Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-JEMMi > Edisi No. 02 Vol. 6/2003
  Edisi Terbaru
Edisi No. 46 Vol. 11/2008
Mencari Dukungan Dana
  Arsip
Total 507 edisi (1998-2008)
  Cari
  Keanggotaan Milis
Berlangganan
Berhenti
Ganti alamat email
  Relasi
e-KJDN (Pokok Doa)
Doa 40 Hari
e-MISI
e-JEMMi
SAI
  Tampilan cetak   edisi sebelum | edisi berikut

e-JEMMi edisi No. 02 Vol. 6/2003 (14-1-2003)

Pendoa Syafaat

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)     Januari 2003, Vol.6 No.02
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Artikel Misi]       : Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik
 o [Profil/Sumber Misi] : e-KJDN, Assist News Service,
                          Eastern European Prayer Focus
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Kongo, Mongolia, Cina
 o [Doa Bagi Indonesia] : Naiknya Harga BBM, Tarif Telepon dan Listrik
 o [Surat Anda]         : Panduan Bahan Doa
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salam sejahtera! Kami berharap e-JEMMi menjumpai Anda pada saat ini
  dalam keadaan baik dan diberkati Tuhan!

  Topik yang kami pilihkan untuk edisi kali ini adalah tentang
  "Pendoa Syafaat". Istilah 'pendoa syafaat' sering kita dengar dan
  kemungkinan besar sudah sering dilakukan oleh banyak orang Kristen.
  Namun apa sebenarnya doa syafaat itu? Bagaimana menjadi seorang
  pendoa syafaat yang baik? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini,
  termasuk empat karakteristik "menjadi pendoa syafaat yang baik"
  dapat Anda jumpai di kolom Artikel Misi pada edisi ini, yaitu
  dengan belajar dari tokoh pendoa syafaat, Nehemia.

  Juga dalam edisi ini, beberapa sumber informasi yang berguna untuk
  mendapatkan bahan-bahan doa, selain dari e-JEMMi :), dapat Anda
  jumpai pada kolom Sumber Misi. Kami yakin informasi ini akan sangat
  bermanfaat bagi Anda. Kami juga sajikan informasi pokok-pokok doa
  dari berbagai tempat di dunia dan tentu saja juga pokok doa untuk
  Indonesia. Selamat menjadi pendoa syafaat yang baik, khususnya bagi
  Indonesia.

  Tim Redaksi

  P.S.:
  Redaksi ingin mengetahui/menerima informasi tentang organisasi,
  kelompok/perseketuan atau pribadi yang mempunyai pokok-pokok doa
  syafaat yang diterbitkan secara berkala. Silakan kirim informasinya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~

                   MENJADI PENDOA SYAFAAT YANG BAIK
                   ================================

  NATS ALKITAB: Nehemia 1:1-11; 2:1-10

  TUJUAN:
  - agar jemaat mengetahui EMPAT KARAKTERISTIK pendoa syafaat
    yang baik yang dipelajari dari Nehemia.
  - agar jemaat mau MENELADANI NEHEMIA untuk menjadi pendoa syafaat
    yang baik.

  Belajar dari Nehemia, kita menemukan empat karakteristik pendoa
  syafaat yang baik, yaitu:

  1. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik harus pro-aktif dalam mencari
     informasi doa yang jelas.

  Saudara, informasi doa yang jelas itu penting sekali dalam berdoa
  syafaat. Hal ini penting agar kita dapat berdoa dengan baik,
  sungguh-sungguh dan sesuai dengan fakta.

  Saya pernah beberapa kali mengalami kecelakaan dalam memimpin doa.
  Pernah suatu kali saya memimpin doa sebelum acara latihan koor
  dimulai. Saya berdoa untuk setiap kami yang menyanyi, untuk pianis
  dan juga untuk konduktor. Setelah selesai (amin), semua protes
  karena orang yang saya kira konduktor, ternyata bukan. Seharusnya
  orang lain yang jadi konduktor saat itu. Yah ... saya pikir
  bagaimana untuk meralatnya? Apa saya harus berdoa lagi untuk meralat
  doa saya yang keliru, ya?

  Saudara, hal itu memang hal kecil saja. Tetapi hal tersebut juga
  sangat mempengaruhi kesungguhan kita dalam berdoa. Jika informasi
  itu tidak jelas atau bahkan salah, apakah kita akan mengatakan
  kepada Tuhan, padahal itu bukan hal yang benar?

