Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-JEMMi > Edisi No. 21 Vol. 12/2009
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 05/Edisi 2009 | edisi berikut

e-JEMMi edisi No. 21 Vol. 12/2009 (28-5-2009)

Indonesia

 
________________________________e-JEMMi_______________________________
                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI

EDITORIAL
PROFIL BANGSA: Indonesia
SUMBER MISI: Indonesian Christian Mission
TOKOH MISI: John Wesley: Bara yang Meletup
DOA BAGI MISI DUNIA: Amerika Serikat, Cina
DOA BAGI INDONESIA : Kenaikan Isa Almasih, Roh Kudus, dan Misi

______________________________________________________________________

   THE CLOSER YOU LOVE TO THE WORLD, THE MORE POWER IT HAS OVER YOU
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,

  Indonesia merupakan negara yang terdiri dari ribuan pulau, sehingga
  membuat Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, dan budaya. Selain
  itu, kita juga menjumpai ada lima agama besar dan aliran-aliran
  kepercayaan di Indonesia. Pada satu sisi, kondisi ini sungguh
  memperkaya khazanah bangsa Indonesia. Tapi di sisi lain, kondisi ini
  dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah, dari masalah yang
  kecil sampai yang besar, seperti pertikaian antarsuku atau
  penganiayaan antarpemeluk agama. Sebagai orang percaya, apa yang
  bisa kita lakukan melihat kondisi yang demikian? Saling menyalahkan,
  menghakimi, mengutuk, dan membalas dendam bukanlah solusinya. Gereja
  Tuhan dan orang percaya harus bersatu hati dalam doa dan mulai
  memberkati Indonesia. Mintalah belas kasihan Tuhan agar di tengah
  keragaman keadaan ini, bangsa Indonesia mengenal hati yang saling
  mengasihi dan kerinduan untuk saling bertumbuh. Tuhan memberkati.

  Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
  Novita Yuniarti
  http://misi.sabda.org/
  http://www.sabda.org/publikasi/misi/

______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA

                              INDONESIA
                     Dirangkum oleh: Novi Yuniarti

  Profil Indonesia

  Luas: 1.919.440 km persegi
  Populasi: 237.512.355 (perkiraan Juli 2008)
  Ibu Kota: Jakarta
  Tipe Pemerintahan: Republik
  Populasi di Bawah Garis Kemiskinan: 17,8% (2006)

  Suku Bangsa: Jawa 40,6%, Sunda 15%, Madura 3,3%, Minangkabau 2,7%,
  Betawi 2,4%, Bugis 2,4%, Banten 2%, Banjar 1,7%, lainnya 29,9 %
  (2000)

  Bahasa: Bahasa Indonesia (resmi, bentuk modifikasi bahasa Melayu),
  banyak bahasa suku (tapi yang paling banyak dipakai adalah bahasa
  Jawa dan dialeknya). Lainnya: bahasa Inggris dan sedikit bahasa
  Belanda.

  Agama: Islam 86,1%, Protestan 5,7%, Katolik Roma 3%, Hindu 1,8%,
  lainnya 3,4% (2000)

  Indonesia memiliki 13.600 pulau dan hanya separuh dari pulau-pulau
  itu yang berpenduduk. Pulau-pulau utama yaitu Sumatera, Jawa,
  Kalimantan, Sulawesi, Papua, Kepulauan Maluku, NTB, dan NTT.
  Indonesia memiliki lebih dari enam ratus bahasa suku, tetapi bahasa
  nasional yang dipakai adalah bahasa Indonesia. Negara ini pernah
  dijajah oleh Portugis, kemudian Belanda, dan Jepang selama Perang
  Dunia II. Pada 1945, Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pada tahun
  1965, komunis mencoba mengambil alih Indonesia dengan paksa. Namun
  upaya ini gagal, karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Muslim
  dan mereka sangat membenci keberadaan komunis. Oleh sebab itu, pada
  masa-masa tersebut terjadi kekacauan di Indonesia. Setelah
  pemerintah berhasil menaklukkan komunis, maka pemerintah membuat
  sebuah kebijakan bahwa setiap rakyat Indonesia harus memilih agama
  tertentu yang keberadaannya diakui negara (Islam, Kristen, Katolik,
  Buddha, atau Hindu).

  Ribuan orang memilih menjadi pemeluk agama Kristen, dan peristiwa
  ini mengakibatkan terjadinya kebangunan rohani yang besar. Antara
  tahun 1965 s/d 1971, Tuhan melawat Indonesia dan banyak mukjizat
  terjadi karena Injil Tuhan Yesus diberitakan. Sekitar dua juta
  orang dibaptis. Walaupun tidak semua orang mengerti tentang
  kekristenan secara dalam, tetapi para penginjil berusaha
  membimbing mereka untuk mengenal-Nya lebih dalam. Para penginjil
  saat itu masih bebas memberitakan Injil di negara ini.

  Meskipun ada lima agama resmi di Indonesia, tidak sedikit dijumpai
  penduduk Indonesia yang masih menganut animisme. Di pulau Jawa
  misalnya, masih ada penduduk yang menyembah Nyai Roro Kidul (Ratu
  Laut Selatan), dan bila ada orang yang mati tenggelam di laut
  selatan pulau Jawa, orang-orang ini percaya bahwa Nyai Roro Kidul
  memerlukan mereka. Banyak juga yang menyembah roh-roh, menggunakan
  ilmu hitam yang keras (santet), bahkan ada orang yang melemparkan
  uang dan hewan-hewan yang hidup ke dalam kawah gunung merapi yang
  masih aktif sebagai korban.

  Jakarta merupakan ibu kota dari Indonesia yang terletak di pulau
  Jawa -- pulau yang paling padat penduduknya. Jawa merupakan pulau
  yang sangat indah dengan gunung-gunung berapinya, tanah yang subur,
  dan ladang yang ditumbuhi padi. Di pulau Jawa sendiri terdapat tiga
  kelompok suku utama, yaitu suku Sunda, suku Madura yang hampir
  semuanya beragama Islam, dan suku Jawa yang di antaranya banyak yang
  memeluk agama Kristen. Pada tahun 2004, Indonesia untuk pertama
  kalinya mengadakan pemilihan presiden secara langgsung, dan hingga
  hari ini Indonesia masih dalam proses peralihan menuju demokrasi.
  Negara ini menghadapi tantangan besar pada tahun-tahun belakangan;
  dari bencana tsunami tahun 2004 hingga pergolakan suku dan agama.
  Provinsi Aceh misalnya, telah menerapkan hukum agama. Akibatnya,
  banyak orang Kristen yang merasa dipinggirkan dari masyarakat,
  mengalami aniaya, dan banyak gereja rumah ditutup. Selain itu,
  beberapa tahun belakangan ini, kelompok-kelompok tertentu telah
  melakukan perang suci untuk melawan komunitas Kristen, khususnya di
  Ambon dan Poso. Akibatnya, terjadi pertikaian antara dua kelompok
  komunitas di daerah tersebut yang mengakibatkan ratusan rumah ibadah
  dihancurkan dan menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.

  Pada tahun 2002, Malino Peace Accord ditandatangani di Maluku.
  Penandatanganan ini menandai dimulainya proses rekonsiliasi --
  kedamaian yang rapuh tercipta kembali. Selain masalah politik yang
  tidak stabil, masih ada satu persoalan lagi yang kebutuhannya
  sangat mendesak. Ada pulau-pulau dan suku-suku yang belum pernah
  diinjili. Siapakah yang akan pergi untuk mengajar tentang Tuhan
  Yesus kepada mereka dan membawa mereka untuk mengenal dan mengasihi
  Dia?

  POKOK DOA:

  1. Doakan agar kedamaian terus tercipta di daeer