Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2005/48

e-JEMMi edisi No. 48 Vol. 8/2005 (29-11-2005)

Bagaimana Mendukung Misi?

~//~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
   / Jurnal Elektronik Mingguan Misi (e-JEMMi)  Nov 2005, Vol.8 No.48
~*/*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

SEKILAS ISI:

[Editorial]
[Artikel Misi]       : Mendukung Misi dengan Cara Yesus
[Sumber Misi]        : Christian Leadership World,
                       Online Comic Book Evangelism
[Doa Bagi Misi Dunia]: Guinea, Chad, dan Rwanda
[Doa Bagi Indonesia] : Pelayanan Pemberdayaan Masyarakat
[Surat Anda]         : Perlu Informasi Perkembangan Suku
[URLs Edisi Ini]

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~* EDITORIAL *~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

  Salam dalam kasih Kristus,

  Tentu kita sudah mendengar tentang banyaknya pelayanan misi yang ada
  di Indonesia dan luar negeri. Pelayanan itu tentu tak akan selalu
  dapat berjalan sendiri, mereka membutuhkan banyak dukungan dari kita
  sebagai sesama rekan-rekan Kristen. Apakah ada cara-cara yang dapat
  kita lakukan untuk mendukung pelayanan misi di berbagai negeri
  tersebut?

  Untuk itu, pada edisi kali ini kami sajikan Artikel "Mendukung Misi
  dengan Cara Yesus". Kami berharap melalui artikel tersebut, kita
  dapat memahami bagaimana rencana Tuhan dalam setiap dukungan misi
  dan apa yang harus kita lakukan untuk itu. Nah, salah satu caranya,
  Anda bisa mulai membantu mendukung dengan doa untuk pelayanan misi
  di Guinea, Chad, Rwanda dan Indonesia. Terus dukung pekerjaan-Nya
  dengan kasih melalui pemberian dan doa. Selamat mendukung misi!

  Staf Redaksi e-JEMMi,
  (Puji)

                 "Anak-anakku, marilah kita mengasihi
               bukan dengan perkataan atau dengan lidah,
     tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." (1Yohanes 3:18)
          < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=1Yohaness+3:18 >

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
          "TRYING TO DO THE LORD`S WORK IN YOUR OWN STRENGTH
      IS THE MOST CONFUSING, EXHAUSTING, AND TEDIOUS OF ALL WORK.
             BUT WHEN YOU ARE FILLED WITH THE HOLY SPIRIT,
         THEN THE MINISTRY OF JESUS JUST FLOWS OUT OF YOU."
                          (Corrie Ten Booom)
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* ARTIKEL MISI *~

                   MENDUKUNG MISI DENGAN CARA YESUS
                   ================================

  Mengapa Allah tidak segera menyediakan uang yang kita perlukan bagi
  pekerjaan-Nya di atas muka bumi? Tentu Dia dapat menyuruh para
  milyuner yang mengasihi-Nya untuk menuliskan selembar cek bernilai
  besar untuk membiayai pemenuhan Amanat Agung. Dia tentunya juga
  mampu membuat seseorang yang mengasihi-Nya dan bisa dipercayai,
  untuk menemukan harta karun terpendam atau dalam sekejap
  menjadikannya kaya supaya dapat memberikan hartanya bagi pekerjaan
  Tuhan. Mengapa Tuhan tidak membuat seorang di antara mereka yang
  dikasihi-Nya memenangkan undian sebesar Rp 20 milyar yang tiba-tiba
  datang lewat surat?

  Setiap orang di dalam pelayanan yang pernah bergumul sambil
  mencucurkan air mata, yang bertanya-tanya bagaimana dia dapat pergi
  memenuhi panggilan-Nya, pasti pernah menanyakan pertanyaan-
  pertanyaan seperti ini. Dalam keputusasaannya, seorang misionaris
  pernah berseru, "Kami tidak pernah memiliki cukup uang untuk
  melakukan apa yang seharusnya kami lakukan. Seakan-akan Allah telah
  mengikat tangan saya di belakang punggung saya dan kemudian menyuruh
  saya melakukan pekerjaan sebesar itu. Sungguh tidak adil!"

  Mengapa para misionaris harus membuat surat doa? Saya yakin setiap
  misionaris kadang-kadang juga jengkel pada pekerjaan menulis surat
  yang terus-menerus itu atau membuat surat doa bagi para sponsornya.
  Pada akhirnya, sebagian besar dari mereka tidak pernah menuliskannya
  kembali. Sebab, waktu satu atau dua hari yang disisihkan dalam satu
  bulan untuk komunikasi semacam ini ternyata sia-sia saja.
  Bagaimanapun, dengan sedikitnya pekerja yang terlibat dalam
  pekerjaan Allah ini, beban pekerjaan menjadi terasa amat berat bagi
  mereka. Jadi mengapa kita harus melakukan pekerjaan yang paling
  penting di dunia dengan cara ini?

  Kita perlu untuk mempunyai pikiran yang benar-benar mengerti cara
  Allah melihat pelayanan dan uang. Dengan itu, kita akan mempunyai
  kepedulian dalam melihat pekerjaan yang sedang dilakukan dan
  bagaimana memperoleh uang untuk membuat tujuan kita tercapai.
  Bagaimanapun, semua itu bertujuan bagi pekerjaan Allah, bukan?

  Bagaimanapun, Tuhan mempunyai dasar yang jauh berbeda. Kepedulian-
  Nya yang utama adalah untuk memulihkan hubungan -- antara kita dan
  Dia dan antara kita dan sesama. Itulah sebabnya mengapa Dia
  sedemikian rupa merancang semua ini, supaya kita dapat saling
  bergandeng tangan secara finansial dalam melakukan pekerjaan-Nya.

  Yesus memberikan teladan ini bagi kita. Dia membiayai Diri-Nya
  sendiri dengan menjadi tukang kayu pada masa-masa awal kedewasaan-
  Nya. Namun selama tiga tahun pelayanan-Nya sepenuh waktu, Dia dan
  para murid-Nya memiliki "Yohana istri Khuza bendahara Herodes,
  Susana dan banyak perempuan lain ... [untuk] melayani rombongan itu
  dengan kekayaan mereka" (Lukas 8:3).

  Ketika orang memberi bagi pekerjaan Tuhan, banyak hal yang ajaib
  terjadi. Sebuah kisah dari New Orleans menggambarkan apa yang Allah
  kerjakan lewat pemberian. Lisa yang berusia sepuluh tahun berhasil
  memperoleh sejumlah uang dari penjualan barang-barang bekas. Tapi ia
  tidak membelanjakan uang itu untuk membeli permen, mainan atau
  pakaian. Lisa memutuskan untuk memberikannya kepada seorang
  misionaris pelayanan kota dari YWAM bernama Chuck Morris, yang
  melayani di daerah kumuh suatu kota. "Pakai ini untuk pekerjaan
  misi," kata gadis belia itu, sambil menyerahkan uang itu ke tangan
  Chuck.

  Karena menyadari bahwa uang sebesar itu amat berarti bagi seorang
  anak usia sepuluh tahun, Chuck dengan berhati-hati mempertimbangkan
  di mana dia akan menginvestasikan uang itu. Kemudian dia teringat
  tentang David, seorang laki-laki yang baru saja dipimpin Chuck
  kepada Tuhan, yang mungkin tidak pernah memiliki kesempatan untuk
  dapat menjumpai gadis belia itu. David tidak memiliki pekerjaan dan
  tidur di sebuah taman kota. Ia ingin memperoleh sebuah pekerjaan,
  tetapi tidak mampu mempunyai uang untuk ongkos pembuatan kartu
  identitas yang diperlukan supaya dapat bekerja di Lousiana. Chuck
  memutuskan untuk memakai uang Lisa guna mengurus kartu identitas
  yang diperlukan David agar dia dapat memiliki rasa percaya diri
  dalam mencari kerja.

  Chuck lalu mengirimkan kepada Lisa sebuah potret David dan sepucuk
  surat yang menjelaskan betapa pentingnya uang yang dia kirimkan bagi
  David. Beberapa minggu kemudian, David juga menulis surat kepada
  Lisa untuk mengucapkan terima kasih kepadanya dan memberitahu Lisa
  bahwa dia telah memperoleh pekerjaan. Saat ini, Lisa berdoa secara
  teratur bagi David, karena dia tahu bahwa pemberiannya kepada Tuhan
  telah membuat suatu perubahan di dalam hidup seseorang.

  Kisah di atas hanya sebuah kisah kecil di antara jutaan kisah lain,
  tetapi kisah ini menggambarkan betapa Allah amat peduli terhadap
  masalah keuangan. Intisari dari buku besar-Nya adalah relasi. Allah
  menunjukkan kasih-Nya dengan memberi -- Dia tidak hanya memberikan
  Putra tunggal-Nya lewat sebuah tindakan kedermawanan terbesar di
  dalam sejarah, namun secara berkesinambungan, Dia juga memelihara
  tiap-tiap kita.

  Firman Allah memberitahu kita bahwa setiap pemberian yang baik
  berasal dari Bapa Surgawi (Yak. 1:17). Sebagai gantinya, kita
  menunjukkan kasih kita kepada-Nya dengan memberi kepada orang lain.
  Pemberian kita tidak hanya memperkuat hubungan kasih kita dengan
  Allah, tetapi pemberian tersebut juga mengikat hati kita dengan
  orang yang menerimanya.

  Pemberian dengan Ikatan Hati
  ----------------------------
  Yesus memberitahu kita bahwa di mana harta kita berada, di situ hati
  kita juga berada. Jika kita memberikan "harta" kita kepada orang-
  orang tertentu dan pelayanan mereka, hati kita pun akan berada di
  sana bersama mereka. Kita akan merasa bertanggung jawab untuk berdoa
  bagi mereka, seperti Lisa kecil di dalam kisah dari New Orleans
  tadi. Harta kita mungkin akan berada di belahan dunia yang lain, di
  daerah yang mungkin tidak pernah kita kunjungi, tetapi kita akan
  lebih dekat dengan orang-orang yang kita beri dan kepada apa yang
  Allah lakukan di negara itu melalui pemberian kita. Inilah cara
  Allah menempa dan memperkuat hubungan kita satu sama lain.

  Hal yang tak kalah penting juga terjadi pada mereka yang menerima
  suatu pemberian. Seringkali, kerendahan hati akan muncul lewat satu
  tindakan pemberian. Bayangkan jika seseorang memberikan sesuatu
  kepada Anda, dan Anda tahu bahwa untuk dapat memberikannya, ia harus
  melewati suatu pengorbanan tertentu. Hal tersebut tentu akan membuat
  Anda lebih berhati-hati dan tidak menyalahgunakan kepercayaan mereka
  kepada Anda. Pengalaman seperti ini penting untuk dialami setiap
  orang. Kebanggaan diri kita akan menyusut ketika kita menjadi
  penerima pemberian kedermawanan orang yang kita tidak bisa
  membalasnya. Kita hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada orang
  itu dan berdoa agar Allah memberkatinya. Oleh karena itulah kita
  lebih senang jika bisa mencukupi kebutuhan kita dengan usaha
  sendiri.

  Saya sering berbicara dengan para calon misionaris yang bercita-cita
  untuk mampu membiayai perjalanan mereka sendiri. Tetapi di balik
  keinginan mereka itu, saya merasa agak sedih. Sebab, jika mereka
  dapat berhasil tanpa terlibat hutang karena mendapatkan jalan untuk
  mendapatkan uang dari dana mereka sendiri, mereka akan kehilangan
  hal buruk tetapi indah. Mereka akan melewatkan kesempatan untuk
  merasakan ikatan yang menimbulkan kerendahan hati ketika seseorang
  meletakkan uang ke dalam tangan Anda dan mengatakan bahwa Tuhan
  menyuruhnya untuk memberikannya kepada Anda.

