Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-JEMMi > Edisi No. 01 Vol. 6/2003
  Edisi Terbaru
Edisi No. 40 Vol. 11/2008
International Day of Prayer for the Persecuted Church (IDOP)
  Arsip
Total 501 edisi (1998-2008)
  Cari
  Keanggotaan Milis
Berlangganan
Berhenti
Ganti alamat email
  Relasi
e-KJDN (Pokok Doa)
Doa 40 Hari
e-MISI
e-JEMMi
SAI
  Tampilan cetak   edisi sebelum | edisi berikut

e-JEMMi edisi No. 01 Vol. 6/2003 (9-1-2003)

Pelayanan PI

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)     Januari 2003, Vol.6 No.01
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Artikel Misi]       : Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi
 o [Profil/Sumber Misi] : Sumber-sumber "Web Evangelism" di Internet
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Hungaria, Internasional, Anglo Afrika
 o [Doa Bagi Indonesia] : Refleksi Tahun Baru
 o [Surat Anda]         : Happy New Year
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Selamat memasuki tahun baru 2003 dan selamat berjumpa kembali pada
  edisi pertama e-JEMMi di volume/tahun yang ke-6 ini (sejak 1998).
  Setelah beristirahat sejenak dari kesibukan merayakan Natal, marilah
  kita siapkan diri untuk melanjutkan perjalanan hidup kita di tahun
  2003!

  Untuk mengawali tahun 2003 ini, Redaksi ingin mengingatkan kita
  kembali panggilan pelayanan yang sangat penting ketika kita
  bersekutu dengan Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu memberitakan
  kebesaran-Nya dan karya perbuatan-Nya yang ajaib ke ujung-ujung
  dunia. Biarlah sajian dari e-JEMMi akan lebih menguatkan hidup
  kesaksian hidup kita. Melalui e-JEMMi Anda juga akan mendapatkan
  banyak sumber informasi, kesaksian dan berita-berita pelayanan yang
  akan menolong membuka wawasan kita untuk melihat ladang Tuhan yang
  luas.

  Edisi kali ini secara khusus akan mengulas tentang bagaimana
  "Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi." Harapan kami,
  artikel/kesaksian dalam edisi ini bisa disebarluaskan agar semakin
  banyak orang mengenal pekerjaan Tuhan dan tergugah untuk ambil
  bagian dalam (e-)MISI Tuhan bagi dunia, khususnya di Indonesia!!

  Kiranya sukacita, berkat, kesehatan dan kekuatan serta pengharapan
  dalam Tuhan menyertai Anda dan keluarga di tahun yang baru ini.

  Redaksi e-JEMMi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~

             MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI PENGINJIL PRIBADI
             ============================================

  Telah banyak digunakan dalam usaha mengajak orang percaya untuk
  terjun ke dalam pekerjaan penginjilan pribadi seperti:
  o Menegaskan bahwa penginjilan adalah suatu tugas dan perintah dari
    Tuhan Yesus yang harus dijalankan.
  o Pembentukan regu-regu yang berlomba-lomba mencari jiwa dengan
    disediakan hadiah-hadiah bagi regu pemenang.
  o Diajarkan bahwa usaha mencari jiwa akan menambah pahala di surga.

  Bagaimana pendapat saudara? Tepatkah semua pendorong yang diajukan
  di atas? ... Tidak! Hanya satu saja yang sesuai dengan Firman Tuhan,
  yaitu dorongan Kasih. 2Korintus 5 (TL) berbunyi:
     "Karena kasih Kristus itu menggerakkan hati kami, ... dan
     sudah menanggungkan ke atas kami kabar perdamaian itu. Sebab
     itu kami menjadi utusan bagi pihak Kristus, ...."
                                 (Lihat ayat 2Korintus 5:14,19,20 TL)

  Kalau saudara pergi mencari jiwa-jiwa yang sesat dengan dorongan
  yang lain dari Kasih Kristus, maka sikap saudara terhadap orang yang
  dilayani tidak akan sesuai. Tetapi, kalau saudara memberikan cukup
  waktu dan dengan tenang merenungkan sengsara Yesus pada salib, dan
  merenungkan keadaan manusia yang belum percaya kepadaNya, pasti
  dengan segera saudara akan tergerak oleh kasih itu untuk pergi.
  Siapakah, yang walaupun hanya memiliki sedikit kasih akan dengan
  sadar membiarkan teman-temannya menuju ke kebinasaan? Tentu, semua
  akan diajak untuk melarikan diri ke tempat yang aman, bukan?

