Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Mazmur 63
< Juli
2009
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Jumat, 10 Juli 2009

Judul: Haus akan Allah
Sebuah surat kabar nasional pernah memuat cerita tentang seorang anak yang nekad pergi dari Jakarta ke pulau Bangka dengan bermodalkan uang sebesar Rp 35.000 dan sepeda kesayangannya. Mengapa dia begitu nekad? Perlakuan kasar ibu tiri dan kerinduan akan ibu kandungnya memotivasi dia untuk melakukan perjalanan jauh itu.

Daud pernah merasakan kerinduan yang amat kuat kepada Tuhan saat ia berada di padang gurun. Kerinduannya bagaikan kerinduan akan air saat haus di padang gurun (ayat 2-3). Dahaga yang tak terperikan. Ini menggambarkan betapa Daud sangat membutuhkan Allah, yang mulia dan berkuasa. Kehausan Daud akan Allah membangkitkan puji-pujian dari dalam hatinya. Perenungan akan kasih Allah yang telah memuaskan hidupnya (ayat 6) mengalirkan sorak sorai pujian (ayat 7-8). Perenungan akan dukungan Tuhan dalam hidupnya, membuat Daud yakin bahwa Allah akan melindungi dia dalam situasi yang dia tengah hadapi (ayat 10-12). Daud tahu bahwa Allah akan melepaskan dia dari musuh-musuhnya, dan karena itu ia bersukacita.

Perenungan akan pribadi dan karya Allah memang membawa penyegaran pada iman kita. Merenungkan kasih dan setia Tuhan akan memenuhi kebutuhan dasar rohani kita, seperti makanan dan minuman bagi fisik. Maka bila saat ini Anda sedang merasa seperti berada di padang gurun yang kering dan gersang, ingatlah pengalaman-pengalaman Anda berjalan bersama Allah. Ingatlah bagaimana kasih dan kuasa-Nya pernah membuat Anda takjub dan bersukacita. Ingatlah bagaimana pemeliharaan-Nya memampukan Anda menjalani hari demi hari. Maka Anda akan merasakan sukacita dan puji-pujian memenuhi hati Anda. Iman Anda pun akan disegarkan dan dikuatkan. Karena itu, ketika Anda mengalami masalah, jangan mau disudutkan oleh masalah itu sendiri. Angkat pandangan Anda kepada Allah, yang pasti tengah memerhatikan Anda. Yakinlah bahwa Ia tidak meninggalkan Anda.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran