Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Yohanes 20:11-18
< Maret
2008
>
M S S R K J S
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31          


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Senin, 24 Maret 2008

Judul: Kesaksian tentang Kristus
Bersaksi tentang Kristus merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh para pengikut Kristus. Kesaksian tentang Kristus lahir dari pengalaman menjalani hidup bersama Kristus. Kasih, tuntunan, penyertaan, dan anugerah yang dirasakan oleh orang beriman menjadi dasar dan isi dari kesaksian yang dinyatakan.

Berdasarkan kesaksian Maria, Petrus dan seorang murid Yesus yang lain pergi melihat kubur Yesus yang telah kosong. Mendapati kain yang tadinya membungkus tubuh Yesus masih ada di situ, kedua murid itu menjadi percaya (Yoh. 20:9-10). Memang tidak dikatakan mengenai apa yang mereka lakukan berikutnya. Namun peristiwa yang mengejutkan itu niscaya membuat hati mereka menggebu-gebu untuk menceritakan apa yang telah mereka lihat.

Maria yang masih tertinggal di kubur kosong begitu dikuasai kesedihan karena kehilangan Tuhannya. Dalamnya kesedihan membutakan mata hatinya hingga tak mampu mengenali bahwa orang yang bertanya kepada dia adalah malaikat (ayat 13). Tak heran, ketika kemudian Maria melihat Yesus, ia mengira bahwa Yesus adalah penjaga taman (ayat 15). Perhatiannya saat itu hanya terfokus pada dugaan bahwa jasad Yesus hilang. Namun duka berganti suka ketika Maria mendengar Yesus memanggil namanya. Ia memang seharusnya berbahagia karena ia adalah orang yang pertama kali melihat Tuhannya bangkit. Padahal dia bukan salah seorang dari murid-murid Yesus. Selain itu, ia mendapat hak istimewa untuk memberitakan kabar baik mengenai kebangkitan Kristus (ayat 17). Setelah mendapat perintah itu, Maria segera pergi dan memberitahu para murid mengenai apa yang dia lihat dan dengar (ayat 18). Maria telah menjadi saksi Kristus.

Pengalamannya "bertemu" dengan Yesus seharusnya juga menjadi isi kesaksian orang Kristen masa kini, jadi bukan sekadar berbagi pengalaman menakjubkan. Kesaksian orang Kristen seharusnya menarik orang lain kepada Kristus agar mereka pun dapat mengalami perjumpaan dengan Dia.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran