Juli 2007, Vol.10 No.28
______________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI : Prinsip Dasar dan Prosedur Penerjemahan Alkitab
SUMBER MISI : Pioner Bible Translators (PBT),
Bible Translations (BT),
World Bible Translation Center
DOA BAGI MISI DUNIA: Asia Tengah, Bangladesh, India
DOA BAGI INDONESIA : Pasca-SPMB dan PSB
STOP PRESS : Buletin Doa Open Doors
______________________________________________________________________
TALKING TO SINNERS ABOUT GOD IS IMPORTANT,
BUT TALKING TO GOD ABOUT SINNERS IS MORE IMPORTANT
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Shalom,
Alkitab yang tersedia dalam berbagai terjemahan bahasa sangat
mendukung pekerjaan para penginjil karena Kabar Baik menjadi lebih
mudah dimengerti oleh semakin banyak bangsa/suku-suku bangsa yang
memiliki bahasa-bahasa tersebut. Meski demikian, menerjemahkan
Alkitab ke berbagai bahasa sangatlah tidak mudah. Ada banyak prinsip
dan faktor yang harus dipertimbangkan agar isi Alkitab yang
diterjemahkan betul-betul setia dengan karya asli Alkitab. Oleh
karena itu, para ahli penerjemah Alkitab terus-menerus bekerja keras
untuk menyempurnakan proses penerjemahan Alkitab supaya menghasilkan
terjemahan yang bertanggung jawab.
Sesuai dengan topik yang kami cantumkan di atas, sajian e-JEMMi
minggu ini secara khusus akan membahas prinsip-prinsip dan prosedur
penerjemahan Alkitab. Kiranya informasi yang kami berikan ini
membuka wawasan dan pengenalan Anda tentang Alkitab dengan lebih
baik. Jangan lupa pula untuk menyimak pokok-pokok doa yang bisa Anda
doakan selama seminggu ini. Selamat menyimak dan selamat berdoa.
Redaksi tamu e-JEMMi,
Puji Arya Yanti
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
PRINSIP DASAR DAN PROSEDUR PENERJEMAHAN ALKITAB
Oleh: Forum of Bible Agencies
===============================================
Setelah diskusi selama dua tahun dan pengecekan menyeluruh oleh
setiap anggota organisasi, pernyataan yang dibuat secara
bersama-sama mengenai prinsip-prinsip dasar dan prosedur
penerjemahan Alkitab disetujui dengan suara bulat oleh semua anggota
divisi Penerjemahan Forum Organisasi-Organisasi Alkitab (Forum of
Bible Agencies) pada sebuah rapat tanggal 21 April 1999.
Sebagai anggota Forum Organisasi-Organisasi Alkitab, kami menegaskan
wahyu dan kuasa Kitab Suci dan berjanji melakukan hal-hal seperti
berikut ini.
Berkaitan dengan prinsip-prinsip penerjemahan
---------------------------------------------
1. Menerjemahkan Injil dengan akurat, tanpa mengurangi, mengubah,
merusak, atau menambah-nambahi makna dari teks asli. Keakuratan
dalam penerjemahan Alkitab merupakan sarana komunikasi yang
paling terpercaya dalam menyampaikan makna yang terkandung di
dalamnya dengan setepat mungkin, yang ditentukan berdasarkan
prinsip-prinsip penjelasan/penafsiran.
2. Tidak hanya mengomunikasikan isi yang bersifat informatif, tapi
juga emosi dan karakter dari teks asli. Inti sari dan pengaruh
yang ada dalam teks terjemahan harus sama dengan yang dimiliki
oleh bahasa asli.
3. Menjaga variasi dalam teks asli. Bentuk tulisan yang dipakai
dalam teks asli, seperti puisi, nubuatan, narasi, dan nasihat
harus disajikan dalam bahasa target dengan fungsi komunikatif
yang sama dengan teks asli. Pengaruh, hal-hal yang penting, dan
nilai "mnemonic" (kata, puisi pendek, atau kalimat yang
ditujukan untuk mengingat sesuatu hal) dari teks asli harus
dijaga sebaik mungkin.
4. Dengan jujur menunjukkan konteks sejarah dan budaya yang asli.
Fakta-fakta dan peristiwa-peristiwa sejarah harus diterjemahkan
tanpa mengubahnya. Sekaligus, penerjemahan harus dilakukan dengan
suatu cara agar pembaca bahasa target, meski berada dalam situasi
yang berbeda dan memunyai budaya yang berbeda, dapat memahami
pesan yang penulis asli sampaikan kepada pembaca teks asli.