  Ada suatu ikatan khusus yang akan terjalin antara Anda dan orang
  yang memberikan uang itu kepada Anda. Anda akan peduli terhadapnya
  dan Anda akan mendoakannya dengan cara yang berbeda. Anda secara
  alami akan rindu membagikan berita tentang pelayanan Anda kepadanya,
  dan melaporkan apa yang telah terjadi berkat pemberiannya dalam
  pekerjaan Tuhan.

  Semua hal ini terjadi karena metode Allah, agar kita saling memberi
  di dalam Tubuh Kristus. Karena setiap pelayanan membutuhkan dana,
  Dia telah menjamin bahwa kita akan selalu membutuhkan satu sama lain
  dan hal itu akan selalu mempengaruhi hubungan kita. Ketika pada saat
  yang bersamaan kebutuhan pelayanan itu akan dipenuhi, orang-orang
  yang memiliki pekerjaan di kota besar dan kecil akan diperluas
  visinya dan akan melihat dunia seperti Allah melihatnya -- semua
  karena pemberian mereka dan laporan yang mereka terima kembali dari
  para duta mereka di "luar sana". Dan doa akan dipanjatkan dari kedua
  belah pihak, yang berarti melakukan peperangan rohani yang memang
  diperlukan agar segala sesuatu dapat tercapai.

  Tetapi jika dengan mudah Tuhan menyuruh suatu yayasan besar untuk
  membiayai pekerjaan-Nya atau beberapa orang milyuner diminta
  menuliskan cek dalam nilai yang besar, barangkali ini malah akan
  menjadi lonceng kematian dari suatu pelayanan. Karena hal ini bisa
  saja menyebabkan para misionaris dan gembala yang terlibat di
  dalamnya tidak lagi bergantung sepenuhnya pada Tuhan, karena hal
  terpenting yang mereka perlukan yaitu dana sudah cukup tersedia.
  Padahal misionaris perlu lebih dari sekadar uang. Mereka membutuhkan
  orang-orang yang mendukung mereka, berdoa bagi keluasan Kerajaan
  Allah, dan melibatkan mereka dalam peperangan rohani melalui
  pemberian dan doa syafaat.

  Sumber:
  Judul Buku     : Berani Hidup di Saat Krisis
  Judul Artikel  : Mendukung Misi dengan Cara Yesus
  Penulis        : Loren Cunningham dan Janice Rogers
  Penerbit       : Yayasan Andi, Yogyakarta, 2000
  Halaman        : 119 - 125

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SUMBER MISI *~

 CHRISTIAN LEADERSHIP WORLD
==>     http://www.teal.org.uk/                                    [1]
==>     http://www.teal.org.uk/about.htm                           [2]
==>     http://www.prayerguide.org.uk/                             [3]
==>     http://www.teal.org.uk/sitemap.htm                         [4]
  Christian Leadership World[1] menyediakan sumber-sumber yang
  bermanfaat bagi para pemimpin Kristen. Kunjungi "Leadership Style
  Inventory," untuk menemukan buku-buku kepemimpinan Kristen dan
  berbagai informasi terkini seputar masalah kepemimpinan. Juga
  tersedia secara online, berbagai bahan pelatihan gratis. "Sebuah
  situs untuk memperkaya, menarik dan mendorong kepemimpinan Kristen"
  bernama CLW ini dibuat dan dipelihara oleh organisasi The Teal
  Trust[2] dan bekerjasama dengan pemimpin-pemimpin dari berbagai
  denominasi. Kunjungi juga The Prayer Guide[3], sebuah situs
  pendamping yang memiliki lebih dari 100 halaman tentang doa dan
  syafaat. Untuk mendapatkan daftar bantuan pelayanan secara lengkap,
  kunjungi saja peta situs the Teal Trust[4], sumber tak ternilai bagi
  para pendeta.

