Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2015/04/20

Senin, 20 April 2015

Bacaan   : Kejadian 40:1-23
Setahun : 2 Samuel 23-24
Nas       : Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya. (Kejadian 40:23)

JASA BAIK YANG DILUPAKAN

Di Jepang dikenal istilah on atau ongageshi, yang artinya balas budi. Orang Jepang merasa berutang budi atas segala kebaikan yang diterimanya. Kalau ada orang Jepang yang sakit, umumnya mereka tak mau ditengok. Alasannya, ada kewajiban moral bagi si sakit atau keluarganya untuk membalas kunjungan itu. Konon, di beberapa daerah ada aturan yang menentukan berapa persen yang harus dikembalikan oleh keluarga kalau ada yang datang melawat kepada orang yang meninggal dan memberikan uang duka. Cara membalas budi yang unik, ya?

Tidak demikian dengan juru minum Firaun. Juru minum itu berjanji akan membalas budi baik Yusuf yang menafsirkan mimpinya saat di penjara. Ia dilepaskan dari penjara dan mendapatkan pekerjaannya lagi sebagai pelayan raja. Wajarlah bila Yusuf berharap orang itu akan mengingat dan membantunya setelah dibebaskan dari penjara (ay. 14). "Mungkin dengan cara inilah Tuhan akan membebaskanku dari semua penderitaan ini, " pikir Yusuf. Tapi, janji tinggal janji, juru minum itu ternyata melupakannya. Wajar jika Yusuf kecewa!

Bisa jadi Tuhanlah yang membuat juru minuman itu melupakan Yusuf. Mengapa? Supaya Yusuf belajar hanya berharap kepada Tuhan. Ketika kita menolong, Tuhan menghendaki agar kita melakukannya dengan tulus, bukan berharap balas budi. Saat kita dirundung masalah, pengharapan kita tetap pada Tuhan, bukan pada orang yang pernah kita tolong. Manusia cenderung lupa dan mengingkari janjinya, namun Tuhan tak pernah melupakan janji-Nya. Berharaplah kepada-Nya. -- Samuel Yudi S /Renungan Harian

TERKADANG TUHAN 'SENGAJA' MEMBUAT SESEORANG MELUPAKAN KITA
SUPAYA KITA DAPAT BELAJAR MENARUH HARAP HANYA KEPADA-NYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org