Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/2018/01/12

Jumat, 12 Januari 2018 (Minggu ke-1 sesudah Epifania)

Markus 1:29-34
Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil

Syair lagu "Bagi Tuhan tak ada yang mustahil, bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin" sering kali menjadi penyemangat bagi orang-orang yang mendengar dan menyanyikannya. Kata-kata ini membuat pengharapan itu bangkit sehingga mengubah kelesuan menjadi sukacita. Jika ditanyakan kepada kita: "Kapankah kita merasakan kelesuan? Kapankah kita memerlukan mukjizat Tuhan itu nyata dalam hidup kita?" Penyakit dan kuasa lain dalam dunia ini sering mengintai hidup manusia dan menggoyahkan iman.

Keluar dari rumah ibadat, Yesus bersama Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. Saat itu ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam (29). Yesus kemudian memegang tangan ibu mertua Simon tersebut dan membangunkan dia. Seketika itu juga lenyaplah demamnya. Selanjutnya, penulis Injil Markus mencatat, "kemudian perempuan itu melayani mereka" (30).

Ada dua hal yang bisa dicatat mengenai proses penyembuhan Ibu Mertua Petrus. Pertama, kenyataan bahwa ibu mertua Petrus langsung melayani memperlihatkan kecepatan dan kesempurnaan penyembuhan itu. Seseorang yang sakit demam biasanya tenaganya terkuras habis sehingga mustahil langsung bekerja. Akan tetapi, penyembuhan yang dilakukan Yesus sungguh sempurna sehingga Ibu Mertua Petrus langsung melayani mereka makan.

Kedua, kelihatannya Ibu Mertua Petrus juga tidak mau berpangku tangan. Mukjizat yang dialami membuatnya langsung melayani. Dia tidak menyuruh istri Petrus untuk menyiapkan makan bagi Yesus dan para murid-Nya. Dia merasa perlu turun tangan. Dia telah merasakan sukacita dan ingin membagikannya kepada para tamunya yang telah menolongnya.

Penyakit tentu bisa menimpa diri kita kapan saja, yang membuat kita beristirahat sejenak. Setelah sembuh dari penyakit-yang kita yakini sebagai karya Tuhan-baiklah kita kembali melayani-Nya sebagai ungkapan syukur kita atas karya-Nya di dalam diri kita. [KFT]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org