 ONLINE COMIC BOOK EVANGELISM IN MANY LANGUAGES
==>     http://www.web-evangelism.com/resources/bulletin.php       [1]
==>     http://www.gospelcomics.com/                               [2]
  Dapatkah orang belajar tentang Yesus lewat buku komik? Tentu dapat!
  -- tanya saja pada Tony Whittaker dari Web Evangelism Bulletin[1],
  yang memperkenalkan beraneka cara--yang tidak biasa dan kreatif--
  untuk membuat orang dapat datang dan mengenal Kristus. "Dia hidup
  diantara kita" adalah sebuah komik penginjilan yang menarik[2] yang
  dapat didownload secara gratis, menceritakan tentang kisah Yesus
  dalam bentuk komik. Dirancang untuk pembaca yang bukan dari negara
  Barat. Komik tersebut tersedia dalam berbagai macam bahasa seperti
  bahasa Arab, Cina, Inggris, Perancis, India, Portugis, Spanyol dan
  banyak lagi. Anda juga bisa memesan dalam bentuk CD, semua versi
  terjemahan yang ada; versi cetak dalam bahasa Inggris dan Spanyol
  juga tersedia untuk pemesanan.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI MISI DUNIA *~

 G U I N E A
  Abdoulay Mane dan Masalu Kompo telah dibaptis di desa Kimiya.
  Keduanya adalah orang pertama di Landuma yang berani mengambil
  langkah untuk dibaptis. Sementara itu, delapan truk yang penuh
  dengan 70 tamu orang Kristen dari suku Tanda dan Nalu dan sebuah
  gereja Kristen di Boke tiba untuk mendukung orang-orang percaya di
  Landuma. Walau menghadapi kemungkinan adanya penganiayaan, dua orang
  ini (Abdoulay dan Masalu) dengan berani telah menyaksikan kerinduan
  mereka untuk mengikuti Tuhan sebelum dibaptis oleh misionaris Kirk
  Rogers dan Jim Sheffield. Ada juga masa-masa dimana Masalu hampir
  berhenti dari pekerjaannya membantu Kirk menerjemahkan Alkitab ke
  bahasa Landuma. "Saya tahu bahwa Anda selalu mengatakan yang
  sebenarnya," katanya. "Anda tidak pernah membohongi saya atau orang
  lain di desa ini, (namun) saya cuma takut kalau saya mengetahui
  kebenaran, maka saya akan terkena masalah." Masalu memang tidak
  hanya datang pada mereka untuk mencari sumber kebenaran, namun dia
  juga membantu Kirk dan Jim dalam mengajar orang Landuma. Pada hari
  Minggu saat dia dibaptis, suaranya sangatlah berguna. Ketika
  kesaksian Abdoulay yang kesehatannya sudah menurun waktu itu tidak
  dapat terdengar jelas, Masalu pun mengulanginya sehingga orang
  banyak bisa mendengarkan apa yang Abdoulay katakan. Becca, putri Jim
  yang berusia 12 tahun juga dibaptis, namun misionaris tersebut tidak
  diperkenankan membaptis Bagar, putra Masalu yang berusia 8 tahun.

  Kepala desa Kimiya biasa menghadiri atau mengirim wakilnya untuk
  menghadiri acara yang terjadi di wilayahnya. Menjadi tanggung jawab
  kepala desa untuk menjaga keamanan wilayahnya. Kepala desa Kimiya
  itu adalah kakak Masalu yang bernama Sedu. Ia tak mempermasalahkan
  Masalu dan Abdoulay yang dibaptis karena mereka adalah orang dewasa
  yang telah mampu memilih jalan hidupnya sendiri. Namun ia mengatakan
  bahwa ia tak dapat mengizinkan Bagar dibaptis. Menurut budaya
  Landuma, anak itu masih terlalu muda sehingga masih belum mampu
  mengambil keputusan yang sedemikian penting bagi hidupnya. Hal itu
  cukup mengecewakan Kirk dan Jim, namun mereka cukup sadar dan
  menghormati adanya pengaruh dari keluarga yang turut berperan dalam
  mengambil keputusan tersebut. Hari Minggu berikutnya diadakan
  baptisan lagi di Hamdallaye. Yang dibaptis adalah Salu Compo, Mamadu
  Jasi, Ibrahima Bah dan istri Masalu, Aisatou.
  [Sumber: Get Info -- New Tribes Mission, November 11th, 2005]
  Pokok Doa:
  ----------
  * Naikkan syukur atas petobat-petobat baru dari suku Landuma. Berdoa
    agar mereka tetap teguh dalam iman percaya mereka.
  * Doakan juga terutama bagi Ibrahima, seorang wanita yang menjadi
    petobat baru, dalam memutuskan kelanjutan hubungan dengan
    tunangannya. Keluarga tunangannya telah menyatakan bahwa mereka
    tak akan mengizinkan anaknya menikah dengan seorang Kristen.

