Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Mazmur 58
< Juli
2009
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Minggu, 5 Juli 2009

Judul: Menyikapi ketidakadilan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga yang sedang populer dan disegani saat ini. Karena prestasinya dalam mengungkap kasus korupsi, KPK diharapkan orang banyak untuk menyatakan kebenaran dan keadilan, khususnya atas aparat pemerintah yang tersangkut.

Kebobrokan aparat pemerintah juga sudah terjadi pada zaman Daud. Bagaimana reaksi Daud? Ia marah kepada para penguasa yang telah berlaku lalim dan tidak adil (ayat 2). Mereka dengan sadar telah merancang dan melakukan ketidakadilan, kekerasan, dan kejahatan demi memuaskan keinginan mereka. Jabatan yang dipercayakan kepada mereka bukan dipergunakan untuk melayani dan menyejahterakan masyarakat, melainkan sebagai sarana untuk memuaskan hawa nafsu. Mereka memutuskan perkara sesuai kemauan hatinya dan bukan atas dasar keadilan dan kebenaran (ayat 3-6). Ditengah kondisi seperti itu, Daud berseru meminta Tuhan menghukum para penguasa yang lalim itu (ayat 7-10). Ia percaya bahwa Tuhan bertindak adil sehingga penguasa bobrok dihukum dan orang benar akan mendapat bagiannya (ayat 11-12).

Apa yang terjadi di zaman Daud tidak jauh berbeda dengan zaman kita sekarang ini. Akan sulit bagi kita mencari keadilan dan kebenaran di lembaga-lembaga pemerintahan. Mulai dari jual beli perkara, penyuapan, penyalahgunaan jabatan, hingga premanisme yang dilakukan atas nama agama. Lalu bagaimana kita, sebagai rakyat, harus bertindak? Apakah kita harus mendiamkan semua itu? Atau ramai-ramai mengadakan demonstrasi?

Sebagai orang percaya, kita harus berdoa untuk para penguasa lalim dan para penegak keadilan yang malah menginjak-injak kebenaran. Meskipun seandainya kita memiliki kuasa untuk menghukum mereka, kita harus terlebih dulu datang kepada Allah yang punya kuasa dan menyerahkan semua itu kepada Dia. Karena itu mari kita berdoa agar Tuhan menegakkan kasih dan keadilan-Nya di tengah-tengah bangsa kita.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran