Desember 2006, Vol.9 No.48
______________________________ e-JEMMi _____________________________
(Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI
EDITORIAL
ARTIKEL MISI : Yang Lama dan yang Baru: Apakah Keseluruhan Isi
Alkitab Benar-Benar Ditujukan untuk Kita?
SUMBER MISI : Worship Resources, SOON Ministries
DOA BAGI MISI DUNIA: Swaziland, Korea Utara, Paraguay
DOA BAGI INDONESIA : Persekutuan Doa Mahasiswa
SURAT ANDA : Minta Informasi tentang Suku X
______________________________________________________________________
"FIRMAN-NYA ADALAH PELITA YANG TAKKAN PERNAH PADAM"
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam,
Sejak dulu sampai sekarang Alkitab masih menuai kontroversi. Ada
yang berpendapat bahwa Alkitab hanya tulisan manusia biasa, bukan
buku yang diilhami Allah. Ada juga yang menyatakan bahwa bagian-
bagian Alkitab tertentu tidak cocok dengan nalar dan ilmu
pengetahuan.
Demikianlah kewibawaan Alkitab sering kali dirongrong. Meskipun
banyak yang meragukannya, (keseluruhan) isinya dapat tetap bertahan
sampai hari ini karena pemeliharaan-Nya. Pada edisi ini, kami
menyajikan artikel mengenai Alkitab ke hadapan Anda silakan
disimak. Tuhan memberkati!
Redaksi e-JEMMi,
Lisbet
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI
YANG LAMA DAN YANG BARU
=======================
Apakah Keseluruhan Isi Alkitab Benar-Benar Ditujukan untuk Kita?
Pada suatu waktu antara tahun 114 -- 124 Masehi, tokoh terkemuka
dalam gereja Kristen bernama Marcion mengemukakan sesuatu yang
menentang Perjanjian Lama (PL). Dia percaya bahwa Tuhan dalam PL
berbeda dengan Allah yang disebut Bapa oleh Yesus Kristus. Maka dia
memutuskan untuk mengurangi Alkitab menjadi hanya bagian Perjanjian
Baru (PB).
BILA ADA DUA PERJANJIAN, APAKAH ITU BERARTI ADA DUA ALLAH YANG
BERBEDA?
Meskipun pendapat Marcion dikutuk oleh gereja mula-mula, pertanyaan
di atas masih juga menjadi perdebatan pada zaman ini: "Apakah Allah
dalam PL berbeda dengan Allah dalam PB? dan "Apakah kita masih
memerlukan PL meski telah mempunyai 27 kitab PB?"
Adalah salah apabila kita membuat garis batas untuk membedakan kedua
perjanjian tersebut. Yesus sendiri berkata tentang 39 Kitab PL,
"Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku," (Yohanes
5:39). Pada masa itu, tidak ada kitab suci selain ke-39 kitab
tersebut. Dalam PB, penulis kitab Ibrani mengawali dengan mengatakan
bahwa pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara
berbicara kepada nenek moyang kita, maka pada zaman akhir ini Ia
telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya (Ibrani
1:1-2). Di dalam Yohanes 12:41 disebutkan bahwa ketika Nabi Yesaya
mengisahkan dalam PL bahwa ia mendapat penglihatan tentang Tuhan,
dia berbicara dengan, tidak lain, daripada Yesus Kristus (Yohanes
12:41).
BENARKAH PB LEBIH BERKUASA DARIPADA PL?
Rasul Paulus mengajarkan, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah
memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk
memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran"
(2Timotius 3:16). Keseluruhan Alkitab merupakan satu rangkaian
cerita narasi bersambung. Yesus sendiri menggarisbawahinya dalam
perjalanan ke Emaus (Lukas 24:13-35). Kleopas dan temannya sangat
terpukul akan kematian Yesus hingga tidak mengenali ketika berjumpa
dengan-Nya di jalan menuju Emaus. Mereka telah berharap bahwa
Yesus-lah yang akan membebaskan Israel, namun ternyata Dia mati.
