Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2014/10/23

Kamis, 23 Oktober 2014

Yeremia 32:26-44
Jaminan dari Tuhan

Judul: Jaminan dari Tuhan
Rancangan Tuhan ialah rancangan damai sejahtera dan bukan kecelakaan, walaupun pengalaman kalah dari musuh bahkan ditawan dan dibuang ke negeri musuh seolah kecelakaan besar. Ternyata di mata Tuhan, itu bukan akhir segalanya, bahkan itu bukan suatu celaka.

Berulang kali Tuhan, melalui Yeremia, telah memberi tahu umat Yehuda bahwa pembuangan ke Babel merupakan rancangan Tuhan demi menegakkan keadilan-Nya. Namun, dengan tetap menyatakan kasih-Nya. Umat yang berdosa memang harus dihukum. Sekali lagi, dosa-dosa umat-Nya dipaparkan dengan begitu gamblang (30-35), sehingga penghukuman berupa pembuangan ke Babel sebenarnya masih ringan. Bukankah seharusnya mereka dimusnahkan?

Akan tetapi, pembuangan ke Babel juga harus dilihat dari perspektif kasih Allah. Karena Allah mengasihi umat-Nya maka Ia mau memurnikan mereka. Pembuangan ke Babel merupakan sarana pemurnian bagi umat-Nya. Dengan dilucuti dari semua hak dan fasilitasnya, umat Israel jadi hanya bisa bergantung kepada Tuhan. Memang mereka direndahkan dan dihinakan, tetapi tujuannya supaya kelak mereka bisa menerima kemuliaan semula. Maka selesai penghukuman, Allah bertindak memulihkan (36-41). Inilah bukti bahwa Allah tidak pernah berhenti mengasihi mereka.

Maka saat itu, perintah Tuhan agar Yeremia membeli tanah ladang menjadi masuk akal. Rancangan Allah sudah jelas. Justru pembelian ladang tersebut merupakan tanda kepastian bahwa umat-Nya akan dipulihkan, tanah yang ditinggal tandus selama masa pembuangan akan kembali laku dijual pada hari pembebasan itu (42-44).

Saat kita tidak memahami maksud Tuhan di dalam perintah-Nya yang harus kita laksanakan, maka laksanakan saja! Ketahuilah bahwa Tuhan memiliki maksud dan rencana yang tidak mungkin salah. Pada waktunya akan terbukti bahwa keputusan-Nya tak pernah keliru, bahkan kita yang percaya dan taat akan diberkati. Suatu bukti lagi bahwa Allah dapat kita andalkan dan menjadi jaminan masa depan hidup kita.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org