|
Judul: Semua untuk manusia
Sebagaimana penciptaan tiga hari pertama mempersiapkan wadah bagi
penghuni-penghuninya, demikian tiga hari kedua sampai dengan
dunia binatang diciptakan adalah penciptaan untuk tujuan
kemanusiaan.
Matahari, bulan dan bintang-bintang Allah ciptakan dan letakkan agar
manusia mengenal waktu dan polanya. Hal ini penting kelak supaya
manusia bisa mengelola alam secara tepat sesuai musim dan
tentunya karakter dari berbagai ciptaan tersebut.
Ikan dan burung Allah ciptakan untuk mengisi laut dan udara, menjadi
bagian dari keasrian alam ini. Penciptaan ikan dan burung (ayat
21) menggunakan kata kerja yang khusus, yakni bara\', yang hanya
muncul enam kali dalam kisah penciptaan (Kej. 1:1; 21; 27-31;
2:3). Rupanya penciptaan ikan dan burung merupakan tingkatan
penciptaan makhluk hidup setelah sebelumnya alam yang
diciptakan. Hal ini ditandai dengan munculnya pertama kali Allah
memberkati ciptaan-Nya itu untuk berkembang biak dan memenuhi
ruang yang Allah ciptakan khusus untuk mereka (ayat 22).
Akhirnya, di hari keenam, Tuhan menciptakan binatang darat, baik
hutan, ternak, maupun melata sebagai bagian terakhir sebelum
manusia diciptakan. Dengan ketiga bagian alam sudah terisi oleh
berbagai makhluk hidup, lengkaplah sudah segala sesuatu yang
dipersiapkan Allah untuk ciptaan-Nya yang termulia, yaitu
manusia. Kelak dalam penciptaan manusia baru kita mengerti apa
tujuan dan fungsi masing-masing ciptaan itu untuk manusia, dan
apa tugas manusia berkaitan dengan makhluk ciptaan lainnya.
Semua karya penciptaan Allah di tiga hari kedua ini sama-sama
dikomentari Allah sebagai baik adanya (ayat 18, 21, 25). Apa
yang baik ini bersama dengan apa yang baik di tiga hari pertama,
merupakan lingkungan yang sangat baik bagi manusia. Mari syukuri
kebaikan Allah ini dengan tidak henti-hentinya memperlakukan
baik semua ciptaan-Nya ini, demi kemurahan-Nya dan manfaat
sesama kita.
|