5. Berusaha memastikan bahwa tidak ada unsur politik, ideologi,
sosial, budaya, atau teologi yang ada sekarang yang dapat merusak
penerjemahan.
6. Mengakui bahwa terkadang penting untuk menyusun ulang bentuk teks
dalam rangka mencapai ketepatan dan pemahaman yang maksimal.
Karena struktur tata bahasa dan sintaksis antara dua bahasa yang
berbeda sering kali tidak cocok, menjaga bentuk asli teks dalam
menerjemahkan sering kali merupakan hal yang mustahil untuk
dilakukan dan menyesatkan. Perubahan bentuk juga sering kali
perlu dilakukan ketika menerjemahkan bahasa kiasan. Sebuah
penerjemahan akan mengubah sebanyak atau sesedikit mungkin
istilah selama itu dibutuhkan untuk menyampaikan pesan dari teks
asli dengan seakurat mungkin.
7. Menggunakan teks-teks Injil dalam bahasa asli yang paling dapat
dipercaya sebagai dasar penerjemahan dan mengakui bahwa teks-teks
itu selalu merupakan hal yang paling penting. Meski begitu,
terjemahan Alkitab dalam bahasa lain yang dapat dipercaya mungkin
dapat digunakan sebagai sumber teks yang mendukung proses
penerjemahan.
Berkaitan dengan prosedur penerjemahan
--------------------------------------
1. Untuk menentukan, setelah penelitian linguistik dan
sosiolinguistik, target pembaca terjemahan dan jenis penerjemahan
yang cocok untuk pembaca itu. Diakui bahwa jenis penerjemahan
yang berbeda-beda ke dalam suatu bahasa mungkin sahih, tergantung
situasi sekitar, termasuk contohnya penerjemahan dalam bahasa
yang lebih formal dan penerjemahan dalam bahasa sehari-hari.
2. Mengakui bahwa penerjemahan ke dalam bahasa target harus
dilakukan oleh para penerjemah yang terlatih dan kompeten yang
menguasai bahasa target sebagai bahasa ibu mereka.
3. Menyerahkan sebagian penerjemahan kepada penutur bahasa ibu yang
terlatih dalam praktik dan prinsip penerjemahan dan menyediakan
tenaga pendukung profesional yang dibutuhkan.
4. Menguji penerjemahan seekstensif mungkin dalam masyarakat
pengguna bahasa target untuk memastikan bahwa penerjemahan itu
akurat, jelas, dan alami, serta memerhatikan kesensitifan dan
pengalaman pembaca bahasa target.
5. Memilih media yang paling cocok bagi penerjemahan untuk pembaca
bahasa target, apakah itu media audio, visual, elektronik, cetak,
maupun kombinasi dari media-media tersebut. Hal ini mungkin
melibatkan penyesuaian bentuk agar cocok dengan media dan latar
belakang budaya sembari memastikan bahwa makna asli pesan dari
teks asli tidak berubah.
6. Mendukung peninjauan ulang secara berkala terhadap terjemahan
yang sudah dikerjakan guna meyakinkan apakah diperlukan perbaikan
atau diterjemahkan ulang.
Berkaitan dengan kemitraan dan kerja sama
-----------------------------------------
1. Mengorganisasi proyek-proyek penerjemahan dengan cara yang dapat
meningkatkan dan memfasilitasi partisipasi aktif orang-orang
Kristen dan komunitas yang lebih luas, sesuai dengan keadaan
sekitar. Di mana ada gereja, kami akan mendorong gereja-gereja
itu untuk terlibat dalam penerjemahan dan melakukan sebanyak
mungkin hal yang dapat dikerjakan untuk membantu proyek
penerjemahan.
2. Bermitra dan bekerja sama dengan organisasi atau individu lain
yang mempunyai tujuan yang sama. (t/Dian)
Diterjemahkan dari sumber:
Situs : The Council on Biblical Manhood and Womanhood
Judul asli artikel: Basic Principles and Procedures for Bible
Translation
Penulis : Forum of Bible Agencies
Alamat URL : http://www.cbmw.org/tniv/fba_guidelines.php
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
PIONEER BIBLE TRANSLATORS (PBT)
==> http://www.pbtusa.org/
Pioneer Bible Translators (PBT) dipangil Tuhan untuk membantu
memberdayakan gereja-gereja dan jemaatnya agar berbagian dalam
melaksanakan tugas penginjilan ke seluruh dunia melalui penerjemahan
Alkitab ke dalam bahasa ibu suku yang akan dijangkau sehingga mereka
beroleh anugerah keselamatan. Dengan Alkitab dalam bahasa yang
mereka pahami, diharapkan setiap suku dapat mengenal dan mengimani
Injil, terlebih lagi menyebarkannya kepada sesamanya, bahkan ke
suku-suku yang lain. Untuk mendukung misinya itu, PBT mengirimkan
ahli bahasa yang kompeten, pengajar baca-tulis, dan ahli-ahli
pendukung lain untuk tinggal dan bekerja di suku yang belum mengenal
Injil. Hasil dari kerja sama PBT dengan gereja-gereja dapat dilihat
dari selesainya Perjanjian baru dalam bahasa Aruamu -- bahasa yang
dipakai di Papua Nugini, salinan pertama Perjanjian Baru untuk
masyarakat di Afrika Barat, Alkitab dalam bahasa Bassa -- bahasa
yang dipakai di Liberia, dan bahasa lainnya. Jika Anda tertarik
untuk mengetahui dengan lebih jelas tentang PBT beserta pencapaian
dan proyek-proyek penerjemahan terbarunya, silakan Anda mengunjungi
situsnya.
BIBLE TRANSLATIONS (BT)
==> http://www.bibletranslation.ws/
Situs Bible Translations ini dibuat oleh David Robert Palmer,
seorang penerjemah Alkitab. Situs ini dibuat terutama untuk
menyediakan hasil penerjemahannya beserta hasil revisinya agar
dapat diunduh secara gratis oleh mereka yang tertarik kapan pun
mereka mau. Sebagai seorang penerjemah Alkitab, David Robert Palmer
telah menyelesaikan beberapa kitab Perjanjian Baru dari bahasa
Yunani ke bahasa Inggris, di antaranya adalah kitab Markus, Lukas,
dan Yohanes. Di situs ini, Anda juga akan menemukan diskusi seputar
masalah versi Alkitab yang berbeda-beda dan pembahasan seputar
penerjemahan Alkitab. Terdapat banyak menu di situs BT ini, di
antaranya adalah KJV Controversy, Bible Versions Poll, Comments on
versions, dan menu-menu menarik lainnya. Pada menu KJV Controversy,
misalnya, terdapat pembahasan seputar permasalahan dalam
penerjemahan Alkitab King James Version. Oleh karena itu, jika Anda
tertarik untuk mengetahui proyek-proyek terbaru David Robert Palmer
dan permasalahan seputar banyaknya versi Alkitab dan
penerjemahannya, silakan segera berkunjung ke situs BT.
WORLD BIBLE TRANSLATOR CENTER
==> http://www.wbtc.com/
World Bible Translation Center (WBTC) adalah perusahaan nonprofit
yang mengabdikan diri untuk menerjemahkan dan mendistribusikan
Alkitab Easy-to-Read Version (ERV) dalam bahasa-bahasa yang paling
banyak dipakai di dunia dengan tujuan untuk membawa jiwa-jiwa kepada
Yesus dan membantu orang-orang percaya untuk lebih bertumbuh dalam
iman. WBTC yang juga anggota Evangelical Council for Financial
Accountability (ECFA) dan Forum of Bible Agencies International
(FOBAI), didirikan pada tahun 1973 untuk menerjemahkan Alkitab ERV
ke dalam seratus bahasa yang paling dominan digunakan di dunia. Pada
tahun 1978, "The New Testament: A New ERV" selesai disusun dan
diterbitkan oleh Baker Book House. Alkitab ini baru lengkap
diproduksi pada tahun 1987. Selama 34 tahun, Dale Randolph, direktur
eksekutif WBTC, telah memimpin WBTC dengan penuh iman untuk
menerjemahkan Injil ke dalam tiga puluh bahasa yang paling banyak
dipakai di dunia. Salah satu bahasa yang menjadi target adalah
bahasa Indonesia. Draf Alkitab WBTC atau ERV bagian Perjanjian Baru
sudah bisa Anda dapatkan jika Anda membuka situs SABDAweb. Silakan
berkunjung ke alamat situs di bawah ini untuk membaca Alkitab ERV
tersebut.
==> http://sabdaweb.sabda.org/versions/drft_wbtc/
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
A S I A T E N G A H
Para penyandang tuna rungu yang tidak dapat mendengar Injil sekarang
sudah bisa membacanya. Setelah lima tahun pelatihan, tiga puluh
penerjemah dari Perserikatan Alkitab (Bible League) secara aktif
masuk ke gereja-gereja di daerah terlarang di Asia Tengah. Sekarang,
lebih dari enam puluh gereja memerlukan penerjemah. Seribu
penyandang tuna rungu yang terancam terisolasi secara sosial sudah
bisa ambil bagian di gereja melalui studi Alkitab, penyembahan, dan
pelayanan terhadap para penerjemah.