Yesus berkata, "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu,
sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan
para nabi ...! Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis
tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci (PL), mulai dari kitab-kitab
Musa dan segala kitab nabi-nabi." Mereka tidak mengerti karena tidak
tahu atau tidak percaya bahwa kisah pembebasan yang telah dimulai
sejak zaman Musa dan nabi-nabi lain itu telah digenapi dalam Yesus.
PADA KENYATAANNYA TETAP SAJA YANG SATU ADALAH PERJANJIAN YANG "LAMA"
SEDANGKAN YANG SATU "BARU", BUKAN?
Beberapa orang mengatakan, "Saya akan menerima bahwa PL memang
menekankan kedatangan Sang Mesias, yakni Yesus. Tapi bukankah
kekristenan adalah sesuatu yang baru, berdasarkan pada rencana atau
perjanjian yang baru dari Allah? Bukankah Yeremia menubuatkan dalam
Yeremia 31:31-34 bahwa "perjanjian yang baru" akan datang? Kenapa
harus meributkan hal-hal detail dalam PL?
Yeremia benar-benar menubuatkan sebuah "perjanjian yang baru", tapi
apa yang dia maksud adalah tambahan dari Allah terhadap "perjanjian
yang dulu" dibuat Allah dengan Hawa (Kejadian 3:15), Abraham
(Kejadian 12:2-3), dan Daud (2Samuel 7:1-19). Jadi, Tuhan
"memperbaharui" perjanjian itu -- dalam bahasa Ibrani, hanya kata
"baru" saja yang sesuai untuk mengartikan ini. Lebih dari 70%
perjanjian yang baru itu merupakan pengulangan dari janji yang telah
dibuat pada zaman taman Eden-Abraham-Daud. Yesus juga memperingatkan
supaya kita tidak berpikir bahwa Dia telah datang untuk membatalkan
janji-Nya dalam PL. "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang
untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan
untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya," sabda-Nya dalam
Matius 5:17. Firman-Nya lagi, "Karena Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau
satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum
semuanya terjadi" (Matius 5:18).
APA YANG MEMBUAT ALKITAB MENJADI SATU KESATUAN?
Keseluruhan isi Alkitab adalah buah pikiran dan rencana Allah.
Alkitab menyebutkan hal tersebut sebagai "janji" yang Allah buat
melalui Abraham bagi semua bangsa (Keluaran 12:2-3). Dalam buku
berjudul "The Prophets and The Promise" (Para Nabi dan Janji),
Willis J. Beecher menyatakan bahwa janji Allah tersebut digenapi
selamanya, dari dulu hingga sekarang melalui sejarah dan bangsa
Israel dengan Kristus sebagai pusatnya.
Ke-39 kitab PL menggunakan berbagai kata untuk menunjuk pada rencana
dan janji Allah, seperti "perjanjian", "sumpah", dan "firman", ke-27
kitab PB menggunakan kata "janji" lebih dari lima puluh kali untuk
meringkas inti dari karya Allah yang berkelanjutan.
Faktanya, ketika Paulus diadili sebelum kedatangan Agripa, dia
meringkas Kitab Suci beserta misinya dan tentang Israel serta gereja
sebagai berikut, "Dan sekarang aku harus menghadap pengadilan oleh
sebab aku mengharapkan kegenapan JANJI, yang diberikan Allah kepada
nenek moyang kita, dan yang dinantikan oleh kedua belas suku kita,
sementara mereka siang malam melakukan ibadahnya dengan tekun"
(Kisah Para Rasul 26:6-7, ditambah penekanan).
APAKAH JANJI INI HANYA UNTUK BANGSA ISRAEL DAN BUKAN UNTUK BANGSA
KAFIR?
Rasul Paulus berusaha keras memastikan bahwa tidak seorang pun
merasa bahwa Allah hanya mementingkan umat kasayangannya, bangsa
Yahudi. Dia menyimpulkan dalam kitab Roma dengan petikan ayat dari
2Samuel 22:50, Ulangan 32:43, Mazmur 117:1 dan Yesaya 11:10 untuk
menunjukkan bahwa "Janji yang dibuat untuk [Abraham, Ishak, dan
Yakub] diberikan supaya orang-orang bukan Yahudi memuliakan
Allah" (Roma 15:8-12) bersama-sama dengan bangsa Yahudi.
