|
Judul: Bukti pertobatan
Tuhan telah menyatakan janji-janji-Nya kepada Daud (1Taw. 17-21). Apa
saja yang Tuhan janjikan? Kemenangan dalam peperangan, pengaruh
atau wibawa yang semakin luas diakui, dan reputasi yang membuat
Daud dan Israel makin disegani bangsa-bangsa di sekitarnya.
Selain itu, Tuhan juga menjanjikan adanya suatu tempat yang aman
dan damai bagi Israel. Semua itu bukan janji tinggal janji,
karena Tuhan akan menggenapi.
Dosa yang Daud lakukan memang tidak akan menghalangi penggenapan
janji Tuhan atas Israel. Namun bukan berarti bahwa dosa itu tidak
perlu dibereskan. Maka setelah Daud mengakui dosanya, Tuhan
menyuruh dia untuk membangun sebuah mezbah di tempat pengirikan
Ornan, orang Yebus (ayat 21:18). Mezbah itu akan digunakan
sebagai tempat untuk mempersembahkan korban bagi Tuhan. Semula
Ornan ingin memberikan tempat itu secara gratis, sebagai hadiah
(ayat 21:23). Namun Daud tidak mau. Menurut Daud, sesuatu yang
tidak membuat dia harus berkorban atau membayar harga, tidak
dapat disebut sebagai persembahan. Daud tidak mencari cara murah
dan gampangan untuk menyenangkan hati Tuhan (ayat 21:24-25).
Tuhan pun kemudian menunjukkan perkenan-Nya atas korban bakaran
yang dipersembahkan oleh Daud (ayat 21:26). Ia menurunkan api
dari surga. Tuhan menghargai kerinduan Daud untuk bertobat dan
memulihkan persekutuannya dengan Tuhan.
Kita memang tidak boleh melakukan dosa, dengan tidak memercayai Tuhan
atau menyombongkan diri atas keberhasilan yang kita raih,
seolah-olah itu terjadi karena kemampuan kita semata. Namun
kemauan Daud untuk mengakui kesalahan dan bertobat dari kesalahan
itu, harus kita tiru. Penyesalan akan dosa serta berbalik dan
taat lagi kepada Tuhan adalah hal yang penting dalam hubungan
kita dengan Tuhan. Jangan malah menjauh dan lari dari Tuhan. Itu
tidak akan memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Akuilah dosa
bila melakukannya, dan bertobatlah!
|