Diterjemahkan dari: Mission News, Mei 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9879
Pokok Doa
---------
* Puji Tuhan untuk tiga puluh penerjemah dari Perserikatan Alkitab
(Bible League) yang dikirim ke Asia Tengah untuk melayani para
penyandang tuna rungu untuk belajar membaca Alkitab. Doakan agar
ada lebih banyak penerjemah yang bisa dikirimkan ke gereja-gereja
yang membutuhkan sehingga lebih banyak penyandang tuna rungu yang
dapat membaca Alkitab.
* Banyak gereja di berbagai tempat di dunia yang saat ini belum bisa
melayani para penyandang tuna rungu. Doakan untuk usaha
penginjilan bagi mereka.
B A N G L A D E S H
Kira-kira tingkat melek huruf di Bangladesh adalah sekitar 43%. Hal
itu menimbulkan tantangan yang cukup besar bagi Injil untuk
menjangkau orang-orang yang buta huruf. Untungnya, sebagian besar
orang dapat mendengarkan radio. Tom dari Audio Scripture Ministries
mengatakan bahwa itulah sebabnya mereka mengirimkan ahli teknologi
mereka untuk melatih para "insinyur" di Bangladesh. "Terdapat
program penginjilan yang menggunakan Alkitab audio yang benar-benar
dapat diandalkan, yang saat ini sedang berjalan. Banyak orang yang
datang kepada Kristus melalui program ini. Tapi sekarang, para
teknisi diperlukan untuk membantu menggunakan peralatan yang ada dan
untuk terus memproduksi bahan-bahan audio yang akan disiarkan kepada
orang banyak." Tom berkata bahwa situasi bisa menjadi labil, jadi
dia butuh doa. "Mohonkan keselamatan dari Tuhan bagi para tenaga
ahli kami yang akan pergi ke Bangladesh dan untuk keamanan di negara
itu. Penganiayaan yang dilakukan oleh para ekstremis sudah pernah
terjadi sebelumnya, dan dalam beberapa kunjungan, orang-orang kami
harus sangat berhati-hati -- hampir bersembunyi-sembunyi -- karena
para militan selalu melacak keberadaan orang-orang Kristen.
Diterjemahkan dari: Mission News, Juni 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9989
Pokok Doa
---------
* Berdoa bagi Audio Scripture dalam pelayanan mereka menyediakan
Alkitab audio untuk menjangkau jiwa-jiwa di Bangladesh, khususnya
penduduk yang masih buta huruf.
* Doakan program-program radio yang saat ini sedang dibuat, kiranya
Tuhan memberikan perlindungan kepada orang-orang Kristen yang
terlibat dalam proses pengerjaan program radio ini.
I N D I A
Akhirnya, rekan Audio Scripture Ministries, World Cassette Outreach
(WCO) di India melaporkan bahwa teknisi studio mereka siap untuk
merekam Injil dalam empat bahasa baru. Rekaman yang sudah lama
dinanti-nantikan ini meliputi rekaman dalam bahasa Kok Borok, Karbi,
Kukna, dan Koya. Namun, WCO India masih membutuhkan kendaraan baru
untuk mendistribusikan rekaman-rekaman tersebut. Doakan agar
tersedia dana yang cukup sesuai dengan yang dibutuhkan karena tim
itu bekerja dan tinggal di fasilitas yang rusak berat akibat
terjangan topan yang menyapu tempat itu bulan sebelumnya.
Diterjemahkan dari: Mission News, Mei 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/9889
Pokok Doa
---------
* Doakan Scripture Ministries dan World Cassette Outreach dalam
persiapannya untuk merekam Injil dalam bahasa Kok Borok, Karbi,
Kukna, dan Koya. Tuhan kiranya menolong dan melindungi mereka dari
segenap usaha Iblis yang menghalangi pekerjaan ini.
* Berdoa agar mereka beroleh dana yang cukup untuk melakukan
perbaikan tempat dan fasilitas akibat terjangan topan yang melanda
daerah itu. Biarlah banyak anak-anak Tuhan tergerak untuk membantu
dan menolong.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PASCA-SPMB DAN PSB
==================
Bulan Juli ini menjadi bulan yang sibuk, baik bagi lembaga
pendidikan, maupun bagi para siswa dan calon mahasiswa, tentu
termasuk orang tua. Setelah penyelenggaraan Seleksi Penerimaan
Mahasiswa Baru (SPMB), sejumlah ujian saringan masuk lokal yang
diadakan oleh lembaga pendidikan negeri maupun swasta segera
menyusul. Sementara banyak siswa dan orang tua yang mencari sekolah
bagi anak-anaknya untuk melanjut ke jenjang lebih tinggi. Bagi
mereka, saat ini pun menjadi masa-masa penantian pengumuman
penerimaan.
