Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2010/30

e-JEMMi edisi No. 30 Vol. 13/2010 (27-7-2010)

Arab

______________________________  e-JEMMi  _____________________________
                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI

EDITORIAL
PROFIL BANGSA: Arab Levant
SUMBER MISI: Christian Missionary Fellowship International
KESAKSIAN MISI: R dan Keluarganya Dibebaskan dari Dakwaan Penghujatan
DOA BAGI MISI DUNIA: Uni Emirat Arab, Somaliland
DOA BAGI INDONESIA: Pelayanan RB di Aceh
STOP PRESS: 40 Hari Mengasihi Bangsa dalam Doa
______________________________________________________________________

        TO BE RICH IN GOD IS BETTER THAN TO BE RICH IN GOODS
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,

  Saat ini, hanya ada segelintir organisasi pelayanan yang menginjili
  suku Arab Levant. Sangat sedikit siaran radio Kristen yang
  mengudara di daerah ini dan hanya sebagian kitab Perjanjian baru
  yang telah diterjemahkan dalam bahasa mereka. Beban misi untuk
  orang Arab Levant inilah yang kami harap ditangkap oleh para
  pembaca melalui artikel yang kami sajikan di Kolom Artikel Misi.

  Akhirnya, mohon tidak lupa berdoa bagi misi dunia dan bagi ibu
  pertiwi yang kita cintai, Indonesia. Selamat menikmati suguhan edisi
  kali ini. Tuhan memberkati.

  Redaksi tamu e-JEMMi,
  Wilfrid Johansen
  http://misi.sabda.org
  http://fb.sabda.org/misi
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA

                             ARAB LEVANT

  SIAPAKAH MEREKA?

  Suku Arab Levant berasal dari Jazirah Arab yang kemudian bermigrasi
  ke Afrika Utara. Saat ini ada beberapa ratus ribu orang Arab Levant
  yang menempati bagian tepi utara padang pasir Arab. Mereka tersebar
  mulai dari Israel, Kuwait, hingga ke Iran. "Levant" adalah istilah
  yang cukup luas karena mereka terdiri dari beberapa kelompok Arab
  seperti orang Arab Yordania, Palestina, Irak, Yahudi, Kaldea, dan
  Suriah.

  Banyak ahli menerka bahwa orang Arab dari Jazirah Arab adalah
  orang-orang Arab yang mula-mula. Budaya Arab berkembang dari
  kelompok-kelompok pengembara dan penduduk yang sudah hidup di padang
  pasir Arab sejak berabad-abad yang lalu. Dari sanalah suku Arab
  mulai bermigrasi, yang pada akhirnya berperan besar dalam perluasan
  dunia Arab.

  Suku Arab Levant memiliki hubungan yang dekat dengan Islam di
  sepanjang sejarah mereka. Hari ini, hampir semua dari mereka,
  kecuali orang Arab Yahudi, adalah Muslim. Dua cabang utama Islam di
  wilayah ini adalah kaum Syiah dan kaum Syafii. Kebanyakan orang Arab
  Levant berbicara dalam sejenis bahasa Arab yang disebut bahasa
  Arabiya, dengan berbagai variasi dialek. Yang lainnya berbicara
  dalam sejenis bahasa Arab yang disebut bahasa Mashriqi.

  SEPERTI APA KEHIDUPAN MEREKA?

  Suku Arab Levant pada umumnya tinggal di pemukiman yang berada di
  dekat wilayah yang subur; mereka juga dapat dijumpai di dekat kaki
  gunung yang tidak terlalu gersang. Walaupun mereka menetap di
  perkotaan atau di pedesaan, mereka tetap berpegang teguh pada
  identitas kesukuan mereka.

  Ada bermacam-macam suku di sana yang dipimpin oleh seorang yang
  dipanggil Syekh (kepala suku Arab yang dianggap ahli dalam agama
  Islam dan alam gaib). Desa-desa mereka yang bentuknya seperti
  benteng mudah dilindungi. Setiap rumah memiliki jendela di setiap
  sisinya dan dibangun menghadap keluar desa mereka. Setiap orang
  maupun barang yang melewati kota diawasi dengan ketat.

  Rumah-rumah mereka biasanya penuh dengan dekorasi. Ruangan-ruangan
  di rumah mereka biasanya memunyai karpet, dan ketika akan masuk
  rumah, mereka harus melepas sepatu mereka di depan pintu. Di
  sepanjang tembok dijejerkan bantal-bantal untuk diduduki dan
  disandari. Ruang tamu utama dan dapur terletak di lantai atas.
  Atap-atap datar tersebut digunakan oleh para wanita untuk menjemur
  cucian.

  Kehidupan sosial sangatlah penting bagi orang Arab. Mereka gemar
  meluangkan waktu mereka setiap hari untuk minum kopi sambil duduk di
  lantai dan mereka meminumnya dalam gelas tanpa gagang. Makanan
  mereka terdiri dari roti gandum dan bubur yang dicampur dengan
  daging atau ayam rebus.

  Walaupun mendapatkan pengajaran Islam, masih ada perbedaan kelas
  yang nyata di Arab. Jenis pakaian yang mereka kenakan merupakan
  salah satu faktor pembeda. Kita dapat mengenali cara berpakaian
  orang Levant karena mereka mengenakan pakaian yang lain dibanding
  penduduk lain. Para wanita mengenakan cadar di luar dan di dalam
  rumah. Anak laki-laki yang beranjak dewasa menunjukkan kedewasaan
  mereka dengan mengganti tutup kepala mereka serta membawa belati.

  Walaupun pria Muslim diizinkan memunyai hingga empat istri, namun
  hampir setiap perkawinan orang Arab Levant adalah monogami. Dahulu
  semua pernikahan diatur oleh orang tua, namun sekarang muda-mudi
  sudah diperbolehkan untuk memilih pasangan mereka sendiri. Anak
  perempuan dianggap siap menikah pada umur 9 tahun.

  Akhir-akhir ini banyak pengembara Arab Levant yang menetap di
  desa-desa di pegunungan. Di sana mereka menanam gandum,
  sayur-sayuran, kopi, melon, kurma, mangga, dan delima. Hewan ternak
  dipelihara untuk diambil susu dan telurnya.

  APAKAH KEPERCAYAAN MEREKA?

  Hampir semua orang Arab Levant adalah Muslim. Islam adalah agama
  yang berdasar pada lima rukun Islam. (1) Umat Muslim harus mengakui
  bahwa "tiada Allah lain selain Allah, dan Muhamad adalah rasul
  Allah." (2) Mereka harus menjalankan solat lima kali sehari
  menghadap Mekkah. (3) Mereka harus berzakat. (4) Mereka harus
  berpuasa selama bulan Ramadhan, bulan ke-9 dalam kalender Islam.
  (5) Mereka harus berusaha menjalankan haji ke Mekkah paling tidak
  sekali seumur hidup.

  Islam memunyai pengaruh yang kuat dalam kehidupan orang Arab
  Levant. Untuk melestarikan adat penduduknya, mereka hanya diizinkan
  menikah dengan sesama suku mereka. Masyarakat Arab Levant menganut
  paham patrilineal, yang berarti warisan mereka diberikan kepada
  pihak pria. Dalam sistem ini, para pria mendapat warisan yang lebih
  banyak dibandingkan para wanita. Karena anak-anak dianggap sebagai
  aset besar keluarga, kemampuan perempuan melahirkan sangat dihargai
  di sana.

  APAKAH YANG MEREKA PERLUKAN?

  Injil perlu diberitakan di antara penduduk Arab Levant. Saat ini
  hanya ada segelintir organisasi yang melayani suku ini. Selain
  itu, sangat sedikit siaran radio Kristen yang mengudara di daerah
  ini dan hanya sebagian kitab Perjanjian Baru yang telah
  diterjemahkan dalam bahasa ini.

  Saat ini, hanya sedikit orang Kristen dalam komunitas Arab Levant,
  sedangkan, jumlah terbesar adalah mereka yang dari Arab Irak. Usaha
  penginjilan dalam suku-suku ini cukup menantang karena negara
  membatasi gerak penginjilan di sana; dan juga karena adanya
  pertentangan terhadap kekristenan. Doa syafaat adalah kunci untuk
  menjangkau mereka kepada Injil. (t/Uly)

  POKOK-POKOK DOA

  1. Mintalah kepada Tuhan agar memanggil mereka yang memunyai
     kerinduan untuk menjangkau dan membagi berkat kasih Kristus
     dengan penduduk Arab Levant.

  2. Berdoalah agar Tuhan membangkitkan pendoa syafaat yang setia
     yang dapat menjadi perantara bagi Arab Levant.

  3. Mintalah kepada Tuhan agar orang-orang Arab Levant yang sudah
     percaya mendapat kesempatan menyaksikan kasih Kristus dengan
     sesamanya.

  4. Doakanlah agar budaya Islam tradisional melembutkan hati mereka,
     dan membuka pintu untuk pengabaran kasih Kristus.

  5. Mintalah agar Roh Kudus membuka hati mereka terhadap orang
     Kristen dan agar mereka mau mengenal Kabar Baik.

  6. Doakanlah agar Allah mengungkapkan diri-Nya lewat mimpi-mimpi dan
     penglihatan-penglihatan kepada orang Arab Levant yang
     sungguh-sungguh mencari Tuhan.

  7. Mintalah kepada Tuhan untuk membangun gereja lokal yang kuat
     di antara Arab Levant. (t/Uly)

  Diterjemahkan dari:
  Judul asli artikel: Arab, Syrian of Sudan
  Nama situs: Joshua Project
  Penulis: Tidak dicantumkan
  Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/
              people-profile.php?rog3=SU&peo3=15152
______________________________________________________________________
SUMBER MISI

CHRISTIAN MISSIONARY FELLOWSHIP INTERNATIONAL
==> http://www.cmfi.org

  Christian Missionary Fellowship International (CMFI) didirikan pada
  tahun 1949 di Kansas, dengan misi menjangkau mereka yang belum
  terjangkau di seluruh belahan dunia dengan Injil Yesus Kristus, dan
  mengusahakan agar gereja lokal dan para sukarelawan dapat bekerja
  bersama-sama dalam penginjilan dunia. Fokus dari pelayanan CMFI
  adalah perintisan gereja, pelayanan mahasiswa, pelayanan kesehatan,
  pelayanan kota, pelayanan di dunia kerja, dan pelayanan kepada
  penderita AIDS.

  Dalam melayani, para pekerja dari CMFI hidup bersama di antara
  orang-orang yang mereka layani, mempelajari bahasa dan budaya
  mereka, dan menyampaikan kasih Kristus kepada mereka. Di Indonesia,
  CMFI mendirikan Mountainview International Christian School (MICS),
  yang menyediakan pendidikan yang bermutu bagi para anak didiknya,
  dan setiap anak didik diwajibkan untuk ikut ambil bagian dalam
  setiap kegiatan kekristenan yang diadakan, dan setiap anak didik
  juga diwajibkan untuk mempelajari Alkitab. (NY)

______________________________________________________________________
KESAKSIAN MISI

       R DAN KELUARGANYA DIBEBASKAN DARI DAKWAAN PENGHUJATAN

  R yang berumur 16 tahun telah dibebaskan dari dakwaan bersama
  dengan ayahnya, S, dan 3 orang anggota keluarga lainnya. Sharing
  Life Ministry Pakistan (SLMP) telah mengadakan pertemuan
  rekonsiliasi antara para pemimpin Kristen dan para pemimpin sebuah
  agama lain, yang hasilnya sangat membantu dalam pembebasan mereka,
  demikian menurut laporan dari Compass Direct.

  "Ini adalah sebuah tanda yang luar biasa yang telah membuat
  sejarah," kata SK, seorang pekerja di SLMP. "Kasus ini merupakan
  keputusan awal bagi kasus-kasus penghujatan lainnya pada masa depan
  terhadap orang-orang Kristen."

  Mempelopori pertemuan-pertemuan rekonsiliasi antara SLMP dan
  pemimpin lokal dan nasional agama lain dimulai pada bulan November
  2008. Daripada mencoba menyelesaikan masalah seperti ini di
  pengadilan, SLMP memilih langsung menemui para pemimpin "agama
  lain" untuk menunjukkan kepada mereka bahwa yang tertuduh tidak
  bersalah; lalu para imam mendorong orang "agama lain" (yang
  menuntut yang tertuduh) untuk mencabut tuntutannya.

  Pertemuan diadakan antara empat pemimpin "agama lain", perwakilan
  pemerintah MA dan SJ dari SLMP. Para ulama setuju membebaskan
  orang-orang Kristen ini setelah tim SLMP menjelaskan kepada mereka
  bahwa tuduhan penghujatan telah berkembang menjadi kesalahpahaman.

  Fatwa

  Para pemimpin agama lain setuju untuk mengeluarkan sebuah fatwa
  yang menyatakan para pria yang dituduh ternyata tidak bersalah atas
  penghujatan. Saksi dari pihak agama lain dalam kasus ini menarik
  kesaksiannya pada tanggal 13 Januari, dan Hakim Sheik Salahudin
  membebaskan kelima pria Kristen di pengadilan Toba Tek Singh.

  Para pengacara yang terlibat dalam kasus ini berkata mereka akan
  menggunakan jalan damai dalam kasus-kasus penghujatan yang akan
  datang. Mereka berkata bahwa melawan kasus-kasus semacam itu di
  pengadilan masih dapat membebaskan yang tidak bersalah, tetapi cara
  ini tidak menolong memecahkan masalah pertengkaran antarkelompok
  agama yang mengarah kepada kekerasan dan tuduhan-tuduhan palsu.

  R dan keluarganya telah dituduh melakukan penghujatan pada bulan
  April 2007, setelah percekcokan antara adik bungsunya D dengan
  seorang anak dari agama lain bernama St. Dalam proses argumentasi,
  sebuah stiker bertuliskan nama Tuhan yang sebelumnya menempel di
  kaos St terjatuh.

  Seorang tetangga setempat melihat stiker tersebut terjatuh di atas
  tanah dan menuduh anak-anak Kristen melakukan penghujatan. Segera
  setelah itu kekerasan pecah, akhirnya polisi menahan R, ayahnya,
  dan 3 orang sanak saudara lainnya. Peristiwa ini menyulut kekerasan
  dan diperkirakan ada dua ribu orang dari agama lain menyerang
  perkampungan Kristen, lingkungan Kristen, melempari rumah-rumah
  orang Kristen dengan batu dan memukuli mereka.

  Diambil dari:
  Judul buletin: Kasih Dalam Perbuatan, Edisi Mei -- Juni, 2010
  Penulis: Tidak dicantumkan
  Halaman: 6
  Penerbit: Yayasan Kasi Dalam Perbuatan, Surabaya
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

U N I   E M I R A T   A R A B
  Rumah Sakit Oasis di Uni Emirat Arab (UEA) merayakan 50 tahun
  pelayanan mereka kepada para wanita di UEA. Rumah Sakit Oasis
  berdiri pada tahun 1960 sebagai klinik persalinan. Saat itu,
  tingkat kematian janin sebesar 50%, tetapi sejak rumah sakit
  tersebut melayani, tingkat kematian menyusut hingga menjadi kurang
  dari 1 persen.

  CURE International membeli rumah sakit tersebut pada tahun 2006.
  Sejak saat itu, CURE telah menyebarkan kasih dan penyembuhan dari
  Kristus kepada pasien-pasien rumah sakit itu. Mari kita ikut
  mendukung perayaan 50 tahun ini dengan berdoa bagi pelayanan rumah
  sakit dan mereka yang masuk rumah sakit ini. (t/Uly)

  Sumber: Mission News, Juni 2010
  [Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14422]

  Pokok doa:
  * Mengucap syukur untuk keberadaan Rumah Sakit Oasis yang telah
    memberkati masyarakat di Uni Emirat Arab, terkhusus kaum wanita.
  * Berdoa agar Tuhan memperluas kapasitas pelayanan CURE di negara
    lainnya di dunia yang minim akses kesehatan, sehingga dapat
    meningkatkan standar hidup bagi mereka.

