Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2009/15

e-JEMMi edisi No. 15 Vol. 12/2009 (15-4-2009)

Merespons Karya Kebangkitan

 

_____________________________  e-JEMMi  ______________________________
                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI

EDITORIAL
ARTIKEL PASKAH 1: Kebangkitan: Suatu Perenungan Makna
ARTIKEL PASKAH 2: Empat Gaya Hidup Kristen Paskah
REFERENSI PASKAH: Seputar PASKAH dalam situs e-MISI (2)
SUMBER MISI: Joyful Heart Renewal Ministries
DOA BAGI MISI DUNIA: India, Makau
DOA BAGI INDONESIA: Pelayanan MAF di Indonesia

______________________________________________________________________

      GOD ISN`T LOOKING FOR EXTRAORDINARY MEN FOR ORDINARY WORK
              BUT ORDINARY MEN FOR EXTRAORDINARY WORK
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,

  Sebagai seseorang yang telah ditebus dengan lunas di Kalvari, 
  seharusnya kehidupan kekristenan kita menjadi semakin bertumbuh, 
  artinya menjadi semakin dewasa di dalam Dia. Mengapa demikian? 
  Dengan menjadi seorang yang dewasa di dalam Dia, kita dapat mengerti 
  apa yang menjadi kehendak-Nya atas hidup kita dan sudah pasti kita 
  dapat menjadi kesaksian dan berkat bagi orang-orang yang berada di 
  sekitar kita melalui sikap hidup kita sehari-hari yang mencerminkan 
  kasih Allah. Mari kita merespons karya kebangkitan ini dengan 
  menjadi pribadi yang berkenan kepada Tuhan; menempatkan Tuhan 
  sebagai prioritas utama dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

  Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
  Novita Yuniarti
  http://www.sabda.org/publikasi/misi/
  http://misi.sabda.org/

______________________________________________________________________
ARTIKEL PASKAH 1

               KEBANGKITAN: SUATU PERENUNGAN MAKNA

  Kebangkitan Kristus erat hubungannya dengan orang percaya, baik di 
  dunia maupun di dalam kekekalan, bahkan kepercayaan dan pemberitaan 
  iman Kristen sangat bergantung pada kebangkitan Kristus. Dengan 
  demikian, kebangkitan Kristus tidak boleh hanya berupa ajaran saja, 
  tetapi harus suatu fakta, suatu realitas, dan suatu sejarah. Apabila 
  Kristus tidak bangkit dari kematian, maka pemberitaan iman Kristen 
  tidak punya makna apa pun. Paulus menegaskan, "Tetapi andaikata 
  Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan 
  sia-sialah juga kepercayaan kamu" (1 Korintus 15:14). Paulus tidak 
  memberitakan "pemberitaanku", melainkan "kami", yang artinya 
  pemberitaan tersebut meliputi berita dari semua rasul tanpa kecuali, 
  di mana berita dari mereka diyakini sebagai firman Tuhan yang 
  menjadi dasar orang Kristen. Pembahasan tentang makna kebangkitan 
  Kristus dalam tulisan ini didasarkan pada peristiwa kebangkitan 
  Kristus yang sungguh-sungguh ada dalam sejarah itu, di mana bila 
  peristiwa tersebut tidak benar-benar terjadi, maka pembicaraan 
  tentang kebangkitan adalah seperti yang dikatakan Paulus, "semuanya 
  sia-sia" atau tanpa makna sehingga tidak perlu dibahas sama sekali. 
  Ada beberapa makna penting dari peristiwa kebangkitan Kristus bagi 
  orang percaya.

  1. Aktivitas Allah
     Para rasul, dalam memberitakan Injil, memberikan penekanan pada 
     aktivitas Allah dalam kebangkitan Kristus. Paulus menyatakan 
     bahwa mati karena dosa kita sesuai dengan Alkitab (1 Korintus 
     15:3), tetapi segera menambahkan bahwa Ia bangkit kembali juga 
     sesuai dengan Alkitab (ayat 4). Bagi Paulus, dua hal tersebut 
     memunyai hubungan yang dalam dan merupakan satu kesatuan yang 
     utuh dari tindakan penyelamatan yang progresif dari Allah dalam 
     Yesus Kristus. Jadi, tanpa kebangkitan Kristus, hukuman karena 
     dosa tetap berlaku biarpun ada kematian Kristus. Hal ini 
     disebabkan karena dosa tetap berkuasa, yang diwujudkan dalam 
     bentuk kematian yang tak terkalahkan. Dengan demikian, salib dan 
     kebangkitan Kristus adalah dua peristiwa yang tidak dapat 
     dipisahkan. Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat 
     dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis, 
     "Terkutuklah orang yang tergantung pada kayu salib." (Galatia 
     3:13)

     Pada saat yang sama, dia melihat bahwa kebangkitan Kristus adalah 
     kondisi yang mutlak dari keselamatan orang percaya. Tanpa itu, 
     keselamatan adalah harapan kosong (1 Korintus 15:14, 17). Melalui 
     kesaksian para rasul, kita melihat dengan jelas bahwa kebangkitan 
     Kristus bukanlah semata-mata suatu simbol dan evaluasi benar atau 
     tidaknya arti salib dalam penyelesaian pekerjaan Kristus. 
     Kebangkitan-Nya adalah suatu kenyataan aktivitas Allah yang 
     membuat kuasa Kristus yang tidak terukur itu menjadi nyata dalam 
     mendamaikan, menyelamatkan, dan mempersekutukan kita dengan Allah 
     (1 Korintus 15:12-28).

  2. Kemenangan Kristus
     Kebangkitan Kristus adalah kemenangan nyata atas kematian. 
     Kebangkitan Kristus atas kematian bukan sekadar satu peristiwa 
     spektakuler untuk meyakinkan dunia agar tidak menyangkal 
     kebenaran ajaran kebangkitan, tetapi juga untuk menyatakan kuasa 
     penyelamatan-Nya (Roma 1:14). Kebangkitan ini bukan merupakan 
     suatu ilustrasi dari ide, bukan wahyu kebenaran umum, tetapi 
     sejarah kemenangan Kristus yang nyata oleh kuasa Allah. Karena 
     itu, kebangkitan juga merupakan realitas sejarah yang akan 
     menjadi tanda kemenangan orang percaya yang mutlak atas kematian 
     dalam rupa kebangkitan tubuh.

  3. Buah Sulung
     Paulus menghubungkan kebangkitan Kristus dengan kebangkitan orang 
     percaya. Kristus adalah buah sulung yang akan diikuti oleh yang 
     lain, "Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai 
     buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu 
     kedatangan-Nya" (1 Korintus 15:23). Kata buah sulung dalam bahasa 
     Yunani adalah "aparge", yang berarti "produk yang pertama dari 
     bumi". Buah pertama dari suatu pohon akan menjadi jaminan bahwa 
     buah-buah berikutnya akan muncul terus-menerus. Beginilah 
     gambaran tentang masa depan orang percaya, karena Kristus yang 
     adalah buah buah sulung itu bangkit dari antara orang mati, maka 
     orang percaya juga akan bangkit kembali dari kematian. Jadi 
     kebangkitan Kristus bukan sekadar suatu peristiwa besar, tetapi 
     suatu permulaan, dasar, jaminan, dan garansi kebangkitan kita 
     dari antara kematian. Hal ini harus diberitakan untuk menjadi 
     dasar pengharapan akan berkat dan kehidupan masa depan.

