======================================================================
><> ><> Buletin e-JEMMi <>< <><
Edisi Januari 2004, Vol.7 No.02
======================================================================
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Suatu Gerakan Pembaharuan Misi
o [Profil Sumber Misi] : Avant Ministries -- Global Mission Union
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Afrika, Internasional, Afrika Timur,
Pakistan
o [Doa Bagi Indonesia] : Doakan WEC Indonesia
o [Surat Anda] : Tidak Mendapatkan Kiriman e-JEMMi
o [URLs Edisi Ini]
**********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/meng-copy/memperbanyak semua/sebagian bahan
dari Buletin e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan
mencantumkan SUMBER ASLI dari setiap bahan dan Buletin e-JEMMi sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia. Thanks.
**********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam sejahtera.
Bagaimana Anda membuat rencana-rencana untuk tahun 2004? Kami yakin
saat ini Anda masih memiliki semangat yang bulat untuk
mewujudkannya. Walaupun tahun 2004 baru kita lewati 13 hari, tapi
kita harus sudah membuat strategi dan persiapan agar semua rencana
kita dapat sukses dilaksanakan. Ada pepatah mengatakan:
"Sukses masa depan Anda tergantung dari hari ini."
Kalau kita tidak menggunakan hari-hari kita dengan baik maka
kesuksesan masa depan kita mungkin tidak akan pernah kita raih.
Nah, mari kita bersama-sama belajar menggunakan waktu yang diberikan
Tuhan dari hari ke hari dengan bertanggung jawab. Mulailah dengan
hari ini!
Dalam edisi kedua bulan Januari ini, Redaksi ingin mengajak Anda
untuk belajar tentang gerakan pelayanan yang terjadi di dunia misi.
Melalui artikel tersebut kami harap kita semua semakin menyadari
pentingnya pelayanan misi, khususnya bagi dunia yang belum dijangkau
Injil. Keterlibatan umat Tuhan dalam pelayanan ini, termasuk kita
pembaca e-JEMMi, akan sangat dibutuhkan. Pupuklah hubungan kita
dengan Tuhan, karena hanya dengan kasih kepada Kristus lah maka kita
memiliki kerinduan menjangkau orang-orang yang belum mengenal Kasih
Kristus.
Sajian lain adalah sumber informasi misi yang akan memperkenalkan
pelayanan misi "Avant Ministries". Simak juga beberapa berita misi
dari negara-negara Afrika dan Pakistan yang akan mendorong kita
untuk berdoa bagi tempat-tempat yang belum seluruhnya mendengar
Injil ini. Doakan juga pelayanan WEC yang sangat aktif melakukan
pelayanan misi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Oke, selamat berdoa!
Redaksi Buletin e-JEMMi
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
"EVERY HEART WITHOUT CHRIST IS A MISSION FIELD,
EVERY HEART WITH CHRIST IS A MISSIONARY."
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ ARTIKEL MISI ~~
SUATU GERAKAN PEMBAHARUAN MISI
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Secara historis, pergerakan modern untuk mencapai ujung-ujung bumi
untuk memberitakan Berkat Allah telah terjadi dalam bentuk gelombang-
gelombang.
Gelombang pertama yang dimotori oleh William Carey pada akhir tahun
700-an, menyapu rata pantai-pantai barat daratan dunia. Era kedua,
dirintis oleh Hudson Taylor sekitar tahun 1865, mendorong berlomba-
lombanya para misionari yang dengan penuh keberanian masuk ke
wilayah pedalaman berbagai bangsa. Gelombang ketiga bangkit
meresponi ajakan Cameron Townsend dan Donald McGavran untuk pergi ke
tempat "orang-orang yang belum terjangkau" atau "tersembunyi" yang
secara budaya tertutup, yang mulai membengkak di dekade terakhir
sebelum tahun 2000.
Seperti dalam masa-masa Perjanjian Baru, sekarang ada "Paulus" dan
"Timotius". Walaupun lebih sedikit dalam jumlah, ada beberapa orang
yang mengikuti teladan Paulus untuk "pergi ke tempat dimana Kristus
tidak disebut." Mereka telah menetapkan sasaran-sasaran dengan
berani, berpengalaman, dan agresif untuk menembus batas-batas akhir.
"Saya telah memberitakan sepenuhnya Injil Kristus ke wilayah-wilayah
ini, saya akan berangkat ke Spanyol" yang di masa Paulus adalah
ujung bumi! (Baca Roma 15).
Di abad 21 ini, para misionari yang berpikiran maju memegang aspek
Markus 16 dari Amanat Agung: "Pergilah! Ajarkanlah!" Di tempat
dimana para penginjil yang berani dari generasi sebelumnya
memberitakan Injil Damai, sekarang ini ada ribuan "orang-orang
Makedonia" baru yang menurut catatan berdiri di pantai bangsa mereka
untuk memanggil "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!
Ajarkanlah kami Firman itu begitu rupa sehingga kami bisa mengajar
kepada orang lain" (baca 2Timotius 2:2). Timotius, Titus, dan
Erastus-lah yang Paulus utus untuk "mengatur apa yang masih perlu
diatur dan supaya menetapkan penatua-penatua di setiap kota."
(Titus 1:5)
Beberapa orang telah menganjurkan untuk kembali mengatur posisi
15.000 misionaris dunia ini -- yang telah bekerja di ladang-ladang
yang telah terjangkau, kepada sasaran kelompok orang yang belum
dijangkau. Namun pekerjaan-pekerjaan yang sedang dilakukan di antara
kelompok orang yang telah terjangkau Injil juga penting. Gereja-
gereja yang telah berdiri di wilayah-wilayah kelompok orang yang
telah terjangkau perlu diperlengkapi, dilatih, dan dimotivasi bukan
hanya untuk menginjili bangsanya tetapi untuk menjadi markas
pengiriman misionaris untuk menggapai mereka yang belum terjangkau!
Diperlukan dukungan bagi para pekerja misi dan bantuan keuangan
untuk pelayanan. Perlengkapan ini benar-benar perlu untuk memperkuat
gereja-gereja yang baru. Inilah gelombang baru dari para misionari
Dunia Ketiga. Contohnya, ketika berada di pelabuhan Arica Cile, satu
tim pelayanan dari kapal Logos II telah diutus ke LaPaz, Bolivia,
untuk mengadakan konferensi yang berutujuan untuk memotivasi dan
menantang gereja-gereja agar terlibat dalam misi. Setiap malam yang
hadir berjumlah sekitar 350 - 1500 orang dimana rata-tara 100 orang
diantaranya menunjukkan keinginan mereka untuk terlibat dalam misi.
Banyak orang Amerika Latin diutus sebagai misionari baru ke batas-
batas wilayah itu, khususnya ke wilayah orang-orang Muslim di Afrika
Utara dan Timur Tengah.
Ternyata memindahkan semua misionari ke kelompok orang yang belum
dijangkau sebagai sasaran, bukanlah jawabnya. Untuk mengetahui,
menantang, dan menggerakkan tim kelas dunia yang berani, yang
berpikiran seperti Paulus adalah jawaban untuk penginjilan terhadap
12.000 suku bangsa yang belum dijangkau di dunia ini. Namun berita
baiknya: tugas itu bisa dikerjakan!
Sumber:
Judul Buku: Melayani sebagai Pengutus (Serving as Senders)
-- Kiat Jitu Mendukung Misionari Profesional
Penulis : Neal Pirolo
Penerbit : OM Indonesia
Halaman : 167 - 169
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ PROFIL SUMBER MISI ~~
o AVANT MINISTRIES -- GLOBAL MISSION UNION
==> http://www.avantministries.org/
==> http://www.gmu.org/
Gospel Missionary Union, sebuah organisasi yang melayani di bidang
pengutusan misionaris selama 112 tahun, sekarang ini telah mengganti
namanya menjadi Avant Ministries dengan motto-nya "Short-Cycle
Solutions for a Lost World". Penggantian nama organisasi ini
merupakan salah satu bagian dari kampanye revitalisasi yang
dilakukan.
"Gospel Missionary Union adalah suatu organisasi pengutusan yang
kaya dengan tradisi di tengah-tengah terjadinya transisi yang
positif." kata Dr. J. Paul Nyquist, presiden dari Avant Ministries.
"Kami sedang memfokuskan pelayanan kami untuk mencari proses yang
strategis untuk mempercepat waktu yang diperlukan guna membangun
gereja-gereja baru bagi suku-suku terabaikan. Oleh karena itu, kami
mencari dan memikirkan nama baru untuk merefleksikan pendekatan-
pendekatan yang kami lakukan untuk merintis gereja sekaligus
memberikan kebebasan kepada kami dalam melakukan pelayanan di
wilayah-wilayah dunia yang sensitif."