  Saudara, bagaimana halnya sikap Nehemia dalam hal ini? Saudara-
  saudara, Nehemia adalah seorang Yahudi yang hidup di pembuangan.
  Pada tahun kedua puluh pemerintahan Artahsasta I (445 SM) Nehemia
  ini menduduki jabatan sebagai pejabat minuman raja.

  Jabatan ini adalah jabatan yang tinggi, dan orang yang menduduki
  jabatan ini merupakan orang yang sangat dipercaya oleh raja. Sebab
  tugas mereka adalah mencoba minuman yang akan diminum oleh raja,
  apakah minuman itu beracun atau tidak. Jadi jabatan itu merupakan
  jabatan yang menentukan hidup matinya seorang raja. Dikisahkan dalam
  pasal 1:1-2, pada bulan Kislew tahun kedua puluh pemerintahan
  Artahsasta, salah seorang saudaranya, Hanani, datang dari Yehuda
  bersama-sama dengan beberapa orang saudara. Perhatikan di ayat 2,
  "... Aku menanyakan keadaan orang-orang Yahudi yang terluput, yang
  terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem." Saudara, Nehemia
  sendiri mengambil inisiatif untuk bertanya. Ini bukan pertanyaan
  basa-basi. Jika kita bandingkan dengan reaksi Nehemia dan tindak
  lanjutnya setelah mengetahui hal ini (ayat 4), maka saya dapat
  simpulkan bahwa pertanyaan Nehemia bukan pertanyaan basa-basi,
  tetapi dia memang rindu akan informasi yang benar tentang keadaan
  bangsanya untuk kemudian mendoakan.

  Ia tidak menunggu informasi itu diberikan. Tetapi dia sendiri
  bersikap pro-aktif mencari informasi yang jelas itu. Memang ia tidak
  pergi sendiri ke Yerusalem, tetapi kepekaannya dapat melihat peluang
  akan sumber informasi yang akurat. Memperlihatkan bahwa dia begitu
  proaktif dan memandang perlunya informasi yang akurat untuk
  didoakan.

  Saudara, dalam kehidupan kita, jika kita mau menjadi pendoa syafaat
  yang baik, kita harus pro-aktif dalam mencari dan mendapatkan
  informasi doa yang jelas. Jangan sekedar berdoa dengan informasi
  yang tidak jelas. Kita perlu kejelasan informasi tersebut. Jika kita
  berdoa untuk pergumulan seseorang, alangkah baiknya jika kita tahu
  tentang pergumulan orang itu. Dan ini haruslah menjadi kebiasaan
  kita, yaitu aktif untuk mencari informasi doa yang jelas. Jangan
  tunggu orang datang minta didoakan, tetapi cari informasi tentang
  pergumulan orang lain, apa yang dapat kita doakan baginya. Jika kita
  mau proaktif mencari informasi doa yang jelas, maka kita akan
  menjadi seorang pendoa syafaat yang baik. Sebab hal ini menunjukkan
  kesungguhan kita untuk berdoa.

  2. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki empati terhadap orang
     yang didoakan.

  Saudara-saudara, dalam ayat 3, Nehemia mendapatkan informasi dari
  saudara-saudaranya tentang keadaan orang-orang Yahudi yang lolos
  dari penawanan. Keadaan mereka sangat buruk, tercela. Mereka dalam
  kesukaran besar. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu
  gerbangnya telah terbakar. Reaksi Nehemia setelah mendengar
  informasi itu (ayat 4): ia sedih sekali, ia menangis, ia berkabung
  selama beberapa hari, ia berpuasa dan berdoa.

  Saudara, sungguh suatu reaksi yang sangat dramatis. Nehemia memiliki
  jabatan yang tinggi, namun ia peduli dan berempati kepada saudara-
  saudara sebangsanya dan terhadap bangsanya. Bukankah lebih enak jika
  ia tidak ikut campur dengan keadaan bangsanya. Bukankah lebih baik
  baginya jika ia hidup tenang dengan jabatannya saat itu? Untuk apa
  dia bersusah payah memikirkan bangsanya (bahkan jika kita lihat
  dalam pasal berikutnya, nyawanya sendiri harus dipertaruhkan).
  Tetapi Saudara, rasa ikut memiliki, ikut merasakan inilah yang
  mendorong Nehemia untuk berdoa dengan bersungguh-sungguh bagi
  bangsanya.