  Apa sebabnya peristiwa penyaliban Yesus harus direnungkan sedalam-
  dalamnya sebagai penggerak kasih? Apakah hal ini suatu disiplin
  psikologis untuk membangkitkan perasaan ...? Tidak! Perasaan hanya
  akan bertahan sesaat saja, lalu menghilang. Pengetahuanlah yang akan
  bertahan lama sebagai pembangkit Kasih. Sebabnya dapat kita lihat
  dalam ayat yang berikut ini.
     "Karena kasih Kristus itu menggerakkan kami ... sebab kami yakin
     Seorang telah mati karena orang sekalian, ..." (2Korintus 5:14 TL)

  Demikianlah hubungan antara pengetahuan ("yakin") dan penggerak
  kasih. Dan pengetahuan itu tidak akan datang melalui khayal,
  melainkan telah disediakan bagi saudara di dalam Alkitab.
  Selidikilah nats-nats dasar dalam pelajaran ini, yakni
  2Korintus 5:11-20. Nats itu merupakan dasar pengetahuan saudara
  mengenai rencana Allah dan peranan saudara dalam pemberitaan Injil
  Yesus. Kiranya dengan merenungkannya, saudara akan tergerak untuk
  memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan Yesus, Juruselamat saudara.

  Tetapi Tuhan Allah tidak akan memberikan tugas tersebut tanpa adanya
  kerelaan dari saudara sendiri. Panggilan terhadap nabi Yesaya
  merupakan contoh baik dari sikap terhadap panggilan Allah itu. Allah
  bertanya:
     "... siapakah akan menjadi utusan-Ku?
      Maka jawabku: Bahwa aku ini hamba-Mu, suruhkanlah aku!"
                                              (Yesaya 6:8 TL)

  A. KEINSYAFAN AKAN RENCANA ALLAH BAGI SAUDARA

  1. Keadaan manusia yang belum percaya kepada Yesus.

  Manusia berkeadaan "mati dalam dosa" (Efesus 2:1). Arti dari ucapan
  itu dapat saudara lihat dalam Yesaya 59:2, yaitu bahwa dosa telah
  menceraikan manusia dari pada Allah. Dengan kata lain, manusia dalam
  keadaan TERPISAH DARI ALLAH yang adalah sumber kehidupan satu-
  satunya.

  Yesus melukiskan keadaan itu dalam Injil Yohanes pasal 15. Dalam
  perumpamaan "Pokok Anggur yang Benar" itu terlihat bilamana
  seseorang mempunyai hubungan dengan Yesus, barulah ia memiliki
  hidup. Kalau hubungan tersebut putus, ia menjadi kering serta tidak
  berguna bagi pemilik kebun (bandingkan 1Yohanes 5:11,12).

  a. Beberapa sifat dan sikap manusia
  Tentu saja manusia yang berada di luar persekutuan dengan Allah
  memiliki sifat-sifat dan kelakuan-kelakuan yang najis; dan tentu
  juga bahwa Tuhan Allah akan menentukan beberapa batas kesanggupan
  bagi mereka. Sebagai perincian dari sifat-sifat tersebut
  perhatikanlah pernyataan-pernyataan Tuhan yang berikut. Dan bila
  saudara belum melihat persesuaian antara penjelasan ini dengan
  pengalaman saudara dalam pergaulan sehari-hari periksalah diri
  saudara. Mungkin saudara masih mempunyai cita-cita dan sentimen-
  sentimen yang mengelabuhi pengertian saudara yang seharusnya.

  1) Orang berdosa gemar melakukan yang jahat.
     Mereka memberontak, melanggar setiap pernyataan dan kehendak
     Allah; malah mereka demikian bermusuhan dengan Allah, sehingga
     sering membenci orang-orang yang memihak Yesus (Efesus 2:1-3;
     Matius 10:16-24; Yohanes 15:18-21).