S O M A L I L A N D

  Walaupun terdapat protes dari kelompok radikal al-Shabaab,
  Somaliland tetap melaksanakan pemilihan presiden pada hari Sabtu,
  26 Juni 2010. Walaupun memakan satu korban, pemilu dianggap
  terlaksana dengan kekerasan yang minim. Somaliland berharap dengan
  adanya pemilu ini, mereka bisa memisahkan diri dengan Somalia.
  Walaupun mereka memerdekakan diri dari Somalia pada tahun 1991,
  mereka belum menerima pengakuan diplomatis internasional menurut
  CIA World Factbook.

  Saat mereka menghitung suara pemilihan, TN dari Voice of the Martyrs
  mengatakan bahwa orang-orang Somaliland percaya bahwa, "Kita dapat
  mengadakan pemilihan umum yang bebas; kita bisa memunyai transisi
  kekuasaan secara damai. Seluruh dunia perlu mengakui kita dan
  bukannya Somalia yang terus dalam kekacauan dan anarki." Banyak
  orang yang telah mengungsi ke Somaliland karena mereka menerima
  orang-orang Kristen di antara mereka. Kekhawatiran utama orang-orang
  Kristen adalah apakah Somaliland akan mulai memperlakukan
  orang-orang percaya seperti Somalia. Terkait dengan Somalia, TN
  mengatakan "Menjadi orang Kristen sangatlah berbahaya [di Somalia].
  Secara literal, menjadi orang Kristen berarti menyerahkan nyawa
  Anda."

  Kandidat yang terpilih dalam pemilihan di Somaliland tersebut
  nantinya dapat menentukan apakah pemerintahan akan menerapkan hukum
  agama dan mulai mengancam keberadaan orang-orang Kristen. "Terlalu
  awal untuk menentukan dampak pemilu ini dengan tepat. Namun pada
  kenyataannya pemilu ini akan memengaruhi saudara-saudara perempuan
  dan laki-laki kita. Oleh karena itu, hal ini perlu kita masukkan ke
  dalam pokok doa kita." (t/Uly)

  Sumber: Mission News, Juni 2010
  [Selengkapnya: http://www.mnnonline.org/article/14414]

  Pokok doa:
  * Berdoa agar Tuhan memberi hikmat kepada orang yang akan memimpin
    Somaliland sehingga mereka bisa memimpin dengan bijaksana dan
    takut akan Tuhan.
  * Berdoa agar orang percaya di Somaliland juga terus berdoa bagi
    pemulihan negara mereka. Doakan juga agar mereka terus bertumbuh
    dan dewasa di dalam pengenalan mereka akan Tuhan.

______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                         PELAYANAN RB DI ACEH

  RB telah dipakai Tuhan untuk menginjili sebuah keluarga dari agama
  lain dan mereka pun menerima Kristus sebagai Tuhan Juru Selamat
  mereka. Walaupun demikian, tantangan besar datang, sehingga mereka
  diusir dari rumah mereka oleh warga setempat. Apabila mereka ingin
  kembali ke rumah maka mereka akan menanggung risiko yang sangat
  berat. Selain itu, ada ibu yang bernama AR yang datang pada Tuhan
  Yesus lewat penginjilan pribadi oleh RB. Setelah 12 hari AR datang
  pada Tuhan Yesus, tetangganya mulai curiga dan memberitahukan
  kepada suaminya, maka tidak lama kemudian suaminya membakar pakaian
  ibu itu dan juga pakaian anak-anaknya serta mengusir mereka dari
  rumahnya. Ibu tersebut ditelantarkan oleh suaminya, akan tetapi Ibu
  AR tidak mau menyangkali imannya dan terus datang pada Tuhan Yesus.
  Ancaman juga datang kepada RB dari masyarakat agama lain supaya RB
  menghentikan penginjilan. RB sekeluarga tidak gentar menghadapinya
  sebab itu merupakan tugas Amanat Agung. Bagi RB, hidup adalah
  Kristus dan mati adalah keuntungan. Doakan RB yang saat ini
  melayani di Aceh.

  Sumber: Kasih Dalam Perbuatan, Edisi Mei - Juni 2010

  POKOK DOA

  1. Mengucap syukur untuk kerelaan RB dan keluarga untuk memberitakan
     berita sukacita di Aceh. Doakan agar Tuhan semakin memakai dan
     memperlengkapi mereka dalam pelayanannya di Aceh.

  2. Berdoa agar Ibu AR tetap kuat di dalam Tuhan. Berdoa juga agar
     Tuhan melembutkan hati keluarganya sehingga mau melihat kasih
     Tuhan melalui AR.

  3. Doakan agar Ibu AR semakin bertumbuh di dalam pengenalan akan
     Tuhan dan memiliki kehidupan yang berdampak bagi orang-orang di
     sekitarnya.

  4. Berdoa agar Tuhan memberi kekuatan kepada para petobat baru di
     tengah tekanan dan acaman yang menuntut mereka untuk kembali ke
     iman lama mereka.

  5. Berdoa agar Tuhan memampukan dan memberi kekuatan kepada
     hamba-hamba-Nya yang melayani di Aceh. Doakan agar melalui
     pelayanan mereka semakin banyak orang yang bisa mendengar Injil
     Yesus Kristus.

  6. Doakan juga agar Tuhan memberi keberanian kepada orang percaya di
     Aceh, sehingga mereka mau berbagi anugerah keselamatan yang telah
     mereka terima walaupun ada banyak ancaman.

______________________________________________________________________
STOP PRESS

               40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA

  Apakah Anda terbeban untuk menanam lutut Anda bagi bangsa-bangsa
  yang belum mengenal Kristus? Kami mengajak Anda meluangkan waktu
  sejenak untuk berdoa bagi saudara-saudara kita, khususnya mereka
  yang akan melaksanakan ibadah puasa.

  Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2010 ini kita akan kembali
  bersatu hati berdoa selama bulan puasa. Jika Anda rindu untuk turut
  ambil bagian berdoa bagi bangsa, kami akan mengirimkan pokok-pokok
  doa ke e-mail Anda untuk menjadi pokok doa kita bersama. Untuk
  berlangganan, silakan kirimkan e-mail ke:

  ==> subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org

  Bagi Anda yang ingin agar teman-teman Anda pun bisa ikut berdoa
  dengan memakai bahan pokok doa ini, silakan kirimkan alamat e-mail
  mereka ke alamat e-mail redaksi di:

  ==> doa(at)sabda.org

  Untuk mendapatkan bahan pokok doa versi kertas, silakan menghubungi:
     Mengasihi Bangsa dalam Doa
     P.O. Box 7332 JATMI JAKARTA 13560
     E-mail: < pray40daysindo(at)yahoo.com >

  Catatan: [Ganti (at) dengan @ saat mengirim e-mail]

  Harap pemohon pengiriman bahan pokok doa versi kertas mencantumkan:
  Nama jelas:
  Alamat lengkap:
  Kota dan kode pos:
  Provinsi:
  Nama lembaga:
  No. telp./HP:
  E-mail:

  Marilah kita bersama berpuasa dan berdoa untuk Indonesia agar tangan
  Tuhan yang penuh kuasa menolong dan menggugah hati nurani para
  pemimpin bangsa ini untuk bertekad dan bersatu mengeluarkan bangsa
  ini dari kemelut berbagai masalah yang berkepanjangan. Selamat
  menjadi "penggerak doa" di mana pun Anda berada dan biarlah karya
  Tuhan terjadi di antara umat-Nya, khususnya bangsa Indonesia.
  Selamat berdoa.
______________________________________________________________________
Anda diizinkan menyalin/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti dan Yulia Oeniyati
Kontributor: Santi Titik Lestari
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi
Facebook MISI: http://fb.sabda.org/misi
Twitter MISI: http://twitter.com/sabdamisi
______________________________________________________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright (c) 2010 e-JEMMi/e-MISI / YLSA -- http://www.ylsa.org
SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org