  4. Pemimpin kepada Kehidupan
     Dalam Perjanjian Baru, muncul beberapa kali istilah kata pemimpin 
     yang dikenakan kepada Kristus, sebagai Yesus yang ditinggikan, 
     dalam bahasa Yunani "arkhegon" yang artinya adalah yang pertama, 
     yang berdiri sebagai kepala dan yang memimpin dengan contoh: 
     seorang pioner. Jadi, Kristus adalah pemimpin yang membuka jalan 
     bagi orang percaya untuk mengikut-Nya. Dia adalah pioner, penemu, 
     kepala, dan pemimpin yang menetapkan zaman baru dan membawa umat 
     masuk ke sana dan terus hadir bersama umat-Nya. Bahkan dapat 
     dikatakan Dia adalah prototipe dari keberadaan orang percaya. 
     Keberadaan-Nya adalah suatu model bagi para pengikut-Nya, dengan 
     demikian pencobaan yang Yesus alami adalah sebagai model dari 
     kesulitan yang dihadapi orang percaya/murid-murid-Nya 
     (Lukas 4:1-3, 22:39-46). Demikian pula kemenangan Kristus atas 
     kematian akan menjadi model kemenangan orang Kristen atas 
     kematian. Kenyataan ini menjadi pengharapan yang sangat besar 
     bagi orang percaya. Sebab ternyata, bagian mereka bukan untuk 
     binasa, melainkan hidup yang penuh pengharapan, yaitu suatu 
     bentuk kehidupan yang tidak dapat binasa (1 Petrus 1:3-5)

  Kesimpulan

  Fakta sejarah kebangkitan begitu penting, sehingga andaikata tidak 
  benar-benar terjadi, seluruh iman Kristiani adalah kosong dan 
  sia-sia (1 Korintus 15:3,17). Kristus adalah pemenang. Ia mematikan 
  kuasa kematian, Ia adalah Tuhan yang hidup dan Gembala yang baik 
  sekarang dan selamanya. William J. Gaither menciptakan sebuah lagu 
  yang diberi judul "Sebab Dia Hidup" sebagai suatu penegasan tentang 
  fakta kebangkitan Kristus dan implikasinya bagi orang percaya. 
  Kebangkitan-Nya adalah garansi bagi orang Kristen akan adanya hari 
  esok. Garansi dari iman Kristen yang mengklaim adanya kemenangan 
  yang mutlak di dalam Kristus atas dunia serta kematian (1 Korintus 
  15:54-55; 2 Timotius 1:10), sebab memang kegelapan tidak dapat 
  mengalahkan terang (Yohanes 1:5), di mana ada terang itu adalah 
  Kristus.

  Diambil dan disunting seperlunya dari:
  Nama majalah: Cahaya Buana, Edisi 93/2003
  Penulis: Pdt. Iskandar Santoso
  Penerbit: Komisi Literatur GKT III, Malang 2003
  Halaman: 7 -- 8

______________________________________________________________________
ARTIKEL PASKAH 2

                   EMPAT GAYA HIDUP KRISTEN PASKAH

  Ketika seseorang mengenal Yesus dengan benar, maka hidupnya pasti 
  akan terus-menerus berubah dan menjadi Kristen sejati. Artinya kalau 
  dulunya hanya Kristen biasa-biasa saja, setelah mengalami kuasa 
  kebangkitan Yesus, maka hidupnya menjadi luar biasa. Mengapa 
  demikian? Jawabannya adalah "karena kuasa kebangkitan yang hebat itu 
  telah mengerjakan sesuatu yang ajaib dalam dirinya" (Efesus 1:19). 
  Kuasa itu sungguh hebat sehubungan dengan kuasa kebangkitan ini, 
  maka minimal ada empat ciri gaya hidup orang yang telah mengalami 
  kuasa kebangkitan.

  1. Orang yang mengalami kuasa kebangkitan akan menjadikan Yesus
     sebagai tujuan hidupnya (Kolose 3:1-4). Sering kali kita kecewa, 
     putus asa, dan stres. Itu karena Yesus bukan tujuan utama dalam 
     hidup, tetapi sebaliknya perkara-perkara dunia ini semata yang 
     menjadi tujuan. Yesus berkata, "Tetapi carilah dahulu kerajaan 
     Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan 
     kepadamu" (Matius 6:33). Apa yang menjadi tujuan hidup kita 
     sangat penting, karena hal itu akan menentukan kualitas pelayanan 
     dan masa depan seseorang.

  2. Orang yang mengalami kuasa kebangkitan akan menjadikan Yesus
     sebagai fokus penyembahan. Setelah Yesus berkata kepada Tomas, 
     "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah 
     tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak 
     percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya, 
     Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20:27-28). Gereja dan pendeta yang 
     besar bukanlah pusat penyembahan kita, tetapi Yesus adalah Tuhan 
     yang hidup, yang harus menjadi pusat penyembahan orang percaya, 
     hanya Dia yang layak menerima pujian dan hormat. Ketika Yesus 
     ditinggikan dalam diri seseorang, maka perkara-perkara ajaib akan 
     Tuhan adakan dalam diri dan pelayanannya (Yohanes 12:32).

  3. Orang yang mengalami kuasa kebangkitan akan menjadikan Yesus
     sebagai pusat pengharapan (1 Petrus 1:3-6). Situasi dan keadaan 
     dunia yang kita hadapi hari-hari ini tidak menentu dan selalu 
     berubah-ubah, namun jangan takut dan cemas karena Yesus adalah 
     pengharapan bagi orang percaya, yang setiap saat siap sedia 
     menolong tatkala kita berseru kepada-Nya.

  Orang yang mengalami kuasa kebangkitan akan menjadikan Yesus pusat 
  pemberitaan mereka (Markus 12:32). Tuhan Yesuslah yang harus kita 
  perbincangkan dalam dunia yang gelap ini. Jangan percakapkan 
  kekurangan orang lain, kekurangan gereja lain, atau denominasi lain, 
  itu hanya menghabiskan waktu dan energi semata. Mari percakapkan 
  Yesus yang penuh berkat dan cinta itu kepada setiap pribadi, agar 
  suatu saat nanti setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah akan 
  mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa. 
  Ketahuilah bahwa kita semua saksi Tuhan, jangan terjebak dengan 
  masalah-masalah pribadi dan rutinitas yang hanya menghambat kita 
  untuk pergi menjangkau yang belum terjangkau. Ketika Petrus berkata, 
  "... biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu 
  untuk Musa dan satu untuk Elia" (Matius 17:4b). Namun, Yesus 
  mengajak mereka turun gunung karena masih banyak yang harus 
  dikerjakan, artinya masih banyak jiwa-jiwa yang harus diselamatkan.

  Diambil dan disunting seperlunya dari:
  Nama majalah: Penyuluh, No. 40, Tahun XVI/2007
  Judul asli artikel: 4 Gaya Hidup Kristen Paskah
  Penulis: Pdt. Ferry Haurissa
  Penerbit: Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia, Jakarta 2007
  Halaman: 20

______________________________________________________________________
REFERENSI MISI

               SEPUTAR PASKAH DALAM SITUS E-MISI (2)
                     http://misi.sabda.org

  1. Kebangkitan dan Darah Yesus
     ==> http://misi.sabda.org/kebangkitan_dan_darah_yesus

  2. Sudahkah Anda Mengenal Tuhan yang Bangkit?
     ==> http://misi.sabda.org/sudahkah_anda_mengenal_tuhan_yang_bangkit%3F