  2) Mereka belum mempunyai panca indra rohani.
     Mereka tidak dapat melihat ataupun mengerti perkara-perkara
     rohani (Yohanes 3:3, 1Korintus 2:14) sehingga Injil Yesus
     merupakan suatu kebodohan kepadanya (1Korintus 1:23). Si Iblis
     telah turut terlibat dalam hal ini membuat pemikiran mereka lebih
     kacau lagi (2Korintus 4:4), tetapi manusia tetap menganggap
     dirinya cerdas (Roma 1:22). Karena mereka memiliki hati yang
     bejat dan kehendak yang telah menyeleweng, orang-orang berdosa
     lebih menyukai kegelapan tersebut; bahkan menikmatinya sehingga
     mereka sering menolak sumber terang yang satu-satunya itu, yakni
     Yesus Kristus (Yohanes 1:4-5, 1:9-11; 3:19-21).

  3) Sia-sialah segala usaha, amal dan kebenaran dirinya.
     Semua jalan keagamaan yang ditempuhnya ternyata buntu (Efesus
     2:8,9, Roma 3:20). Sama seperti nenek moyang kita telah
     menukarkan Allah yang benar dengan patung-patung berhala buatan
     tangannya (Roma 1:23), orang-orang berdosa sibuk menciptakan
     agama yang sesuai dengan keinginannya sendiri. Hai saudara, semua
     keterangan ini agak berat untuk diterimanya, bukan? Berdoalah
     sejenak, ucapkanlah terima kasih kepada Yesus yang telah
     memindahkan saudara keluar dari lumpur kecemaran yang sama dengan
     orang-orang berdosa yang lain itu. Sungguh hidup baru dalam Yesus
     itu ringan, tetapi tidak ringan bagi Yesus -- Ia harus disiksa
     untuk melepaskan saudara dari siksaan yang seharusnya ditanggung
     oleh saudara.

  b. Kasih Allah dinyatakan kepada seluruh manusia
  Meskipun setiap bagian dari hidup manusia itu merosot serta segala
  perbuatannya najis, Tuhan tetap menganugerahkan dua pernyataan kasih
  untuk mendorong manusia kepada kesadaran dan kepercayaan. Selama
  hubungan dengan Yesus ini belum tercapai, seseorang tidak akan
  pernah puas bahkan akan tetap gelisah.

  Yang pertama, bahwa setiap orang yang belum memperoleh keselamatan
  dalam Yesus akan merasakan suatu kekosongan dalam dirinya.
  Kekosongan yang seharusnya menjadi tempat kediaman Roh Yesus.
  Kekosongan itulah yang telah menggerakkan manusia untuk mencari-cari
  melalui macam-macam agama, tetapi keagamaan ternyata tidak memberi
  kepuasan.

  Yang kedua, adalah "hati kecil." Fungsi hati kecil menjadi jelas
  bagi kita dalam Yohanes 16:8. Roh Kudus selalu memakai hati kecil
  untuk membangunkan kesadaran seseorang bahwa ia telah berbuat dosa.
  Selain menempelak, suara hati inilah yang akan memeteraikan
  kebenaran Firman Allah kepadanya supaya ia boleh memperoleh
  keselamatan. Akan tetapi jikalau tidak ada seorangpun memberitakan
  Firman itu kepadanya, maka tidak ada bahan yang bersifat kekal untuk
  disetujui oleh hati kecil itu.

  2. Penyaliban Yesus perlu diberitakan.

  Kita yang percaya mengetahui bahwa segala sesuatu yang mustahil bagi
  orang berdosa telah dilaksanakan oleh Yesus. Orang yang najis
  sekalipun dapat dilepaskan dari hukuman maut melalui iman kepada
  Yesus Kristus. Yesus telah menggenapkan semua syarat yang dari Tuhan
  Allah kita. Di dalam Yesus setiap orang dapat memperoleh penebusan
  dan keselamatan.

  Bacalah surat Roma 10:13-15. Jelas bahwa semua usaha dan pekerjaan
  Yesus pada salib menjadi sia-sia kalau orang berdosa tidak
  mengetahui tentang jalan kelepasan itu. Jikalau mereka dibiarkan
  saja meraba-raba dalam dunia yang gelap ini, pastilah mereka akan
  sesat sampai mati, lalu binasa. Mereka membutuhkan orang lain, yang
  dapat memegang tangan mereka dan mengantarnya kepada Yesus.

  Tetapi siapakah orang itu yang akan memperkenalkan mereka kepada
  Kristus? Apakah setiap orang layak memangku jabatan yang luhur itu?
  Bukankah tugas itu sedemikian mulia, sehingga Tuhan hanya memilih
  petugas-petugas tertentu saja untuk melaksanakannya? ... Tidak
  demikian, Saudara! Kalau Tuhan harus menunggu orang yang cukup layak
  dan suci, Injil tidak akan sampai terberitakan. Hanya Yesuslah orang
  yang layak dan suci. Yesuslah Penebus! Kita hanya alat pemberita
  saja.

  Saudara boleh memberitahukan jalan keselamatan itu. Sebab Tuhan
  Allah tidak melarang seorangpun dari anak-anak-Nya untuk menikmati
  sukacita sebagai pemberita Injil. Kita mempunyai contoh yang baik
  dalam Alkitab. Perhatikan Kisah Para Rasul 8:1-4 (TL). Siapakah
  orang-orang yang melarikan diri dari kota Yerusalem? Mereka adalah
  anggota-anggota biasa dari jemaat pertama itu. Perhatikan ayat 1:
  "kecuali rasul-rasul saja." Siapakah yang memberitakan kabar
  kesukaan itu? "sekalian orang yang terpecah-belah itu" (ayat 4).
  yang memberitakan Injil Kabar Kesukaan di Yudea dan Samaria adalah
  semua orang percaya, kecuali petugas-petugas istimewa. Mungkin
  orang-orang ini sama seperti saudara sendiri. Mereka agak takut juga
  karena sedang melarikan diri. Tetapi ketakutan tersebut tidak dapat
  memadamkan berita sukacita yang mengalir dari hati yang penuh
  semangat.

  3. Peranan Roh Kudus dalam pemberitaan Injil.

  Roh Kudus merupakan kunci pengertian, apakah sebabnya orang-orang
  biasa juga dapat memberitakan Injil. Kalau pemberita Injil itu
  tergantung pada kesanggupan dan tenaga si pemberita Injil sendiri,
  maka hanya sedikit saja yang dapat menjalankannya. Kebanyakan orang
  merasa tidak mampu untuk belajar dan melatih diri dalam penginjilan
  sampai merasa cukup lancar.

  Tetapi saudara boleh bersyukur kepada Tuhan bahwa tidaklah demikian
  halnya. Roh Kudus yang mempunyai peranan utama, dan Saudara yang
  mempunyai peranan pelengkap. Saudara yang pergi, Roh yang
  melaksanakannya. Yang perlu bagi Saudara hanyalah memberitahukan
  tentang jalan keselamatan kepada orang yang sesat dan Roh Kudus yang
  akan bekerja untuk meyakinkan dia. Dan kalau orang itu mau menerima
  Kristus, Roh Kuduslah yang akan mengerjakan mujizat pembaruan
  didalam batinnya. Dalam penginjilan hanya perlu supaya Injil
  diberitakan dengan sangat sederhana, serta mengajak orang itu untuk
  percaya.

  B. PERSIAPAN ROHANI UNTUK MENJADI PEMBERITA INJIL

  1. Saudara harus mengalaminya terlebih dahulu.

  Dalam mencari jiwa-jiwa, saudara akan menemukan bermacam-macam
  penyakit rohani. Di kemudian hari, setiap jiwa yang saudara telah
  perkenalkan kepada Yesus Kristus akan menghadapi bermacam-macam
  pencobaan dan rintangan yang lain lagi. Orang buta tidak dapat
  menolong orang buta (Lukas 6:39). Jadi saudara sendirilah yang harus
  memanfaatkan segala janji Allah dalam hidup saudara. Saudara harus
  berkemenangan supaya saudara dapat dengan tegas menawarkan
  pertolongan Yesus kepada orang lain.

  Beberapa pemberian rahmat Yesus yang saudara perlu alami adalah:

  a. Kelahiran baru
  Kalau saudara sendiri belum diselamatkan menjadi Anak Allah, saudara
  perlu dilayani, bukan melayani. Kalau kelahiran baru belum saudara
  alami, betapa baiknya untuk menerima Yesus sekarang karena tak
  mungkin saudara selamat tanpa pembaharuan itu (Yohanes 3:3,5; 1:12).

  b. Kepastian selamat
  Apakah saudara telah mendapatkan kepastian bahwa dosa-dosa saudara
  telah diampuni dan bahwa saudara telah memiliki tempat di sorga?
  Kepastian yang mutlak hanya diperoleh melalui Firman Allah. Kalau
  Tuhan mengatakan bahwa saudara telah selamat tentu saudara telah
  selamat (1Yohanes 5:13; Yohanes 5:24; Yohanes 1:12; 1Petrus 2:24).
  Si iblis akan menertawakan segala dasar kepastian yang lain karena
  dasar-dasar yang lain itu hanyalah khayalan belaka.

  c. Kemenangan terhadap godaan
  Saudara telah disuruh supaya hidup dengan suci serta sempurna
  (Matius 5:8; 5:48; Roma 6:6). Iblis akan mengusahakan kelakuan yang
  bukan-bukan dengan maksud menodai dan meniadakan kesaksian saudara.
  Tetapi Iblis itu ompong, ia hanya dapat mengaum saja. Ia tidak
  berdaya lagi, karena giginya telah tercabut pada salib (1Yohanes
  3:8b; Roma 6:14). Melalui iman terimalah segala rahmat kemenangan
  yang telah disediakan Yesus (1Korintus 15:57; 10:13; Filipi 4:13).

  d. Persekutuan dan persaudaraan dalam kasih
  Yesus tidak bermaksud supaya saudara hidup dan bertahan seorang
  diri. Ia telah merencanakan suatu lingkungan khusus demi pertumbuhan
  iman saudara. Persekutuan itu menggantikan segala kerugian di dunia
  luar (Markus 10:29,30). Persekutuan dengan Yesus sendiri melalui doa
  dan Alkitab, dan persekutuan kasih dengan saudara-saudara seiman
  menjadi sumber penyegaran dan penghiburan bagi saudara dalam dunia
  yang kering ini.

  2. Dipersenjatai oleh Roh Yesus.

  Bersediakah saudara dilengkapi untuk pekerjaan penginjilan pribadi?
  Roh Kudus menunggu untuk memberikan pertolongan-Nya atas dasar
  kerelaan dan ketaatan saudara. Fungsi utama Roh ialah untuk
  memasyhurkan nama Yesus. Jadi Roh itu hanya memberikan kuasa kepada
  seseorang yang "rela" dan "taat" memberitakan Injil.

  a. Kuasa sebagai saksi
  Apakah saudara merasa tidak sanggup meyakinkan orang-orang lain?
  Sebenarnya hal "meyakinkan" bukanlah urusan saudara melainkan
  peranan Roh Allah. Menurut janji-janji dalam Firman Tuhan
  (Kisah Para Rasul 1:8; 2;38-39), saudara dapat diurapi dengan kuasa.
  Kuasa itu bukanlah sesuatu yang harus saudara tunggu-tunggu seperti
  rasul Petrus dan rasul Thomas. Mereka disuruh menunggu sampai pada
  waktunya Roh itu datang, yaitu sampai hari Pentakosta. Pada hari
  Pentakosta Roh Kudus yang bukan dari dunia, datang menetap di dunia.
  Sekarang Roh itu ada beserta kita setiap saat. Apalagi Ia telah
  mendiami anak-anak Allah, dan menunggu kesempatan untuk
  menyempurnakan mereka.

  Kuasa ilahi adalah sesuatu yang dialami "sementara berjalan." Kuasa
  itu bukanlah milik saudara yang dapat dipegang-pegang dan dirasa
  terlebih dahulu, melainkan mempunyai maksud tertentu: "kuasa dalam
  bersaksi" yang tidak terlihat jelas terpisah dari aktivitas
  pemberitaan Injil. Kuasa itu bukan bagi saudara melainkan bagi
  kemuliaan Kristus.

  b. Pedang Roh
  Hanya satu senjata yang diberikan kepada orang-orang percaya untuk
  menyerang, yaitu Alkitab. Tidak perlu saudara menunggu untuk
  diperlengkapi dengan Firman Tuhan. Ambil saja dan pakailah!

  c. Perlengkapan rohani
  Paulus pernah melukiskan perlengkapan rohani yang diperuntukkan bagi
  kita sebagai persenjataan (Efesus 6:10-20). Perlengkapan ini boleh
  juga dilukiskan sebagai buah-buah Roh (Galatia 5:22,23;
  Yohanes 15:1-7). Tujuan Roh Kudus adalah untuk menimbulkan dalam
  kehidupan seseorang buah-buah rohani yang sesuai dengan
  pemberitaannya. Kalau orang luar melihat Injil yang saudara
  beritakan itu terwujud dan diperlihatkan dalam kelakuan saudara
  sehari-hari, pastilah keyakinannya akan bertambah mengenai kebenaran
  Injil itu. Roh Kudus menginginkan dua jalan bagi pemberitaan Yesus,
  yaitu: melalui bibir dan melalui kesucian hidup -- dalam sifat,
  sikap dan kehidupan saudara yang melawan segala anak panah iblis
  itu.

  C. DISIPLIN ROHANI SEHARI-HARI

  Hanya sejauh mana saudara menyediakan diri untuk diperlengkapi,
  sejauh itu pula Roh Kudus dapat bekerja di dalam diri saudara. Anak-
  anak Allah yang biasa menginjili telah mengalami bahwa hal-hal yang
  berikut perlu dilakukan sebagai langkah-langkah penyerahan rohani.

  1. Menyelidiki Firman Allah.
     Secara teratur dan terus menerus. Jangan hanya membaca saja,
     melainkan renungkan dan bandingkanlah nats dengan nats sampai
     ajaran-ajaran pokok meresap dan menjadi darah daging saudara
     (1Petrus 2:2; Mazmur 119:11-18).

  2. Menghafal ayat-ayat.
     Roh Kudus akan bekerja dalam batas pengetahuan saudara tentang
     Firman Tuhan. Dalam hal ini saudara seumpama sebuah komputer di
     mana segala sesuatu yang telah tersimpan di dalamnya dapat
     diambil kembali oleh Roh Kudus untuk dipergunakan. Makin banyak
     ayat yang telah terhafalkan, berarti makin banyak pula ayat yang
     dimiliki oleh Roh Kudus sebagai persediaan dalam penginjilan.
     Menghafal merupakan hal yang penting sekali supaya saudara selalu
     dapat mengingat kembali letaknya suatu keterangan dari Firman
     Tuhan.

  3. Berdoa.
     Berikanlah waktu-waktu tertentu pada setiap hari untuk bersekutu
     dengan Tuhan melalui doa. Jangan terburu-buru, melainkan dalam
     waktu yang tenang supaya Tuhan berkesempatan berbisik kepada
     saudara mengenai tugas-tugas yang akan dilaksanakan dan
     rintangan-rintangan pribadi yang harus diserahkan. Buatlah suatu
     daftar pokok doa yang penting yang perlu didoakan setiap hari.

  Sumber:
  Judul Buku   : Penginjilan dan Pelayanan Pribadi
  Judul Artikel: Mempersiapkan Diri Menjadi Penginjil Pribadi (Pel. 1)
  Pengarang    : W. Stanley Heath, Ph.D., M.Div.
  Penerbit     : YAKIN, Surabaya
  Halaman      : 7 - 11

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 SUMBER-SUMBER "WEB EVANGELISM" DI INTERNET
  ------------------------------------------

  Marilah mengenal beberapa situs penginjilan yang ada di internet:

  ONLINE WEB EVANGELISM GUIDE
  ==>   http://www.brigada.org/today/articles/web-evangelism.html
  Bagaimana mengkomunikasikan Injil secara online dan bagaimana
  mengajak netters untuk berkunjung ke suatu situs PI.

  GOSPEL OUTREACH ONLINE
  ==>   http://www.gospelcom.net/guide/web-evangelism.html
  Strategi-strategi untuk melakukan PI secara efektif. Web Evangelism
  Bulletin merupakan sumber yang dapat menolong Anda untuk
  merencanakan dan membuat situs PI.

  ONLINE EVANGELISM - CHRISTIAN SEARCH ENGINE
  ==>   http://www.e-vangelism.com/listserv/
  Apakah Anda tertarik dengan PI via internet (Internet evangelism)?
  Anda dapat berlangganan The Good News Bulletin melalui URL di atas
  untuk menambah wawasan misi Anda.

  INTERNET EVANGELISM KIT
  ==>   http://www.namb.net/evangelismkit/default.htm
  Presentasi Injil secara interaktif yang dilakukan oleh North
  American Mission Board (NAMB) of the Southern Baptists.

  INTERNET EVANGELISM RESOURCES AT PEGGIE'S PLACE!
  ==>   http://www.gospelcom.net/peggiesplace/evangelism.htm
  Links dan sumber-sumber bagi situs web PI.

  CHRISTIAN INTERNET EVANGELISM
  ==>   http://www.btmi.org/
  PI internet yang dilakukan oleh Internet Outreach of Bible Truth
  Ministry Inc.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 H U N G A R I A
  Saat ribuan pengungsi pergi meninggalkan Afghanistan dan Pakistan
  untuk mencari tempat penampungan di Hungaria, banyak kebutuhan baru
  yang bermunculan. Banyak pengungsi menganggap bahwa pendidikan
  merupakan satu-satunya cara untuk mengeluarkan mereka dari
  kemiskinan setelah mereka sanggup bertahan hidup di masa-masa
  peperangan. Melihat kebutuhan inilah pelayanan Educational Services
  International (ESI) dimulai. Perwakilan dari ESI mengatakan bahwa
  saat ini ESI sedang melakukan pelayanan di tempat-tempat penampungan
  pengungsi yang ada di sekitar Budapest.
     "Para pengungsi itu semuanya beragama non-kristen -- dan ini
     merupakan kesempatan langka untuk dapat menjangkau dan
     memberitakan Injil bagi suatu kelompok orang yang anti terhadap
     Injil. Kebanyakan dari pengungsi itu kehilangan anggota keluarga,
     anak-anak atau orangtua, dan mereka sungguh-sungguh membutuhkan
     pengharapan, kasih dan kebaikan."
  Kesempatan-kesempatan bagi pelayanan ESI semakin terbuka lebar dan
  perwakilan ESI mengharapkan dukungan doa dari umat Kristen untuk
  pelayanan-pelayanan yang mereka lakukan. "ESI juga akan mengajarkan
  bahasa Inggris kepada para pengungsi dewasa dan juga kepada anak-
  anak. Harapan dari ESI adalah menunjukkan tentang arti kasih dan
  saling melayani."
  Sumber: Mission Network News, December 18th, 2002
  * Bersyukur untuk kehadiran ESI di Hungaria dan doakan agar
    pelayanan pendidikan yang mereka lakukan dapat dipakai sebagai
    sarana untuk menjangkau para pengungsi.
  * Doakan supaya setiap pengungsi yang terlibat dalam program
    pendidikan tersebut dapat mengenal kasih Allah yang sejati.

 I N T E R N A S I O N A L
  Banyak orang Kristen dipekerjakan di negara-negara yang pada
  umumnya tertutup bagi Injil karena pemerintah dari negara tersebut
  menginginkan investasi bisnis. Evangelistic Commerce mengatakan
  ada beberapa kesempatan tersedia bagi para pengusaha Kristen untuk
  memanfaatkan keahlian dan talenta mereka bagi pelayanan misi yang
  sedang berkembang di seluruh dunia. Evangelistic Commerce menolong
  para pengusaha untuk memulai usaha sekaligus pelayanan mereka di
  negara-negara yang tertutup bagi Injil. Sebagai hasilnya ada banyak
  orang yang datang kepada Kristus karena kesaksian dari para
  pengusaha Kristen tersebut.
  Sumber: Mission Network News, December 11th, 2002
  * Doakan Evangelistic Commerce yang menolong para pengusaha Kristen
    untuk mengisi lowongan kerja di negara-negara yang tertutup bagi
    Injil.
  * Berdoa supaya para pengusaha Kristen tersebut dapat memanfaatkan
    segenap keahlian mereka sekaligus untuk memberitakan Injil di
    tempatnya bekerja dan di tempat kediamannya.

