Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2013/08/27

Selasa, 27 Agustus 2013

Hakim-hakim 6:33-40
Meski gentar, tetaplah taat

Judul: Meski gentar, tetaplah taat
Kelanjutan kisah Gideon sangat menarik. Gideon ternyata masih meragukan pilihan Tuhan atas dirinya untuk memimpin bangsa Israel berperang melawan musuh. Dia memang bukan seorang pemberani. Untuk mengirik gandum saja, Gideon memilih tempat pemerasan anggur, tempat yang tersembunyi dari orang Midian. Maka wajar bila Gideon mempertanyakan pilihan

Tuhan atas dirinya.

Ketakutan Gideon tampak juga saat ia bergumul untuk beriman pada janji Allah, sebab itu ia meminta jaminan. Padahal sebelumnya, ia juga telah meminta tanda, yaitu saat Malaikat Tuhan menyebut dia sebagai pahlawan yang gagah berani (Hak. 6:12-16, 17-21). Namun itu belum cukup rupanya.

Sampai dua kali Gideon meminta tanda dari Tuhan dengan guntingan bulu domba yang ditaruh di tempat pengirikan untuk memastikan panggilan Tuhan atas dirinya untuk menyelamatkan orang Israel (36-40). Melalui tanda pertama, Gideon ingin memastikan bahwa Tuhan memang memanggil dia. Tuhan berkenan menjawab Gideon dengan memberikan tanda yang diminta. Apakah Gideon langsung percaya dan taat? Tidak. Gideon justru meminta tanda kedua, dan mengingat sifat wol yang menyerap air maka tanda ini akan menunjukkan kuasa Tuhan dalam melakukan apa yang mustahil sehingga Gideon bisa yakin bahwa Tuhan benar-benar memanggil dia. Kita mungkin bisa paham bila Gideon meminta satu tanda, tetapi meminta tanda kedua dan ketiga menunjukkan keraguannya terhadap firman Allah. Namun dengan kesabaran-Nya, Tuhan kembali memberikan tanda yang diminta untuk meneguhkan hamba-Nya.

Melakukan sesuatu di luar kemampuan diri memang tidak selalu mudah bagi setiap orang. Ada yang justru merasa tertantang, ada juga yang malah gentar dan mundur teratur. Namun bila kita tahu bahwa hal itu merupakan kehendak Tuhan, maka hendaknya kita tidak membiarkan rasa takut dan gentar menghalangi kita untuk taat kepada Allah. Allah akan mengajar kita langkah demi langkah, jika kita percaya pada Dia. Meski gentar, tetaplah taat.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2013/08/27/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org