Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2012/06/15

Jumat, 15 Juni 2012

Kisah Para Rasul 13:13-25
Tetaplah fokus melayani Tuhan

Judul: Tetaplah fokus melayani Tuhan
Tantangan dalam pelayanan dapat bermacam-macam, baik bentuk maupun sumbernya. Jika sebelumnya Paulus mendapat tantangan dari luar, yaitu dari seorang penyihir, maka disini kita melihat bahwa tantangan Paulus datang dari dalam, yaitu dari rekan sepelayanannya. Paulus jelas tidak suka dengan sikap Yohanes yang pergi meninggalkan mereka (Kis. 15:38). Namun Paulus pantang surut dalam menjalankan tugas pemberitaan yang diberikan kepadanya. Dalam keteguhan hatinya, Paulus tidak melewatkan sebuah kesempatan besar untuk mewartakan firman. Di rumah ibadah di Antiokhia di Pisidia, Paulus mendapat kesempatan untuk menyampaikan Injil kepada orang Israel yang ada di sana.

Mengingat pendengar Paulus di rumah ibadat itu adalah orang-orang Israel, Paulus pun memulai pemberitaannya dengan apa yang sudah mereka kenal yaitu pilihan atas Israel, perbudakan di Mesir, peristiwa keluaran, tanah perjanjian, raja Daud, hingga akhirnya Yesus Kristus. Melalui peristiwa sejarah itulah, Paulus membawa para pendengarnya untuk mengenal Yesus, Juruselamat Israel (23).

Betapa ruginya jika Paulus hanya berfokus pada kekesalan hatinya dan melupakan apa yang menjadi tujuan utama dalam melayani Tuhan. Kita bersyukur bahwa Allah telah memberi kekuatan kepada Paulus untuk tetap maju sekalipun ada hal-hal yang kurang menyenangkan di dalam pelayanannya. Kita juga bersyukur bahwa melalui pengetahuan yang dimiliki oleh Paulus, berita Injil akhirnya dapat didengar. Para pendengar yang sudah paham dengan sejarah Israel dan hubungannya dengan Allah, saat itu bisa melihat hubungan antara sejarah mereka dengan Yesus Kristus, Juruselamat mereka.

Dari Paulus, kita belajar untuk menahan diri dan bersabar di dalam pelayanan kita. Sering kali kita merasa begitu hancur ketika hambatan datang dari rekan sepelayanan kita. Tidak jarang hambatan itu akhirnya memengaruhi pula semangat pelayanan kita. Namun mulai sekarang, marilah kita belajar untuk memfokuskan diri pada tujuan panggilan kita untuk memuliakan Allah, yang kita layani.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2012/06/15/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org