  3. Makna Kebangkitan Kristus
     ==> http://misi.sabda.org/makna_kebangkitan_kristus

  4. Kita Juga Akan Hidup
     ==> http://misi.sabda.org/kita_juga_akan_hidup

______________________________________________________________________
SUMBER MISI

JOYFUL HEART RENEWAL MINISTRIES
==> http://www.joyfulheart.com/easter/
  Joyful Heart Renewal Ministries merupakan sebuah situs sumber bahan 
  Kristen asuhan Dr. Ralph F. Wilson. Bahan yang tersedia di sini 
  bervariasi, mulai dari artikel, cerita pendek, bahan pelajaran 
  Alkitab, buku, dll.. Bahan-bahan tersebut telah dikategorikan 
  sehingga memudahkan pencarian. Salah satu kategori yang ada adalah 
  Easter. Saat Anda masuk dalam kategori tersebut, Anda akan langsung 
  dapat melihat banyak bahan Paskah dalam berbagai bentuk tulisan. 
  Sebut saja, cerita pendek (cerpen) Paskah, artikel pendek mengenai 
  kebangkitan-Nya, buku-buku Paskah, DVD Paskah, Gambar Paskah, dll.. 
  Semua itu disediakan di sana untuk Anda nikmati. Tapi tentu saja 
  tidak semuanya dapat Anda nikmati dengan gratis. Bahan berupa buku 
  dan DVD biasanya tidak gratis. Nah, selamat berkunjung.

______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

I N D I A
  Menjelang Pemilu April, Orrisa memutuskan bahwa partai BJD telah
  mengakhiri aliansinya dengan partai ekstrimis, BJP.

  Para pemimpin gereja di wilayah tersebut meyakini bahwa kekerasan 
  terhadap orang-orang Kristen di Orrisa oleh aktivis kelompok agama 
  mayoritas sayap kanan tahun lalu merupakan salah satu penyebab di 
  balik putusnya aliansi BJD-BJP di negara itu.

  "Hal ini merupakan sesuatu yang baik bagi gereja," kata JP kepada 
  sebuah yayasan audio Injil di India (ASM). "Jika mereka bersatu, apa 
  pun yang mereka lakukan, tidak akan ada yang dapat menghalangi 
  mereka. Tetapi ketika mereka terpisah, mereka akan bersaing satu 
  sama lain untuk mendapatkan suara."

  Lima tahap pemilihan anggota parlemen akan diadakan bersamaan dengan 
  pemilihan anggota DPR (Lok Sabha) mulai dari 16 April sampai 13 Mei 
  mendatang.

  Dalam atmosfer yang relatif tenang ini, benih Injil yang ditanam 
  dapat mengakar. "Ini merupakan masa subur untuk gereja," kata JP. 
  Tim ASM baru saja kembali setelah membagikan audio Injil kepada 
  orang-orang Mundari -- salah satu kelompok yang paling menderita 
  selama masa-masa kerusuhan.

  Meski aniaya menantang, JP berkata, "Di ASM, kami menyadari bahwa 
  jika kami tidak menderita aniaya, kami tidak akan melihat 
  pertumbuhan yang sudah terjadi. Dengan kuasa-Nya, Allah terus 
  berkarya di wilayah ini."

  Terus doakan ASM agar diberkati dengan hikmat Tuhan. "Meski kedua 
  partai tersebut telah terpisah dan tidak saling bentrok, ancaman 
  kekerasan terhadap orang-orang Kristen belumlah berakhir. 
  Sesungguhnya ada lebih banyak bahaya, karena jika Anda tahu bahwa 
  sedang ada masalah, orang-orang cenderung berhati-hati. Namun 
  sekarang ini, saya pikir, sudah ada tentara-tentara penjaga. Doakan 
  sehingga mereka dapat melindungi kami semua, karena ini belum 
  berakhir. (t/Novi)
  Diterjemahkan dari: Mission News, Maret 2009
  Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/12406
  Pokok doa:
  * Mengucap syukur untuk keberadaan ASM di India yang rela membayar
    harga untuk menyampaikan Kabar Baik di India, doakan agar Tuhan
    memberi perlindungan dan pertolongan kepada setiap staf ASM yang
    melayani di India.
  * Berdoa untuk keberadaan orang percaya di India yang sering
    menderita aniaya dan ancaman karena iman mereka, agar mereka tetap
    mempertahankan iman dan keyakinan mereka kepada Kristus, serta
    tetap berpengharapan dan menyerahkan setiap persoalan yang sedang
    mereka hadapi saat ini kepada Tuhan.

M A K A U
  Staf ReachGlobal baru-baru ini bergabung dengan kelompok pendeta
  gereja lokal, GC, di Makau dalam sebuah upacara pelepasan berhala.

