*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Agustus 2003, Vol.6 No.31
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:
o [Editorial]
o [Artikel Misi] : Mengatasi Berbagai Kendala dalam Bersaksi
o [Profil/Sumber Misi] : Through The Roof,
Crossroads Prison Ministries
o [Doa Bagi Misi Dunia]: Korea Utara, Kuba, Internasional, Hungaria
o [Doa Bagi Indonesia] : Sumber Daya Manusia Indonesia
o [Surat Anda] : Persiapan untuk Pelayanan di China
o [URLs Edisi Ini]
***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************
~~ EDITORIAL ~~
Salam sejahtera.
Ada banyak orang Kristen yang berpikir bahwa bersaksi itu merupakan
suatu hal yang sulit. Apalagi dalam perkembangan jaman saat ini,
banyak orang, termasuk orang Kristen, disibukkan oleh kebutuhan-
kebutuhan hidupnya sendiri seperti pekerjaan, keluarga, sosialisasi,
dsb. Betulkah hal ini menjadi kendala dalam bersaksi? Hal-hal apa
lagi yang biasa digunakan sebagai alasan untuk tidak bersaksi?
Beberapa jawaban bisa Anda simak dalam Artikel Misi edisi ini yang
secara khusus membahas tentang bagaimana mengatasi berbagai kendala
dalam bersaksi.
Selain berbagai kendala dari diri sendiri, ada juga beberapa kendala
yang berasal dari lingkungan atau komunitas yang ingin dilayani.
Masing-masing lapisan komunitas mempunyai ciri-ciri khas unik yang
kadang tidak bisa disamaratakan yang membuat penyebaran Injil tidak
mudah dilakukan. Melalui dua Sumber Misi yang kami review dalam
edisi ini, kita akan belajar tentang bagaimana mengabarkan Injil dan
melayani dalam komunitas yang unik, yaitu di tengah para penyandang
cacat tubuh dan para narapidana. Apabila diantara pembaca e-JEMMi
ada yang mempunyai fokus pelayanan di antara dua komunitas ini, maka
kedua sumber misi ini pasti bisa memberi masukan yang berguna.
Demikian sajian kami. Kiranya sajian ini bisa semakin membangkitkan
semangat kita untuk bersaksi dan memenangkan orang-orang di mana pun
mereka berada. Selamat bersaksi!
Redaksi e-JEMMi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~
MENGATASI BERBAGAI KENDALA DALAM BERSAKSI
=========================================
Pernahkah Anda ingin bersaksi tentang iman Anda tetapi tidak jadi
karena takut? Ketika saya menanyakan pertanyaan ini dalam banyak
acara pertemuan di gereja, pendeta pun mengakuinya. Hal ini wajar.
Apa yang menyulitkan kita untuk bersaksi tentang iman kita? Dalam
sebuah seminar yang saya pimpin, orang-orang memberikan jawaban
sebagai berikut:
- Saya tidak tahu bagaimana mengarahkan pembicaraan ke Injil. Saya
takut ditolak.
- Saya tidak tahu bagaimana memulai percakapan tentang hal-hal yang
berbau rohani.
- Saya kurang yakin Tuhan mau berbicara melalui saya.
- Saya tidak dapat membayangkan orang-orang akan mau mendengarkan
apa yang saya katakan.
Kita akan membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut, namun sebelumnya
kita perlu untuk memperjelas peran dan sikap kita yang tepat.
Kita perlu menghilangkan mentalitas "harus memenangkan mereka".
Orang tidak akan beriman kepada Kristus karena kepandaian kita
"memaksa" mereka untuk percaya. Kita harus menyadari bahwa jika kita
"memenangkan" seseorang untuk Kristus, ia belum tentu benar-benar
diselamatkan. D.L. Moody, seorang penginjil, sedang naik kereta api
ketika seorang pemabuk datang kepadanya dan berkata, "Tuan Moody,
saya adalah salah seorang yang bertobat karena Anda." Moody
menjawab, "Saya kuatir Anda benar, karena nampak jelas Anda bukan
petobat milik Tuhan."
Kita juga harus meyakini bahwa keberhasilan di mata Tuhan adalah:
bersaksi tentang iman dan memancarkan hidup kekristenan kita. Dia
tidak mengukur keberhasilan dengan berapa orang yang kita bawa
kepada Yesus Kristus. Tugas kita adalah beriman kepada-Nya.