  Saudara, ingatkah peristiwa Tuhan Yesus memberi makan lima ribu
  orang? Tuhan Yesus melihat orang banyak yang terus mengikuti Dia,
  meskipun Tuhan Yesus pergi lewat danau. Mereka mengambil jalan
  darat. Melihat hal itu, Tuhan tergerak oleh belas kasihan. Tuhan
  Yesus merasakan kerinduan mereka dan bahkan kelelahan dan kelaparan
  mereka. Dan hal ini, pada gilirannya mendorong Tuhan Yesus untuk
  memberi mereka makan.

  Saudara, rasa empati, rasa ikut memiliki, ikut merasakan apa yang
  dirasakan oleh orang lain dapat mendorong seseorang untuk bertindak
  dengan kesungguhan dan ketulusan hati.

  Bagaimana halnya dengan kita? Apakah kita dapat ikut merasakan apa
  yang dirasakan oleh orang lain dalam berbagai permasalahan mereka?
  Mungkin mereka mengalami dukacita, dapatkah kita menyelami perasaan
  mereka? Mungkin mereka mengalami krisis dalam kehidupan rumah
  tangganya, dapatkan kita merasakan pergumulan mereka? Mungkin juga
  mereka sedang bergumul keras akan apa yang bisa mereka makan besok
  pagi, dapatkah kita merasakan pergumulan mereka? Masih ada begitu
  banyak macam pergumulan yang lain, Saudara, dapatkah kita ikut
  merasakannya? Mungkin ada saudara yang berkata, "Ah ... yang penting
  kan saya sudah berdoa bagi mereka. Bukankah itu cukup?" Pertanyaan
  balik, "Apakah Anda dapat berdoa dengan kesungguhan hati jika Anda
  tidak merasakan apa sebenarnya yang dirasakan oleh orang yang kita
  doakan? "

  Marilah kita belajar untuk berempati terhadap orang yang kita
  doakan. Dengan demikian kita dapat berdoa dengan sungguh-sungguh
  untuk mereka dan kita menjadi seorang pendoa syafaat yang baik.

  3. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik memiliki konsep doa yang benar.

  Mulai dari ayat 5-11 dicatat tentang doa Nehemia bagi pemulihan
  Israel. Jika kita melihat doa Nehemia tersebut kita melihat bahwa
  Nehemia memiliki konsep yang benar tentang doa.

  Rangkaian kata-kata doa Nehemia diawali dengan pujian bagi Tuhan
  (ayat 5). Setelah itu dilanjutkan dengan permohonan agar Tuhan
  mendengar doanya (ayat 6a).

  Kemudian Nehemia mengaku dosa di hadapan Tuhan, dosa nenek
  moyangnya, dosa bangsanya dan dosanya sendiri (ayat 6b-7). Saudara,
  pengakuan dosa merupakan hal yang sangat penting dalam doa kita.
  Tuhan Yesus dalam doa Bapa Kami yang diajarkannya juga memasukkan
  hal pengakuan dosa dan pengampunan dosa. Bandingkan juga dengan
  Yakobus 5:16, "... hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling
  mendoakan supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan
  yakin didoakan sangat besar kuasanya". Apakah di muka bumi ada orang
  benar? Tidak ada. Tetapi kita dibenarkan jika kita mengaku dosa kita
  (1Yohanes 1:9).

  Dalam doanya Nehemia memegang janji Tuhan (ayat 8-10). Segala
  permohonannya dilandaskan atas janji Tuhan dan dia tidak meminta
  yang berlebihan dari yang dijanjikan Tuhan. Di akhir doanya, Nehemia
  sekali lagi dengan segala kerendahan hatinya memohon kepada Tuhan
  untuk mengabulkan doanya. Namun dibalik kerendahan hatinya itu ada
  suatu keberanian untuk meminta karena dia terbuka di hadapan Tuhan
  (ayat 11).

  Selain rangkaian doa Nehemia, hal lain yang memperlihatkan bahwa
  Nehemia memiliki konsep doa yang benar adalah bahwa dia berdoa
  dengan tak berkeputusan (ayat 4). Dan hal ini nampak pula pada
  pasal 2:1. Dicatat, "... Pada bulan Nisan tahun keduapuluh
  pemerintahan Artahsasta ..." Jika ayat ini dibandingkan dengan
  pasal 1:1 "... pada bulan Kislew ..." maka selang waktu yang ada
  dari informasi yang didapatkan (berarti juga waktu Nehemia berdoa)
  hingga peristiwa yang dicatat di pasal 2:1-8 yaitu sekitar 4 bulan.
  Dan saya yakin dalam waktu empat bulan itu Nehemia terus-menerus
  berdoa bagi bangsanya.

  Bagaimana halnya dengan kita? Kita seringkali berdoa kepada Tuhan
  dengan konsep doa yang tidak benar. Kita seringkali datang pada
  Tuhan dengan membawa shopping list yang panjang. Kemudian kita
  sodorkan pada Tuhan untuk dikabulkan. Kita seringkali seolah-olah
  menodong Tuhan, memaksa Tuhan untuk mengabulkan permintaan kita. Ini
  berarti bukan kehendak Tuhan yang jadi, melainkan kehendak kita yang
  jadi. Kita seringkali datang kepada Tuhan dengan dosa atau kesalahan
  yang tidak atau belum kita bereskan. Saudara, marilah pada hari ini
  kita belajar dari Nehemia untuk memiliki konsep doa yang benar.

  4. SEORANG PENDOA SYAFAAT yang baik siap untuk menjadi jawaban atas
     doanya sendiri jika Tuhan menghendaki.

  Nehemia sungguh luar biasa. Dia tidak hanya berdoa bagi bangsanya,
  tetapi dia sendiri siap dipakai Tuhan untuk menjadi jawaban untuk
  doanya sendiri. Jika kita perhatikan pasal 2:2-10, kita melihat
  tindakan Nehemia bagi pemulihan bangsanya.

  Diawali ketika suatu hari Nehemia sedang murung pada saat bertugas
  dan ini dilihat oleh raja Artahsasta. dengan ketakutan Nehemia
  mengatakan apa alasan dia murung yaitu karena keadaan bangsanya.
  Sungguh tidak terduga jika kemudian Artahsasta bertanya "Jadi apa
  yang kau inginkan?"

  Yang dilakukan oleh Nehemia saat itu adalah berdoa. Dalam doanya
  Nehemia mendapatkan satu keyakinan bahwa dia dipakai oleh Tuhan
  sebagai jawaban atas doanya sendiri (bandingkan juga dengan ayat
  2:12b). Tuhan sendiri yang menaruh beban itu dalam hati Nehemia.
  Karena itu kemudian dia menjawab pertanyaan Artahsasta dengan
  mengajukan permintaan yang boleh dibilang sangat besar nilainya.
  Permintaan itu kecil kemungkinannya untuk dikabulkan. Namun ternyata
  permintaannya dikabulkan oleh Artahsasta karena tangan Allah yang
  murah menyertainya. Dan Nehemia sendiri bertindak mengatur restorasi
  Yerusalem. ....

  Saudara, ini berarti setiap kita berdoa bagi orang lain, bagi
  kesulitan orang lain, kita harus siap menjadi jawaban atas doa kita
  sendiri manakala Tuhan menghendaki. Mungkin kita berdoa bagi
  penginjilan di pedalaman. Kita harus siap jika Tuhan menghendaki
  kita sendiri untuk pergi. Jika kita berdoa untuk orang yang
  kekurangan, kita harus siap jika Tuhan menghendaki kita sendiri
  sebagai saluran berkat bagi orang tersebut.

  PENUTUP

  Saudara-saudara, menjadi pendoa syafaat merupakan satu bentuk
  pelayanan yang sangat penting dan besar artinya. Namun demikian,
  untuk menjadi pendoa syafaat yang baik bukan hal mudah. Hari ini
  kita telah belajar dari Nehemia untuk menjadi pendoa syafaat yang
  baik. Marilah kita ikuti teladan Nehemia. Kita dapat menjadi seperti
  Nehemia. Kita akan memiliki suatu relasi rohani yang indah dengan
  Tuhan dan sesama kita.

  Diedit dari sumber:
  Judul Artikel: Menjadi Pendoa Syafaat yang Baik
  Penulis      : Moses David Livingstone
  URL          : Situs 5Roti2Ikan
                 ==>   http://www.5roti2ikan.net/mimbar/21/

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 e-KJDN (Kalender Jaringan Doa Nasional)
==>     http://www.sabda.org/publikasi/e-kjdn/
==>     http://www.sabda.org/misi/
==>     <subscribe-i-kan-buah-doa(at)xc.org>
  Rindukah Anda untuk senantiasa mendoakan Indonesia? Untuk mendukung
  kerinduan Anda, publikasi e-KJDN hadir bagi Anda. e-KJDN (Kalender
  Jaringan Doa Nasional) berisi pokok-pokok doa harian yang
  diterbitkan setiap bulan sekali melalui email oleh Jaringan Doa
  Nasional bekerja sama dengan e-MISI (Mengabarkan Injil ke Seluruh
  Indonesia). Pokok-pokok doa dari e-KJDN, terbagi dalam 5 kategori:
        Situasi Indonesia,   Jaringan Kebersamaan,
        Suku-suku,    Kota-kota,    Kawasan 10/40
  diharapkan dapat mendorong kita untuk tetap setia menjadi pendoa
  syafaat bagi Indonesia!

 ASSIST NEWS SERVICE
==>     http://sheperd.com/assist/
==>     http://sheperd.com/assist/us/subscribe.htm  (subscribe online)
  ASSIST News Service, yang dipimpin oleh Dan Wooding (seorang
  jurnalis internasional dan pendiri ASSIST Ministries), menyediakan
  informasi harian, berita kesaksian dan pokok-pokok doa dari berbagai
  sumber di seluruh dunia. Jurnal yang dikirimkan secara gratis via
  email ini juga menampilkan laporan-laporan seputar misi, pelayanan-
  pelayanan di seluruh dunia, dan peristiwa-peristiwa terbaru yang
  ditinjau dari perspektif Kristen. Melalui situs ini kita bisa
  belajar berdoa syafaat dengan informasi yang tepat dan jelas.

 EASTERN EUROPEAN PRAYER FOCUS
==>     http://www.strategicprayer.org/
==>     <join-eeprayer(at)lyris.strategicprayer.net>      (subscribe)
  Eastern European Prayer Focus menampilkan peristiwa-peristiwa dan
  berita-berita seputar Eropa Timur dan Rusia yang dapat dijadikan
  bahan pokok doa yang berguna bagi para pendoa syafaat. Berita-berita
  ini dikumpulkan oleh saudara-saudara seiman yang tinggal di Eropa
  Timur dan didistribusikan oleh Global Harvest Ministries. Dengan
  mengetahui informasi tentang saudara-saudara kita di Eropa Timur,
  rindukah Anda mendukung mereka dalam doa?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 K O N G O
  Pokok Doa Dunia hari ini akan kita mulai dengan Republik Demokratik
  Kongo, dimana pemerintah telah menandatangani persetujuan berbagi
  kekuasaan dengan para pemberontak. Persetujuan itu bertujuan untuk
  mengakhiri konflik empat tahun dimana sudah lebih dari 2 juta orang
  meninggal. Petugas World Vision, Tex Lanier, mengatakan mereka
  berharap dapat melanjutkan pekerjaan mereka untuk membantu membangun
  kembali infrastruktur negeri yang mengalami kehancuran ini.
     "Dalam segala hal yang dilakukan World Vision, kami selalu
     membawa Injil kepada orang-orang. Injil, dalam pandangan kami,
     memiliki dua bentuk: perbuatan dan perkataan. Kami tentu saja
     menunjukkan perbuatan kepada orang-orang ini dengan memberi makan
     yang lapar dan menolong yang miskin. Injil dalam perkataan juga
     sangat mungkin untuk dilakukan."
  Lanier meminta orang-orang percaya untuk berdoa bagi para pekerjanya
  di daerah itu, juga bagi penduduk yang selamat dari malapetaka.
     "Yang pasti saya ingin orang-orang berdoa untuk persetujuan damai
     yang baru ditandatangani beberapa hari yang lalu agar sungguh-
     sungguh dijalankan, dan kedua belah pihak menghormati persetujuan
     itu. Doakan agar Raja Damai membawa kedamaian, dan kedamaian itu
     akan langgeng."
  Sumber: Mission Network News, Dec 30th, 2002
  * Berdoa agar tidak ada pihak-pihak yang berusaha membatalkan
    perjanjian perdamaian yang telah dicapai. Doakan agar setiap pihak
    bisa menerima dan mendukung persetujuan tersebut.
  * Doakan agar setiap pelayanan World Vision dapat digunakan untuk
    menjadi sarana yang menjangkau penduduk Kongo.