Pokok Doa
---------
1. Mari bersatu hati berdoa bagi para calon pelajar dan calon
mahasiswa di seluruh Indonesia yang saat ini sedang menanti hasil
Penerimaan Siswa Baru (PSB) dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru
(SPMB). Kiranya Tuhan memberikan kesabaran dan kesiapan hati
untuk menerima setiap hasilnya nanti.
2. Berdoalah pula agar mereka dapat memanfaatkan masa-masa penantian
pengumuman ini dengan bijaksana, khususnya dalam mempersiapkan
diri mereka untuk mengikuti serangkaian ujian lokal yang segera
dilaksanakan.
2. Doakan juga para orang tua dan guru agar senantiasa memberikan
dukungan, didikan yang bijaksana, serta pengarahan pada anak-anak
mereka ini supaya mereka turut memelajari dan mengejar hal yang
penting dan mulia untuk diperjuangkan dalam hidup ini.
3. Berdoa juga bagi para orang tua yang mengalami kesulitan dalam
menanggung beban biaya pendidikan. Kiranya Tuhan menolong mereka
untuk bisa mendapatkan dana yang cukup guna menyekolahkan
anak-anak mereka. Berdoalah agar Tuhan menggerakkan para dermawan
dan lembaga-lembaga yang memberi beasiswa untuk menopang mereka
yang kekurangan.
4. Mari kita doakan juga semua institusi pendidikan, dari tingkat
terendah sampai perguruan tinggi agar mereka selalu menjadi
lembaga yang dapat menjaga kemurnian dan kejujuran berkenaan
dengan PSB, SPMB, maupun ujian-ujian lokal yang menyusul
penyelenggaraannya.
5. Sebagian siswa telah diterima di perguruan tingi yang mereka
rindukan melalui jalur Pemanduan Minat dan Prestasi (PMP). Doakan
agar mereka bersyukur untuk hal ini dan agar mereka dapat terus
melihat kehendak Tuhan dalam hidup mereka. Doakan pula calon
pelajar dan calon mahasiswa yang ternyata tidak diterima dan
belum mendapatkan sekolah yang mereka inginkan, kiranya Tuhan
memberi kekuatan sehingga mereka tidak putus asa dan terus
berusaha untuk mencari sekolah lain.
______________________________________________________________________
STOP PRESS
BULETIN DOA OPEN DOORS
======================
Apakah Anda rindu berdoa bagi para pengikut Kristus di seluruh dunia
yang saat ini sedang mengalami kesulitan dan tekanan karena
memberitakan Injil atau yang sedang dianiaya karena memertahankan
iman mereka pada Yesus Kristus? Buletin Doa Open Doors, yang hadir
sebagai hasil kerja sama antara Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) dan
Yayasan Obor Damai Indonesia, ingin mendorong Anda terlibat dalam
pelayanan misi melalui doa-doa yang Anda naikkan setiap hari.
Daftarkan diri Anda untuk menjadi pelanggan sehingga Buletin doa
Open Doors ini dapat hadir ke "mailbox" Anda secara rutin setiap
awal bulan. Untuk berlangganan, prosesnya sangat mudah, silakan isi
formulir di bawah ini dan potong, lalu kirimkan ke alamat:
==> < doa(at)sabda.org >
------------------------- potong di sini --------------------------
FORMULIR BULETIN DOA OPEN DOORS
Nama lengkap :
Alamat e-mail:
Umur :
Gereja :
Kantor kerja :
------------------------- potong di sini --------------------------
Kirim ke: ==> < doa(at)sabda.org >
Anda juga dapat mengajak teman atau gereja Anda untuk ikut berdoa,
silakan daftarkan mereka dengan mengcopy formulir di atas dan isi
informasi tentang mereka, lalu kirimkan kepada kami ke alamat yang
sama.
Informasi:
Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
==> < http://ylsa.sabda.org/ >
Open Doors International
==> < http://www.opendoors.org/ >
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memerbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
Pimpinan Redaksi: Yulia Oeniyati
Redaksi tamu: Puji Arya Yanti
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi: < misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://ylsa.sabda.org/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
|