*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) September 2003, Vol.6 No.37
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Perlunya Film Penginjilan seperti Film YESUS
o [Kesaksian Misi] : Kesempatan Terakhir
o [Profil/Sumber Misi] : Film "Isa Almasih", FILM -- Situs e-MISI
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Georgia, Amerika Utara, Siberia,
Amerika Serikat
o [Doa Bagi Indonesia] : Proyek Film "Isa Almasih"
o [Surat Anda] : Training Guru TK
o [URLs Edisi Ini]
***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam sejahtera.
Media pelayanan "Film" adalah topik bahasan kita dalam edisi ini dan
secara khusus kami akan mengajak para pembaca e-JEMMi untuk membahas
film yang mungkin paling banyak dipakai sebagai sarana penginjilan,
yaitu Film YESUS. Film YESUS ini telah diterjemahkan dalam banyak
bahasa, baik bahasa nasional maupun bahasa suku, sehingga berjuta-
juta orang telah menyaksikannya. Melalui artikel, kesaksian dan
sumber misi dalam edisi ini Anda akan menyaksikan betapa luar
biasanya Allah dan bagaimana Dia berkenan memperkenalkan diri-Nya
melalui Film YESUS.
Mengapa Film YESUS ini menjadi salah satu alat penginjilan yang
efektif? Beberapa hal yang menjadi alasannya dapat Anda baca dalam
kolom Artikel Misi. Satu kesaksian menarik di kolom Artikel Misi
membuktikan bahwa film ini begitu berpengaruh kepada pemirsanya di
sebuah desa sehingga mereka punya kerinduan besar untuk mengenal
Yesus sampai akhirnya mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat dan
merintis kelompok sel di desa mereka. Juga, kesaksian dari empat
negara semakin menunjukkan bagaimana Film YESUS merupakan alat yang
efektif dalam penginjilan. Banyak lembaga misi di Indonesia dan di
dunia menggunakan film ini untuk merintis pelayanan di berbagai
tempat. Tidak hanya lembaga misi saja yang bisa memakainya, karena
Anda dan kita semua bisa juga menggunakannya jika kita mau.
Apakah Anda memiliki CD Film YESUS ataupun film-film rohani lain di
rumah? Ajak saudara, tetangga, atau teman-teman Anda yang belum
mengenal Kristus untuk menontonnya. Siapa tahu hal ini bisa menjadi
kesempatan emas untuk kita memperkenalkan mereka kepada sumber kasih
sejati -- yaitu YESUS KRISTUS.
Redaksi e-JEMMi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~
PERLUNYA FILM PENGINJILAN SEPERTI FILM YESUS
============================================
Ada dua alasan utama mengapa kita memerlukan sebuah film yang bisa
menarik orang kepada Allah secara akurat dan tepat:
1. Hampir separuh dari penduduk dunia masih buta huruf atau hanya
sebagian kecil saja yang bisa membaca dan menulis. Di tahun 1980,
UNESCO melaporkan bahwa hampir 30% dari jumlah penduduk dunia
masih buta huruf, lebih dari 736 juta orang dewasa masih buta
huruf. Sementara itu, 20% lainnya hanya memiliki tingkat
pendidikan yang sangat rendah sehingga mereka secara fungsional
hampir buta huruf. Bahan-bahan yang berupa tulisan tidak akan
menjadi alat yang efektif bagi kelompok ini.
2. Tuhan sudah mempersiapkan hati manusia di seluruh dunia untuk
menerima putra-Nya. Saat ini jutaan orang di dunia akan menerima
Kristus jika mereka memiliki kesempatan, sehingga kita sebagai
umat-Nya harus menyampaikan Kabar Baik itu kepada mereka.
TUJUAN PENERJEMAHAN
-------------------
1. Yang menjadi tujuan utama kita adalah menerjemahkan film tersebut
ke dalam bahasa-bahasa yang banyak digunakan oleh penduduk dunia.
Di tahun 1982, David Barrett menerbitkan buku "World Christian
Encyclopedia" yang berisi daftar 271 bahasa yang paling banyak
digunakan oleh penduduk di seluruh dunia (bahasa-bahasa yang
digunakan oleh lebih dari satu juta orang). Kemudian yang menjadi
tujuan pertama kita adalah membuat suatu terjemahan "lip-sync"
dari masing-masing bahasa ini. Jika Allah tidak segera datang,
terjemahan ini bisa digunakan dari generasi ke generasi karena
film itu tidak akan menjadi usang. Dalam bahasan ini kami telah
menyelesaikan lebih dari 100 terjemahan tetapi masih ada ratusan
bahasa lagi yang belum diterjemahkan, dan membutuhkan biaya
hampir 20 ribu dolar per terjemahan.
2. Tujuan kedua kami adalah terus memproduksi pembuatan cerita atau
versi narasi dalam bahasa-bahasa dan dialek-dialek yang lebih
spesifik lagi jika tersedia dana yang mencukupi.
3. Ketiga, kami ingin membantu organisasi misi lainnya yang ingin
memiliki film itu agar dapat digunakan dalam kelompok kecil. Kami
akan memberikan kepada mereka elemen-elemen teknis dan rekaman
suaranya.
4. Keempat, kami ingin meyakinkan bahwa paket-paket yang berisi
bahan-bahan follow-up telah tersedia dan dialihbahasakan sesuai
dengan bahasa yang digunakan dalam film. Di tempat manapun yang
penduduknya sudah bisa membaca dan menulis, kami ingin membagikan
Alkitab yang sudah diterjemahkkan dalam bahasa mereka dan bahan-
bahan lain yang menjelaskan bagaimana menerima Kristus, bagaimana
agar dapat dipenuhi oleh Roh Kudus, dan bagaimana bertumbuh dalam
iman.
5. Kelima, kami berusaha menyediakan Film YESUS bagi para penerjemah
Alkitab dengan tujuan untuk menolong pelayanan penerjemahan
Alkitab dalam bahasa-bahasa baru yang mereka lakukan.
Diterjemahkan dan diedit dari:
Judul Buku : I Just Saw Jesus
Judul Artikel: The Need For Evangelistic Films Like Jesus
Penulis : Paul Eshleman
Penerbit : The Jesus Project and Campus Crusade For Christ
Halaman : 174 - 175
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ KESAKSIAN MISI ~~
Berikut ini adalah salah satu kesaksian yang diceritakan oleh Joe
Balraj, koordinator lokal Film YESUS di India, kepada Paul Eshleman.
KESEMPATAN TERAKHIR
===================
Joe Balraj akhirnya sampai di suatu desa yang jalanannya berdebu,
panas dan lembab, di kota Madras.
Joe Balraj, koordinator lokal film YESUS, menarik gerobak sapi dan
menghentikan mobilnya disamping sebuah saluran pembuangan air yang
sangat kotor. "Kami telah memutar Film YESUS di 18 desa yang berada
di daerah ini," katanya. "Desa ini adalah salah satu diantaranya."
Melalui jendela yang berdebu, saya mengikuti pandangan matanya pada
sekelompok pondok yang terpencil yang beratapkan jerami.
"Kira-kira ada 500 orang yang tinggal di desa ini, Paul. Sebelum
kami memutarkan Film YESUS ini kepada mereka tujuh minggu yang lalu,
mereka belum menganut suatu agama apa pun. Hari Minggu yang lalu
kami membaptis 138 orang. Penduduk desa ini menerima Yesus melalui
pemutaran Film YESUS ini, dan kami membentuk sebuah kelompok sel,
dan pondok itu adalah tempat pertemuan kelompok sel ini."
"Orang yang baru dimenangkan ini mengadakan pertemuan di sana tiga
atau empat kali seminggu untuk berdoa dan membaca Alkitab,"
lanjutnya. "Gereja di India Selatan sedang mencoba mengirimkan
pendeta bagi mereka, sementara itu salah satu penginjil kami yang
berada di desa ini mengunjungi mereka dua kali seminggu untuk
membantu mereka dalam menguatkan iman mereka." Dia membuka pintu
mobil. "Ayo, aku akan mengajakmu menemui beberapa orang di antara
mereka." katanya.
Setiap orang yang saya ajak bicara mengatakan bahwa mereka
memutuskan untuk menerima Yesus setelah melihat Film YESUS karena
film inilah yang pertama kali mereka dengar untuk mengetahui
bagaimana mengenal Tuhan. Dan itulah yang mereka inginkan: mengenal
Tuhan.
Salah seorang pemuda yang saya ajak bicara mengundang saya untuk
datang ke rumahnya. Rumah itu sangatlah sederhana dan itu
menunjukkan bahwa mereka benar-benar orang yang sangat miskin.
Ketika saya bertanya kepada mereka tentang apa yang paling mereka
suka dari Yesus, pemuda itu menjawab, "Dia peduli pada orang-orang
miskin seperti kami ini." Dengan suara yang lirih istrinya
menambahkan, "Aku tahu Dia adalah orang yang miskin seperti kami
karena Dia tidak pernah membawa tas."
Pasangan yang lainnya tersenyum dan berkata, "Kami dulu sangat
khawatir karena kami meminjam uang dalam jumlah yang sangat banyak
kepada orang lain. Tetapi ketika kami melihat film itu, kami belajar
bahwa Yesus mengatakan jika Dia memelihara burung-burung dan bunga-
bunga di padang, maka Dia juga akan memelihara kami. Kami masih
tidak yakin bagaimana kami akan membayar hutang-hutang kami, tetapi
kami tahu bahwa Yesus akan menolong kami dalam mencari jalan
keluarnya."
Selanjutnya saya bertemu dengan Samuel, yang juga baru dimenangkan.
Samuel berusia delapan puluhan, agak sedikit pendek, dengan rambut
putih di seluruh kepalanya. Dia memandangku melalui kacamata yang
bingkainya telah diberi lem karena hampir patah. Kulit coklatnya
sudah berkeriput, dan dia berpakaian putih, tipis dan kumal. Dalam
sepintas saja kita bisa tahu, dia pasti mengalami masa pemerintahan
Gandhi. Samuel tinggal di desa kecil dan kumuh ini selama delapan
puluhan tahun, tetapi baru sekarang dia mengenal Yesus.
"Aku biarkan anak-anakku menjadi Kristen," katanya pada saya,
"tetapi aku selalu melawan keyakinan mereka. Lalu pada saat aku
melihat Film YESUS, baru pertama kalinya dalam hidupku aku mengerti
bahwa YESUS tidak pernah mati untuk diri-Nya sendiri -- Dia mati
untuk aku! Ketika aku memahami hal itu, baru aku sadar bahwa aku
harus menerima Dia." Samuel menundukkan kepalanya seolah-olah dia
marah kepada waktu. "Seandainya saja saya menerima Yesus ketika
masih muda maka kami akan memiliki suatu persekutuan jemaat yang
besar dan juga sebuah gereja di sini. Dia menatapku dengan tajamnya
dan berkata dengan suara yang keras, "Kami membutuhkan sebuah gereja
dan seorang pendeta. Apakah Anda bisa mencarinya bagi kami?"
Ketika saya bersiap-siap untuk pulang, Samuel menarik tangan saya.
"Sebagai orang Hindu aku biasa dipanggil Muni Swami, yang artinya
'guru kecil.'" Dia tersenyum lepas, "Tetapi hari Minggu kemarin aku
dibaptis dan nama Kristenku adalah Samuel."
Saya akan terus mengingat Samuel.
Diterjemahkan dan diedit dari:
Judul Buku : I Just Saw Jesus
Judul Artikel: One Last Chance
Penulis : Paul Eshleman
Penerbit : The Jesus Project and Campus Crusade For Christ
Halaman : 174 - 175
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
FILM "ISA ALMASIH"
==> http://www.greatcom.org/indonesian/jesusfil.htm
Film "Isa Almasih" mempunyai durasi 2 jam yang kisahnya diangkat
dari Injil Lukas dan diakui sebagai penggambaran paling akurat
tentang kehidupan Mesias yang pernah difilmkan. Film "Isa Almasih"
merupakan hasil dubbing dari JESUS Film ke dalam bahasa Indonesia
dan berbagai bahasa suku di Indonesia. Jika berkunjung ke situs ini,
Anda juga bisa mengakses bagian-bagian lain yang tersedia, antara
lain: "Siapakah Isa", "Mengenal Isa Secara Pribadi", dan "Video Isa
Almasih".
FILM -- Situs e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh Indonesia)
==> http://www.sabda.org/misi/film.htm/
==> http://www.sabda.org/misi/
Bagian Film dalam Situs e-MISI menampilkan informasi tentang sumber-
sumber seputar proyek Film YESUS. Juga Anda bisa mendapatkan
tambahan beberapa pokok doa yang bisa Anda doakan demi kelancaran
proyek ini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
G E O R G I A
Situasi di Georgia menjadi memanas karena Gereja Orthodox memaksa
pemerintah untuk mengawasi kegiatan pelayanan penginjilan. Hal yang
menyedihkan adalah banyak pemimpin Orthodox memandang semua gereja
dan pelayanan Injili sebagai suatu ajaran bidat. Meskipun sadar akan
bahaya-bahaya yang mengancam, ada 1500 orang yang telah memberikan
respon pada penginjilan dan 24 kelompok persekutuan Kristus telah
dirintis. Di suatu daerah yang didominasi oleh orang-orang non-
Kristen, para pekerja EHC bisa mengadakan penginjilan tanpa
mengalami suatu insiden. "Orang-orang haus akan Firman Allah," kata
Direktur EHC. "Mereka menerima Firman Tuhan dengan senang hati."
