Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Kisah Para Rasul 9:32-43
< Juli
2009
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Rabu, 29 Juli 2009

Judul: Kuasa dalam pemberitaan Injil
Rasul-rasul terus berupaya menyebarkan Injil. Dan sebagaimana perkataan yang telah diucapkan Yesus, murid-murid sudah menerima kuasa untuk menjadi saksi-saksi Tuhan (Kis. 1:8). Salah satu dari kuasa itu adalah kuasa untuk melakukan mukjizat.

Pada waktu itu Petrus menemui orang-orang percaya di Lida (ayat 32). Di situ Petrus menyembuhkan Eneas, seorang yang sudah delapan tahun menderita lumpuh (ayat 33). Petrus menyatakan bahwa penyembuhan itu merupakan karya Yesus (ayat 34). Kita tahu bahwa Yesus telah berkata kepada seorang lumpuh di Kapernaum untuk mengangkat tilam dan berjalan (Mat 9:6; Mrk. 2:11; Luk. 5:24). Yesus juga kemudian mengatakan hal yang sama kepada orang lumpuh di kolam Betesda di Yerusalem (Yoh. 5:8). Kuasa Yesus bekerja di dalam diri Petrus. Eneas, orang yang lumpuh itu kemudian segera bangkit! Mukjizat ini ternyata membuat heboh orang-orang di tempat itu. Mukjizat yang menakjubkan itu membuat mereka kemudian jadi percaya kepada Tuhan (ayat 35).

Berita yang menghebohkan itu tersebar luas hingga ke Yope. Rupanya tengah terjadi sesuatu di sana. Tabitha, seorang wanita yang terkenal berbudi baik karena suka menolong orang, mengalami sakit hingga ia mati. Tak heran bila banyak orang yang merasa kehilangan dia. Namun mukjizat yang terjadi di Lida membangkitkan harapan orang-orang Yope. Mereka meyakini bahwa bila Petrus dapat menyembuhkan Eneas, maka ia pun dapat membangkitkan Tabitha dari kematian. Terlihat mereka tidak menguburkan Tabitha, melainkan hanya memandikan dan meletakkan tubuhnya (ayat 37). Petrus yang datang kemudian berdoa kepada Yesus hingga Tabitha hidup kembali (ayat 40-41). Mukjizat ini merupakan bukti kuasa Yesus melalui saksi-saksi-Nya (Mat. 10:8).

Kuasa itu tidak berhenti hanya sampai di murid-murid. Kepada kita pun amanat untuk pergi memberitakan Injil ditujukan. Kuasa Roh Kudus pun ada pada kita. Maka apakah yang kurang lagi? Jangan tunda-tunda. Beritakanlah Injil!

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran