Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2012/05/26

Sabtu, 26 Mei 2012

Kolose 4:7-18
Jangan anggap remeh pelayananmu

Judul: Jangan anggap remeh pelayananmu
Melakukan pekerjaan besar seperti melayani Kerajaan Allah di dunia, tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri. Kita butuh orang lain untuk bersama-sama melayani di ladang Tuhan di dalam dunia ini. Untuk melayani jemaat Kolose pun, Paulus tidak sendirian.

Dalam bagian akhir dari surat Kolose ini, kita bertemu dengan "aktor-aktor di belakang layar" yaitu orang-orang yang namanya jarang kita ingat atau sebutkan, tetapi memiliki kontribusi yang besar bagi pelayanan Paulus. Ada Tikhikus yang menjadi pembawa pesan serta Onesimus yang menemaninya. Secara sepintas terkesan bahwa peranan mereka tidaklah besar, karena mereka hanya bertugas sebagai kurir. Namun dapatkah kita bayangkan, bahwa jika tidak ada orang-orang seperti Tikhikus dan Onesimus, bagaimana mungkin surat kepada jemaat Kolose dapat sampai?

Lalu ada pula Aristarkhus, Markus, serta Yesus Yustus yang berperan besar dalam menghibur Paulus. Peranan mereka tidak kalah penting karena merekalah yang menghibur dan menguatkan Paulus sehingga dapat terus menulis dan melayani jemaat.

Belajar dari hal itu, kita tidak boleh memandang remeh dukungan dari sahabat-sahabat kita. Orang-orang yang telah menghibur kita berperan besar dalam pelayanan kita karena tanpa mereka, mungkin kita telah kehabisan energi untuk melayani di dunia yang penuh cobaan dan tantangan ini. Peranan yang dijalankan oleh Epafras dan Arkhipus juga tidak kalah penting. Paulus mempercayakan kepada kedua sahabat pelayannya segala sesuatu yang telah ia tulis. Artinya, Epafras dan Arkhipus adalah orang-orang yang terjun langsung di dalam jemaat dan yang berjuang langsung di ladang itu untuk memastikan bahwa segala nasihat Paulus dapat dijalankan dengan baik oleh jemaat. Tanpa mereka, Paulus pun akan kesulitan karena ia sendiri tidak dapat datang kesana.

Janganlah kita menganggap remeh pelayanan sesama kita sebab kita tidak pernah tahu secara persis, bagaimana pelayanan tersebut dapat berarti bagi orang lain. Biarlah Tuhan yang memakai pelayanan kita semua untuk kemuliaan-Nya.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2012/05/26/

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org