Satu tim EHC dapat mengunjungi sebuah fasilitas militer, dimana
mereka membagikan brosur-brosur tentang penginjilan dan memutar
Film YESUS kepada para tentara. "Para tentara sampai menangis saat
melihat film itu," kata Goderdzi. "Ketika film itu mulai diputar,
mereka mengacungkan tangan mereka dan berteriak, 'Inilah Yesus,
Tuhan! Yesus Kristus. Dia hidup!' Kami sangat terkejut, penduduk
Azerbaijan/Turki bersedia menerima Kristus. Lebih dari 500 orang
orang menyaksikan film itu dan hampir setiap orang berdoa dan
menerima Yesus."
Sumber: (F)ACTS of the Apostles, March 2003
* Doakan untuk pelayanan penginjilan di Georgia agar memberi
kesempatan kepada orang-orang yang haus akan Firman Tuhan untuk
mendengar Injil dan mengenal Kristus secara pribadi.
* Berdoa supaya Allah memberkati pelayanan melalui Film YESUS dan
memberi kesetiaan kepada para pekerja EHC yang bertugas di
Georgia ini.
A M E R I K A U T A R A
Ketika Film YESUS diputar dengan menggunakan bahasa Wayuunaiki,
bahasa kelompok masyarakat Wayuu yang tinggal di Amerika Utara,
delapan orang membuka hidupnya dan menerima Kristus. Para petobat
baru ini menjadi jemaat pertama dari sebuah sebuah gereja yang
berdiri di dekat sebuah kota di tepi pantai, dan menarik banyak
orang untuk datang dan mendengarkan cerita tentang Tuhan dan Yesus.
Syukur kepada Tuhan atas kuasa penginjilan yang disampaikan melalui
Film YESUS dalam bahasa Wayuunaiki! Muliakan Dia atas kuasa-Nya
kepada delapan orang Wayuu yang datang kepada-Nya ini.
Sumber: Advance, 2 Feb 2003
* Doakan agar delapan orang Wayuu bukan hanya menjadi pengikut
Kristus tetapi juga bersedia murid Kristus yang rindu bersaksi.
* Berdoa agar melalui orang-orang yang telah dimenangkan ini,
masyarakat Wayuu boleh mengenal Kristus.
S I B E R I A
Tim SEND International di Siberia menunggu untuk meluncurkan proyek
media penginjilan "There is Hope!" (Ada Harapan). Film ini
diharapkan akan disiarkan ke seluruh Rusia melalui TV, radio, dan
bioskop-bioskop selama musim gugur ini dan merupakan salah satu
bentuk pelayanan dari proyek Billy Graham Ministry. Tujuan dari tim
ini adalah bekerja bersama-sama dengan gereja-gereja lokal yang
telah ada dan membantu merintis gereja di tempat-tempat yang belum
memiliki gereja.
Sumber: Mission Network News, Agustus 22, 2003
* Doakan agar gereja-gereja Rusia memperoleh manfaat dari pelayanan
Billy Graham Ministry ini dan semakin banyak orang Rusia
dimenangkan bagi Kristus.
* Berdoa supaya pelayanan ini bisa dipakai untuk membantu pendirian
gereja di berbagai tempat yang belum ada gerejanya.
A M E R I K A S E R I K A T
Banyak keluarga telah direkrut untuk memberitakan Injil melalui Film
Yesus ini. Para pekerja dari Project Film YESUS mengatakan bahwa
lebih dari 25 ribu orang telah ikut ambil bagian dalam mensharingkan
"Yesus" selama dua minggu perjalanan sejak tahun 1995. Dalam sebuah
misi perjalanan bersama "Macedonian Project", salah satu pelayanan
Project Film YESUS, Anda akan merasakan sukacita dalam mensharingkan
Kristus kepada orang-orang yang belum pernah mendengarnya. Kunjungi
Situs Project Film YESUS untuk memperoleh informasi lebih lanjut
bagaimana keluarga Anda dapat terlibat di dalamnya.
Sumber: Mission Network News, Agustus 20, 2003
* Bersyukur atas pelatihan yang dilakukan bagi banyak keluarga di
Amerika untuk memberitakan Injil melalui Film YESUS.
* Doakan agar para keluarga ini bisa menjadi saksi bagi keluarga-
keluarga lain yang belum mengenal Kristus.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
Proyek Film "Isa Almasih" dalam Bahasa Indonesia
------------------------------------------------
"Isa Almasih" adalah film yang penuh dengan kejadian-kejadian yang
luar biasa. Pembuatannya yang memperhatikan pada keakuratan Alkitab
sungguh mencengangkan, seperti melontarkan Anda kembali pada masa
hidup Isa Almasih.
Film "Isa Almasih" bukan sekedar sebuah cerita. Setiap kata yang
diucapkan oleh Mesias diambil dari teks Alkitab menurut Injil Lukas.
Inilah film berdurasi dua jam tentang perbuatan-perbuatan yang hebat
yang akan menantang Anda secara pribadi.
Tujuan Proyek Film ini adalah untuk menayangkan Film "Isa Almasih"
kepada setiap orang di seluruh dunia di dalam bahasa mereka. Oleh
karena itu sekalipun Anda berbahasa Jawa, Sangir, Sunda, dsb., Anda
akan dapat memahami kisah Isa Almasih dalam bahasa Anda sendiri.
[Sumber: Film "Isa Almasih" dalam Situs Greatcom yg bisa diakses di:
==> http://www.greatcom.org/indonesian/jesusfil.htm
Baca reviewnya di kolom Profil/Sumber Misi. ]
Pokok Doa:
----------
* Berdoa agar jutaan orang dari berbagai pelosok kota dan desa di
Indonesia, yang belum pernah mendengar tentang Yesus, dapat
mengenal-Nya melalui Film "Isa Almasih" ini.
* Doakan supaya orang-orang yang telah menyaksikan Film "Isa
Almasih" ini bisa disentuh oleh kasih Kristus sehingga mengalami
perubahan hidup yang memuliakan Tuhan.
* Berdoa untuk tim penerjemahan yang saat ini sedang menerjemahkan
secara aktif Film "Isa Almasih" dalam bahasa-bahasa suku di
Indonesia. Doakan agar mereka bisa menemukan orang-orang yang
tepat dari suku-suku tersebut untuk bekerjasama dalam proyek
penerjemahan ini.
* Berdoa bagi setiap proses distribusi, alat-alat yang dipakai, dan
juga tim yang diutus ke berbagai pelosok tanah air untuk memutar
film ini. Berdoa supaya Allah terus menyertai mereka dan
mengaruniakan hikmat dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat
setempat untuk mendapat kesempatan bagi pemutaran Film "Isa
Almasih" di tempat-tempat tersebut.
* Doakan lembaga-lembaga misi di Indonesia yang menggunakan Film
"Isa Almasih" sebagai sarana PI, salah satu diantaranya adalah
LPMI. Berdoa supaya Tuhan memakai mereka untuk menjadi saluran
berkat khususnya bagi gereja-gereja lokal untuk menjangkau wilayah-
wilayah yang akan dilayani.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~
Dari: "jarot w." <pulihkan(at)attglobal.net>
>Shaloooom!
>Kami akan membuka kembali Training untuk guru PG dan TK, Teori tgl
>6-25 Oktober, dan praktek 3-14 November 2003. Biaya pendaftaran
>sudah termasuk akomodasi/penginapan, konsumsi, materi training,
>sertifikat dan 1 set buku dan vcd terbitan Happy Holy Kids dan
>Suara Pemulihan. Informasi dan pendaftaran hubungi email ini, atau
>telp. ke 021-736 2644 (hunting).
>Tuhan memberkati
>Happy Holy Kids Play Group dan Taman Kanak-Kanak
Redaksi:
Terima kasih atas kiriman informasinya. Nah, bagi para pembaca
e-JEMMi yang kebetulan berprofesi sebagai guru PG dan TK serta
berminat untuk mengikuti training ini, silakan kontak langsung
dengan Sdr. Jarot. Jangan lupa ya ... mensharingkan berkat yang Anda
peroleh dalam training tersebut ke Redaksi. Selamat melayani dan
Tuhan memberkati!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~
* Every Home for Christ http://www.ehc.org/
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________
"Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan,
sangat besar kuasanya." (Yakobus 5:16b)
|