|
Judul: Ingatlah kebaikan Tuhan
Apa saja isi doa kita kepada Tuhan? Seberapa banyak yang berisi
permohonan? Adakah saat Anda hanya memuji Tuhan dan mengucap
syukur kepada Dia?
Selama beberapa hari kita telah merenungkan mazmur-mazmur Daud yang
berisi pengaduan kepada Tuhan atas masalah-masalah yang dia
hadapi. Daud juga mengajukan permohonan agar dia dilindungi dari
musuh-musuh yang menginginkan nyawanya. Namun dalam mazmur ini
kita melihat sesuatu yang berbeda. Mazmur ini merupakan ungkapan
syukur dan pujian Daud kepada Tuhan.
Tuhan adalah Tuhan yang bersedia mendengarkan doa-doa umat-Nya (ayat
3). Tuhan juga membuka tangan terhadap mereka yang berdosa,
bahkan Ia mau mengampuni kesalahan mereka (ayat 4). Sebab itu
orang akan merespons dengan menepati nazar yang telah mereka
ucapkan (ayat 2).
Daud juga memuji-muji Allah yang telah menjawab doa umat-Nya dengan
karya yang begitu luar biasa (ayat 6-9). Orang-orang dari seluruh
penjuru bumi pun memercayai Dia karena perbuatan-Nya yang ajaib.
Namun Tuhan bukan hanya menjawab doa, kasih dan kebaikan-Nya juga
nyata melalui tanah yang subur dan panen yang berlimpah (ayat
10-14). Bumi diperkaya juga dengan ternak yang berserak di padang
rumput dan keemasan gandum yang menyelimuti lembah. Allah
memberkati bumi dengan begitu banyak hal yang baik sehingga
manusia bersukacita. Maka bukankah wajar kalau sorak sorai pujian
dan gegap gempita ucapan syukur dinaik-kan kepada Tuhan?
Coba renungkan, apa yang lebih sering Anda ingat-ingat? Pengalaman
pahit dan penderitaan yang menyesakkan atau kasih dan kebaikan
Tuhan yang telah Anda alami dalam perjalanan hidup Anda? Mana
yang lebih sering Anda lakukan: berkeluh kesah karena masalah
yang tak kunjung henti atau mengucap syukur karena campur tangan
dan pemeliharaan Allah nyata? Maka sediakanlah waktu untuk
merenungkan perlindungan dan kebaikan Tuhan di sepanjang hidup.
|