 M O N G O L I A
  Semua tuduhan telah dijatuhkan kepada para penatua "Church of All
  Nations" (Gereja Segala Bangsa) di distrik Bayangol, wilayah
  Ulaanbatar, Mongolia. Para penatua gereja menerima tuduhan-tuduhan
  melakukan tindak kriminal dan penyitaan atas semua perpuluhan serta
  persembahan karena gereja tersebut tidak terdaftar. Segala usaha
  untuk mendaftarkan gereja tersebut sejak tahun 1999 ternyata telah
  diabaikan. Para jemaat gereja berterima kasih kepada semua orang
  yang telah mendoakan mereka. Jemaat gereja tersebut juga terus
  meminta dukungan doa karena gereja ini sedang mengurus proses
  registrasi. Pemerintahan Mongolia telah bekerja sedemikian rupa
  untuk menghambat pertumbuhan kekristenan di negara tersebut. Namun
  di samping masalah-masalah yang terjadi, "Church of All Nations"
  telah pindah ke tempat yang lebih luas dan jemaatnya terus mengalami
  pertumbuhan.
  Sumber: Voice of the Martyrs, December 20, 2002
  * Terus dukung dalam doa khususnya untuk proses registrasi "Church
    of All Nations". Doakan agar Allah melembutkan hati pemerintah
    Mongolia dalam memberikan ijin kepada gereja ini.
  * Bersyukur atas pertumbuhan dan kemajuan yang dialami oleh "Church
    of All Nations" di tengah masalah yang mereka hadapi saat ini.

 C I N A
  Seorang pemimpin Kristen di Cina, yang mendirikan sekolah Alkitab
  dengan bantuan Christian Aid Mission pada tahun 1994, menceritakan
  tentang pengaruh sekolah tersebut baik di antara pelatih maupun bagi
  masyarakat sekitarnya. Sekolah dan gedung gereja -- yang dibangun
  dalam waktu 52 hari -- telah menjadi model bagi pelatihan alkitabiah
  di negara tersebut. Menggunakan sekolah ini sebagai contoh, para
  peserta pelatihan telah memulai 30 pusat pelatihan Alkitab. Dalam
  kurun waktu 7 tahun, ribuan orang Kristen telah dilatih dalam
  kepemimpinan. Mereka dipersiapkan untuk mengelola 6.000 gereja yang
  ada. "Pengaruh dari sekolah-sekolah Alkitab sungguh luar biasa,"
  kata seorang pemimpin.
     "Jumlah dan pengaruh sekte dan ajaran sesat telah berkurang....
     meningkatnya hubungan antara gereja-gereja bawah tanah yang tidak
     terdaftar dengan gereja-gereja yang secara resmi terdaftar dalam
     pemerintahan.... semakin matangnya pertumbuhan kehidupan rohani
     para jemaatnya.... dan pendirian sekolah-sekolah Alkitab, telah
     mengembangkan tingkat pengajaran mereka. Sekolah tersebut juga
     mengirimkan para guru untuk melatih para murid di tempat-tempat
     lain."
  Pemimpin tersebut juga menambahkan bahwa sementara para umat percaya
     "masih menghadapi banyak tekanan dan kekerasan serta kesulitan,
     namun hati mereka telah tergerak oleh dukungan doa dan semangat
     dari semua umat Kristen di segenap penjuru dunia."
  Sumber: What in The World ... is God Doing? Dec 31st, 2002
  * Bersyukur atas perkembangan kekristenan di Cina dan dampak luar
    biasa yang diberikan oleh para peserta pelatihan Alkitab.
  * Berdoa supaya para peserta pelatihan dapat terus memberikan
    pemuridan bagi orang-orang yang lain serta memberikan pengaruh
    yang baik bagi masyarakat sekelilingnya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 NAIKNYA HARGA BBM, TARIF TELEPON DAN LISTRIK
  --------------------------------------------
  Naiknya harga BBM, tarif telepon dan listrik di awal tahun 2003
  ini telah mengundang keresahan di masyarakat, sehingga terjadi
  banyak demo dan adu pendapat. Ada banyak kalangan, dengan
  mengatasnamakan dirinya sebagai wakil rakyat kecil, tidak setuju
  dengan kenaikan ini. Alasannya, rakyat kecil akan semakin dirugikan,
  karena kenaikan harga BBM biasanya akan diikuti dengan kenaikan
  harga berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari, termasuk
  transportasi, dll. Sementara ada sebagian kalangan lain berpendapat
  ini adalah hal yang wajar dan memang seharusnya terjadi agar negara
  Indonesia keluar dari krisis yang berkepanjangan. Bagaimana kita,
  sebagai orang Kristen harus bersikap dalam hal ini? Marilah kita
  berdoa untuk keadaan yang meresahkan ini:

  * Berdoa agar Tuhan memberikan hikmat bijaksana yang dari atas
    kepada mereka yang duduk di pemerintahan, terutama Presiden
    Megawati dan Wakil Presiden Hamzah Has agar terjadi komunikasi
    yang lebih baik, baik antara para pejabat maupun dengan rakyat.

  * Doakan agar demo-demo yang terjadi dapat menjadi pemicu bagi
    pemerintah untuk memperhatikan aspirasi rakyat sehingga dapat
    mendorong terjadinya pembenahan-pembenahan yang berarti di tingkat
    pemerintahan atas dan bawah.

  * Doakan agar pemerintah dapat mengoreksi diri atas kekurangan-
    kekurangan yang ada. Biarlah Tuhan mengetuk hati nurani para
    pemimpin agar memiliki kerinduan untuk menciptakan pemerintahan
    yang adil dan bersih.

  * Berdoa untuk para mahasiswa demonstran yang merasa "peduli" dengan
    masalah yang menimpa masyarakat kalangan bawah. Doakan agar mereka
    dimotivasi oleh ketulusan hati untuk menjadi suara hati rakyat
    dan tidak membiarkan dirinya ditunggangi oleh pihak-pihak yang
    tidak bertanggungjawab.

  * Untuk demonstrasi-demonstrasi yang terjadi di berbagai tempat,
    doakan agar para oknum yang terlibat tidak melakukan pengrusakan-
    pengrusakan yang bersifat anarkis. Juga doakan agar para polisi
    yang menjaga keamanan demonstrasi tidak terpicu oleh kemarahan
    dan tindakan-tindakan yang emosionil.

  * Doakan supaya semua rakyat Indonesia dari berbagai lapisan dapat
    menerima kenyataan ini dengan lapang dada demi kepentingan negara.
    Mereka terus berjuang untuk mempertahankan hidup dalam situasi
    yang sulit ini.

  * Berdoa agar masyarakat umum bersatu padu dalam memerangi
    kemiskinan, ketidakjujuran dan ketidakadilan yang terjadi di
    masyarakat umum. Biarlah umat Tuhan dan gereja di dunia ini dapat
    menjadi terang-Nya untuk memberikan contoh dan teladan bagi
    masyarakat sekelilingnya.

  Sumber: televisi dan surat kabar

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  Dari: "Sheila I." <Ika(at)>
  >Dear Redaksi, apakah ada panduan yang berisi pokok-pokok doa agar
  >dapat kita doakan? Kalau ada tolong beri tahu, biar nanti saya
  >menyebarkan ke teman-teman seiman di kantor.
  >Terima kasih
  >Ika

  Redaksi:
  Salah satu sajian penting dalam publikasi e-JEMMi ini adalah bahan
  doa. Jika Anda berlangganan e-JEMMi, maka secara rutin Anda akan
  mendapatkan artikel dan kesaksian-kesaksian misi serta bahan-bahan
  doa yang dapat Anda doakan, baik secara pribadi atau kelompok
  (persekutuan/gereja). Selain itu Anda juga dapat berlangganan
  publikasi e-KJDN yang juga berisi bahan-bahan doa, diterbitkan
  sebulan sekali (lihat kolom Sumber Misi). Bahan-bahan dalam
  dua publikasi di atas dapat Anda cetak dan bagi-bagikan kepada
  teman-teman kantor agar dapat didoakan bersama-sama. Selamat berdoa!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* Mission Network News             http://www.missionnetworknews.org/
* What In The World ...                    http://www.cmd.org.nz/what


_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmy, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

               "Doa -- Kasih yang Bertumpu pada Lutut."


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | edisi berikut