Tentu saja kita masih takut gagal dan ditolak. Tidak ada perasaan
yang lebih kuat di dunia ini daripada perasaan-perasaan tersebut.
Perasaan itu menyakitkan. Namun kita harus ingat bahwa orang-orang
dalam Injillah yang ditolak, Yesus yang mereka tolak, bukan kita.
Sepertinya kita yang ditolak, tetapi kita harus membebaskan diri
dari perasaan yang menyebabkan kita merasa seperti itu. Yesus
berkata, "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepadaKu, jikalau
ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku" (Yohanes 6:44).
Rasul Paulus menulis kepada orang-orang percaya di Korintus, "Aku
juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut
dan gentar" (1Korintus 2:3). Namun hal itu tidak membuatnya
berhenti. Kenyataannya, sebagian besar kitab-kitab Perjanjian Baru
ditulis oleh orang yang "penakut" itu.
Allah memahami bahwa kita mungkin merasa takut. Namun kita tidak
memiliki alasan untuk tidak bercerita kepada orang lain tentang
Kristus, karena kuasa-Nya menjadi sempurna di dalam kelemahan kita
(2Korintus 12:9).
Saya merasa takut setiap kali harus ke rumah sakit. Hal itu terlalu
berat buat saya. Namun kenyataan itu tidak menjadi alasan buat saya
untuk tidak menengok orang-orang yang telah Allah percayakan untuk
saya layani di rumah-rumah sakit. Kita harus pergi -- baik suka
maupun tidak.
Ingatlah Musa. Ia gagap. Musa tidak akan menjadi seorang penyiar TV
yang baik pada masa kini. Allah memilih kelemahan-kelemahan yang ada
di dunia ini untuk mempermalukan orang-orang bijak dan kuat. Dan
jika ada orang yang memenuhi kriteria untuk hal-hal tersebut di
atas, sayalah orangnya.
Dan akhirnya, jika Anda berpikir bahwa orang yang kepadanya Anda
ingin bersaksi adalah orang yang sulit, Anda harus percaya bahwa
Allah adalah Allah dari segala hal yang mustahil. Anda dan saya
perlu mengingat bagian kita dan bagian Allah dalam proses
menyaksikan iman kita.
BAGIAN KITA
-----------
- "Yesus mendekati mereka dan berkata: 'KepadaKu telah diberikan
segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah,
jadikanlah semua bangsa muridKu'." (Matius 28:18-19)
- "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah
menasihati kamu dengan perantaraan kami." (2Korintus 5:20)
BAGIAN TUHAN
------------
- "Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan
dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam." (Zakharia 4:6)
- "Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan
kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan
kekuatan Roh." (1Korintus 2:4)
- "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepadaKu, jikalau ia
tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku." (Yohanes 6:44)
- "Tidak ada seorangpun dapat datang kepadaKu, kalau Bapa tidak
mengaruniakannya kepadanya." (Yohanes 6:65)
================================================================
Keberhasilan bukanlah membawa seseorang kepada Kristus.
Keberhasilan adalah memancarkan hidup kristiani,
bersaksi tentang Injil, dan mempercayakan hasilnya kepada Allah.
================================================================
Sumber:
Judul Buku: Bagaimana Bersaksi Tanpa Berdebat?
Seri Mutiara Iman (SMI-002)
Penulis : Richard W. De Haan
Penerbit : Yayasan Gloria, 1997
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~
THROUGH THE ROOF (TTR)
==> http://www.throughtheroof.org/
==> http://www.joniandfriends.org/ [Joni and Friends]
Through the Roof (TTR), pelayanan bagi para penderita cacat yang
dilakukan oleh orang-orang Kristen di Inggris, akan mengadakan
pertemuan untuk menyajikan informasi dan sumber-sumber pelayanan
bagi UK's Disability Ministry Sunday pada tanggal 28 September 2003.
Gereja-gereja di Inggris akan memfokuskan pelayanan mereka bagi
penderita cacat -- berusaha agar Injil dapat diakses dan diterima
oleh para penderita cacat dan keluarga mereka. Bekerja sama dengan
"Joni and Friends" (USA), TTR memperlengkapi gereja-gereja agar
dapat melayani para penderita cacat tersebut. Melalui Situs TTR,
Anda bisa belajar tentang 'Open Church Workshops', 'Vital Link
Line', dan masih banyak lagi. Selain itu, Anda dapat menemukan
jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penting seperti: "How do I
include people--and children-- with disabilities in my church?"
