Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/opendoors/94

OpenDoors edisi 94 (1-4-2015)

Open Doors -- April 2015


BULETIN DOA "OPEN DOORS" -- APRIL 2015

Rabu, 1 April 2015 -- Kazakhstan

Berdoalah untuk seluruh gereja Injili di Kazakhstan yang sedang 
berusaha mendaftar dan memperoleh izin beribadah di kantor-kantor 
pemerintahan setempat. Salah satu gereja telah ditolak tiga kali meski 
telah melengkapi semua berkas dan ketentuan yang diwajibkan. Pihak 
pemerintah selalu menghindar dan menyulitkan gereja dalam proses 
tersebut. Berdoalah untuk situasi ini.

Kamis, 2 April 2015 -- Bangladesh

Puji Tuhan, untuk Kelas Pendalaman Alkitab yang diselenggarakan Open 
Doors di Bangladesh pada September lalu. Basonti (34), seorang istri 
dan ibu dua anak dari latar belakang agama H yang bertobat sejak tahun 
2008, mengikuti kelas tersebut dan setelahnya bersaksi; "Saya sangat 
bersukacita atas kesempatan mengikuti program ini. Kini, saya 
mengerti, saya adalah alat Tuhan untuk pekerjaan-Nya di dunia. Saya 
memperbarui komitmen saya untuk menjadi `penjala manusia`." Berdoalah 
untuk Basonti serta puluhan peserta lainnya.

Jumat, 3 April 2015 -- Sri Lanka

Beberapa anak sekolah minggu di Sri Lanka ditolak saat mendaftar di 
sekolah-sekolah negeri karena iman mereka kepada Kristus. Akibatnya, 
mereka terpaksa mendaftar di sekolah-sekolah swasta yang lokasinya 
sangat jauh, dengan biaya sekolah yang sangat mahal. Berdoalah untuk 
anak-anak ini dan orang tua mereka, juga agar diskriminasi terhadap 
anak-anak Kristen segera dihapuskan.

Sabtu, 4 April 2015 -- Iran

Berdoalah untuk Khamenei, salah satu imam Syiah yang cukup berpengaruh 
di Iran. Berdoalah agar mereka membuka hati untuk Injil sehingga dapat 
menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Kiranya kesaksian 
umat Tuhan yang teraniaya di Pengadilan Revolusioner Iran menyentuh 
dan mengubah hati setiap imam yang berkuasa.

Minggu, 5 April 2015 -- Jazirah Arab

Seorang wanita SALAM yang menjadi tahanan rumah karena murtad dari 
agamanya sempat merasa ragu akan keputusannya mengikut Tuhan. Namun, 
firman Allah dalam Mazmur 143:8 telah meneguhkan hatinya. Berdoalah 
untuk pertumbuhan iman saudari kita ini, juga agar perlindungan dan 
pemeliharaan Allah tercurah atas dia.

Senin, 6 April 2015 -- Maroko

Berdoalah untuk kelas-kelas pemuridan yang telah diselenggarakan di 
Maroko sepanjang bulan Maret kemarin. Selain kelas-kelas itu, kami 
juga menyelenggarakan pertemuan kelompok sel dan pelatihan hamba-hamba 
Tuhan. Kiranya segala program yang telah terselenggara dapat 
memberkati setiap peserta dan membuahkan hasil yang maksimal bagi 
Kerajaan Allah dan kehendak-Nya di Maroko.

Selasa, 7 April 2015 -- Aljazair

Marilah kita mengucap syukur atas pertumbuhan gereja di Aljazair. 
Berdoalah agar gereja-gereja di Aljazair sanggup menjala jiwa-jiwa 
baru dan memuridkan mereka. Kiranya pelatihan dan pengajaran yang 
didapatkan dari gereja akan membekali jiwa-jiwa baru tersebut sehingga 
mereka bertumbuh menjadi saksi-saksi Kristus yang siap menjadi 
penjala-penjala manusia.

Rabu, 8 April 2015 -- China

Sister Teresa adalah seorang hamba Tuhan dari latar belakang agama B, 
yang kini berjuang dari kondisi kesehatan yang menurun akibat penyakit 
Kelenjar Tiroid yang dideritanya. Sebelum sakit, ia berniat membuka 
kembali pelayanan di dua tempat yang sebelumnya ditutup polisi. Ia 
juga ingin agar dapat mengabarkan Injil bersama suaminya ke daerah-
daerah lain. Berdoalah untuk kesembuhan Sister Teresa, serta 
perlindungan dan penyertaan Tuhan dalam pelayanannya.

Kamis, 9 April 2015 -- Libya

Situasi dan keamanan di Libya kini sangatlah kacau dan rentan terhadap 
tindak anarkis. Dalam situasi ini, berdoalah untuk Brother Hichem, 
seorang SALAM yang harus merahasiakan iman Kristennya di negara ini. 
Berdoalah untuk perlindungan Tuhan atas Brother Hichem dalam 
kehidupannya sehari-hari.

Jumat, 10 April 2015 -- Nepal

Mintalah kepada Tuhan agar Ia senantiasa memampukan komisi Hak Asasi 
Manusia di Nepal dalam menuntut kesetaraan hak dan toleransi beragama 
di negara itu. Berdoalah agar upaya mereka melindungi hak-hak umat 
Kristen dan kaum minoritas lainnya dapat berhasil di tengah dominasi 
umat H yang sering menganiaya mereka.

Sabtu, 11 April 2015 -- Israel dan Wilayah Palestina

Banyak wanita di Israel dan wilayah Palestina menderita trauma sebagai 
korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), khususnya yang disebabkan 
oleh faktor agama dan ras. Untuk mengatasi hal ini, dua tim telah 
dipersiapkan Open Doors untuk memberikan konseling pascatrauma kepada 
30 wanita Kristen Palestina dan 50 wanita Yahudi Mesianik yang beriman 
kepada Yesus. Berdoalah untuk kesuksesan program ini, juga untuk 
seluruh peserta dan tim konselor yang melayani.

Minggu, 12 April 2015 -- Ethiopia

Puji syukur kepada Tuhan atas bantuan Saudara sekalian yang telah 
diterima Jemal dari Ethiopia melalui Open Doors. Kini, Jemal sudah 
dapat hidup mandiri, bahkan melanjutkan studinya. Melalui program 
pemuridan, Jemal belajar untuk mengampuni setiap orang yang telah 
menganiaya dia. Teruslah berdoa untuk pemulihan jiwa Jemal.

Senin, 13 April 2015 -- Lebanon

Berdoalah untuk umat Kristen di Lebanon. Pihak yang berwajib 
mengatakan bahwa situasi di Lebanon sebelumnya tidak pernah 
semenantang ini, dan setiap warga harus siap bila sewaktu-waktu perang 
saudara pecah di negara ini. Meski banyak pengungsi Suriah menemukan 
perlindungan di negara ini, kekerasan dan serangan bom hingga kini 
masih melanda wilayah perbatasan Lebanon dengan Suriah.

Selasa, 14 April 2015 -- Malaysia

Berdoalah untuk kasus-kasus intoleransi beragama yang kian berkembang 
di Malaysia Timur. Di wilayah yang merupakan rumah bagi 2/3 populasi 
Kristen di Malaysia ini, siswa-siswi Kristen dilarang mengenakan 
kalung salib, sementara mahasiswa-mahasiswi Kristen dilarang 
mengadakan ibadah persekutuan doa. Kiranya Tuhan Yesus terus 
menguatkan anak-anak-Nya yang menghadapi pelarangan dan diskriminasi 
ini.

Rabu, 15 April 2015 -- Irak

Seorang pengerja kami berkata, "Kami tidak ingin melihat perpecahan 
terjadi di Irak. Cukup menyakitkan saat wilayah utara Irak menuntut 
kemerdekaan dan kedaulatannya." Berdoalah agar seluruh wilayah Irak 
dapat bersatu kembali, juga untuk kesatuan hati seluruh warganya yang 
hingga kini masih dihantui rasa takut akan suasana perang.

Kamis, 16 April 2015 -- Uzbekistan

Baru-baru ini, kantor Kementerian Dalam Negeri Uzbekistan mengeluarkan 
sebuah penyataan resmi bahwa kepolisian Uzbek telah menghentikan 
aktivitas ibadah gereja Full Gospel karena dianggap ilegal. Berdoalah 
untuk situasi ini, terutama karena gereja tersebut telah lama menerima 
tekanan dan penganiayaan dari pemerintah.

Jumat, 17 April 2015 -- Suriah

Apakah kemelut peperangan di Suriah tidak akan selesai? Kapankah 
pembantaian massal, kekerasan, dan pengrusakan atas negeri yang indah 
itu berhenti terjadi? Kian hari, situasi tampak lebih buruk dari 
sebelumnya. Ambillah waktu khusus hari ini untuk berdoa bagi Suriah, 
juga bagi tubuh Kristus yang teraniaya, yang terpaksa mengungsi dari 
tanah kelahirannya.

Sabtu, 18 April 2015 -- Brunei

Oleh karena letak geografis yang berdekatan, Brunei dan Malaysia 
memiliki hubungan bilateral yang cukup dekat. Konsekuensinya, segala 
perkembangan yang terjadi di Malaysia dapat dengan mudah berdampak 
secara luas di Brunei. Contohnya, larangan penggunaan kata "Allah" di 
Malaysia, kemudian diterapkan juga di Brunei meskipun pada taraf yang 
lebih rendah. Berdoalah agar melemahnya toleransi beragama di Malaysia 
tidak akan menular hingga ke Brunei.

Minggu, 19 April 2015 -- Laos

"Saya membaca Alkitab dan berdoa setiap hari. Punggung dan tulang 
belakang yang lemah lebih mendekatkan saya kepada Tuhan. Sebab, 
sekarang saya punya lebih banyak waktu untuk berada dalam hadirat 
Tuhan," ujar Bapak Lo, seorang pemimpin gereja suku di Laos. Berdoalah 
untuk kesehatan Bapak Lo dan para pemimpin gereja lainnya yang juga 
berusia lanjut sehingga mereka sanggup terus melayani Tuhan di Laos.

Senin, 20 April 2015 -- Lebanon

Berdoalah untuk gereja di Lebanon agar senantiasa bangkit dan 
berdampak positif bagi negaranya. Khususnya kaum muda, agar menjadi 
terang di tengah masyarakat. Berdoalah juga untuk ratusan ribu 
pengungsi di Lebanon agar dapat menyaksikan mukjizat Allah selama 
mereka mencari perlindungan di negara itu.

Selasa, 21 April 2015 -- Kenya

Umat Kristen di wilayah timur laut Kenya membutuhkan doa-doa kita. 
Gereja Anglikan St. Andrew di Mandera, Kenya, kini ditutup setelah 11 
jemaatnya tewas dalam dua serangan yang dilancarkan ekstremis Al-
Shabaab pada 23 November dan 2 Desember lalu. Berdoalah untuk keluarga 
jemaat yang menjadi korban dalam kedua serangan tersebut. Berdoalah 
juga agar umat Kristen di wilayah ini dikuatkan dalam iman.

Rabu, 22 April 2015 -- Mesir

Berdoalah untuk situasi genting yang terjadi karena serangan-serangan 
yang dilancarkan oleh para pendukung Persaudaraan M (Ikhwanul M) serta 
kelompok radikal lainnya terhadap polisi dan tentara keamanan di 
provinsi Sinai Utara, Mesir. Akibat dari serangan-serangan itu, 
sejumlah bangunan dan infrastruktur kota porak poranda. Berdoalah agar 
Tuhan menggagalkan upaya para pengacau yang ingin menghancurkan 
negaranya itu.

Kamis, 23 April 2015 -- India

Berdoalah untuk wilayah Koridor Merah di India, di mana umat Kristen 
dianiaya oleh kelompok komunis militan Naxalites. Telah terjadi 
berbagai kasus penganiayaan seperti pengusiran umat Kristen dari desa-
desa tempat tinggal mereka, yang dilakukan oleh militan Naxalites yang 
bergabung dengan ekstremis lokal lainnya.

Jumat, 24 April 2015 -- Korea Utara

Berdoalah untuk anak-anak Kristen di Korea Utara. Situasi yang 
berbahaya membuat para orang tua harus menunggu hingga anak-anak 
mereka besar untuk menceritakan tentang pribadi Yesus Kristus. Bila 
tidak, anak-anak yang masih polos secara tidak sengaja dapat membuka 
rahasia iman orang tua mereka, yang akan berujung pada penangkapan dan 
penjeblosan ke dalam kamp-kamp kerja paksa.

Sabtu, 25 April 2015 -- Maladewa

Ada sejumlah besar ekspatriat Kristen yang melayani di Maladewa, 
mereka kesulitan untuk dapat beribadah secara rutin. Hal ini 
disebabkan karena segala aktivitas keagamaan di luar agama M dianggap 
sebagai aktivitas ilegal di Maladewa. Berdoalah agar mereka menemukan 
jalan untuk dapat bersekutu dan beribadah sehingga dapat menjadi saksi 
Kristus bagi warga Maladewa.

Minggu, 26 April 2015 -- Israel dan Wilayah Palestina

Saat ini, kelas pemuridan selama 3 bulan Lech Lecha sudah mulai 
berjalan di Israel dan wilayah Palestina. Berdoalah untuk para 
pengajar, juga tentunya para peserta pemuridan, yaitu anak-anak muda 
Israel yang telah menyelesaikan Wajib Militer.

Senin, 27 April 2015 -- Irak

Berdoalah untuk jemaat Tuhan di Irak agar pantang menyerah dalam 
situasi yang sangat sulit ini. Kini, desa-desa di wilayah utara Irak 
telah kosong tak berpenghuni, begitu pula bangunan gereja di sana. 
Berdoalah agar suatu hari nanti mereka dapat kembali ke rumah masing-
masing dan kembali hidup dalam rasa aman.

Selasa, 28 April 2015 -- Kazakhstan

Berdoalah untuk sebuah gereja Injili di Kazakhstan yang sering kali 
ditekan saat berupaya mendapatkan izin beribadah dari pemerintah. 
Pemerintah berusaha menghindar dari gereja agar dapat mengulur proses 
perizinan ini hingga lebih dari 6 bulan, padahal biasanya hanya 
membutuhkan waktu 1 bulan saja. Berdoalah untuk situasi ini.

Rabu, 29 April 2015 -- Iran

Puji Tuhan untuk pembebasan Abdolreza Haghnejad dan Reza Rabbani di 
bulan Desember 2014, yang telah dipenjara sejak Mei 2014. Berdoalah 
untuk pemulihan fisik dan mental keduanya yang menerima tekanan berat 
selama di dalam penjara. Berdoalah juga agar mukjizat terjadi atas 
lebih dari 80 orang Kristen lainnya, yang hingga kini masih mendekam 
dalam beberapa penjara di Iran.

Kamis, 30 April 2015 -- Korea Utara

Berdoalah untuk Eun-Jeong, seorang wanita Kristen asal Korea Utara 
yang saat ini berada dalam penjara. Ia dan suaminya bertobat di China, 
tetapi tak lama suaminya meninggal. Saat sedang menangisi kepergian 
suaminya di pinggir sungai, polisi yang sedang berpatroli justru 
menangkap wanita malang itu. Berdoalah untuk wanita yang sangat 
bersemangat dalam mengabarkan Injil ini agar ia tetap bertahan dalam 
iman dan terus mengabarkan Injil di dalam penjara.


Kontak: doa(at)sabda.org
< http://www.opendoors.org >
< http://misi.sabda.org/yayasan_obor_damai_indonesia >
< http://www.sabda.org/publikasi/opendoors >
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org