Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2014/07/04

Jumat, 4 Juli 2014

2 Samuel 17:15-29
Pertolongan Tuhan dalam kesulitan

Judul: Pertolongan Tuhan dalam kesulitan
Mungkin kita berpikir bahwa pertolongan Tuhan paling nyata ketika semua berjalan dengan lancar. Namun, pengalaman hidup menunjukkan bahwa kita biasanya lebih merasakan pertolongan Tuhan justru ketika kita mengalami kesulitan. Pada saat yang demikian kita begitu bergantung pada pertolongan Tuhan dan karenanya lebih dapat melihat dan menghargai ketika pertolongan tersebut diberikan.

Seperti yang direncanakan Daud, Husai berpura-pura berpihak kepada Absalom dan dalam kedaulatan Tuhan, nasihat Ahitofel yang baik tidak diterima (17:14). Sesuai rencana, Husai harus mengirimkan kabar kepada Daud lewat kedua anak imam Zadok dan Abyatar, yaitu Ahimaas dan Yonatan (lih. 15:27-29). Rencana tersebut hampir saja gagal karena keduanya ketahuan. Hanya karena kedaulatan Tuhan, mereka selamat dari orang-orangnya Absalom. Mereka pun dapat menyampaikan berita kepada Daud (21), sehingga Daud dan pasukannya dapat mengambil tindakan dengan cepat dan tepat (22). Daud luput dari upaya Absalom membinasakannya (23).

Di pihak Absalom, blunder yang dilakukannya dengan menolak nasihat Ahitofel, membuat posisi Absalom melemah. Ditinggal oleh Ahitofel yang bunuh diri karena merasa gagal, Absalom tidak lagi mendapatkan nasihat yang kualitasnya seolah dari Tuhan sendiri (lihat 16:23). Kekalahan Absalom hanya tinggal menunggu waktu.

Pertolongan Tuhan ternyata tidak hanya sampai disini. Ketika Daud tiba di Mahanaim, ternyata sudah ada sahabat-sahabat lama yang mendukung Daud dan pasukannya dengan berbagai kebutuhan praktis (27-28). Pertolongan Tuhan dalam berbagai aspek dalam masa kesulitan Daud ini merupakan pertolongan yang pasti sangat mengharukan Daud. Kita bisa yakin bahwa Tuhan akan memberikan pertolongan yang kita butuhkan kepada kita jika kita juga bergantung kepada-Nya. Marilah kita membuka mata kita sehingga dapat melihat pertolongan Tuhan yang begitu berlimpah dalam hidup kita, terutama ketika kita dalam kesulitan.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org