(Bagaimana saya bisa melibatkan jemaat -- dan juga anak-anak -- yang
menderita cacat di gereja saya?); "How can I make my church
accessible?" (Bagaimana caranya agar gereja saya memberi kemudahan
untuk diakses?); dan "How can I learn more?" (Bagaimana saya dapat
belajar lebih banyak lagi?). Juga, Anda bisa belajar banyak tentang
'Disabled Christian Fellowship' dan 'Wheels for the World'
(pelayanan membagi-bagikan kursi-kursi roda yang sudah tidak
terpakai di negara-negara yang sedang berkembang). Fasilitas lainnya
yang tersedia dalam Situs TTR adalah Anda bisa berlangganan pokok
doa harian dan mendengarkan program "Joni and Friends" -- siaran
radio harian selama 5 menit. Juga, Anda bisa belajar dari acara-
acara pelatihan yang diadakan TTR dan persekutuan-persekutuan
penderita cacat serta pelayanan outreach bagi penderita cacat yang
ada di komunitas.
CROSSROADS PRISON MINISTRIES (CRPM)
==> http://crossroadspm.gospelcom.net/
Bisakah seseorang benar-benar "bebas" dari penjara? CrossRoads
Prison Ministries (CRPM) -- satu dari pelayanan-pelayanan yang baru
bergabung dengan aliansi Gospelcom.net -- menjawab pertanyaan itu
dengan jawaban, "Ya!" CRPM sedang bekerja untuk memberitakan
kebebasan melalui Kristus kepada para narapidana yang terikat baik
secara rohani maupun jasmani. Pendiri CRPM, Nick Barbetta,
memberikan hidupnya kepada Kristus saat dia berada dalam sebuah
penjara. Sejak saat itu, dia melayani para narapidana dan mantan
narapidana melalui berbagai macam program. Situs CRPM menyajikan
informasi tentang seluk-beluk pelayanannya, mulai dari buku-buku dan
video-video yang bisa digunakan untuk menolong pelayanan penjara.
Anda ingin terlibat dalam pelayanan di penjara? Silakan belajar
melalui situs CRPM ini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~
K O R E A U T A R A
Satu hari khusus didedikasikan untuk mendoakan Korea Utara sedang
diatur penyelenggaraannya oleh AsiaLink Ministries dan sejumlah
pelayanan lainnya antara lain Christian Solidarity Worldwide, Open
Doors, Jubilee Campaign, dan Release International. "Keinginan kami
adalah untuk melihat ribuan gereja dan umat percaya di seluruh dunia
tergerak untuk mendoakan satu negara yang paling tertutup dan
dikuasai oleh rezim komunis -- Korea Utara." Hari Doa itu telah
terlaksana yaitu pada tanggal 29 Juni 2003 yang lalu. Saat ini,
Korea Utara sedang diancam oleh Amerika dan sekutunya untuk diadakan
blokade ekonomi. Namun satu hal yang paling berat adalah kondisi-
kondisi dimana penduduk dan orang-orang Korea Utara hidup dalam
keadaan tertindas. Hanya sedikit informasi yang diketahui tentang
Korea Utara selama dekade-dekade terakhir ini. Pemerintahan komunis
berupaya untuk membinasakan gereja dan menekan kekristenan. Sebagai
dampak dari kurangnya informasi situasi gereja di Korea Utara seakan
menjadi misteri, dan gereja-gereja di dunia seolah-olah lupa
mendoakan saudara-saudara kita seiman di Korea Utara yang saat ini
sedang menghadapi paling banyak penganiayaan.
Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-446, 27 June 2003
* Bersyukur atas "satu hari khusus" yang didedikasikan untuk berdoa
bagi gereja dan pelayanan di Korea Utara. Kiranya hal ini dapat
semakin menggugah banyak orang untuk berdoa bagi Korea Utara.
* Doakan orang-orang percaya yang saat ini ada di Korea Utara supaya
dapat mempertahankan iman mereka di tengah lingkungan yang tidak
mendukung bagi pertumbuhan iman mereka.
K U B A
Dukungan doa sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan gereja di Kuba.
Menurut laporan dari perwakilan HCJB World Radio, Americo Saavendra
"Saat ini gereja-gereja rumah berkembang pesat di berbagai tempat."
Saavendra membentuk 'Apoyo', sebuah pelayanan yang dilakukan bersama
HCJB World Radio dan Leadership Resources International. Saavedra
mengatakan bahwa gereja-gereja di Kuba berkembang dengan cukup baik.
"Gereja-gereja ini secara aktif memberitakan Injil kepada lingkungan
di sekitar mereka. Kebutuhan terbesar gereja-gereja tersebut saat
ini adalah pengadaan program follow-up dan pelatihan bagi para
petobat baru." Saavedra mengatakan bahwa buku-buku rohani juga bisa
membantu program pelatihan ini, namun hal itu juga merupakan suatu
tantangan. "Salah satu kesulitan terbesar adalah bagaimana
mendapatkan buku-buku yang berisi materi-materi yang dibutuhkan dan
mengirimkannya kepada mereka. Sebenarnya ada banyak buku yang masuk
ke Kuba. Sekali setahun, kami dapat memesan banyak buku dan
mengirimnya melalui kapal ke Kuba. Namun kami memerlukan waktu
kurang lebih satu tahun lagi untuk mengurus proses perijinan
masuknya buku-buku itu."
Sumber: Mission Network News, July 31st 2003
* Bersyukur atas perkembangan gereja-gereja rumah di Kuba. Doakan
proses follow-up dan pelatihan yang perlu disediakan untuk
menolong para petobat baru.
* Berdoa untuk penyediaan buku-buku rohani yang diperlukan untuk
mendukung program pelatihan yang diadakan oleh tim pelayanan di
Kuba ini.
I N T E R N A S I O N A L
Para pemimpin mahasiswa dan staf Intervarsity Christian Fellowship
baru-baru ini berkumpul bersama untuk menyelenggarakan "World
Assembly '03" di Belanda. Presiden Intervarsity Christian Fellowship
menjelaskan latar belakang dari pertemuan internasional tersebut.
"Assembly tersebut mempunyai dua tujuan. Pertama, sebagai
persekutuan dimana setiap yang hadir bisa saling menguatkan. Kedua,
memikirkan strategi tentang pelayanan Intervarsity Christian
Fellowship di masa mendatang sekaligus menentukan bangsa-bangsa mana
saja yang akan dijangkau." Seseorang yang mengatur para delegasi
World Assembly mempunyai kerinduan untuk mendoakan para staf
Intervarsity Christian Fellowship agar dapat melihat gambaran
pelayanan secara menyeluruh. "Orang dapat mengucap syukur kepada
Allah atas penyataan diri-Nya kepada para mahasiswa. Hal tersebut
menjadi bukti bahwa transformasi yang dijanjikan Allah dalam Alkitab
sedang terjadi. Dengan demikian, para delegasi dapat mendoakan agar
para staf memperoleh hikmat dari Allah tentang bagaimana
mengkomunikasikan Injil dalam beragam konteks budaya."
Sumber: Mission Network News, July 29th, 2003
* Bersyukur atas pelaksanaan World Assembly '03 di Belanda. Berdoa
agar setiap peserta yang hadir bisa memperoleh banyak berkat yang
dapat diterapkan di negara asal mereka masing-masing.
* Doakan supaya pertemuan ini dapat menambah semangat kepada para
peserta untuk semakin giat mengkomunikasikan Injil dalam beragam
konteks budaya yang mereka kenal.
H U N G A R I A
Pada tanggal 1 Agustus para pendoa syafaat dan mereka yang mempunyai
kerinduan untuk berdoa bagi bangsa-bangsa, diundang untuk bersama-
sama dan bersekutu dalam suatu persekutuan doa di Hungaria. Para
pendoa yang hadir dibagi dalam 7 kelompok. Setiap kelompok mendoakan
negara-negara yang berbatasan dengan Hungaria (Slovakia, Ukraina,
Romania, Austria, Croatia, Yugoslavia dan Slovenia). Setiap kelompok
akan bepergian menuju ke daerah perbatasan yang telah ditentukan
dalam kelompoknya dan memohonkan pengampunan atas dosa-dosa yang
dilakukan karena tidak/belum mengasihi sesama mereka. Perwakilan
dari setiap negara tetangga datang untuk bergabung dan bersama-sama
menaikkan doa pertobatan, pengampunan, dan rekonsiliasi bersama.
Pada tanggal 2 Agustus, kelompok-kelompok doa tersebut bersekutu di
Budapest untuk mensharingkan tentang pengalaman mereka masing-
masing. Hari Doa Nasional di Hungaria akan diselenggarakan 2 minggu
kemudian.
Sumber: Eastern European Update, July 30, 2003
* Naikkan syukur atas pengurapan Allah bagi Hungaria. Berdoa agar
persekutuan doa yang diadakan tersebut bisa membuahkan buah-buah
kekal bagi para jemaat Hungaria.
* Doakan supaya melalui pelayanan ini banyak jemaat Hungaria semakin
dikuatkan untuk menjadi saksi-saksi Kristus bagi lingkungannya dan
di negara-negara sekitarnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~
Sumber Daya Manusia Indonesia
-----------------------------
Menurut Laporan Pembangunan Manusia 2003 dari PBB, pengembangan
sumber daya manusia Indonesia berada di peringkat 112 dari 175
negara. Di negara ASEAN, Indonesia berada di urutan ketujuh dari 10
negara, dan berada di bawah Vietnam. Laporan menunjukkan bahwa
banyak wanita, penduduk miskin di pedesaan, dan etnis-etnis
minoritas tidak mendapatkan dana sosial. Masih terjadi diskiriminasi
dalam akses untuk mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan, air
bersih, dan sanitasi.
[Sumber: KJDN Edisi Agustus 2003]
* Doakan agar pemerintah Indonesia menyadari keterpurukan yang
sedang dialami oleh rakyatnya ini, sehingga bisa memberikan
perhatian yang lebih besar pada kebutuhan akan pendidikan yang
berkualitas untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia bangsa
Indonesia.
* Doakan pemerintah Indonesia agar diberikan kebijaksanaan oleh
Tuhan untuk mengatur dana pendidikan yang ada. Biarlah dana di
sektor pendidikan ini bisa dimanfaatkan seefisien dan seefektif
mungkin dan dijauhkan dari kemungkinan-kemungkinan korupsi.
* Doakan agar setiap sarana dan prasarana pendidikan yang telah
disediakan oleh pemerintah pusat dapat benar-benar tersalurkan ke
daerah-daerah yang membutuhkan.
* Berdoa agar Gereja di Indonesia dan umat Kristen Indonesia dapat
ikut berperan dalam membantu usaha memberikan pelayanan
pendidikan, baik dari segi jasmani maupun secara rohani, untuk
mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
* Mari kita, umat Kristen, secara bersama-sama bergandeng tangan
dengan seluruh lapisan masyarakat membantu bangsa kita yang
tercinta ini untuk mewujudkan masyarakat yang melek pengetahuan,
khususnya di antara para wanita, penduduk miskin di pedesaan, dan
etnis-etnis minoritas.
* Doakan agar sekolah-sekolah Kristen yang telah didirikan dapat
berperan lebih aktif dalam usaha mencerdaskan bangsa Indonesia
dan menghasilkan manusia-manusia yang takut akan Tuhan dan
cinta akan sesama.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~
Dari: achu cahyady <achu_nations(at)>
>Perkenalkan nama saya: Chriscahyady. Saya ingin bertanya: Saya dan
>istri sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke ladang misi di
>China. Saat ini kami ingin sharing mengenai beban kami ke gereja
>atau persekutuan doa. Dapatkah teman-teman menolong kami untuk
>menghubungkan kami dengan gereja-gereja atau persekutuan-
>persekutuan doa? Saya tunggu jawabannya. Terima kasih.
>Tuhan memberkati!
Redaksi:
Kami dukung kerinduan Anda untuk melayani ladang misi di China.
Dengan dimuatnya surat ini, maka kami harap ada pembaca e-JEMMi yang
bersedia memberikan informasi tentang gereja/persekutuan kepada Sdr.
Chriscahyady. [Silakan kirim ke Redaksi untuk kami teruskan kepada
yang bersangkutan].
Harapan kami kiranya panggilan Tuhan kepada Anda untuk pergi
melayani ke Cina semakin jelas dan Tuhan mempersiapkan jalan untuk
Anda pergi ke sana. Selamat melayani!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~
* JOEL-NEWS-INTERNATIONAL http://www.joelnews.org/
* Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/
* FRIDAY FAX http://www.cmd.org.nz/fridayfax/
_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________
"Tidak ada keadaan seburuk apapun yang dapat menghalangi kita
untuk menyatakan kebaikan Tuhan."
|