Lebih lanjut lagi, ketika perpecahan antarorang Yahudi terjadi,
tentang apa dan bagaimana mereka harus menerima orang-orang bukan
Yahudi, Yakobus mengutip kitab Amos (PL) yang menunjukkan bahwa
bangsa kafir juga termasuk di dalam kerajaan Daud, "Semua orang lain
mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang
Kusebut milik-Ku" (Kis. 15:17). Ini sama dengan apa yang telah
dijanjikan kepada Abraham dalam Kejadian 12:3, "Olehmu (Abraham)
semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
APAKAH JANJI INI MENIADAKAN HUKUM ALLAH?
Roma 3:31 dengan jelas mengatakan, "Jika demikian, adakah kami
membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya,
kami meneguhkannya."
"Bila kita berpendapat demikian," beberapa orang akan dengan cepat
menyimpulkan, "haruskah kita membawa domba dan kambing ke gereja
sebagai persembahan dan tidak memakai baju yang terbuat dari dua
jenis bahan yang berbeda dan ditenun bersamaan karena hal itu
melanggar hukum?"
Ada perbedaan antara hukum moral (seperti Sepuluh Hukum Tuhan dan
Hukum Suci di Imamat 18-20), jenis-jenis hukum sipil yang bersifat
seremonial yang diberikan Allah pada Musa. Banyak yang mengatakan
bahwa hukum tersebut hanya satu dan kita tidak bisa membedakannya
menjadi tiga. Tapi, inilah yang diajarkan Yesus, Sang Guru Agung,
dalam Matius 23:23, bahwa ada beberapa hal dalam hukum tersebut yang
dinilai "lebih tinggi" atau "lebih penting". Yesus setuju bahwa
persepuluhan dari selasih, adas manis, dan jintan harus dibayar
(karena waktu itu Ia belum disalibkan). Tapi keadilan, belas
kasihan, dan kesetiaan, menempati prioritas pertama (menunjuk pada
hukum moral).
Lebih lagi, ketika Allah memberikan Sepuluh Hukum-Nya pada Musa di
Gunung Sinai, Musa diminta untuk membuat Kemah Suci dan segala
perabotannya berdasarkan pola yang diberikan (Keluaran 25:9, 40).
Hal ini menunjukkan bahwa aspek-aspek seremonial dari hukum tersebut
merupakan "salinan" dan "contoh" dari bentuk dan wujud sesungguhnya
yang masih ada di surga. Oleh karena itu, mereka mengira-ngira apa
yang akan terjadi pada kedatangan-Nya yang pertama dan kedua. Ibrani
(PB) menyebut Kemah Suci, perabotan, pelayan, dan pelayanannya
sebagai "gambaran dan bayangan" dari apa yang sesungguhnya akan
datang di dalam Kristus (Ibrani 8:5).
APAKAH DI MASA SEKARANG JANJI TERSEBUT MASIH BERLAKU?
Paulus mengajarkan dalam Galatia 3:8, "Dan Kitab Suci, yang
sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan
Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil
kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati." Jadi, "kabar
baik" yang menjadi dasar bagi penebusan jiwa Abraham sama dengan
"kabar keselamatan" yang memanggil seluruh umat kepada Penebus kita,
Yesus Kristus.
Roma 1:2-4 menunjuk pada kesamaan ini, "Injil itu telah
dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam
Kitab Suci, tentang Anak-Nya ... Anak Allah yang berkuasa." Dalam
Ibrani 3:17; 4:2 ketika menyebutkan tentang Israel yang mengeraskan
hati mereka dan jatuh dalam dosa, diperingatkan juga supaya kita
harus berjaga-jaga karena "Sekalipun janji akan masuk ke dalam
perhentian-Nya masih berlaku ... kepada kita diberitakan juga kabar
kesukaan" (Ibrani 4:1-2), seperti juga yang telah diberitakan kepada
para pria dan wanita yang pada waktu itu jatuh ke dalam dosa karena
tidak percaya pada sabda-Nya.
SATU KATA UNTUK SEMUANYA
Pesan yang disampaikan oleh Alkitab berpusat pada satu firman-Nya
yang masih berbicara pada kita hingga sekarang. Bagaimana kita bisa
memisahkan apa yang telah Tuhan satukan? Bagaimana kita bisa
membedakan Tuhan PL dan PB? Bagaimana kita menyatakan bahwa Tuhan
berubah arah pikiran karena adanya dua Perjanjian tanpa
membandingkan dulu apa yang Ia ajarkan lewat firman dan lewat
bibir-Nya ketika Dia berada di bumi? Mazmur 119:160 menegaskan,
"Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang
adil adalah untuk selama-lamanya." (t/Dian H)
Bahan diterjemahkan dari sumber:
Judul majalah: Decision, Juli/Agustus 2006
Judul asli : Something Old, Something New: Is The Whole Bible
Really For All Of Us?
Penulis : Walter C. Kaiser Jr.
Penerbit : Billy Graham Evangelistic Assosiation, North
Carolina
Halaman : 16 -- 17
Situs : http://www.decisionmag.org/
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
WORSHIP RESOURCES
==> http://www.worr.org
Situs Worship Resources merupakan departemen dari Greater Europe
Mission, memiliki banyak sumber bahan gratis. Pada halaman
"Worldwide Worship," tersaji banyak tautan dan artikel yang
berhubungan dengan penyembahan di dunia. Silakan simak artikel "The
Bridge: Worship and Culture" pada halaman Artikel. "Worship Notes
merupakan buletin elektronik bulanan gratis dapat Anda temukan pada
situs ini juga. Jika tertarik, silakan mendaftar pada bagian ini.
Selamat berkunjung.
SOON Ministries
==> http://www.soon.org.uk/studyephesians
SOON Ministries merupakan organisasi interdenominasi yang bergerak
dalam pelayanan penjangkauan ("outreach") internasional, sebagai
bagian dari WEC Internasional dan anggota dari UK’s Evangelical
Alliance Global Connections.
SOON Ministries kini telah menerbitkan bahan untuk mempelajari kitab
Efesus. Nah, jika Anda punya kerinduan untuk mempelajari kitab ini,
situs ini adalah situs yang cocok untuk Anda kunjungi. Walaupun
disampaikan dalam bahasa Inggris, namun karena situs ini memang
ditujukan kepada orang-orang dari luar negara Barat, penyajiannya
pun menggunakan bahasa Inggris yang sederhana.
Silakan mengunduh dan mempelajarinya bersama dengan kelompok kecil
Anda. Bahan yang tersedia secara gratis ini terdiri dari 32 halaman.
Selain itu, bahan ini juga sengaja dirancang untuk dapat digunakan
dalam kelompok diskusi kecil. Sangat ideal digunakan dalam kelompok
PA dalam gereja, sekolah-sekolah, tempat kerja, dan dalam pelayanan
penjara.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
S W A Z I L A N D
Swaziland -- Swaziland merupakan negara yang 43% persen populasi
orang dewasanya terinfeksi HIV. Menurut Tom Watkins dari Trans World
Radio (TWR), angka ini menempati rata-rata tertinggi di dunia. TWR
telah berada di sana selama 32 tahun dan bekerja sama dengan Kerus
Global Education. "Kami menggunakan pendekatan berbasis karakter
yang berfokus pada karakter pendidikan (untuk membantu penduduk
Swaziland) supaya mereka dapat membuat keputusan bijaksana yang bisa
mengarah pada gaya hidup sehat dan melihat Yesus sebagai teladan
utamanya. Berangkat dari pandangan ini kami kemudian membuat sebuah
program drama radio. TWR telah memiliki strategi baru -- konferensi
pendeta-pendeta yang berisi informasi medis yang akurat tentang HIV
serta membantu mereka melihat dari sisi lain yaitu bahwa mereka juga
bisa menjadi saluran berkat dalam masyarakat. "Para pendeta ini
merupakan kunci utama untuk membuka semua masalah HIV/AIDS. Ada
banyak tempat di dunia, terutama Afrika, di mana gereja berdiri,
tapi mungkin tidak ditemukan kantor pos atau dokter atau apa pun
yang berkaitan dengan infrastruktur ataupun suara yang dapat mereka
percayai." Seiring dengan disertakannya berita Injil dalam
penjangkauan ("outreach"), hati mereka yang mendengar pun akan
diubahkan.
[Sumber: Mission Network News, November 2006]
Pokok Doa:
----------
* Virus HIV telah menyerang 43% penduduk Swaziland dewasa, itu
berarti hampir setengah penduduknya. Berdoalah agar penduduk
Swaziland dapat memiliki gaya hidup sehat, tidak hanya sehat
jasmani, tetapi juga memperhatikan kesehatan rohani mereka.
* TWR berupaya untuk terlibat langsung membantu penduduk Swaziland,
salah satunya yaitu lewat konferensi yang diadakan bagi para
pendeta. Dukung dalam doa kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh
TWR agar mereka diberikan kekuatan, kesabaran dalam setiap apa
yang menjadi rencana mereka.
K O R E A U T A R A
Korea Utara -- Metode intimidasi yang diterapkan bagi mereka yang
ingin melarikan diri dari rezim yang kejam di Korea Utara membawa
catatan kelam bagi hak-hak asasi manusia. Lindsay, koordinator Open
Doors USA Advocacy mengatakan bahwa hal ini menjadi alasan mengapa
mereka ikut bersuara dalam protes internasional pada tanggal 2
Desember. "Sampai mereka merasakan adanya tekanan, mereka tidak akan
mengubah sistem. Itulah sebabnya kami meminta orang Kristen dan
pendukung soal isu Korea Utara di seluruh dunia untuk ikut bergabung
dalam protes ini. Jika banyak orang ambil bagian, mereka akan merasa
ditekan sebab jelas mereka akan bertindak bila ada tekanan yang
cukup." Usaha penginjilan dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan
orang Kristen harus bertahan terhadap siksaan. "Betul-betul tidak
ada kebebasan beragama di Korea Utara. Alasan mengapa Open Doors
merasa sangat terlibat dalam isu Korea Utara ini tidak hanya karena
alasan kemanusiaan dan hak asasi manusia, tapi juga karena orang
Kristen di sana tidak bisa menjalankan keyakinan mereka. Bila mereka
kedengaran menyebut nama `Allah`, atau ketahuan memiliki Alkitab
atau literatur keagamaan lain, mereka akan langsung dipenjara atau
dieksekusi.
[Sumber: Mission Network News, November 2006]
Pokok Doa:
----------
* Penganiaayaan di Korea Utara seakan telah menjadi "sahabat kental"
bagi saudara-saudara kita di sana. Terus naikkan doa bagi mereka
agar diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi tindakan
pemerintahan mereka yang tidak takut akan Tuhan.
* Kasih Bapa berlaku untuk setiap orang termasuk juga bagi
pemerintah Korea Utara. Mari berdoa, mohon Roh Kudus melembutkan
dan membuka hati para pemimpin mereka agar punya rasa takut akan
Tuhan.
P A R A G U A Y
Sebagai misionaris, John Stucky mulai menyiapkan enam bahan akhir
penginjilan untuk kelas Alkitab, John sangat bersuka cita sebab dia
akan segera memberitakan Injil kepada masyarakat Sanapana di
Paraguay.
Dia sedang menerjemahkan bagian-bagian dalam Alkitab mulai dari
Kejadian dan diakhiri dengan kehidupan, kematian, dan kebangkitan
Yesus Kristus.
Sebelum ini, kitab Kejadian sudah selesai dan diperiksa. Namun,
pasal-pasal setelah Kejadian masih harus dikerjakan. John perlu
menerjemahkan ulang Alkitab dalam bahasa Sanapana ke bahasa Inggris
supaya konsultan terjemahan bisa memahami isinya. Dia juga masih
membutuhkan bantuan pada penutur bahasa Sanapana asli untuk
memeriksa terjemahannya. Setelah itu, John dan konsultan bahasa akan
bekerja bersama para penutur asli itu untuk melihat seberapa paham
mereka akan isi Alkitab.
Ini adalah tugas besar yang akan diemban John setelah tahun baru
ini. Terjemahan dari bahasa Sanapana ke bahasa Inggris harus sudah
selesai sebelum mereka dapat melakukan pengecekan akhir pada bagian
kitab-kitab tersebut.
