Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-JEMMi > Edisi No. 10 Vol. 6/2003
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2003 | edisi berikut

e-JEMMi edisi No. 10 Vol. 6/2003 (12-3-2003)

Pelayanan Remaja

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)       Maret 2003, Vol.6 No.10
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Kesaksian Misi]     : Ujian Alkitab untuk Ribuan Remaja
 o [Profil/Sumber Misi] : Source for Youth Ministry,
                          What Would Jesus Do?,
                          Remaja dan Gereja Teraniaya,
                          Homepage Remaja GKI
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Malawi, Amerika Serikat, Belanda
 o [Doa Bagi Indonesia] : Komisi Remaja di Berbagai Gereja
 o [Dari Meja Redaksi]  : Perlu Informasi Seputar Pelayanan Remaja
 o [Surat Anda]         : Hamashiah Ministry
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salam dalam kasih Kristus.

  Sajian edisi kali ini secara khusus mengulas tentang pelayanan
  remaja. Mengapa pelayanan kepada generasi remaja ini penting? Karena
  mereka adalah generasi MISI di masa depan. Ada banyak keunikan
  seputar dunia remaja. Namun kita perlu memahami aspek-aspek apa saja
  yang membangun konsep diri para remaja. Dr. Paul Gunadi menjelaskan
  aspek-aspek itu berdasarkan buku yang berjudul: "Helping The
  Struggling Adolescent", karya Les Parrot III dan uraiannya adalah
  sebagai berikut:
     "ASPEK PERTAMA adalah 'diri subjektif', yaitu pandangan pribadi
     remaja tentang siapakah dirinya. Ada remaja yang melihat dirinya
     supel, namun adapula yang "kuper" (alias kurang pergaulan).
     Konsep 'diri subjektif' bersumber dari penilaian orangtua, guru,
     dan teman yang telah menjadi konsep diri si remaja.
     ASPEK KEDUA ialah 'diri objektif', yakni pandangan orang lain
     tentang diri si remaja. Pandangan orang lain bersifat mandiri dan
     beragam, dalam arti pandangan ini merupakan pandangan pribadi
     seseorang tentang si remaja dan pandangan tiap orang tidak harus
     sama dengan yang lainnya.
     ASPEK KETIGA adalah 'diri sosial', yaitu pandangan si remaja akan
     dirinya berdasarkan pemikirannya tentang pandangan orang lain
     terhadap dirinya. Di sini si remaja melihat dirinya dengan
     menggunakan kaca mata orang lain. Ia mereka-reka apa penilaian
     orang lain terhadap dirinya dan sudah tentu rekaan ini dapat
     tepat tapi dapat pula keliru.
     ASPEK KEEMPAT adalah 'diri ideal', yakni sosok dirinya yang
     paling ia dambakan atau ia cita- citakan. 'Diri ideal' adalah
     diri yang belum terjadi atau terbentuk sehingga si remaja terus
     berusaha mencapainya."

     "Aspek yang paling berpotensi menimbulkan masalah bagi remaja
     adalah 'diri sosial'. Kita semua pasti pernah bertanya-tanya,
     apa penilaian orang lain terhadap diri kita. Pada diri remaja,
     pertanyaan semacam ini amatlah penting karena ia sangat
     bergantung pada penilaian orang lain, terutama teman-temannya.
     Pada remaja, konflik antara 'diri subjektif' dan 'diri sosial'
     mudah terjadi. Sering kali remaja mengalami tekanan yang timbul
     dari konflik seperti ini. Tekanan ini semakin bertambah karena ia
     merasa tidak dapat menyampaikan persoalan yang dihadapinya, baik
     kepada sesama teman maupun kepada orangtua.
     [Diringkas dari Buletin Parakaleo, Vol.1, Nomor 4, Okt-Des 1994]

  Dari penjelasan di atas, maka kita menyadari bahwa mengenal konsep
  diri remaja sangatlah penting untuk mulai memenangkan remaja.
  Jikalau tidak maka akan sulit sekali bagi kita untuk mengarahkan
  mereka dalam pelayanan. Nah, bagaimana kita memenangkan remaja-
  remaja di sekitar kita agar tidak menjadi generasi yang terhilang?
  Bagaimana kita bisa menolong mereka agar bisa mengenal kasih Allah?
  Apa dampaknya jika semasa remaja mereka sudah menyukai Alkitab?
  Pelayanan apa yang sesuai dan bisa memikat mereka untuk lebih
  mengenal Allah dan bisa terlibat dalam pelayanan misi dari/untuk
  remaja? Nah, marilah kita renungkan pertanyaan-pertanyaan ini dan
  marilah kita terlibat untuk melakukan sesuatu bagi mereka. Untuk itu
  simaklah ulasan e-JEMMi terbitan minggu ini. Kami yakin Anda akan
  mendapat banyak masukan.

