Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2017/02/02

Kamis, 2 Februari 2017

Bacaan   : 2 Korintus 8:1-7
Setahun : Imamat 4-6
Nas       : Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan (2 Korintus 8:2)

Tak Menunggu Kaya

Kakek Dobri Dobrev adalah pengemis Bulgaria yang sudah lanjut usia (lahir 20 Juli 1914). Pada Perang Dunia II, ia kehilangan hampir seluruh pendengarannya. Setiap hari ia meminta sedekah kepada orang-orang yang lewat di depan Katedral Alexander Nevsky di kota Sofia. Namun, ia menyumbangkan seluruh uang yang didapatnya ke panti asuhan dan gereja. Hingga saat ini, ia telah menyumbang sebesar 5.000 euro (1 euro = ±Rp15.000, 00) ke gereja Saints Cyril and Methodius di kota asalnya, Bailovo, 12.500 euro ke sebuah gereja dan biara di kota Sofia; dan 20.000 euro ke Katedral Alexander Nevsky-ini adalah sumbangan terbesar yang pernah diterima katedral yang berusia lebih dari seabad ini. Ia sendiri hidup sederhana dengan uang pensiun sebesar 80 euro di sebuah rumah kecil, tanpa banyak perabotan berarti di dalamnya.

Paulus mendorong jemaat Korintus untuk mengikuti jejak jemaat Makedonia-yakni jemaat Filipi, Tesalonika, Berea. Bahwa walaupun miskin, mereka memberi dukungan dana kepada jemaat Yerusalem yang kekurangan. Bukan karena paksaan, tetapi karena pertobatan membuat mereka ingin memiliki hidup yang berbuah. Tidak hanya dengan memiliki hubungan akrab dengan Tuhan, tetapi juga punya kasih nyata pada sesama. Dan, mereka segera melakukannya-apa pun kondisi mereka. Tak menunggu kaya baru memberi, tapi meski dalam kemiskinan, mereka memberi juga.Saat kita bertobat, mari naik satu level. Tak hanya berkata, iman saya akan meningkat, tapi mari kita menjadi saluran berkat. Alkitab mengajar bahwa memberi itu tak perlu dipaksa, bahkan orang yang bertobat malah memaksa untuk berbagi! --AW/Renungan Harian

MARI MEMBERI KARENA CINTA TUHAN YANG TERLALU BESAR BAGI KITA
MEMBUAT KITA TAK SANGGUP BERDIAM SAJA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org