Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2015/07/02

Kamis, 2 Juli 2015

1 Raja-Raja 7:1-12
Menjaga Motivasi Hati

Judul: Menjaga Motivasi Hati
Jika sebagai orang percaya kita diperhadapkan pada pilihan: lebih mementingkan karya yang mengagungkan Tuhan ataukah mementingkan monument yang mengagungkan diri kita sendiri, bisa jadi secara spontan kita memilih yang pertama, atau secara jujur memilih yang kedua. Pernyataan tersebut mungkin juga terlintas di kepala kita ketika mengetahui fakta: Pertama, Salomo membangun Bait Suci selama tujuh tahun (1Raj. 6:38), sedangkan istana Salomo selama tiga belas tahun (1). Kedua, secara ukuran, gedung "Hutan Libanon" saja (2) jauh lebih luas dari Bait Suci (1Raj. 6:2). Ketiga, pembangunan istana Salomo (1-12) menginterupsi pembangunan Bait Suci yang belum selesai (6; 1Raj. 7:13-51). Bukankah Salomo seolah-olah lebih mementingkan monument yang membanggakan dirinya sebagai seorang raja besar pada zaman keemasan dia memerintah? Mungkinkah fokus Salomo kepadad Tuhan mulai goyah dan teralihkan karena pembangunan istananya?

Jika kita memahami bahwa pemerintahan Daud mewakili pemerintahan Tuhan atas umat-Nya, maka hal itu berlaku juga ketika Salomo memerintah sebagai raja. Dengan demikian, mungkinkah kita menilai pembangunan istana Salomo itu sebagai sebuah bentuk pengagungan kepada Tuhan juga? Bukankah Tuhan memerintah atas Israel? Oleh karena itu, bukankah kemegahan istana Salomo juga menunjukkan betapa perkasa dan agungnya Tuhan yang memberkati Salomo melalui istanya yang luas dan megah?

Alkitab memang tidak menilai pembangunan istana Salomo itu sebagai sesuatu yang negatif atau positif. Namun kita bisa belajar sesuatu yang melampaui kisah pembangunan istana Salomo itu sendiri, yakni masalah motivasi. Apakah motivasi yang mendorong kita untuk berkarya?

Bila kita mempunyai suatu karya yang sangat membanggakan, lalu kita menerima pujian, bagaimana perasaan kita saat itu? Kita membanggakan diri sendiri atau mengarahkan orang itu untuk memuji Tuhan yang memberkati kita? Mari kita belajar menjaga motivasi hati kita untuk berfokus hanya memuliakan Allah saja.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org