  Pasutri yang sudah berumur sebelumnya memiliki sebuah toko yang
  menjual perlengkapan penyembahan berhala. Anak perempuan mereka,
  seorang Kristen, telah bersaksi kepada orang tuanya selama
  bertahun-tahun dan akhirnya melihat mereka bertobat setahun lalu.

  Karena kondisi kesehatan orang tuanya buruk dan tidak mampu
  menghadiri ibadah gereja, ia meminta seorang pendeta lokal dari GC
  untuk tetap memuridkan mereka dalam iman mereka yang baru.

  R, Salah satu pendeta dari GC, mengunjungi mereka seminggu sekali 
  selama beberapa bulan, dan hasilnya terbukti saat mereka menyatakan 
  iman mereka kepada Kristus dan menolak berhala yang dulunya mereka 
  sembah.

  Tim misionaris ReachGlobal termotivasi oleh bagaimana pendeta R dan 
  istrinya, S, berinteraksi dengan pasangan tersebut. Tim misionaris 
  itu yakin bahwa mereka juga akan memiliki pelayanan terhadap 
  orang-orang berusia lanjut yang efektif itu saat mereka bergabung ke 
  GC.

  Staf sedang ada di Makau membantu mengembangkan lebih banyak 
  pelayanan. Satu proyek yang terus bertumbuh adalah sebuah pusat 
  pendidikan penginjilan bagi orang dewasa (EAEC).

  Evangel Adult Education Centre dibuka pada tahun 1998 sebagai sebuah 
  media untuk menjangkau masyarakat dengan Injil. Dua tujuan utamanya 
  adalah untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi bagi penduduk 
  Makau (layanan sosial) dan untuk membagikan kasih Kristus kepada 
  setiap murid (penginjilan). Diharapkan para petobat baru akan 
  diikutsertakan dalam perintisan gereja EFC.

  Karena pusat pendidikan ini telah menjadi lebih besar daripada 
  fasilitas yang sekarang dimilikinya, dan membutuhkan ruang kelas dan 
  kantor tambahan untuk bertumbuh dan berkembang, EAEC menyewa gedung 
  baru dan berlokasi di lokasi yang baru pada Januari 2004.

  Namun, sebelum mereka sanggup memakai gedung tersebut, renovasi 
  diperlukan, di antaranya penembokkan, pemasangan ubin, pemasangan 
  kabel listrik, pengecatan, AC, furnitur, dan perlengkapan, seperti 
  komputer, telepon, papan tulis, dll.. Doakan terus usaha pelayanan 
  efektif yang dilakukan di Makau ini. (t/Dian)
  Diterjemahkan dari: Mission News, Maret 2009
  Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/12409
  Pokok doa:
  * Berdoa untuk setiap keperluan dan biaya yang dibutuhkan untuk
    merenovasi gedung yang akan digunakan oleh EAEC untuk melayani
    para petobat baru, agar Tuhan memberkati dan menggerakan hati
    setiap orang percaya di Makau untuk dapat terlibat secara langsung
    dan mendukung melalui doa dan dana.
  * Doakan untuk para petobat baru, agar iman dan pengenalan mereka
    akan Kristus dapat bertumbuh dan berakar, sehingga mereka tidak
    mudah goyah terhadap tekanan-tekanan yang dilakukan oleh
    pihak-pihak tertentu yang tidak suka atas keputusan yang telah
    mereka ambil untuk mengikut Krustus.

______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                  PELAYANAN MAF DI INDONESIA

  Perahu mengapung. Beberapa mobil yang dilengkapi dengan teknologi 
  khusus mengapung. Pesawat juga demikian. Tetapi bagaimana dengan 
  hanggar? Anda tidak akan pernah menyangka bahwa hanggar pun dapat 
  mengapung, dan saat ini MAF memilikinya.

  Manager Program MAF di Kalimantan, DH, mengatakan, "Seorang insinyur 
  dari Belanda menolong kami mendesain hanggar yang mengapung. Hanggar 
  ini terbuat dari styrofoam yang dibungkus semen -- kurang lebih 350 
  ton semen. Dan hanggar ini mengapung!

