Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/07/28

Selasa, 28 Juli 2015

Bacaan   : Yunus 1:1-17
Setahun : Pengkhotbah 5-8
Nas       : Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: "Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa." (Yunus 1:6)

TEGURAN YANG MEMALUKAN

Nabi bertugas menegur orang yang berdosa. Ia mengingatkan mereka agar memercayai Allah, meninggalkan ilah kafir, dan berbalik menyembah Allah dan menaati-Nya.

Namun, nas hari ini menunjukkan kejanggalan luar biasa. Ketika badai laut bergelora menerjang kapal yang ditumpangi Yunus ke Tarsis, awak dan nahkoda kapal yang ketakutan itu berteriak-teriak, memohon pertolongan kepada ilah mereka. Sementara itu Yunus tak peduli; ia nyenyak tertidur di ruang kapal bagian bawah. Bukan Yunus, sang nabi Allah, yang menegur mereka, agar berseru memohon pertolongan kepada Tuhan Allah yang benar, yang empunya langit, yang telah menjadikan lautan dan daratan (ay. 9). Sebaliknya, justru mereka yang diberi cap sebagai kafir itulah yang menegur sang nabi. "Bagaimana mungkin engkau tertidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu!" kata nahkoda kapal. Memalukan, bukan? Inilah kondisi nyata kualitas kesetiaan orang yang menyebut dirinya umat Allah.

Kisah nabi Yunus dapat menjadi cerminan kehidupan kita juga, umat tebusan Kristus. Kisah perjalanan Gereja Tuhan yang diutus sebagai saksi Kristus di dunia ini. Kita menyembah Allah yang benar. Kita tahu akan panggilan pelayanan kita. Tetapi, sering kita terlena menyibukkan diri untuk meraih kenyamanan hidup di dunia ini. Kita juga tahu bahwa dunia dengan segala isinya sedang menuju kebinasaan. Namun, kita tak peduli.

Inilah waktu untuk bangun. Untuk mewartakan bahwa Allah peduli pada mereka yang akan binasa. -- Susanto/Renungan Harian

BANGUNLAH! SERUKAN BAHWA DUNIA INI SEDANG BINASA,
TETAPI KRISTUS TELAH MENEBUSNYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org