Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2020/01/19

Minggu, 19 Januari 2020 (Minggu ke-2 sesudah Epifania)

Yohanes 8:12-20
Melihat Terang

Bayangkan jika tidak ada terang. Gelap! Pasti tidak ada kehidupan. Adanya terang memampukan orang untuk melihat dan bergerak. Yesus menyebut diri-Nya sebagai Terang dunia. Bagaimana dampak hal ini dalam kehidupan orang percaya?

Yesus melakukan banyak perbuatan besar, seperti mengajar, menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, dan lainnya. Ini membuat banyak orang bertanya mengenai siapa diri-Nya yang mampu melakukan hal-hal seperti itu. Yesus mengatakan bahwa diri-Nya adalah Terang dunia (12). Ia menegaskan bahwa setiap orang yang mengikut-Nya akan memiliki terang dalam hidupnya.

Orang Farisi tidak menerima perkataan Yesus tersebut (13). Mereka meragukan-Nya karena diperlukan dua saksi untuk sebuah kebenaran. Lalu, Yesus menyatakan dengan jelas mengenai diri-Nya. Dia tahu siapakah diri-Nya dan apa yang akan dilakukan-Nya, sementara orang Farisi merasa lebih tahu, padahal mereka sama sekali tidak mengetahuinya (14, 19). Yesus diutus untuk menyatakan kehendak Bapa-Nya (16). Dengan demikian, ada dua pribadi yang memahami Yesus, yaitu diri-Nya dan Allah (18). Hal ini dipandang benar menurut hukum Taurat (17).

Sering kali kita juga sulit memahami Yesus. Perkembangan kehidupan dengan segala kemajuannya dapat mengalihkan mata kita dari terang Kristus. Seakan-akan Ia tidak berperan apa-apa dalam kehidupan ini. Kita diingatkan bahwa Yesus Kristus adalah Terang kehidupan. Yesus ingin pengikut-Nya memahami kehendak Allah dan dapat menjalani kehidupan dengan benar.

Dinamika kehidupan yang naik turun dengan cepat seharusnya membuat kita makin percaya dan bergantung penuh kepada Tuhan. Dengan begitu, kita dapat merasakan kuasa penyertaan-Nya yang ajaib dalam setiap kisah kehidupan. Jangan biarkan keadaan yang sulit mengusai diri kita dan menggantikan kuasa Kristus. Yesus adalah Terang dan biarlah Ia senantiasa menerangi setiap langkah dalam hidup kita.

Doa: Tuhan, mampukan kami melihat kuasa-Mu dan berjalan dalam terang-Mu. [JST]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org