[Sumber: New Tribes Mission, November 2006]
Pokok Doa:
----------
* Mari bersyukur atas selesainya penerjemahan dan pemeriksaan
terjemahan kitab Kejadian. Kitab-kitab selanjutnya sedang
dikerjakan, oleh karena itu teruslah mendukung pengerjaan ini di
dalam doa, agar segera selesai untuk selanjutnya diperiksa.
* Berdoalah agar dalam kesehariannya tim NTM diberikan kekuatan dan
kebijaksanaan dalam mempersiapkan materi pengajaran serta
terjemahan kitab-kitab supaya orang-orang Sanapana segera
mendengar Berita Kesukaan ini.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
PERSEKUTUAN DOA MAHASISWA
=========================
Pokok Doa:
----------
* Doakan setiap organisasi pelayanan mahasiswa Kristen yang tersebar
di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa di antaranya
adalah LPMI (Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia), PERKANTAS
(Persekutuan Antar Universitas), dsb. yang salah satu usahanya
adalah menjangkau dan mengenalkan Yesus kepada para mahasiswa.
* Berdoalah untuk program-program penginjilan yang diadakan untuk
para mahasiswa, baik secara massal maupun pribadi. Kiranya melalui
program-program tsb. banyak mahasiswa yang dimenangkan untuk
Kristus.
* Berdoalah untuk proses tindak lanjut ("follow-up") dan berbagai
pelatihan yang disiapkan guna memperlengkapi para mahasiswa yang
telah bertobat agar iman mereka dapat terus bertumbuh.
* Doakan agar lebih banyak mahasiswa Kristen yang memiliki hati yang
melayani dan terbeban untuk memenangkan jiwa teman-temannya di
kampus. Berdoa supaya mereka peka mendengar panggilan Allah atas
diri mereka dan mau menaati rencana kehendak-Nya.
* Berdoalah untuk para mahasiswa Kristen yang ikut melayani agar
studinya tidak terbengkalai sehingga dapat menyelesaikan studinya
dengan baik, tepat waktu dan dapat menjadi teladan bagi
teman-temannya.
* Berdoalah untuk mahasiswa-mahasiswa Kristen yang merasa terpanggil
untuk menjadi hamba Tuhan secara penuh ("full-time"). Doakan agar
mereka betul-betul jelas akan panggilan Tuhan ini dan mau
memperlengkapi diri agar dapat dipakai oleh Tuhan secara maksimal.
* Berdoalah juga bagi pelayanan kepada Mahasiswa Kristen agar bisa
mendorong dan menggerakkan para mahasiswa yang ingin melayani dan
menggenapi Amanat Agung sehingga dapat menjadi berkembang menjadi
pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh mahasiswa sampai ke ujung
bumi.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
>From: cicillia <c_anre(at)xxxx>
>Saya memang punya panggilan misi ke Suku X, saya sedang mencari
>tahu situasi disana, apa saja mengenai suku X dan perkembangan
>misi disana.
>Rencana saya di tahun 2007, bila ada kesempatan saya akan melakukan
>perjalanan pergi ke sana untuk perjalanan mission trip.
>Hormat saya,
>Sicillia
Redaksi:
Cicillia, senang sekali mendengar kerinduan Anda untuk melayani di
suku tersebut. Kami berdoa agar kerinduan Anda terpenuhi sesuai
dengan kehendak Bapa yang mengutus. Untuk mendapatkan profil suku
tersebut secara lengkap, silakan berkunjung ke situs e-MISI:
==> http://misi.sabda.org/
Setelah itu, klik Lintas Budaya. Namun untuk masuk ke bagian ini,
terlebih dahulu Anda harus punya user name dan password. Keduanya
sudah kami kirimkan ke alamat e-mail Anda.
Atau Anda juga dapat berkunjung ke:
==> http://www.joshuaproject.net/ethne.php
Situs ini juga dapat menolong Anda untuk mengetahu profil suku
tersebut dengan lengkap. Selamat berkunjung.
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
New Tribes Mission http://www.ntm.org/
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Lisbet, Ary, Lanny
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2006 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi : < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan : < owner-i-kan-misi(at)xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________
|