Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/1999/19

e-JEMMi edisi No. 18 Vol. 2/1999 (14-5-1999)

----------------------------------------------------------------------
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)           Mei 1999 Vol.2 No.18
----------------------------------------------------------------------

SEKILAS ISI:

 o [EDITORIAL]
 o [SEPUTAR MISI]         - Nigeria, Honduras, Chad, Afrika Utara,
                            Sudan
 o [BADAN/SUMBER MISI]    - Berdoa untuk Tunisia
                            Vida Abundante
 o [MISI/KESAKSIAN LOKAL] - Sesama manusia
 o [URL/LINK EDISI INI]
______________________________________________________________________

Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Arsip ...                   http://www.sabda.org/misi/index.html

_________________
=== EDITORIAL ===

Salam sejahtera!

Jumlah pelanggan e-JEMMi saat ini hampir mencapai 500, termasuk
perorangan dan milis-milis lainnya.  Kalau dihitung dari perkiraan
jumlah anggota dari milis-milis tersebut, maka jangkauan e-JEMMi bisa
mencapai sekitar 1000 - 1300 orang.  Suatu jumlah yang sangat kecil
dibandingkan dengan jumlah orang Kristen Indonesia saat ini.  Tetapi
kita memang bukan berusaha untuk mencari kepopuleran.  Namun kita
perlu bersyukur bahwa mereka yang berlangganan e-JEMMi adalah
orang-orang yang memang merindukan dan mendapati manfaat dari
pelayanan jurnal ini.  Yesus pun hanya populer di antara mereka yang
rindu mencari kebenaran.  Mereka yang sungguh-sungguh menyimak
berita-berita yang disajikan oleh e-JEMMi adalah mereka yang memiliki
tempat di hatinya untuk misi Tuhan di dunia ini.

Harapan kami adalah melalui pelayanan e-JEMMi kita bisa dibukakan
akan luasnya bidang pelayanan misi dan akan kebutuhan yang begitu
besar untuk menunaikan tugas mulia membawa berita Injil ke seluruh
dunia.  Dengan demikian beban misi bisa ditanamkan dan bertumbuh
dalam diri setiap kita, sehingga bila saatnya tiba bagi Tuhan untuk
memanggil anda untuk menggulung lengan baju dan berlelah bagiNya anda
boleh siap memberi jawab.  Tuhan memakai jumlah yang kecil dan
manusia yang nampaknya tidak berarti untuk menjangkau dunia yang
besar dan menaklukkan kuasanya.  Maka bersama ini, kami ucapkan
selamat merenungkan edisi e-JEMMi, dan kiranya anda tidak hanya
mengenali karya-karya Tuhan yang telah terjadi di ladang misi, tetapi
juga peka mengenali karyaNya yang sedang terjadi di hati anda.

Tuhan memberkati,
Redaksi e-JEMMi

____________________
=== SEPUTAR MISI ===

 N I G E R I A
  Pada akhir bulan Februari 1999, Olusegun Obsanjo telah dipilih
  berdasarkan suara mayoritas sebagai presiden pertama Nigeria yang
  demokratis.  Banyak orang Kristen, menurut Gary dan Emma Lou Maxey
  dari Wesley Theological Seminary di Nigeria, yang telah berdoa
  dengan tekun selama berbulan-bulan mengenai pemilihan presiden ini.
  Namun hampir tidak seorangpun dapat membayangkan bahwa yang
  terpilih menjadi presiedn adalah seorang Kristen yang telah lahir
  baru, setelah bertahun-tahun negara tersebut berada di bawah
  pemerintah diktator yang keras.  Sebelum ia terpilih, Obasanjo
  telah dipenjara selama berbulan-bulan, dan beberapa orang yang 
  mengunjunginya mengkonfirmasikan bahwa ia telah menerima Yesus
  Kristus.
  Sumber: (Gary & Emma Lou Maxey), FridayFax - Edisi 2.4.1999

