|
Judul: Yesus memperhatikan kita
Setelah meminta sesuatu yang berkaitan dengan diri-Nya, Tuhan Yesus
mendoakan kebutuhan murid-murid-Nya karena di dalam diri
merekalah Dia telah dipermuliakan (ayat 10). Di dalam diri
mereka pula Ia akan dipermuliakan setelah kebangkitan dan
kenaikan-Nya.
Tuhan Yesus telah memenuhi tugas-Nya di bumi dengan menyatakan Bapa
kepada para murid dan mengajarkan firman-Nya kepada mereka (ayat
6-8). Ia telah mengatakan bahwa segala sesuatu yang mereka perlu
ketahui dan misi-Nya untuk memuridkan mereka telah selesai. Ia
akan segera pergi dan kembali kepada Bapa karena Ia telah
menyelesaikan segala sesuatu yang Bapa ingin Dia lakukan.
Penyempurnaan pelayanan-Nya adalah di dalam karya salib yang akan
menyatukan para murid (ayat 11). Para murid telah diberikan
kepada Yesus oleh Bapa. Mereka adalah milik Bapa (ayat 6), yang
telah dipilih dalam kekekalan. Melalui iman dan ketaatan mereka,
mereka diarahkan pada Allah melalui Anak dan pengajaran-Nya
(Yoh. 6:44-45, 60-66). Akan tetapi, Yesus bukan mendoakan agar
Bapa memelihara murid-murid-Nya hingga mereka dapat bersukacita,
tetapi agar Ia ingin ada kualitas unggul di dalam diri para
murid-Nya! Sukacita-Nya disempurnakan di dalam mereka.
Dunia membenci murid-murid Tuhan karena mereka bukan milik dunia.
Maka Yesus bukan meminta Bapa mengambil mereka dari dunia sebab
di dunia ini mereka harus memberi kesaksian tentang kematian dan
kebangkitan-Nya. Yesus bukan meminta Bapa melepaskan para murid
dari penderitaan, melainkan berdoa agar Bapa melindungi
murid-murid-Nya dari si jahat (ayat 15). Dunia memang akan
membenci murid-murid-Nya, tetapi dibalik itu setanlah yang
menjadi dalangnya. Dialah sumber perlawanan terhadap iman orang
percaya, yang mengancam kesaksian mereka pada dunia.
Lihatlah betapa Yesus sangat memperhatikan murid-murid-Nya.
Bagaimana mungkin kita berani mempertanyakan kasih dan perhatian
Tuhan pada kita?
|