 A N G L O   A F R I K A
  Lebih dari 500.000 orang di Anglo Afrika memberikan respon kepada
  Injil. Para pekerja EHC (Every Home for Christ) di Malawi masih
  terpana. Setelah menjangkau 98.000 keluarga dengan Injil, mereka
  melihat lebih dari 90.000 orang memberikan respon kepada Injil. Umat
  percaya di Kenya juga diberkati secara melimpah. Lebih dari 108.000
  orang dari berbagai kelompok suku, termasuk suku legendaris Masai,
  menyerahkan hati mereka kepada Allah. Respon terhadap usaha-usaha
  penginjilan yang dilakukan EHC telah mengakibatkan terbentuknya 1400
  lebih kelompok persekutuan Kristen, perintisan gereja di desa-desa
  terpencil dan di kelompok suku-suku dimana sebelumnya tidak ada
  gereja di wilayah tersebut.
  Sumber: Fax of The Apostles, November 2002
  * Bersyukur untuk munculnya 1400 lebih persekutuan di Afrika dan
    doakan agar setiap orang yang bersekutu semakin dikuatkan untuk
    menjadi murid-murid Kristus yang setia.
  * Berdoa untuk usaha follow-up bagi kedewasaan iman para petobat
    baru yang telah dimenangkan.
  * Berdoa untuk EHC yang melakukan pelayanan di Afrika dan segenap
    sarana yang dipakai guna memberitakan Injil di wilayah tersebut.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 REFLEKSI TAHUN BARU
  -------------------
  Di awal tahun baru 2003 ini, alangkah bijaksananya jika kita:
  * Mengambil waktu untuk mengevaluasi hidup kita sepanjang tahun
    2002. Kita meninjau ulang tujuan, sasaran, dan panggilan atas
    tugas-tugas yang Tuhan berikan untuk kita kerjakan, baik dalam
    keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan. Apakah telah memberikan
    hasil seperti yang diharapkan.

  * Melihat apakah kita sedang memuliakan Tuhan, apakah kita sedang
    belajar mengandalkan Tuhan, ataukah kita kurang mempercayai Tuhan?

  * Bersyukur untuk setiap kesempatan yang Tuhan berikan, untuk setiap
    belas kasih yang Tuhan nyatakan, untuk setiap pertolongan yang
    Tuhan berikan, untuk setiap langkah baru yang Ia tunjukkan.

  * Melihat bagaimana hidup pelayanan kita, apakah kita telah
    mempersembahkan waktu dan hidup kita kepada Tuhan atau masihkah
    kita memiliki ilah-ilah lain dalam hidup kita?

  * Menghitung berkat-berkat yang telah Tuhan berikan, sehingga kita
    bisa mensharingkan kasih Tuhan itu kepada orang lain, melayani
    orang lain, dan membantu mereka yang membutuhkan?

  "Banyak hal tak kumengerti akan masa yang datang, ...
                      satu hal kutahu pasti, semua Tuhan yang pegang."
                                            (Nyanyikanlah Kidung Baru)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  Dari: <david(at)>
  >Mau mengucapkan "Happy New Year 2003" buat segenap tim Redaksi
  >e-JEMMi. Semakin bersemangat dan kreatif dalam menerbitkan setiap
  >edisi di tahun yang baru ini. Selamat melayani!
  >Tuhan memberkati.
  >David

  Dari: Vivi <viviufc(at)>
  >Dear all my friend,
  >...
  >Happy New Year, 1st Jan 2003.
  >This new year would be better; bring the breakthrough life and
  >business. Amen!
  >...
  >God Bless You all,
  >Vivi

  Redaksi:
  Terima kasih atas kiriman ucapannya. Senang sekali atas setiap
  ucapan Tahun Baru dan juga dorongan yang diberikan para pembaca
  setia e-JEMMi kepada Redaksi di awal tahun 2003 ini. Di tahun yang
  baru ini marilah kita semakin giat untuk tetap terus melayani Tuhan
  sesuai dengan pekerjaan kita masing-masing.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* Fax of The Apostle                              http://www.ehc.org/
* Mission Network News             http://www.missionnetworknews.org/

______________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi(at)xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi(at)xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmi, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi(at)xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

          "Seseorang telah memberitakan Kristus kepada Anda.
     Sudahkah Anda memberitakannya kepada orang lain minggu ini?" 

_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | edisi berikut