 H O N D U R A S
  Enam gereja di Honduras telah mendirikan 28 gereja baru dalam waktu
  dua tahun.  Sukarelawan dari Southern Baptist di USA telah menolong
  pendeta-pendeta dari Upper Aguan Baptist Association of Honduras
  mencapai visi mereka untuk memulai gereja-gereja baru, demikian
  laporan dari Southern Baptist Convention's International Mission
  Board.  Misionaris dan pendeta-pendeta sedang melatih para pemimpin
  untuk mengambil alih jemaat-jemaat baru di desa-desa yang sebelumnya
  tidak mempunyai gereja.  Tujuh gereja telah dimulai setelah angin
  topan Mitch menghancurkan sebagian besar dari Honduras tahun lalu. 
  "Saya tidak akan terkejut sama sekali jika Roh Kudus bekerja dan
  mengulang kembali apa yang terjadi sehingga pada akhir tahun ini
  berdiri lebih dari 100 gereja-gereja yang begitu giat dan dinamis"
  kata seorang misionaris SBC.
  Sumber: HCJB news report, 15 Maret 1999
          CMD Net Monthly Update - Edisi Maret 1999

 C H A D
  Evangelical Alliance of Chad (Persekutuan Injili Chad) telah
  mengembangkan Chad for Christ, yaitu strategi penginjilan
  sistematis bagi orang-orang Kristen setempat.  Sebanyak 214.869
  orang dilaporkan telah menyerahkan atau mendedikasikan kembali
  hidup mereka kepada Kristus sebagai hasil dari program ini sejak
  tahun 1993.
  Sumber: World Pulse, 5 Maret 1999
          CMD Net Monthly Update - Edisi Maret 1999

 A F R I K A   U T A R A
  Banyak gereja di Afrika Utara bertumbuh kendati atau karena
  mereka mengalami penganiayaan yang sangat berat, menurut
  salah seorang pemimpin Kristen di negara tersebut.  Kaum Islam
  fundamentalis di suatu negara di Afrika Utara ini mendengar melalui
  salah seorang sumber mereka mengenai rencana diadakannya
  persekutuan gereja, dan mereka menunggu di gedung gereja untuk
  membantai orang-orang Kristen yang datang.  Namun pada waktu yang
  telah ditentukan tempat pertemuan itu tetap kosong.  Tidak
  seorangpun dari 65 orang yang diharapkan akan menghadiri
  persekutuan itu datang, termasuk juga pengkhotbah yang khusus
  diundang.  Setiap orang telah dicegah untuk datang oleh suatu
  kejadian yang tidak disangka-sangka: "Dari ban mobil yang meletus
  sampai kunjungan sanak keluarga yang tidak terduga.  Allah mengatur
  dan melakukan 65 mujizat yang berbeda-beda untuk menyelamatkan 65
  orang umatNya, dan menunjukkan bahwa tanganNya berkuasa melindungi
  orang-orang Kristen di negara tersebut," demikian dikatakan oleh
  seorang pengamat.
  Sumber: FridayFax - Edisi 26.3.1999

 S U D A N
  Seorang wanita Islam yang percaya bahwa ia telah dirasuk setan
  sudah mengunjungi bermacam-macam dukun dan tukang sihir, namun tak
  seorangpun dapat menolongnya.  Akhirnya, seorang tukang sihir
  mengatakan kepadanya, "Pergilah kepada beberapa pemuda Kristen yang
  membawa Alkitab di tangannya.  Mereka dapat membantu anda."  Wanita
  ini mengikuti nasehat tersebut dan pergi ke sebuah gereja Kristen,
  kemudian ia minta didoakan.  Ia dibebaskan sepenuhnya daripada semua
  setan tersebut setelah orang-orang Kristen berdoa baginya di dalam
  nama Yesus dan ia telah bertobat.  Wanita tersebut, suaminya dan
  anak-anaknya telah memutuskan untuk mengikut Yesus.
  Sumber: FridayFax - Edisi 26.3.1999
  
_________________________
=== BADAN/SUMBER MISI ===

 B E R D O A   U N T U K   T U N I S I A
  Tahun ini telah ditetapkan menjadi tahun doa untuk Tunisia (Afrika
  Utara) bersamaan dengan diadakannya Awake Tunisia '99.  Salah satu
  agen misi yang terlibat dalam gerakan ini adalah Arab World
  Ministries (AWM).  Edisi bulan Mei 1999 dari Frontline (garis depan),
  majalah yang dikeluarkan oleh AWM, memuat pada halaman tengahnya
  berita-berita mengenai Tunisia, seperti sejarah, misionaris, media,
  lowongan pekerjaan, riset, film-film, lingkungan, dll.  Hubungi AWM
  jika anda tertarik untuk mendapatkan majalah Frontline (tidak
  gratis):74754.1321@compuserve.com
  Sumber: CMD Net - Edisi 9.5.1999

 V I D A   A B U N D A N T E
  Baptist Spanish Publishing House baru saja mengeluarkan album kaset
  penginjilan terbaru yang berjudul "Vida Abundante" (hidup yang
  berkelimpahan).  Kaset ini menggunakan musik hispanis kontemporer
  untuk menyampaikan berita keselamatan.  Kaset ini dibuat dengan
  tujuan untuk bisa menggantikan fungsi dari traktat dalam
  penginjilan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kaset ini,
  kunjungi situs webnya yang dikhususkan untuk proyek ini:
                    http://www.casabautista.org/vida
  atau hubungi Kirk Bullington <knk5@yahoo.com>.
  Sumber: CMD Net - Edisi 9.5.1999

___________________________
=== MISI/KESAKSIAN LOKAL===

S E S A M A   M A N U S I A

Mengasihi sesama memerlukan lebih dari sekedar kata-kata, seperti
yang dialami oleh SA.

Selama aku tinggal di kota ini selama lebih dari setahun, lusinan
pengemis telah mengetuk pintu rumahku.  Beberapa diantaranya sempat
aku temui secara ramah.  Beberapa pengemis yang lain, aku abaikan.
Sedikit dari pengemis itu yang aku ajak bicara dan mencoba untuk
mengerti mereka.

Ada seorang wanita tua. Dia memakai sehelai kain untuk menutupi
rambutnya yang acak-acakan.  Punggungnya bongkok seperti bulir gandum
yang siap untuk dituai.  Bajunya kotor demikian juga kulitnya.  Bau
bawang, keringat dan arang yang terbakar tercium dari tubuhnya.

Selama dua jam di pagi ini, aku sedang sibuk belajar.  Saat istirahat
sebentar, aku mengambil segelas jus dan pergi ke pintu untuk mengganti
pandangan.  Berdiri di pintu sambil menyesap jus, meditasiku terganggu
oleh pemunculan wanita tua itu.  Tetapi aku berpikir, dia mungkin
tidak akan menuju pintu rumahku.  Dia pasti akan lebih memilih rumah
besar milik seorang dokter gigi, yang pasti bukan rumahku.  Dan aku
merasa aman.

Saat aku memperhatikan wanita tua itu, seorang wanita berkebangsaan
lain yang masih muda dan tinggal bersama dokter gigi di rumahnya yang
bertingkat tiga berjalan keluar dari rumah besar itu.  Aku baru yakin
bahwa dia adalah Nia (bukan nama aslinya) saat dia berjalan mendekati
wanita tua itu.  Sekelebat terlintas dalam benakku, bahwa Nia mungkin
akan memberi wanita tua itu sekantung beras dan menyuruhnya segera
pergi, atau mungkin dia akan memperingatkan wanita itu supaya tidak
masuk ke tempat orang lain tanpa permisi terlebih dahulu.  Mungkin
Nia akan memberi pelajaran tentang bagaimana cara untuk menggunakan
bel pintu.  Ternyata aku keliru.

Nia mengajak wanita tua itu ke tempat yang teduh dan mengajaknya
ke beranda.  Dia menolongnya supaya duduk nyaman di kursi, kemudian
Nia mengambil peralatan mandi mulai memandikan wanita tua itu.  Setelah
itu, perhatiannya beralih ke rambut si wanita tua.  Mula-mula dia
mengusapkan shampo ke kulit kepala dan rambut yang kotor itu, dengan
sabar dia menguraikan rambut-rambut yang kusut.  Setelah semua
kekusutan rambut dapat diurai, Nia menyelinap masuk ke dalam rumah
untuk mengambil sebuah gunting, dan kemudian dia memotong rambut
wanita tua itu dengan model yang baru.  Selama duapuluh menit itu,
aku sama sekali tidak beranjak dari tempatku berdiri.  Aku bagaikan
patung lilin yang berdiri di samping pintu dan jus di tanganku
menjadi semakin hangat.  Aku sedang mengamati sesuatu yang sebenarnya
tidak ingin aku pikirkan.  Aku memperhatikan suatu peristiwa yang
tidak pernah didiskusikan dalam buku.  Hal yang secara budaya
sebenarnya tidak masuk akal, dan aku sama sekali tidak menemukan
alasan lain untuk menerangkan hal tersebut.

