Bacaan : 2Korintus 4:16-5:10
Usia tua tidak membuat semangat William Franklin Graham Jr. alias
Billy Graham, surut. Di usia 70 tahun, ia masih melakukan perjalanan
ke China dan Korea untuk berkhotbah. Ia juga terus menulis buku dan
tampil di berbagai kegiatan pela-yanan. Padahal saat itu ia sudah
mulai terserang penyakit Parkinson. Seiring waktu, penyakit lain
seperti cairan dalam otak dan kanker prostat juga menyerangnya. Di
usianya yang hampir 90 tahun sekarang, ia mengisi hidupnya dengan
berdoa dan sesekali terlibat dalam kegiatan yayasannya. Menurutnya,
usia tua dan penyakit bukanlah halangan bagi seseorang untuk berkarya
dan bersyukur kepada Tuhan.
Kita tidak selalu berada dalam kondisi tubuh yang sehat dan kuat.
Akan ada saatnya di mana kondisi tubuh kita merosot, menjadi ringkih
dan lemah. Bisa jadi penyakit yang mendera membuat kita tidak dapat
melakukan aktivitas dengan maksimal. Atau, bisa juga usia yang
beranjak tua membatasi kita untuk melakukan berbagai kegiatan. Dan,
kita tidak dapat mengelak atau menolak proses alamiah tersebut.
Dalam keadaan demikian, yang bisa kita lakukan adalah menjaga agar
"tubuh batiniah" kita tidak ikut-ikutan merosot. Itulah yang Paulus
lakukan. Walaupun manusia lahiriahnya semakin merosot, tetapi manusia
batiniahnya terus diperbarui (ayat 16). Caranya adalah dengan selalu
bersyukur dan berpengharapan; dengan memfokuskan hati dan pikiran
pada hal-hal yang indah dalam hidup ini (ayat 18). Di dalam iman
kepada Tuhan Yesus, selalu ada alasan untuk bersyukur dan
berpengharapan. Bagaimanapun keadaan kita -AYA
TUBUH JASMANIAH BOLEH MEROSOT
NAMUN TUBUH BATINIAH HARUS TERUS MENANJAK
|