  Redaksi e-JEMMi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ KESAKSIAN MISI ~~

                   UJIAN ALKITAB UNTUK RIBUAN REMAJA
                   =================================

  Bayangkan tentang sebuah rally pemahaman Alkitab tahunan yang
  diikuti oleh 12.000 - 15.000 murid sekolah berusia 17 tahun!! Mereka
  adalah para remaja yang terbagi dalam kelompok-kelompok yang terdiri
  dari 300 - 500 remaja di seluruh kota untuk mempelajari topik-topik
  Alkitab yang telah disediakan.

  Bayangkan bahwa selama dua tahun para remaja tersebut sungguh-
  sungguh mempersiapkan diri untuk mengikuti 'Ujian Alkitab'. Mereka
  mengadakan 5 sampai 6 kali pertemuan setiap bulannya, dalam kelompok
  yang terdiri dari 30 - 40 remaja dan dipimpin oleh guru-guru
  Alkitab. Para remaja ini bersama-sama mempelajari kehidupan dan
  pengajaran Yesus Kristus dan topik-topik penting lainnya dalam
  Alkitab. Bayangkan bahwa 95% dari remaja tersebut berasal dari
  keluarga-keluarga non-Kristen. Sepertinya kita sedang memimpikan hal
  yang tidak mungkin terjadi.

  Namun hal itu benar-benar terjadi di Hong Kong selama bertahun-tahun
  melalui suatu sistem ujian umum. Setiap bulan Mei, pada masa ujian
  untuk mendapatkan "Certificate of Education", 'Religious Studies'
  (dengan Alkitab sebagai acuannya) ditawarkan sebagai mata pelajaran
  pilihan.

  Memang diakui bahwa pada kenyataannya rally remaja ini sedikit
  berbeda dengan gambaran yang ada di pikiran Anda -- suatu rally yang
  penuh pujian dan penyembahan. Para remaja yang mengikuti ujian umum
  Alkitab ini sangatlah serius dan mungkin agak sedikit stress. Namun,
  meskipun dalam kondisi yang demikian, potensi Alkitab untuk mengubah
  kehidupan ribuan remaja di Hong Kong sungguh luar biasa.

  Sejak tahun 1982, 'Ujian Alkitab' ini menggunakan sistem 'Open-Bible'
  ('Alkitab terbuka', selama ujian) supaya para remaja itu tidak hanya
  belajar menghafal sekumpulan fakta-fakta panjang dalam Alkitab tanpa
  memahami artinya. Penekanannya sekarang adalah para remaja mempunyai
  kemampuan untuk menganalisa dan mengintepretasi fakta-fakta dalam
  Alkitab, memahaminya sesuai dengan konteks aslinya, dan menemukan
  relevansinya dalam kehidupan mereka saat ini. Para murid remaja itu
  dianjurkan memberi tanda/simbol dan label pada Alkitab mereka untuk
  memudahkan mereka dalam menemukan ayat-ayat Alkitab yang relevan
  ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar problema pribadi dan
  sosial. Beberapa contoh Alkitab itu menjadi suatu karya seni dimana
  para pemiliknya dengan tekun meluangkan waktu selama berjam-jam
  untuk memberi simbol dan label pada ayat-ayat yang saling berkaitan!
  Menjelang saat ujian, para murid itu terlihat sedang membaca dan
  mempelajari Alkitab mereka ketika dalam kereta atau bus.

  Diterjemahkan dari sumber:
  Judul Buletin: East Asia's Millions, April - June 1996
  Judul Artikel: Open the Bible for Thousands of Schoolkids!
  Penulis      : Betty Milton
  Penerbit     : OMF Singapore
  Halaman      : 8

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 SOURCE FOR YOUTH MINISTRY
==>	http://www.thesourcefym.com/howdoi/staffutu.asp
==>	http://www.thesourcefym.com/howdoi/howothersreach.asp
  Jonathan McKee dari "Source for Youth Ministry" mensharingkan
  tentang tulisannya seputar penginjilan muda remaja yang disajikan
  dalam konferensi Youth Specialties baru-baru ini. Tulisannya
  "Understanding and Reaching the Unchurched Teen" dan "Outreach
  Models that Work" merupakan intisari dari wawancaranya dengan
  pelayanan-pelayanan yang sukses dalam menjangkau para remaja yang
  belum bergereja. Selain itu, Anda juga bisa menemukan bahan dan
  sumber-sumber menarik dalam situs ini, "I Need to Know..." (artikel,
  wawancara dengan para remaja); "I Want a Little Help... (pelatihan,
  web links)" dan "I Need Weekly Stuff!" (permainan, kurikulum,
  panduan pemuridan, dll.)

 WHAT WOULD JESUS DO? (WWJD)
==>     http://www.wwjd.com
==>	http://www.gospelcom.net/wwjd/
  Situs WWJD disediakan untuk menjadi sarana bagi para remaja Kristen
  untuk melayani ribuan rekan sebaya lainnya di seluruh penjuru dunia
  dengan membagikan kesaksian-kesaksian hidup, bahan-bahan PA, dan
  ratusan tips bagi pelayanan remaja untuk senantiasa taat pada
  kehendak Tuhan dan bersedia mengabarkan Injil Yesus Kristus kepada
  remaja lain. Dalam situs ini Anda juga bisa menjumpai penjelasan
  tentang pelayanan WWJD yang menyediakan banyak sumber bagi para
  pemimpin muda dan remaja. Para remaja bisa mengirimkan permohonan
  doa dan ucapan syukur mereka. Selain itu mereka bisa berpartisipasi
  dalam diskusi dengan sesama pelajar SMP dan SMU melalui WWJD message
  board. Bila Anda masih tergolong remaja dan pemuda Kristen yang
  merindukan sahabat Anda diselamatkan, segera kunjungi Situs WWJD
  ini.

 REMAJA DAN GEREJA TERANIAYA
  Student Underground Kit
==>	http://www.gospelcom.net/ys/mall/browse/video/sukit.html?b013
  Youth Specialties (Underground Church):
==>	http://www.youthspecialties.com/free/underground/
  Open Doors with Brother Andrew/Student Underground:
==>	http://www.opendoorsusa.org/Underground/presplash.html
  The Narrow Road:
==>	http://www.thenarrowroad.net/
  Open Doors dan Youth Specialties bekerja sama dengan "Jars of Clay",
  seorang seniman kontemporer dalam mengkombinasikan usaha-usaha
  mereka untuk menyediakan sumber-sumber seputar gereja teraniaya yang
  sesuai bagi remaja. "A Student Underground Kit" tersedia bagi para
  pendeta remaja dan mereka yang terlibat dalam pelayanan pemuda.
  Bahan ini terbagi menjadi 4 musim kurikulum yang akan menolong para
  remaja untuk lebih memahami orang-orang Kristen yang teraniaya.,
  bersedia mendoakan mereka, mau berkomunikasi dengan mereka dan
  bersedia menjangkau mereka-mereka yang mengalami penganiayaan.

 HOMEPAGE REMAJA GKI
==>     http://members.tripod.com/~manuelito/remaja.htm
  Apakah Anda sedang mencari-cari bahan untuk pelayanan remaja atau
  sedang mencari informasi tentang remaja Kristen, dalam bahasa
  Indonesia? Coba berkunjung ke situs Homepage Remaja GKI yang
  menyediakan segudang informasi menarik yang pasti berguna bagi para
  remaja di gereja Anda. Mulai dari Galeri Metode, Galeri Makalah, Tip
  Bina Remaja, Serbaneka Persekutuan Remaja GKI, Kumpulan Lagu, Bahan
  Pembinaan Remaja, Tutur Bijak, Cool Links, dsb. dapat Anda akses
  dalam situs ini. Bagi Anda yang muda-muda usia atau yang saat ini
  terlibat dalam pelayanan remaja di gereja masing-masing segeralah
  singgah di situs ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 M A L A W I
  Kebakaran di Malawi sangat mempengaruhi pelayanan Teen Missions
  International (TMI). Perwakilan dari TMI mengatakan bahwa kebakaran
  yang terjadi pada tanggal 3 Januari yang lalu telah menghancurkan
  gudang tempat penyimpanan semua perlengkapan dan persediaan Boot
  Camp.
     "Salah satu kesulitan terbesar adalah kebanyakan peralatan
     yang diperlukan semua tim TMI tidak tersedia di Malawi atau di
     banyak tempat di negara-negara Afrika lainnya. Jadi, hal ini
     bukan hanya sekedar aspek keuangan. Situasinya sungguh sulit
     saat ini dan memakan banyak waktu kami. Selama bertahun-tahun
     kami telah membangun gudang itu dan tiba-tiba kini gudang itu
     terbakar padahal kami membutuhkannya untuk persiapan Bible Camp
     tahun depan. Tidak akan mudah untuk menjalaninya saat ini."
  Peterson percaya bahwa api ini merupakan suatu serangan rohani
  karena mereka baru saja selesai mengadakan Bible Camp yang sukses.
     "Dalam Bible Camp ini, mereka telah menyelesaikan pelatihan
     misi bagi para remaja Malawi. Ada 111 anak yang mengikuti
     Bible Camp itu dan 75 diantaranya memutuskan untuk terlibat
     dalam pelayanan full-time."
  Sumber: Mission Network News, January 20th, 2003
  * Doakan agar kebakaran itu tidak meruntuhkan semangat TMI untuk
    melanjutkan pelayanannya menjangkau para remaja di Malawi.
  * Berdoa untuk para remaja Malawi yang mengikuti pelatihan misi
    dalam Bible Camp supaya mereka bisa menerapkan apa yang telah
    diterimanya di tempat tinggal mereka masing-masing.

 A M E R I K A   S E R I K A T
  Para remaja di Amerika Serikat sedang mengadakan ge