Nama baru dari Gospel Mission Union, Avant Ministries (dibaca: ah-
VAUNT), telah disetujui oleh dewan direksi sejak bulan September
yang lalu. Hal ini didukung oleh pernyataan yang mencerminkan
prioritas baru:
"Kami berkomitmen untuk menjadikan pemimpin di setiap wilayah
dimana kami telah merintis gereja; senantiasa berupaya untuk
terus-menerus mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk
mendewasakan gereja," jelas Nyquist. Dengan semakin cepatnya
perubahan yang terjadi di dunia, organisasi-organisasi misi
tidak dapat lagi melakukan pendekatan jangka panjang untuk
merintis sebuah gereja. Pintu masuk ke negara-negara yang
akan dilayani dapat terbuka dan tertutup dengan cepat."
Avant Ministries adalah salah satu organisasi misionaris tertua di
dunia barat dan merupakan organisasi pertama yang mengirim
misionaris Injili ke Mali, Afrika Barat dan Ekuador, Amerika
Selatan. Tujuan dari organisasi ini adalah melibatkan tim-tim
pelayanan terpilih untuk mengembangkan berbagai cara/peralatan yang
kreatif dan inovatif. Hal ini dipakai untuk mempercepat proses
perintisan gereja, namun tetap menghasilkan gereja-gereja yang bisa
mandiri dengan kekuatan mereka sendiri.
Saat berkunjung ke Situs Avant Ministries, Anda bisa mendapatkan
lebih banyak informasi tentang organisasi ini. Tujuan, kesempatan
untuk melayani, bidang-bidang pelayanan dari Avant Ministries, dan
masih banyak lagi informasi lainnya tersaji dalam situsnya. Nah,
bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan perintisan gereja dan ingin
mengefektifkan pelayanan Anda tersebut, silakan berkunjung ke Situs
Avant Ministries untuk mendapatkan tambahan referensi sekaligus
berlangganan Avant Announcement Newsletter.
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
o A F R I K A
Salah seorang siswa dari organisasi misi Operation Mobilisation
merintis sebuah gereja di tempat kelahirannya -- sebuah negara
Muslim di Afrika. Setelah beberapa waktu gereja ini berjalan, siswa
ini memutuskan untuk mencari tempat ibadah yang lebih besar bagi
jemaat barunya dan akhirnya dia bisa menemukan tempat itu.
Suatu hari, istri seorang tuan tanah di wilayah itu menderita sakit
parah; jemaat gereja mendoakan dia, dan Yesus menyembuhkannya.
Tersentuh dengan peristiwa tersebut, seluruh keluarga dari tuan
tanah ini melihat bahwa Yesus adalah Juruselamat, dan bersedia
menerima-Nya di hati mereka. Para pemimpin Muslim mendengar berita
tentang aktivitas gereja tersebut dan mereka mengeluh kepada
penguasa-penguasa setempat. Namun usaha mereka sia-sia. Pemerintah
mengatakan bahwa berdirinya gereja di wilayah itu tidak menjadi
masalah. Orang-orang diijinkan untuk memeluk agama Kristen dan
mengikuti ibadahnya. Mendengar keputusan tersebut, seorang imam
sangat terganggu. Dia mulai memberi peringatan kepada penduduk di
wilayah itu tentang adanya orang-orang Kristen tersebut melalui
loudspeaker. Penduduk di wilayah itu sekarang mengetahui informasi
tentang keberadaan orang Kristen dan dimana mereka beribadah. Karena
itu penduduk mendatangi gereja tempat orang-orang Kristen beribadah
untuk mengetahui apa sebabnya mereka menerima peringatan seperti
itu. Berkat peringatan tersebut ada 40 penduduk yang ikut menghadiri
ibadah di gereja. Sekali lagi, imam memberi peringatan keras kepada
para penduduk; dan kali ini jemaat gereja bertambah menjadi 400%.
[Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-458, 31 October 2003]
Pokok Doa:
* Bersyukur untuk karya Roh Kudus yang luar biasa yang telah membawa
banyak orang untuk mendengar Injil. Berdoa agar Allah memberikan
hikmat dan keberanian kepada mereka untuk terus beribadah secara
terbuka.
* Doakan untuk proses follow-up dari para petobat baru yang terus
ditambahkan secara melimpah, sehingga mereka bisa didewasakan
untuk menjadi utusan-utusan Injil.
o I N T E R N A S I O N A L
Bulan Desember adalah bulan strategis bagi pelayanan outreach karena
banyak kelompok mahasiswa mengadakan acara-acara penginjilan Natal.
Pada tanggal 5 Desember, dua orang dari British Christian Unions, di
Manchester dan Stirling, sedang mengadakan parade pujian. Selama
Desember, para mahasiswa di 15 universitas sedang merencanakan untuk
mengadakan beragam pelayanan.
Di sebuah negara Muslim, para mahasiswa dan pekerja IFES baru saja
selesai mendekorasi kafe yang mereka miliki dengan hiasan-hiasan
Natal. Banyak mahasiswa yang mengunjungi kafe tersebut setiap
minggunya untuk berlatih bahasa Inggris, mengakses internet, dan
meminta panduan untuk menghadapi ujian.
[Sumber: IFES prayerline: Christmas evangelism, 4 Dec 2003]
Pokok Doa:
* Berdoa agar kesempatan-kesempatan harian tersebut dapat dipakai
untuk menjelaskan alasan mengapa para mahasiswa pengelola kafe
dan merayakan Natal.
* Di Israel, ada sebuah program penginjilan Natal di Haifa
University pada bulan Desember. Doakan agar hasil pelayanan ini
memberikan dampak yang besar bagi hidup para mahasiswa di sana.
o A F R I K A T I M U R
Sebuah pesawat yang berkapasitas 14 penumpang sedang dalam
perjalanan menuju Afrika Timur. Pesawat ini akan memainkan peran
penting dalam memberitakan Injil ke suku-suku yang tinggal di
wilayah-wilayah terpencil dan melayani para misionaris yang saat ini
melakukan pelayanan di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Pesawat
Cessna Grand Caravan bermesin tunggal akan bergabung bersama dalam
misi penerbangan yang telah dilakukan oleh International Mission
Board dan AIM AIR -- organisasi misi yang spesialisasinya adalah
memberikan dukungan transportasi dan logistik bagi para misionari di
Afrika Timur dan Afrika Tengah. Pesawat ini akan mendukung pelayanan
dari 60 organisasi misi di Afrika Tengah dengan terbang ke tempat-
tempat yang paling sulit dijangkau oleh pesawat. Berbicara tentang
dedikasi dari pesawat tersebut, presiden IMB mengatakan, "Pesawat
ini melambangkan kerjasama dari pelayanan yang kami lakukan bersama
dengan organisasi-organisasi misi lainnya untuk mensharingkan Injil
dan menggenapi Amanat Agung." "Pesawat ini menyatakan visi dari
sinergi untuk menjangkau dunia yang terabaikan jauh melebihi apa
yang dapat kita lakukan dengan menggunakan kekuatan sendiri."
[Sumber: CMDNet Weekly Update, December 13, 2003]
Pokok Doa:
* Doakan untuk pelayanan para misionari di Afrika Timur, khususnya
di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Kiranya Tuhan terus
menguatkan mereka sehingga roh mereka terus menyala-nyala dalam
memenangkan jiwa-jiwa sekalipun banyak tantangan.
* Doakan supaya pesawat ini dapat secara efektif membantu
memperlancar pelayanan misionaris di tempat-tempat yang sulit
dijangkau.
o P A K I S T A N
Sementara jumlah teroris yang menyerang umat percaya di Pakistan
semakin meningkat, hal ini tidak menghentikan pengkhotbah Sammy
Tippit untuk menjangkau orang-orang terabaikan dengan menggunakan
sistem "digital evangelism". Mission Network News melaporkan
bagaimana menggunakan sistem ini. Pelayanan yang bekerjasama dengan
Tippit di Pakistan menunjukkan video digital dari persekutuan
penginjilan yang direkam di Pakistan. Video ini menampilkan
penerjemahan dalam bahasa Urdu. "Ada sejumlah gereja Kristen di
Pakistan yang sedang mencoba untuk menjangkau dan memberitakan Injil
kepada penduduk di sekitarnya," kata Tippit. "Di suatu desa, dalam
minggu ini ada 400 orang yang menghadiri persekutuan Injili, dan 57
orang diantaranya memutuskan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan
dan Juruselamat." Bekerja melayani secara satu tim bersama para
pemimpin gereja nasional merupakan hal yang efektif karena mereka
dapat mengevaluasi pembicaraan-pembicaraan yang dilakukan. "Ketika
tim ini pergi ke wilayah yang 'bermusuhan', maka tim ini harus
mengetahui pihak mana yang benar. Tim ini harus mempunyai kontak
yang benar. Jika tidak demikian, perkunjungan ini bisa menjadi hal
yang sangat membahayakan." Tippit mengatakan bahwa rekaman digital
dari khotbah-khotbahnya kini telah direkam dalam 70 bahasa. Sistem
"digital evangelism" telah diperkenalkan sejak setahun yang lalu.