  Sebelumnya, MAF menggunakan dermaga kecil untuk membantu pelayanan 
  mereka. Namun, DH mengatakan bahwa tidaklah mudah merawat sebuah 
  pesawat di dermaga. "Jika kita tidak sengaja menjatuhkan suatu 
  peralatan, peralatan itu langsung tenggelam sampai ke dasar sungai. 
  Kami ada di bawah panas terik matahari dan daerah tropis; keadaan 
  itu sangat melelahkan. Dengan hanggar ini, kami dapat menerbangkan 
  pesawat kami dari atas air dan mendaratkannya di dalam hanggar, 
  memungkinkan kami melakukan pemeriksaan pada pesawat dan melakukan 
  perbaikan yang diperlukan."

  DH mengatakan bahwa proyek ini adalah proyek baru. "Setahu saya, ini 
  pertama kalinya kami memiliki sistem seperti ini. Jadi, ini menarik 
  banyak perhatian dari program-program lain, serta masyarakat lokal 
  Indonesia. Mereka benar-benar tidak percaya bahwa sebuah bangunan 
  yang terbuat dari semen dapat mengapung."

  Fasilitas baru ini juga menolong orang yang sakit. Pasien tidak 
  perlu dibawa dengan tandu sejauh 200 yard, masukkan saja mereka ke 
  ambulans yang kemudian akan diangkut dengan pesawat.

  Proyek baru ini juga memberi sebuah kesempatan langka bagi MAF. DH 
  berkata, "Hanggar baru sudah menarik perhatian masyarakat sekitar. 
  Warga bertanya, `Apa yang sedang Anda lakukan?` Dan pekerja-pekerja 
  kami mampu menjawab pertanyaan mereka. Jadi hal ini telah membuka 
  kesempatan untuk bersaksi dan melayani."

  Bahkan sebelum hanggar dioperasikan, keberadaan hanggar ini telah 
  berdampak. "Saat mengerjakan proyek ini, ada satu pekerja yang 
  bertobat," kata DH.

  Saat proyek yang menelan biaya sebesar 300 ribu dollar ini selesai 
  pada awal musim panas, hanggar ini akan memampukan MAF menjadi lebih 
  efektif dalam pelayanannya dan lebih baik lagi dalam menggunakan 
  sumber-sumber yang telah Tuhan berikan kepada mereka.

  Berdoalah agar Tuhan memberikan lebih banyak kesempatan untuk 
  memberitakan Injil. (t/Novi)
  Diterjemahkan dari: Mission News, Maret 2009
  Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/12410

  POKOK DOA:

   1. Mengucap syukur untuk pelayanan MAF di Indonesia yang sudah
      banyak membantu dan memberkati Indonesia dengan Injil. Kiranya
      Tuhan terus tambahkan tenaga dan dana untuk mereka bisa melayani
      dengan maksimal.

   2. Doakan agar melalui pelayanan MAF, banyak orang yang dilayani 
      dengan kasih Kristus sehingga berita Injil pun boleh dikabarkan 
      untuk membawa keselamatan bagi banyak orang

   3. Berdoa untuk petobat baru yang mereka menangkan selama melayani
      di Kalimantan, agar Tuhan memberikan keterampilan yang lebih 
      banyak untuk menggali kebenaran firman Tuhan. Doakan juga untuk 
      orang-orang yang terbeban untuk melakukan pemuridan supaya 
      mereka disiapkan untuk menjadi pekabar-pekabar Injil.

   4. Doakan rencana-rencana pelayanan yang akan dilakukan di
      Kalimantan dan tempat-tempat lain di Indonesia, agar Tuhan 
      memampukan mereka dalam mempersiapkan strategi-strategi dalam 
      memberkati Indonesia.

______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersiil dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti, Yulia Oeniyati, dan Dian Pradana
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2009 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA: http://www.ylsa.org/
Situs SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org