Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2014/07/28

Senin, 28 Juli 2014

Kisah Para Rasul 19:1-12
Kepastian keselamatan

Judul: Kepastian keselamatan
Apa yang dialami Priskila dan Akwila di kota Efesus di perikop kemarin, terjadi juga pada Paulus ketika ia kembali ke sana. Mereka bertemu dengan orang-orang yang sudah mendapatkan pengetahuan dasar tentang iman Kristen menurut Perjanjian Lama, tetapi belum memiliki relasi pribadi dengan Sang Mesias. Baptisan mereka baru baptisan Yohanes, yaitu baptisan pertobatan karena kesadaran umum akan dosa.

Orang-orang yang ditemukan Paulus di pedalaman, dikatakan belum menerima Roh Kudus. Padahal Roh Kuduslah yang melahirbarukan seseorang menjadi milik Kristus. Maka, Paulus memberitakan Injil kepada mereka. Mereka percaya kepada Kristus, dan memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Bukti atau tanda bahwa mereka sudah menjadi milik Kristus, yaitu mereka menerima karunia berbahasa roh dan karunia bernubuat.

Ternyata, walaupun ada dua belas orang yang telah diselamatkan dan menjadi murid-murid Kristus sejati di bawah bimbingan Paulus, tidak berarti pelayanan di Efesus berjalan mulus. Ada saja orang yang tetap mengeraskan hati dan menjelek-jelekkan kekristenan di depan banyak orang. Padahal, pelayanan Paulus disertai tanda-tanda mukjizat yang luar biasa (11-12). Bisa jadi para pengumpat kekristenan itu melihat atau bahkan mengalami mukjizat itu.

Kita membutuhkan kepekaan seperti yang dimiliki Paulus, atau juga Priskila dan Akwila dalam perikop sebelum ini, untuk memastikan orang-orang yang kita layani sudah menerima keselamatan sejati di dalam Kristus. Ingat juga, yang membuat seseorang percaya Yesus bukan semata-mata karena melihat atau mengalami mukjizat. Keselamatan ialah anugerah. Mukjizat hanya salah satu tanda anugerah.

Jangan puas melihat orang rajin ke gereja, berperilaku saleh, ataupun membicarakan Alkitab atau gereja. Penting juga untuk memastikan bahwa mereka sungguh memiliki iman pribadi kepada Tuhan Yesus Kristus. Ingat, bisa percaya merupakan anugerah. Maka mari beritakan Injil kepada mereka sambil mendoakan agar Roh Kuduslah yang memenangkan mereka. .

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org