Puas dengan hasil karyanya, Nia menyelinap ke dalam rumah lagi.
Dia keluar dengan membawa sebuah baju dan beberapa aksesoris, dan Nia
menolong wanita tua itu untuk memakainya. Sesudah semuanya selesai
dilakukan, dia mengulurkan sebuah cermin kepada pengemis itu.  Wanita
tua itu terbelalak saat melihat bayangannya sendiri yang ada di
cermin.  Saat wanita tua itu mulai belajar mengenali wajah barunya,
Nia lari masuk ke dalam rumah, dan kemudian kembali lagi dengan
membawa sekantung makanan yang dia berikan kepada wanita tua itu
sebagai pengganti dari cermin yang dipinjamkannya tadi.  Kemudian,
wanita tua itu berdiri dan beranjak untuk pergi meski Nia
mengisyaratkan tawaran untuk menolongnya.  Sekarang wanita tua itu
berjalan dengan tegap.  Dan bahkan tas yang berat tampaknya tidak
dapat memperlambat langkahnya.  Wanita tua itu tampak seperti sedang
mengejar waktu untuk memenuhi undangan makan siang.  Dia berjalan
segera ke pintu gerbang dan secepat kilat menghilang dari pandangan.

Tak dapat beranjak dari posisiku semula, dan saat kulihat beranda
yang kosong, aku mengulas balik peristiwa yang telah aku lihat.  Aku
menyadari bahwa Nia telah berhasil untuk memahami arti sesama manusia.
Dia telah menunjukkan kebaikannya kepada seorang asing yang
membutuhkan pertolongan.  Nia lebih menuruti keinginan hatinya
daripada pikirannya. Dia tidak membiarkan pikiran mengalahkan dirinya,
dia lebih menuruti keharuan yang menuntun dirinya.  Meskipun Nia
belum mengenal DIA yang mengajarkan tentang "Orang Samaria yang baik
hati", pemudi kebangsaan asing ini telah menunjukkan bagaimana
mengasihi sesama manusia seperti yang pernah diajarkan oleh Yesus.

Sumber: East Asia's Millions (October - December 1996)
        Majalah terbitan OMF Singapore

----------
Jika anda memiliki kesaksian-kesaksian yang membangun iman seputar
dunia misi dan penginjilan, silakan kirimkan kepada kami melalui
alamat email: <owner-i-kan-misi-jemmi@xc.org>

___________________________
=== URL/LINK Edisi ini: ===

 Arab World Ministries            mailto:74754.1321@compuserve.com
 Vida Abundante                   http://www.casabautista.org/vida
 Kirk Bullington                  mailto:knk5@yahoo.com

_____________________________ DISCLAIMER _____________________________

Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari:
* FRIDAYFax (DAWN - Eropa)  dan  CMDNet Update  http://www.cmd.org.nz/
* SIMNOW (Society for International Ministries  http://www.sim.org/
* Advance Newsletter // Brigada Today    http://www.brigada.org/
* Religion Today                         http://www.religiontoday.com/
* Global Glimpse                         http://www.calebproject.org/

Arsip/Bahan misi lainnya: Situs Web e-MISI: http://www.sabda.org/misi/
Copyright(c) 1999 oleh e-JEMMI/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________

Masalah, pertanyaan, tanggapan dan kontribusi bahan dapat dikirimkan
ke :   Rudy Kurniadi <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>, atau
       Staf e-MISI   <owner-i-kan-misi@xc.org>
Situs Web e-MISI/e-JEMMi (Arsip/Link/dll):  http://www.sabda.org/misi/


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)


 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org