[Sumber: CMDNet Weekly Update, December 13, 2003]
Pokok Doa:
* Bersyukur atas gereja-gereja Pakistan yang mempunyai kerinduan
untuk memberitakan Injil bagi orang-orang di sekitarnya.
* Doakan untuk sistem "digital evangelism" yang dipakai Sammy Tippit
agar dapat semakin mengefektifkan pelayanan di Pakistan.
* Berdoa juga agar rekaman digital dari kotbah-kotbah Sammy yang
telah diterjemahkan dalam 70 bahasa bisa menjangkau lebih banyak
lagi jiwa dari berbagai negara.
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
o Doakan WEC Indonesia
--------------------
WEC Indonesia merupakan bentuk dari pelayanan WEC International di
Indonesia. WEC Indonesia bergerak antara lain dalam pelayanan
perintisan gereja, penginjilan, pendidikan, anak-anak terlantar, dan
masih banyak lagi pelayanan lainnya. WEC Indonesia setiap dua bulan
sekali menerbitkan Buletin Terang Lintas Budaya yang berisi
informasi tentang misionaris dan pekerja WEC dari Indonesia dan
negara-negara yang belum terjangkau oleh Injil. Anda juga bisa
berkunjung ke Situs WEC Indonesia di alamat:
==> http://www.wec-int.org/swi/
Pokok Doa:
----------
* Doakan untuk para misionaris yang diutus WEC Indonesia ke beberapa
negara, antara lain: T.D. dan R.M. di Afrika Barat; Kel. R di
Afrika Selatan; Kel. G dan Kel. A di Asia Tengah; dan Y di Timur
Tengah. Doakan untuk hikmat, kesehatan, keamanan saat mereka
melakukan pelayanan di tempatnya masing-masing. Bersyukur juga
atas perlindungan Tuhan dalam segala situasi yang dihadapi dan
kesempatan untuk memberitakan Injil kepada orang-orang yang
membutuhkan.
* Berdoa untuk Kantor WEC, terutama mengucap syukur atas campur
tangan Tuhan dalam kegiatan rutin di kantor. Bersyukur juga atas
pelayanan Tim WEC di gereja-gereja dan di persekutuan-persekutuan.
* Doakan para misionaris baru yang telah bergabung dalam pelayanan
Tim WEC. Berdoa untuk persiapan keberangkatan mereka khususnya ke
Afrika. Juga doakan gereja-gereja di Indonesia agar mereka bisa
semakin mengerti apa artinya melibatkan diri dalam misi sedunia
dan mendukung para misionaris.
[Sumber: Buletin Terang Lintas Budaya, Edisi 53/2003 ]
Bagi Anda yang ingin berlangganan Buletin Terang Lintas Budaya ini,
silakan menghubungi Redaksi Buletin e-JEMMi <endah(at)sabda.org> yang
nantinya akan kami sampaikan kepada Redaksi Terang Lintas Budaya.
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ SURAT ANDA ~~
Dari: "henoch" <edihenoch(at)>
>Syalom!
>Beberapa hari saya tidak dikirim artikelnya! Saya memerlukan
>sekali infonya. Kebetulan saya didalam pelayanan misi juga bahkan
>sedang membuka sekolah pelayanan lintas budaya. Setiap artikel yang
>dikirim lalu saya bundel. OK. Thanks atas atensinya. GBU
>Salam dan doa,
>Pdt Henoch E.H., STh
Redaksi:
Memang ada beberapa edisi e-JEMMi yang gagal dikirim lewat email,
seperti yang telah kami jelaskan dalam edisi 50/2003. Jika ada edisi
e-JEMMi yang Anda belum Anda dapat, silakan mengakses Situs
arsipnya, yaitu situs SABDA.org di bagian Publikasi e-JEMMi, lalu
pilih nomor edisi yang Anda inginkan.
Mengenai pelayanan misi yang Anda lakukan, apakah ada kesaksian/
informasi yang bisa disharekan kepada pembaca e-JEMMi? Silakan
mengirimnya ke Redaksi e-JEMMi <staf-MISI(at)sabda.org>.
Akhir kata, kami segenap Redaksi mengucapkan selamat melayani.
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=
~~ URLS Edisi Ini ~~
* CMDNet http://www.cmd.org.nz/cmdnet/
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
* International Mission Board http://www.imbaviation.org/
* Digital Evangelism http://www.sammytippit.org/
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dlm Buletin e-JEMMi disadur dengan izin dari banyak pihak
Copyright(c) 2004 oleh Buletin e-JEMMi --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Situs e-MISI http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip Buletin e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________
|