 C H A D
  Di tengah situasi yang tidak stabil, pelayanan di Chad tetap
  berjalan. Kelompok pemberontak minggu ini menyerang Chad. Situasi
  menjadi memanas, namun wakil Africa Inland Mission, Peter Maclure,
  mengatakan bahwa aksi pemberontak itu tidak dapat menghalangi
  pekerjaan mereka. "Kami memantau situasi keamanan dengan hati-hati,
  dan sejauh ini, kejadian itu tidak benar-benar menghentikan kegiatan
  para misionaris kami di manapun mereka berada. Kami sekarang hanya
  lebih waspada dalam melakukan perjalanan. Kami juga selalu menjalin
  komunikasi satu sama lain. Ada begitu banyak isu yang menyebar
  seputar keamanan di negara ini dan kami sendiri hanya terus berdoa
  supaya kedamaian dapat segera tercapai. Maclure mengatakan bahwa
  dalam tugas penerjemahan Alkitab yang sedang dilakukan, tim mereka
  telah dapat melakukannya dengan bebas. Namun, jika kondisi yang
  tidak stabil ini terus berlanjut, penerjemahan ini akan dilanjutkan
  oleh tim penduduk asli. "Ini adalah kondisi yang sangat, sangat
  berat dan transportasi juga menjadi sangat, sangat sulit. Kami terus
  berjuang, dan kami masih harus mengurus banyak hal untuk mendukung
  pelayanan kami. Namun di saat bersamaan banyak pekerja dari Chad
  yang sangat tabah dalam melayani. Mereka adalah penduduk asli Chad
  dan mereka dapat pergi ke desa-desa di wilayah Chad yang tidak bisa
  kami jangkau."
  [Sumber: Mission Network News, November 18th 2005]
  Pokok Doa:
  ----------
  * Doakan agar keamanan dan kedamaian di negara Chad segera tercapai,
    supaya anak-anak Tuhan yang melayani di sana dapat bekerja dengan
    maksimal.
  * Berdoa bagi para misionaris yang melayani di Chad dalam melakukan
    setiap pelayanannya. Doakan untuk kerja sama mereka dengan
    penduduk lokal khususnya dalam menerjemahkan Alkitab.

 R W A N D A
  Book of Hope memperingati terjadinya tragedi Pembantaian 100 hari di
  Rwanda. Pada bulan April 1994, hanya butuh 100 hari untuk melihat
  hampir 1 juta orang, atau lebih dari sepersepuluh dari keseluruhan
  jumlah penduduk, terbunuh dalam pristiwa pembantaian di Rwanda.
  Tragedi 100 hari itu akan diperingati lewat kegiatan ",100 days of
  Hope" yang diprakarsai oleh organisasi Book of Hope International.
  Wakil Book of Hope, Cal Ratz mengatakan bahwa mereka memiliki banyak
  pekerjaan yang menanti di depan. "Kami akan melatih 1200 orang di
  Rwanda, terutama para pemuda. Mereka akan mengunjungi sekolah-
  sekolah dan melaksanakan sebuah program yang dikemas secara dinamis
  tentang pemberitaan Injil kepada lebih dari 2 juta murid sekolah."
  Ratz mengatakan bahwa mereka berencana untuk melakukan hal itu dalam
  100 hari. Ini merupakan tanggung jawab yang besar. "Hal ini berarti
  bahwa jika memperhitungkan masa libur akhir pekan dan hal-hal
  lainnya, kami harus melakukan pelaksanaan program itu di 40 sekolah
  tiap harinya. Ini adalah tugas yang sungguh luar biasa. Pelatihan
  itu akan dimulai pada bulan Januari.
  [Sumber: Mission Network News, November 18th 2005]
  Pokok Doa:
  ----------
  * Doakan rencana organisasi Book of Hope International dalam
    mempersiapkan para pemuda yang akan terlibat dalam pelayanan
    pemberitaan Injil di sekolah-sekolah guna menunjang kegiatan
    program ",100 days of Hope".
  * Berdoa agar organisasi ini bisa mendapatkan sukarelawan yang tepat
    untuk mendukung kegiatan ",100 days of Hope". Berdoa supaya
    kegiatan itu dapat membuat gereja semakin efektif dalam melakukan
    penjangkauan jiwa.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI INDONESIA *~

 PELAYANAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
  ---------------------------------
  Salah satu bentuk pelayanan pemberdayaaan masyarakat adalah
  pengelolaan data studi masyarakat untuk dijadikan acuan menjalankan
  program-program kegiatan pemberdayaan masyarakat di suatu desa.
  Cara-cara yang ditempuh diantaranya adalah dengan menyiapkan
  berbagai lokakarya untuk meningkatkan taraf ekonomi dan pendidikan
  masyarakat serta pengadaan proyek-proyek pembangunan fasilitas yang
  diperlukan oleh masyarakat setempat.
  [Sumber: Buletin Kartidaya]

  Pokok Doa:
  ----------
  * Doakan tim misi yang sedang menyiapkan sekaligus mengelola data
    studi dasar masyarakat yang akan dipakai sebagai acuan dalam
    menjalankan program-program kegiatan pemberdayaan masyarakat.

  * Doakan usaha mereka dalam menjalin hubungan dengan penduduk lokal
    serta kerjasama dengan rekan sepelayanan.

  * Doakan supaya lokakarya-lokakarya kecil yang diadakan di desa-desa
    yang dilayani itu dapat benar-benar bermanfaat sebagai upaya
    meningkatkan taraf kehidupan masyarakat setempat.

  * Berdoa untuk orang-orang yang telah dilayani agar makin bertumbuh
    dalam kebenaran.

  * Berdoa untuk kesehatan, kekuatan dan hikmat bagi tim misi selama
    melayani di desa-desa.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SURAT ANDA *~

  From: ratna <mathew11chap28(at)>
  >Shallom,
  >Di komunitas persekutuan doa kami sedang mendoakan secara rutin dan
  >khusus u/ keberadaan suku-suku terasing yg terdapat di sabda.
  >apakah kami dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan dari
  >suku-suku tersebut. saat ini kami sedang mendoakan salah satu suku
  >di maluku utara yaitu suku makian barat. atas perhatian dan kerja
  >samanya kami ucapkan terima kasih, gbu.

  Redaksi:
  Kami sungguh menghargai dan bersukacita atas kerinduan Anda untuk
  mendoakan profil suku-suku bangsa di Indonesia khususnya suku Makian
  Barat di Maluku Utara. Untuk memperoleh informasi mengenai
  perkembangan dari suku-suku di Indonesia, Anda bisa menghubungi
  organisasi-organisasi yang mempunyai pelayanan untuk menjangkau
  suku-suku tersebut. Salah satunya adalah Sentra Infokom Nasional/
  LINK. Silakan berkunjung ke situsnya di alamat:
  ==>   http://www.komintra.net/
  Kiranya informasi tersebut bisa membantu Anda. Selamat berdoa bagi
  suku-suku di Indonesia.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* URLS Edisi Ini *~

* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/
* NTM                                              http://www.ntm.org/

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
   (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
    mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2005 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Natalia, Rudi Kurniadi
Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan              :       subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti                  :     unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk pertanyaan/saran/bahan    :     owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org
Situs e-MISI dan e-JEMMi        :           http://www.sabda.org/misi/
Arsip e-JEMMi                   : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                      :           http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog             :        http://www.katalog.sabda.org/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org