusaha menambahkan apa pun pada apa yang telah Kristus
kerjakan bagi keselamatan orang-orang berdosa. Anda jangan pernah
berpikir bahwa keselamatan ialah oleh Kristus ditambah dengan sesuatu
yang telah Anda kerjakan. Hal itu berarti mengubah rencana keselamatan
Allah yang di dalamnya Kristus adalah semua.
Apakah Kristus adalah segala bagi Anda? Jika tidak, maka langsunglah
berhubungan dengan Kristus sekarang! Hanya memandang sekoci penyelamat
tidak akan menyelamatkan pelaut yang mengalami karam kapal, kecuali ia
benar-benar masuk ke dalamnya. Hanya memandang roti tidak akan
menyelamatkan orang dari kelaparan kecuali ia sungguh-sungguh
memakannya. Demikian juga, yang akan menyelamatkan Anda bukan
pengetahuan tentang Kristus, atau bahkan kepercayaan Anda bahwa Ia
seorang Juruselamat, tetapi harus ada transaksi yang sebenarnya antara
Anda dan Dia, yaitu dengan sengaja Anda mengikatkan diri kepada-Nya.
Anda harus dapat berkata, "Kristus adalah Juruselamat saya, karena
saya telah datang kepada-Nya dengan rasa percaya dan iman dan telah
mengambil Dia sebagai milik saya."
Martin Luther berkata, "Ternyata dalam Kekristenan banyak digunakan
kata ganti milik. Ambillah kata "ku" (my) dari saya, maka Anda telah
mengambil Allah-ku!" Marilah kita hidup bergantung pada Kristus.
Marilah kita hidup bersama Kristus. Marilah kita hidup mengarah pada
Kristus. Dengan berbuat demikian, kita akan mencapai damai sejahtera
yang besar dan membuktikan bahwa "tanpa kekudusan tidak seorang pun
akan melihat Tuhan" (Ibr. 12:14).
end
======================================================================
Bahan diambil dari sumber:
--------------------------
Judul Buku : Aspek-aspek Kekudusan
Penulis : J.C. Ryle
Penerbit : Momentum, Surabaya, 2003
Halaman : 149 - 160
|